cover
Contact Name
Anis Fauzi
Contact Email
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Phone
+6287808276414
Journal Mail Official
nidhom.jurnal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No 30 Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 25417177     EISSN : -     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/annidhom
Core Subject : Science, Education,
An-Nidhom : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam merupakan jurnal yang dipublish oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal ini menerbitkan karya tulis ilmiah berupa artikel dari kalangan Mahasiswa, Dosen, Peneliti dan Scholar lainnya dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017" : 7 Documents clear
Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan Dalam Menungkatkan Mutu Layanan Pendidikan Yayasan Annizhomiyyah Pandeglang Adi Noviardi
An-Nidhom Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v2i2.4456

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana strategi pemasaran jasa pendidikan di Yayasan Pendidikan Islam Annizhomiyyah Jaha Labuan Kabupaten Pandeglang dalam meningkatkan peminat layanan pendidikan; mengetahui bagaimana implementasi strategi pemasaran jasa pendidikan di Yayasan Pendidikan Islam Annizhomiyyah Jaha Labuan Kabupaten Pandeglang, mengetahui apa faktor pendukung dan penghambat dalam proses implementasi strategi pemasaran jasa pendidikan di Yayasan Pendidikan Islam Annizhomiyyah Jaha Labuan Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan trianggulasi. Sedangkan analisisnya menggunakan analisis kualitatif (non statistik) yang bersifat deskriptif, dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, strategi pemasaran jasa pendidikan yang dilakukan Yayasan Pendidikan Islam Annizhomiyyah Jaha Labuan Kabupaten Pandeglang Banten untuk meningkatkan peminat layanan jasa pendidikan menggunakan dua cara, yaitu: (a) Pemasaran secara langsung, yaitu; Pemanfaatan Information Technology (IT), Media Cetak; Mengirim brosur, (b) Pemasaran secara tidak langsung, yaitu; Optimalisasi kegiatan madrasah di masyarakat; Peran Santri, Orang Tua, dan Alumni. Kedua, implementasi pemasaran di Yayasan Pendidikan Islam Annizhomiyyah Jaha Labuan Kabupaten Pandeglang Banten adalah (a) Merumuskan strategi persaingan; yaitu dengan melakukan identifikasi segmentasi pasar, targetting, dan juga positioning; (b) Membuat taktik pemasaran, yaitu dengan menonjolkan differensiasi (keberbedaan positif); menerapkan teori bauran pemasaran dengan cara menawarkan produk-produk berkualitas dari Annizhomiyyah, menerapkan harga yang bersaing dengan lembaga lain; (c) Menunjukkan nilai lebih, yaitu dengan menunjukkan brand yang dimiliki Annizhomiyyah; memberikan servis yang baik. Ketiga, faktor pendukungnya adalah; Annizhomiyyah adalah sekolah yang memiliki segmen yang jelas, kepercayaan masyarakat yang masih tergolong tinggi, dan faktor penghambat; tidak memiliki tim khusus promosi, belum memiliki konsep yang sistematis dalam evaluasi sebagai bahan perbaikan dalam menyusun strategi pemasaran tahun selanjutnya.
Peran Orang Tua Dalam Mengendalikan Kenakalan Remaja Di Sekolah Desi Cahyasari
An-Nidhom Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v2i2.4461

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kondisi Lemaja di Sekolah, Peran orang tua di lembaga sekolah, dan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam mengendalikan kenakalan remaja. Penelitian dilaksanakan di sekolah MTs. Malnu Pusat Menes Pandeglang. Sedangkan metode yang digunakan adalah deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: observasi, wawancara, dokumentasi, dan tringulasi. Hasil penelitian menunjukan kesimpulan bahwa Peran orang tua dalam mengendalikan kenakalan remaja di sekolah MTs. Malnu Pusat menes, salah satu aspek penting yang harus diperhatikan orang tua dalam peranannya yaitu dengan cara 1) Orang tua memberi waktu lebih. 2) Memberi anak lingkungan yang mendukung di rumah. 3) Memberi anak semangat. 4) Menjalin hubungan dengan guru di sekolah anak. 5) Mendiskusikan masalah anak bersama-sama. 6) Mengawasi aktivitas anak. 7) Menigkatkan kebiasaan belajar anak. 8) Menyeimbangkan sikap ketika menasehati anak. 9) Menjadi orang tua yang kreatif. 10) Mengkombinaskan minat anak dengan mata pelajaran yang sedang anak pelajari. Peran orang tua sangatlah penting dalam mendidik anak terutama bagi perlindungan anak remajanya terhadap pergaulan bebas, karena orang tua adalah orang yang paling pertama kali mendidik atau mengajarkan anaknya dari usia dini hingga dewasa.
Kompetensi Kepala Madrasah Profesional Basroh Amirudin
An-Nidhom Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v2i2.4457

