cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 27750019     EISSN : 27746283     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2022)" : 4 Documents clear
PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMK DIPONEGORO BANYUPUTIH DIAN LUTFIANA
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v2i4.1752

Abstract

Based on the Pancasila student profile, the independent curriculum prioritizes student learning outcomes. This study aims to describe the management of learning mathematics in an autonomous curriculum, including (1) planning for learning mathematics and (2) implementing the planning. (3) Monitor and assess students' mathematics learning outcomes. There is qualitative research in this study. information was collected through observation, interviews, documentation, and literature analysis. Data reduction techniques, data visualization, and drawing conclusions were used to analyze the data. (1) Based on the educational unit operational curriculum (KOSP) that has been implemented, the research results are used to make a schedule for learning mathematics at SMK Diponegoro Banyuputih. Mathematics teaching plans are made according to the characteristics of the educational environment and can accommodate the demands of students. (2) The implementation of mathematics learning at Diponegoro Banyuputih Vocational School uses various learning strategies to overcome difficulties according to the abilities or capacities of students. In the curriculum for independent learning, students are given the freedom (independence) to express themselves according to their expertise. (3) Evaluation of teacher mathematics learning follows the principles of assessment for independent learning age, namely authentic evaluation based on evaluation for evaluation purposes, evaluation for evaluation purposes, and evaluation for evaluation. ABSTRAKBerdasarkan profil siswa Pancasila, kurikulum merdeka mengutamakan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran matematika dalam kurikulum otonom, meliputi (1) perencanaan pembelajaran matematika dan (2) pelaksanaan perencanaan tersebut. (3) Memantau dan menilai hasil belajar matematika siswa. Ada penelitian kualitatif dalam penelitian ini. informasi dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis kepustakaan. Teknik reduksi data, visualisasi data, dan penarikan kesimpulan digunakan untuk menganalisis data. (1) Berdasarkan kurikulum operasional satuan pendidikan (KOSP) yang telah dilaksanakan, hasil penelitian digunakan untuk membuat jadwal pembelajaran matematika di SMK Diponegoro Banyuputih . Rencana pengajaran matematika dibuat sesuai dengan ciri-ciri lingkungan pendidikan dan dapat mengakomodasi tuntutan siswa. (2) Pelaksanaan pembelajaran matematika di SMK Diponegoro Banyuputih menggunakan berbagai strategi pembelajaran untuk mengatasi kesulitan sesuai dengan kemampuan atau kapasitas siswa. Dalam kurikulum untuk belajar mandiri, siswa diberikan kebebasan (kemandirian) untuk mengekspresikan diri sesuai dengan keahliannya. (3) Evaluasi pembelajaran matematika guru mengikuti prinsip penilaian untuk usia belajar mandiri, yaitu evaluasi autentik berdasarkan evaluasi untuk kepentingan evaluasi, evaluasi untuk kepentingan evaluasi, dan evaluasi untuk evaluasi.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI SMK NEGERI 1 GOMBONG WIWIT SUGIARSIH
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v2i4.1754

Abstract

The specific purpose of this study was to describe the increase in learning outcomes in the realm of knowledge and skill domains of atomic structure and periodic system competency standards as well as chemical bond competency standards in chemistry subjects using the Project Based Learning (PBL) learning model for class X TSMB SMK Negeri 1 Gombong Semester 1 Academic Year 2019/2020. The research was conducted in class X TSMB SMK Negeri 1 Gombong Semester 1 Academic Year 2019/2020 with a total of 36 students consisting of 25 male students and 11 female students. This research was carried out in the initial conditions of low student learning outcomes which were characterized by not meeting the Minimum Completeness Criteria (KKM) learning, namely 71. The learning method used in this study was a class action research method with the Project Based Learning (PBL) learning model. The research lasted for two cycles. Each cycle consists of planning, implementing, observing, and reflecting. Each cycle consists of 3 meetings and 1 post test. Each meeting lasts 2 x 45 minutes. The results of the study show that the use of the Project Based Learning (PBL) learning model can improve learning outcomes in chemistry subject in the realm of knowledge of class X TSMB SMK Negeri 1 Gombong semester 1 of the 2019/2020 academic year by obtaining an average pre-cycle student learning result of 58.89 then increased in cycle I to 69.72 and increased in cycle II to 73.33. The average student learning outcomes in the pre-cycle skills domain was 68.83 then increased in cycle I to 71.39 and increased in cycle II to 80.00. ABSTRAKTujuan khusus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar pada ranah pengetahuan dan ranah keterampilan standar kompetensi struktur atom dan sistem periodik serta standar kompetensi ikatan kimia pada mata pelajaran kimia menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) siswa kelas X TSMB SMK Negeri 1 Gombong Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian dilakukan di kelas X TSMB SMK Negeri 1 Gombong Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 36 siswa yang terdiri atas 25 siswa laki – laki dan 11 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada kondisi awal rendahnya hasil belajar siswa yang ditandai dengan tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) belajar yaitu 71. Metode pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dengan model pembelajaran Project Based Learning (PBL). Penelitian berlangsung selama dua siklus. Tiap siklus terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tiap siklus terdiri atas 3 kali pertemuan dan 1 kali post test. Setiap pertemuan berlangsung 2 x 45 menit. Hasil penelitian menujukkan penggunaan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran kimia ranah pengetahuan siswa kelas X TSMB SMK Negeri 1 Gombong semester 1 tahun pelajaran 2019/2020 dengan diperolehnya rata – rata hasil belajar siswa prasiklus adalah 58,89 kemudian meningkat pada siklus I menjadi 69,72 dan meningkat pada siklus II menjadi 73,33. Rata – rata hasil belajar siswa ranah keterampilan prasiklus adalah 68,83 kemudian meningkat pada siklus I menjadi 71,39 dan meningkat pada siklus II menjadi 80,00.
PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR OPTIK PADA MATA PELAJARAN FISIKA SISWA KELAS X MM 1 SMK N1 GEDANGAN KABUPATEN MALANG HERMIN ENDAH WAHYUNI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v2i4.1867

