EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication)
Jurnal EEICT fokus pada bidang teknik elektro rekayasa pemrosesan sinyal, listrik (listrik), elektronik, instrumentasi & kontrol, telekomunikasi, komputasi dan informatika.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 2 (2023)"
:
10 Documents
clear
Perancangan Alat Pendeteksi Nominal Pada Uang Kertas Berbasis Artificial Neural Network Untuk Penyandang Tunanetra
Berlian Amalia;
Ayu Novia Lisdawati
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/eeict.v6i2.12941
Telah dilakukan penelitian perancangan alat pedeteksi nominal pada uang kertas berbasis artificial neural network untuk penyandang tunanetra. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasi dan dan mengukur kinerja artificial neural network pada alat pendeteksi nominal uang kertas berdasarkan nilai RGB. Metode artificial neural network yang digunakan dalam penelitian adalah backpropagation, yaitu metode pelatihan supervised learning, dalam artian mempunyai target yang akan dicari. Ciri dari backpropagation adalah meminimalkan error pada output yang dihasilkan oleh jaringan. dalam metode backpropagation, biasanya digunakan jaringan multilayer, jaringan multilayer yang dimaksud adalah layer yang terdiri dari input layer, hidden layer, output layer. Berdasarkan dari hasil perancangan dalam penelitian ini Artificial neural network dapat diimplementasikan pada Alat pendeteksi nominal uang kertas berdasarkan nilai RGB dalam bentuk suara dan sudah mampu mendeteksi nominal uang kertas seperti Rp. 1.000, Rp. 2.000, Rp. 5.000 Rp. 10.000 ,Rp. 20.000, Rp. 50.000, Rp. 100.000, serta $1 dollar dengan akurasi rata-rata 88%.
Desain Monitoring Dan Kontrol Motor Induksi 3 Phasa Berbasis Protokol Komunikasi Modbus RTU
Witrius Witrius;
Saiful Karim
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/eeict.v6i2.12934
Pengawasan secara langsung dari suatu sistem kontrol dilakukan dengan mengumpulkan informasi keadaan peralatan atau perangkat dan mengambil tindakan atas informasi tersebut secara remote atau jarak jauh secara real time dan terpusat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring dan kontrol motor induksi 3 phasa menggunakan protokol komunikasi Modbus RTU. Dukungan sistem supervisory control and data acquisition (SCADA) menjadi lebih mudah dalam melakukan pengendalian dan pemantauan data. Modbus adalah protokol komunikasi serial dua arah, yang melibatkan peran Modbus master dan Modbus slave memiliki kemudahan penggunaannya dan keandalannya. Modbus RTU banyak digunakan dalam Sistem Manajemen Gedung (BMS) dan Sistem Otomasi Industri (IAS). Penelitian ini bertujuan untuk mendesain monitoring dan kontrol motor induksi 3 phasa berbasis protokol komunikasi modbus RTU, protokol komunikasi modbus RTU digunakan sebagai media komunikasi antara SCADA dengan device. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi perancangan sistem, pembuatan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), pengujian alat beserta analisis, serta pengambilan kesimpulan dan saran. Setelah dilakukan pengujian, desain monitoring dan kontrol motor induksi 3 phase menggunakan protokol komunikasi mudbus RTU dapat melakukan pengawasan secara langsung dengan cara mengumpulkan informasi keadaan peralatan atau perangkat di lapangan dan mengambil tindakan atas informasi tersebut secara jarak jauh (remote) dan real time serta terpusat. Setiap perubahan set point berdampak pada perubahan parameter peralatan (Motor Induksi 3 phasa).
English Spoken Digit Recognition using Convolutional Neural Network (CNN)
Muhammad Aminuddin
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/eeict.v6i2.11877
Digit Spoken recognition atau pengenalan suara merupakan proses untuk menerjemahkan kata-kata menjadi sebuah teks (angka). Data yang diterjemahkan dapat berupa rekaman audio suara maupun menggunakan suara langsung. Pengenalan suara dapat membuat interaksi antara manusia kepada komputer menjadi lebih intuitif, aksebilitas bagi penyandang disabilitas, serta memungkinkan pengoperasian dengan hands-free. Dataset terdiri dari rekaman suara 6 speaker dalam bahasa inggris dengan total 3.000 data, yang terbagi sebanyak 80% untuk data latih dan 20% untuk data validasi. Mel-frequency cepstrum coefficient (MFCC) digunakan untuk mengekstraksi fitur dari rekaman audio suara. Selanjutnya data tersebut digunakan untuk melatih model CNN. Hasil dari model CNN yang diusulkan dapat mengklasifikasi data suara audio dengan akurasi lebih dari 90%.