Abstract

Kekuatan kepala madrasah dalam meminpin sekolah terletak pada profesinalitasnya dalam mengelola kompetensi yang dimiliki serta meningkatkan peran dan aksinya untuk melakukan sebuah trobosan yang ekstrim dalam rangka mengimplementasikan visi dan misinya untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Visi dan misi madrasah pada umumnya hanya menjadi slogan tertulis dan terpampang di dinding-dinding madrasah, di ruang-ruang, di halaman dan di beberapa tempat strategis saja, bahkan sosialisasi juga terus menerus dilakukan, namun dalam implementasinya tidak ada sebuah aksi nyata bersama yang menunjukan kesungguhan dan kegigihan dalam mewujudkan visi dan misi tersebut, maka Kepala madrasah yang professional adalah kepala madrasah yang selalu siap dalam setiap langkah dan geraknya selalu berpedoman dan berpatokan pada visi dan misi tersebut, sehingga benar-benar mewujudkan visi dan misi tersebut menjadi sebuah aksi. Figur ketokohan seorang kepala madrasah menjadi sesuatu yang sangat berpengaruh bagi perjalanan organisasi madrasah, hal itu kepala madrasah mutlak harus mampu menjadi figut yang dapat diteladani oleh seluruh warga madrasah, artinya kepala madrasah harus berakhlakul karimah
Implementasi Supervisi Pendidikan Dan Kedisiplinan Dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Muhammad Dedi Ahyadi
An-Nidhom Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v2i2.4458

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: Bagaimana implementasi supervisi pendidikan dan kedisiplinan guru di Yayasan Pendidikan Islam AL-WUTSQO Kota Serang; Apa faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi supervisi pendidikan dan kedisiplinan guru di Yayasan Pendiikan Islam AL-WUTSQO Kota Serang; serta Bagaimana upaya dan strategi dalam implementasi supervisi pendidikan dan kedisiplinan guru di Yayasan Pendidikan Islam AL-WUTSQO Kota Serang. Tujuan penelitian ini adalah: mengetahui implementasi supervisi pendidikan dan kedisiplinan guru di Yayasan Pendidikan Islam AL-WUTSQO Kota Serang; mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi supervisi pendidikan dan kedisiplinan guru di Yayasan Pendidikan Islam AL-WUTSQO Kota Serang, serta mengetahui upaya dan strategi dalam implementasi supervisi pendidikan dan kedisiplinan guru di Yayasan Pendidikan Islam AL-WUTSQO Kota Serang. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi deskriptif. Seluruh data yang ada, dianalisa dengan menggunakan pendekatan analisa deskriptif. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah: Pertama, Kepala Sekolah melakukan supervisi pendidikan dengan kunjungan kelas: tahap pertemuan awal, observasi kelas, dan tahap observasi balikan; Faktor Pendukung: Kesediaan guru menerima pembinaan dan adanya hubungan kekeluargaan di antara guru dengan guru, dan antara guru dengan kepala sekolah, Faktor Penghambat: Kedua, Kurangnya pemahaman Kepala Sekolah mengenai supervisi pendidikan, sarana dan prasarana yang belum memadai, dan Kepala Sekolah belum mampu mengadakan supervisi pendidikan secara kelompok.,. Ketiga, Upaya dan Strategi: Adanya data supervisi pendidikan pada setiap guru. Untuk memperoleh data tentang situasi belajar mengajar yang baik digunakan alat berupa check list dan Adanya dua guru piket setiap harinya, satu di antaranya bertugas mengabsen guru ke setiap kelas (door to door).
Peran Pemimpin Dalam Pengambilan Keputusan Inni Nihayah
An-Nidhom Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v2i2.4460

Abstract

Manusia adalah makhluk social yang tidak dapat hidup sendiri. Dalam hidup, manusia selalau berinteraksi dengan sesama serta dengan lingkungan. Manusia hidup berkelompok baik dalam kelompok besar maupun dalam kelompok kecil. Hidup dalam kelompok tidak mudah. Untuk menciptakan kondisi kehidupan yang harmonis anggota kelompok haruslah saling menghormati & menghargai. Keteraturan hidup perlu selalu dijaga. Hidup yang teratur adalah impian setiap insan. Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling tinggi dibanding makhluk Tuhan lainnya. Manusia di anugerahi kemampuan untuk berpikir, kemampuan untuk memilah & memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan kelebihan itulah manusia seharusnya mampu mengelola lingkungan dengan baik. Jika manusia berjiwa pemimpin, maka akan dapat mengelola diri, kelompok & lingkungan dengan baik. Khususnya dalam penanggulangan masalah yang relatif pelik & sulit. Disinilah dituntut peran seorang pemimpin dalam mengambil keputusan agar masalah dapat terselesaikan dengan baik.
Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren Salafi Himayatul Mu`minin
An-Nidhom Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v2i2.4459