Abstract

In general, students think that physics is a difficult and scary lesson. To be able to change students' views of Physics subjects, learning must be made that can make students interested and motivated to study Physics. Thus, learning Physics is no longer seen as scary learning. One way to support this is to choose a learning strategy/model that is appropriate to the student's condition. One way is to use Contextual Teaching and Learning (CTL). The research subjects in this study were students of class X MM1 at SMK N 1 Gedangan, Gedangan District, Malang Regency. The instrument used in this study was the student activity observation sheet. Based on the above data analysis, it can be concluded that: Contextual Teaching and Learning (CTL) applied in this study can be carried out properly by students to respond positively to each activity in learning. ABSTRAKPada umumnya siswa berpendapat bahwa pelajaran Fisika merupakan salah satu pelajaran yang sukar dan menakutkan. Untuk dapat mengubah pandangan siswa terhadap mata pelajaran Fisika , maka harus dibuat pembelajaran yang dapat membuat siswa tertarik dan termotivasi untuk belajar Fisika. Sehingga, pembelajaran Fisika tidak lagi dipandang menjadi pembelajaran menakutkan. Salah satu cara untuk mendukung hal tersebut, maka harus dipilih strategi/model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa. Salah satunya adalah dengan menggunakan Contextual Teaching and Learning (CTL). Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MM1 SMk N 1 Gedangan Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas siswa. Berdasarkan analisis data diatas, maka dapat disimpulkan bahwa: Cotextual Teaching and Learning (CTL) yang diterapkan dalam penelitian ini dapat dilaksanakan dengan baik oleh siswa untuk merespon secara positif setiap aktivitas dalam pembelajaran.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SESUAI KURIKULUM MERDEKA SRI HARTATIK
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v2i4.1868

Abstract

Learning that is able to optimize the role and existence of students is expected to increase students' learning motivation. The low motivation to learn has an impact on the quality of student learning outcomes. Based on the results of pre-cycle observations of class X students majoring in Marketing (PMS) at SMK Negeri 2 Tuban, the lecture method was not effective. Therefore, it is necessary to apply the Problem Based Learning learning model to enable teachers to provide motivation to students during learning and simultaneously improve learning outcomes. This type of research is Classroom Action Research (CAR) with a qualitative approach to class X PMS (Marketing) students or Digital Business competency skills consisting of 35 students. The results showed that the learning motivation of students in Cycle 2 increased compared to Cycle 1, which was indicated by the mean value of Cycle 2 of 91.43% (very good), higher than Cycle 1 which only reached 73.57% (good). Meanwhile, the learning outcomes of students seen from the average post-test score experienced an increase of 48.57% from the minimum completeness criteria in the application of PBL Cycle 1 (15 students or 42.86%) compared to the application of PBL Cycle 2 (32 students or 91.43%). words. ABSTRAKPembelajaran yang mampu mengoptimalkan peran dan keberadaan peserta didik diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Rendahnya motivasi belajar tersebut berdampak terhadap kualitas hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil observasi prasiklus pada peserta didik kelas X jurusan Pemasaran (PMS) pada SMK Negeri 2 Tuban dengan metode ceramah ternyata belum efektif. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning agar memungkinkan guru dalam memberikan motivasi kepada peserta didik selama pembelajaran dan sekaligus meningkatkan hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif terhadap peserta didik kelas X PMS (Pemasaran) atau kompetensi keahlian Bisnis Digital yang terdiri dari 35 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik pada Siklus 2 mengalami peningkatan dibandingkan Siklus 1, yakni ditunjukkan dengan nilai rerata Siklus 2 sebesar 91,43% (sangat baik), lebih tinggi dibandingkan Siklus 1 hanya mencapai sebesar 73,57% (baik). Sedangkan, hasil belajas peserta didik dilihat dari rata-rata nilai post-test mengalami peningkatan sebesar 48,57% dari kriteria ketuntasan minimal pada penerapan PBL Siklus 1 (15 orang peserta didik atau sebesar 42,86%) dibandingkan dengan penerapan PBL Siklus 2 (32 orang peserta didik atau sebesar 91,43%).

Page 1 of 1 | Total Record : 4