Noise Reduction pada Pembacaan Sinyal Analog Mikrokontroler menggunakan Metode Double Exponential Moving Average (DEMA)
Rais Mu'ammar;
Moethia Faridha
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/eeict.v6i2.12870
Metode Exponential Moving Average (EMA) seringkali digunakan sebagai noise reduction pada sebuah sistem. Meskipun metode ini dapat mengurangi noise yang terdapat pada sebuah sistem, namun terdapat rentang waktu yang diperlukan untuk menghasilkan data nilai analog yang halus. Maka dari itu untuk mengatasi rentang waktu yang terjadi dan tetap menghasilkan data nilai analog yang halus maka dapat diterapkan sebuah metode yaitu Double Exponential Moving Average (DEMA). Pada metode ini, penghalusan data nilai analog disesuaikan dengan lonjakan nilai yang terjadi sehingga rentang waktu penghalusan dapat dipersingkat. Agar tujuan dari penelitian ini tercapai maka tahapan penelitian yang telah dilakukan adalah mengkonversi metode DEMA ke dalam bentuk bahasa pemrograman. Kemudian mensimulasikan nilai analog dan noise pada mikrokontroler dengan memanfaatkan data analog dari resistor variabel, tujuannya adalah agar nilai analog dapat mudah diatur sesuai keinginan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapat, maka dapat simpulkan bahwa metode DEMA yang diterapkan mampu mengurangi noise yang terjadi pada nilai analog. Metode ini juga dapat merespon perubahan nilai analog dengan cepat, baik saat nilai analog naik secara signifikan ataupun turun secara signifikan dibandingkan dengan menggunakan metode EMA.
Optimalisasi Daya Panel Surya Menggunakan Sistem Pendingin Berbasis Air Otomatis
Muhammad Rezki;
Rusilawati Rusilawati;
Irfan Irfan
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/eeict.v6i2.12921
Panel surya akan menghasilkan energi listrik sesuai besar intensitas cahaya yang diterimanya dari pancaran cahaya matahari. Panel surya bekerja secara optimal pada standar suhu normal (25°C), apabila temperatur panel surya terlalu panas akan menurunkan kinerja dari sel surya tersebut. Tujuan dari penelitian ini ialah merancang sistem pendingin otomatis panel surya. Metode yang digunakan adalah dengan mengalirkan air pada bagian belakang panel surya melalui pipa saluran air yang terbuat dari pipa kapiler tembaga pada bagian belakang panel surya sehingga suhu panel surya tidak menerima panas berlebih yang dapat mengakibatkan kinerja dari panel surya tidak maksimal. Pengujian dilakukan pada panel surya 30 Wp menggunakan pendingin otomatis dan tanpa pendingin otomatis. Hasil menunjukkan daya rata-rata dari panel surya tanpa pendingin sebesar 5,13 Watt dan rata-rata suhu nya sebesar 57,74 °C, sedangkan daya rata-rata panel surya menggunakan pendingin didapat 6,15 Watt dan rata-rata suhu nya sebesar 50,39 °C. Panel surya dengan pendingin otomatis memiliki daya lebih besar 1,02 Watt atau peningkatan daya sebesar 1,2%.
Perancangan Alat Pendeteksi Nominal Pada Uang Kertas Berbasis Artificial Neural Network Untuk Penyandang Tunanetra
Berlian Amalia;
Ayu Novia Lisdawati
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/eeict.v6i2.12941
Telah dilakukan penelitian perancangan alat pedeteksi nominal pada uang kertas berbasis artificial neural network untuk penyandang tunanetra. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasi dan dan mengukur kinerja artificial neural network pada alat pendeteksi nominal uang kertas berdasarkan nilai RGB. Metode artificial neural network yang digunakan dalam penelitian adalah backpropagation, yaitu metode pelatihan supervised learning, dalam artian mempunyai target yang akan dicari. Ciri dari backpropagation adalah meminimalkan error pada output yang dihasilkan oleh jaringan. dalam metode backpropagation, biasanya digunakan jaringan multilayer, jaringan multilayer yang dimaksud adalah layer yang terdiri dari input layer, hidden layer, output layer. Berdasarkan dari hasil perancangan dalam penelitian ini Artificial neural network dapat diimplementasikan pada Alat pendeteksi nominal uang kertas berdasarkan nilai RGB dalam bentuk suara dan sudah mampu mendeteksi nominal uang kertas seperti Rp. 1.000, Rp. 2.000, Rp. 5.000 Rp. 10.000 ,Rp. 20.000, Rp. 50.000, Rp. 100.000, serta $1 dollar dengan akurasi rata-rata 88%.
Desain Monitoring Dan Kontrol Motor Induksi 3 Phasa Berbasis Protokol Komunikasi Modbus RTU
Witrius Witrius;
Saiful Karim
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/eeict.v6i2.12934
Pengawasan secara langsung dari suatu sistem kontrol dilakukan dengan mengumpulkan informasi keadaan peralatan atau perangkat dan mengambil tindakan atas informasi tersebut secara remote atau jarak jauh secara real time dan terpusat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring dan kontrol motor induksi 3 phasa menggunakan protokol komunikasi Modbus RTU. Dukungan sistem supervisory control and data acquisition (SCADA) menjadi lebih mudah dalam melakukan pengendalian dan pemantauan data. Modbus adalah protokol komunikasi serial dua arah, yang melibatkan peran Modbus master dan Modbus slave memiliki kemudahan penggunaannya dan keandalannya. Modbus RTU banyak digunakan dalam Sistem Manajemen Gedung (BMS) dan Sistem Otomasi Industri (IAS). Penelitian ini bertujuan untuk mendesain monitoring dan kontrol motor induksi 3 phasa berbasis protokol komunikasi modbus RTU, protokol komunikasi modbus RTU digunakan sebagai media komunikasi antara SCADA dengan device. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi perancangan sistem, pembuatan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), pengujian alat beserta analisis, serta pengambilan kesimpulan dan saran. Setelah dilakukan pengujian, desain monitoring dan kontrol motor induksi 3 phase menggunakan protokol komunikasi mudbus RTU dapat melakukan pengawasan secara langsung dengan cara mengumpulkan informasi keadaan peralatan atau perangkat di lapangan dan mengambil tindakan atas informasi tersebut secara jarak jauh (remote) dan real time serta terpusat. Setiap perubahan set point berdampak pada perubahan parameter peralatan (Motor Induksi 3 phasa).
