cover
Contact Name
Anis Fauzi
Contact Email
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Phone
+6287808276414
Journal Mail Official
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No 30 Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 25417177     EISSN : -     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/annidhom
Core Subject : Science, Education,
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam merupakan jurnal yang dipublish oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal ini menerbitkan karya tulis ilmiah berupa artikel dari kalangan Mahasiswa, Dosen, Peneliti dan Scholar lainnya dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 02 (2016): Juli-Desember 2016" : 6 Documents clear
IMPLEMENTASI METODE PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DAN KURIKULUM 2013 Anis Fauzi; Saeful Amri
An-Nidhom Vol 1 No 02 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui sejauhmana penerapan metode Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013 di Madarasah Aliyah Mathla’ul Anwar Kepuh Cinangka, Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Cinangka dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Cinangka; (2) mengetahui kendala-kendala yang dialami Guru Pendidikan Agama Islam dalam menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013 di Madarasah Aliyah Mathla’ul Anwar Kepuh Cinangka, Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Cinangka dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Cinangka; (3) mengetahui perbedaan dan persamaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013; dan (4) mengetahui Metode Pendidikan Agama Islam yang paling cocok dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013.
DIALEKTIKA MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM PERUSAHAAN Dewi Widowati
An-Nidhom Vol 1 No 02 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen Komunikasi merupakan tren baru yang menggabungkan dua bidang ilmu sosial, yaitu bidang Manajemen dan bidang Komunikasi. Phillip Kotler adalah pakar manajemen pemasaran yang memiliki terobosan baru ini, yang pada akhirnya memperkaya dan mengembangkan kedua bidang ilmu tersebut. Perusahaan yang notabene adalah organisasi merupakan wadah tempat orang-orang yang terlibat dalam organisasi menyatukan visi- misi nya untuk mencapai tujuan organisasi melalui berbagai kegiatan dalam organisasi atau perusahaan. Berbagai permasalahan dalam organisasi akan datang silih berganti, yang memerlukan penanganan khusus oleh manajemen perusahaan. Permasalahan-permasalahan inilah yang dimaksud sebagai “dialektika” dalam organisasi, yaitu bertemunya impuls-impuls perbedaan yang bersinggungan antar orang-orang dalam organisasi.Implementasi Manajemen komunikasi menjadi penting diperhatikan bagi insan organisasi agar upaya yang dilakukan dalam menjalankan kegiatan dapat berhasil maksimal dan bergantung juga pada faktor psikologis, yaitu sikap. Beberapa hal yang masuk dalam sikap, yaitu sisi kognitif (pengetahuan), afektif (rasa), dan konatif (perilaku). Sisi kognitif merupakan awal sebuah perilaku muncul, kemudian masuk pada sisi afektif, apakah pesan yang merupakan “stimuli” memberikan rasa suka atau tidak suka bagi orang-orang dalam organisasi, barulah kemudian muncul bagaimana perilaku seseorang.Manajemen adalah bidang yang berupaya mengatur, mengelola, merencanakan, mengarahkan kegiatan perusahaan. Sementara komunikasi adalah bidang ilmu yang membahas mengenai proses penyampaian pesan atau informasi yang mengalir dalam perusahaan, baik itu secara vertikal (downward & upward), horizontal, dan diagonal. Manajemen Komunikasi memberikan kemudahan bagi para manajer untuk mengendalikan perusahaan dengan cara pendekatan yang berbeda, yaitu menggunakan sisi komunikasi efektif dalam menyampaikan “pesan penugasan”, sehingga suasana lebih menyenangkan, nyaman, dan iklim kerja yang kondusif sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Manajer mampu memahami apa yang dihadapi bawahannya ketika harus menyelesaikan pekerjaan, tanpa men”judge” secara negatif ketika bawahan menghadapi hambatan saat menjalankan tugasnya dan mampu mangatasi krisis perusahaan.Salah satu kasus yang berkaitan dengan manajemen komunikasi dalam menangani krisis, yaitu PT Krakatau Steel ketika harus mengambil keputusan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada tahun 1995-1996. Berbagai upaya dilakukan untuk proses PHK ini, dengan memberikan penawaran pensiun dini yang dikenal dengan program P2DAPS (Permohonan Pensiun Dini Atas Permintaan Sendiri) yang berada pada posisi menyenangkan bagi kedua belah pihak, yaitu bagi karyawan maupun pihak perusahaan. Untuk lebih memastikan apa yang diterima karyawan dalam program ini sesuai dengan yang semestinya, PTKS dibantu oleh konsultan “Price Water House”. Pada akhirnya program ini diterima oleh karyawan, sehingga jumlah karyawan yang semula 9000 orang menjadi 6000 orang.