Abstract

Dalam budaya pesantren, seorang kiai memiliki berbagai macam peran, baik sebagai pemimpin, pengasuh pondok, guru dan pembimbing bagi para santri serta suami dan ayah dalam keluarga sendiri yang juga menentap di pondok. Peran yang begitu kompleks menuntut kiai untuk bisa memposisikan dirinya dalam berbagai situasi yang dijalaninya. Sehingga dibutuhkan sosok kiai yang mempunyai kemampuan, dedikasi dan komitmen yang tinggi untuk bisa menjalankan peran-peran tersebut. Posisi kiai sebagai pemimpin pesantren dituntut juga untuk mememgang teguh nilai-nilai luhur yang menjadi acuannya dalam bersikap, bertindak dan mengembangkan pesantren. Nilai-nilai luhur menjadi kenyakinan kiai dalam hidupnya sehingga dalam memimpin pesantren bertentangan atau menyimpang dari nilai-nilai luhur yang diyakininya, baik langusng maupun tidak langsung kepercayaan masyarakat terhadap kiai atau pesantren akan pudar. Karena sesungguhnya nilai-nilai luhur yang diyakini kiai atau umat Islam menjadi kekuatan yang diyakini merupakan anugrah dari Allah Swt. Keberadaan kiai sebagai pemimpin pesantren sangat unik untuk diteliti, dikarenakan dilihat dari sudut tugas dan fungsi seorang kiai yang tidak hanya sekedar menyusun kurikulum, membuat sistem evaluasi dan merumuskan tata tertib lembaga, melainkan lebih menata kehidupan seluruh komunitas pesantren sekaligus sebagai pembina masyarakat. Oleh karena itu, sebagai elemen yang sangat esensial dari pesantren, seorang kiai dalam tugas dan fungsinya ditunut untuk memiliki kebijaksanaan dan wawasan yang luas, terampil dalam ilmu-ilmu agama dan menjadi suri tauladan pemimpin yang baik, bahkan keberadaan kiai sering dikaitkan dengan fenomena kekuasaan yang bersifat ‘supranatural’, yakni seorang kiai dianggap sebagai pewaris risalah kenabian, sehingga keberadaan kiai nyaris dikaitkan dengan sosok yang memiliki hubungan dekat dengan Tuhan
Hubungan Tingkat Kesejahteraan Dan Profesionalisme Guru Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan Lilis Suherni
An-Nidhom Vol 2 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/annidhom.v2i2.4454

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh tingkat kesejahteraan terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMKN 1 Kragilan Kabupaten Serang dan MAN 2 Kota Serang; mengetahui pengaruh profesionalisme guru terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMKN 1 Kragilan Kabupaten Serang dan MAN 2 Kota Serang; mengetahui pengaruh kesejahteraan dan profesionalisme guru terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMKN 1 Kragilan Kabupaten Serang dan MAN 2 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, model yang digunakan adalah metode survay, analisis jalur dengan teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini ditemukan : (1) Kesejahteraan guru di SMKN 1 Kragilan dan MAN 2 Kota Serang berada pada kategori cukup dengan persentasi sebesar 80 % , (2) Profesionalisme guru di SMKN 1 Kragilan dan MAN 2 Kota Serang berada pada kategori baik dengan persentasi sebesar 90 %, (3) Mutu pendidikan di SMKN 1 Kragilan dan MAN 2 Kota Serang berada pada kategori baik dengan persentasi sebesar 89 %,( 4) terdapat pengaruh langsung positif dari kesejahteraan guru terhadap peningkatan mutu pendidikan sebesar r = 0,481 dengan sumbangan pengaruhnya sebanyak 4,81 %, (5) terdapat pengaruh langsung positif dari profesionalisme guru terhadap peningkatan mutu pendidikan sebesar r = 0,795 dengan sumbangan pengaruhnya sebanyak 7,95 %,(6) terdapat pengaruh langsung positif dari kesejahteraan guru dan profesionalisme terhadap peningkatan mutu pendidikan sebesar r = 0,637 dengan sumbangan pengaruhnya sebanyak 6,37 %. Simpulan dari penelitian ini bahwa Kesejahteraan dan profesionalisme guru secara bersama- sama berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan

Page 1 of 1 | Total Record : 7