English Spoken Digit Recognition using Convolutional Neural Network (CNN)
Muhammad Aminuddin
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/eeict.v6i2.11877
Digit Spoken recognition atau pengenalan suara merupakan proses untuk menerjemahkan kata-kata menjadi sebuah teks (angka). Data yang diterjemahkan dapat berupa rekaman audio suara maupun menggunakan suara langsung. Pengenalan suara dapat membuat interaksi antara manusia kepada komputer menjadi lebih intuitif, aksebilitas bagi penyandang disabilitas, serta memungkinkan pengoperasian dengan hands-free. Dataset terdiri dari rekaman suara 6 speaker dalam bahasa inggris dengan total 3.000 data, yang terbagi sebanyak 80% untuk data latih dan 20% untuk data validasi. Mel-frequency cepstrum coefficient (MFCC) digunakan untuk mengekstraksi fitur dari rekaman audio suara. Selanjutnya data tersebut digunakan untuk melatih model CNN. Hasil dari model CNN yang diusulkan dapat mengklasifikasi data suara audio dengan akurasi lebih dari 90%.
Noise Reduction pada Pembacaan Sinyal Analog Mikrokontroler menggunakan Metode Double Exponential Moving Average (DEMA)
Rais Mu'ammar;
Moethia Faridha
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/eeict.v6i2.12870
Metode Exponential Moving Average (EMA) seringkali digunakan sebagai noise reduction pada sebuah sistem. Meskipun metode ini dapat mengurangi noise yang terdapat pada sebuah sistem, namun terdapat rentang waktu yang diperlukan untuk menghasilkan data nilai analog yang halus. Maka dari itu untuk mengatasi rentang waktu yang terjadi dan tetap menghasilkan data nilai analog yang halus maka dapat diterapkan sebuah metode yaitu Double Exponential Moving Average (DEMA). Pada metode ini, penghalusan data nilai analog disesuaikan dengan lonjakan nilai yang terjadi sehingga rentang waktu penghalusan dapat dipersingkat. Agar tujuan dari penelitian ini tercapai maka tahapan penelitian yang telah dilakukan adalah mengkonversi metode DEMA ke dalam bentuk bahasa pemrograman. Kemudian mensimulasikan nilai analog dan noise pada mikrokontroler dengan memanfaatkan data analog dari resistor variabel, tujuannya adalah agar nilai analog dapat mudah diatur sesuai keinginan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapat, maka dapat simpulkan bahwa metode DEMA yang diterapkan mampu mengurangi noise yang terjadi pada nilai analog. Metode ini juga dapat merespon perubahan nilai analog dengan cepat, baik saat nilai analog naik secara signifikan ataupun turun secara signifikan dibandingkan dengan menggunakan metode EMA.
Optimalisasi Daya Panel Surya Menggunakan Sistem Pendingin Berbasis Air Otomatis
Muhammad Rezki;
Rusilawati Rusilawati;
Irfan Irfan
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/eeict.v6i2.12921
Panel surya akan menghasilkan energi listrik sesuai besar intensitas cahaya yang diterimanya dari pancaran cahaya matahari. Panel surya bekerja secara optimal pada standar suhu normal (25°C), apabila temperatur panel surya terlalu panas akan menurunkan kinerja dari sel surya tersebut. Tujuan dari penelitian ini ialah merancang sistem pendingin otomatis panel surya. Metode yang digunakan adalah dengan mengalirkan air pada bagian belakang panel surya melalui pipa saluran air yang terbuat dari pipa kapiler tembaga pada bagian belakang panel surya sehingga suhu panel surya tidak menerima panas berlebih yang dapat mengakibatkan kinerja dari panel surya tidak maksimal. Pengujian dilakukan pada panel surya 30 Wp menggunakan pendingin otomatis dan tanpa pendingin otomatis. Hasil menunjukkan daya rata-rata dari panel surya tanpa pendingin sebesar 5,13 Watt dan rata-rata suhu nya sebesar 57,74 °C, sedangkan daya rata-rata panel surya menggunakan pendingin didapat 6,15 Watt dan rata-rata suhu nya sebesar 50,39 °C. Panel surya dengan pendingin otomatis memiliki daya lebih besar 1,02 Watt atau peningkatan daya sebesar 1,2%.