MANAJEMEN PENDIDIKAN SEKS ANAK USIA DINI DI LINGKUNGAN KELUARGA Fahmi Fahmi
An-Nidhom Vol 1 No 02 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan keluarga adalah lingkungan pertama dan utama bagi anak. Lingkungan keluarga sebagai lingkungan untuk mengenalkan atau mengajarkan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai akhlak kepada anak usia dini termasuk salah satunya yaitu mengenalkan pendidikan seks (pendidikan biologis) kepada anak usia dini. Orang tua di dalam lingkungan keluarga memiliki kewajiban untuk mengenalkan pendidikan seks karena mau, tidak mau dan siap, tidak siap bagi orang tua suatu saat anak di lingkungan keluarga akan mempertanyakan hal-hal yang berkaitan tentang seks kepada orang tuanya maka orang tua perlu menyiapkan pendidikan seks anak usia dini di lingkungan keluarga. Teknologi dan informasi terus berkembang seiring berkembangnya perubahan zaman. Teknologi dan informasi berkembang sangat cepat, tembus ruang dan waktu hadir setiap lingkungan keluarga melalui TV, radio, komputer, internet dan handphone. Peran kedua orang tua sangat penting sekali dalam mendidik dan mengajarkan pendidikan seks anak usia dini.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN Nana Suryapermana
An-Nidhom Vol 1 No 02 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah pembelajaran, seperti yang dikemukakan Romiszowski, merujuk pada proses pengajaran, yang berpusat pada tujuan atau goal directed teaching process yang dalam banyak hal dapat direncanakan sebelumnya ( pre-planned). Karenanya proses belajar yang terjadi adalah proses perubahan perilaku dalam konteks pengalaman yang memang sebagian besar telah dirancang. Oleh karena itu istilah instruction sering diartikan sebagai proses pembelajaran, yakni proses membuat orang melakukan proses belajar sesuai dengan rancangan. Begitu juga apa yang berkecamuk di dalam benak Winkel, yang dituturkan kembali oleh Siregar dan Nara (2010; 27) bahwa pembelajaran adalah seperangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar siswa, dengan memperthitungkn kejadian –kejadian ekstrim yang berperan terhadap rangkaian kejadian-kejadian intern yang berlangsung dialami siswa. Dalam alam fikiran yang berbeda, Gagne (1992; 132) masih mampu untuk melantunkan sebait makna tentang pembelajaan, dan beliau berucap bahwa; pembelajaran sebagai pengaturan peristiwa secara seksama dengan maksud agar terjadi belajar dan memuatnya berhasil guna. Lalu Gagne (1997; 78 ) menyempurnakan fikirannya dengan mengartikan pembelajaran: Instruction as a set external events designt to support the several processes of learning, wich are internal (dalam arti; pembelajaran adalah seperangkat peristiwa –peristiwa eksternal yang dirancang untuk mendukung beberapa proses belajar yang sipatnya internal. Kemudian dengan hati yang tak bosan Gagne (1985: 29) mengurai angannya untuk menyempurnakan fikirannya tentang pembelajaran, dan beliau berkata ; Instruction is intended to promote learning, external situation need to be arranged to activate,support and maintain the internal processing that constitutes weach learning event.
MENIMBANG PENERAPAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Siti Inayatulloh
An-Nidhom Vol 1 No 02 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan hidup semua orang, tanpa pendidikan maka masyarakat tidak akan terbentuk sesuai dengan yang kebutuhan idealnya. Pendidikan menjadi kunci estafet keberlangsungan generasi dan peradaban. Dalam perspektif pendidikan Islam, etimologi pendidikan itu sendiri berasal dari kata arab yakni dari kata rabba yurabi tarbiyatan yang mengandung makna: mengurus, menuntun dan mendidik. Makna pendidikan Islam berarti melakukan serangkaian perubahan seseorang kepada yang lebih dewasa dengan melaui proses tertentu. Secara lebih luas pendidikan mengandung makna pengembangan pribadi seseorang dalam segala aspeknya (Tafsir, 2008:6). Karena fungsi penting pendidikan, masyarakat dalam skala besar seperti segara harus memperhatikan secara khusus pengembangan dunia pendidikan. Untuk keberhasilan proses pendidikan di suatu negara maka terdapat banyak komponen yang saling menunjang terhadap terjadinya proses pendidikan antara lain, kebijakan pendidikan, dukungan anggaran, manajemen kurikulum, fasilitas, SDM, pendidikan dan daya serap masyarakat terhadap output pendidikan. Terkait dengan judul tulisan ini, maka fokus pembahasan akan menitikberatkan kepada dua unsur pokok yang berpengaruh terhadap sistem pendidikan Islam yakni Pola penerapan pendidikan Islam dan Sistem Pendidikan Nasional itu sendiri.
KURIKULUM MADRASAH ALIYAH MASA DEPAN Muhajir Muhajir
An-Nidhom Vol 1 No 02 (2016): Juli-Desember 2016
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam yang identik dengan madrasah harus dapat memperbaharui kurikulum yang ada, agar madrasah senantiasa up date dengan perkembangan dan tidak ketinggalan zaman. Walaupun tetap harus mempertahankan nilai-nilai Islami, sebagai misi utama madrasah. Kurikulum Madrasah Aliyah tetap harus mempunyai konsep integrated artinya terpadu antara ilmu-ilmu ke-Islaman dan ilmu-ilmu kealaman. Konsep dikotomi ilmu pengetahuan harus dijauhi oleh Madrasah Aliyah, walaupun di Indonesia berlaku dikotomi ilmu penngetahuan. Madrasah harus mempunyai prinnsip integrated yang sejati, tidak terpengaruh dengan realitas dikotomik yang ada di Indonesia. Adanya tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Madrasah Aliyah akan berkembang menjadi modern dan Islami, sekaligus akan dapat mengantisipasi sekularisasi, kapitalisme dan materialisme.

Page 1 of 1 | Total Record : 6