cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
JURNAL P4I Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd Phone: 085239967417 Email: ardhysmart7@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
ISSN : 27748014     EISSN : 27747034     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2022)" : 5 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG PENGURANGAN DUA BILANGAN DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BAGI SISWA KELAS 1 MI SUSANTI SUSANTI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i4.1683

Abstract

This study aims to improve learning outcomes Mathematics. Mathematics as a compulsory subject that must be taken by students. In carrying out learning in class, especially learning mathematics about subtracting two numbers which is carried out in class 1 MI Nahdlatussubban in semester 1 of the 2021/2022 academic year, the author feels that there are deficiencies that occur in learning outcomes. The test scores obtained by students were still below the KKM, the specified KKM was 70 while the class average was 63. Out of 30 students only 12 or 40% of students had experienced completeness and 18 or 60% of students had not yet experienced completeness. Based on the results of the analysis carried out by the Class 1 teacher, the learning activities that have been carried out in the Mathematics subject about subtracting two-digit numbers with low learning outcomes. The cause of failure in learning is that the teacher still applies conventional learning models, the teacher does not give students the opportunity to ask questions, rarely uses props, and is too fast in explaining, so that students tend to be passive and not focus on following the lesson. Concepts in mathematics are abstract, whereas in general SD/MI level students still think from concrete things to abstract things. In order to overcome this problem, the author will try to use the TPS (Think Pair Share) learning model and use visual aids. The TPS learning model is a cooperative learning model designed to influence student interaction patterns. TPS is an effective way to vary the atmosphere in class discussion patterns. In addition TPS can give students a lot of time to think, to respond and to help. The use of the TPS (Think Pair Share) Learning Model can improve Mathematics learning outcomes for Class 1 students of MI Nahdlatussubban Karangtengah Demak District, this is evidenced by an increase in learning outcomes for the initial condition of the class average of only 63, in cycle 1 the class average of 72 means an increase of around 9 points. Meanwhile, in cycle 2 to 85, it increased by around 13 points. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika. Matematika sebagai mata pelajaran wajib yang harus ditempuh siswa. Dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, terutama pembelajaran matematika tentang pengurangan dua bilangan yang dilakukan di kelas 1 MI Nahdlatussubban pada semester 1 tahun pelajaran 2021/2022, penulis merasakan ada kekurangan yang terjadi dalam hasil pembelajaran. Nilai ulangan yang diperoleh siswa masih di bawah KKM, KKM yang ditentukan adalah 70 sedangkan rerata kelas adalah 63. Dari 30 siswa hanya 12 atau 40% siswa yang sudah mengalami ketuntasan dan 18 atau 60% siswa belum mengalami ketuntasan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh guru Kelas 1, maka kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan pada mata pelajaran Matematika tentang pengurangan bilangan dua bilangan dengan hasil belajar masih rendah. Adapun penyebab kegagalan dalam pembelajaran adalah guru masih menerapkan model pembelajaran konvensional, guru tidak memberi kesempatan siswa untuk bertanya, jarang menggunakan alat peraga, dan terlalu cepat dalam menerangkan, sehingga siswa cenderung pasif dan tidak fokus dalam mengikuti pelajaran. Konsep dalam Matematika abstrak, sedangkan pada umumnya siswa jenjang SD/MI masih berpikir dari hal-hal yang konkret menuju hal-hal yang abstrak. Guna mengatasi masalah tersebut, penulis akan mencoba menggunakan model pembelajaran TPS (Think Pair Share) dan menggunakan alat peraga. Model pembelajaran TPS adalah salah satu model pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa. TPS merupakan suatu cara yang efektif untuk membuat variasi suasana pola diskusi di kelas. Selain itu TPS dapat memberi banyak waktu siswa untuk berpikir, untuk merespon dan untuk membantu. Penggunaan Model Pembelajaran TPS (Think Pair Share) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa Kelas 1 MI Nahdlatussubban Kecamatan Karangtengah Demak, hal ini dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar kondisi awal rerata kelas hanya 63 , pada siklus 1 rerata kelas 72 berarti mengalami kenaikan sekitar 9 poin. Sedangkan pada siklus 2 menjadi 85 mengalami kenaikan sekitar 13 poin.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 004 BELAKANG PADANG MATERI PESAWAT SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DAN MEDIA PEMBELAJARAN YANG TEPAT AGUSTINA AGUSTINA
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i4.1684

Abstract

Research on Improving Learning Outcomes of Grade V Science Students on Simple Plane Materials Using Lever Types Using Demonstration Methods and Appropriate Learning Media is motivated by the low percentage of student success in the learning process. This research aims to improve student learning outcomes by using demonstration methods and appropriate learning media. The research subjects were teachers and students of class V (five) SDN 004 Rear Padang, totaling 26 students. Sources of data in this study were teachers and students. The form of this research is classroom action research (PTK) data collection techniques used through observation, documents, tests and interviews. Research procedures include planning (planning), action (action), observation (observation) and reflection (reflection). This research was conducted in three cycles. Each cycle goes through the stages of planning, action, observation and reflection (reflection). The results showed that there was an increase in learning outcomes in science subjects on Simple Plane Materials for Class V (five) students at SDN 004 Rear Padang. From the research that was conducted in 3 cycles, learning outcomes always increased, in cycle I it increased by 18%, cycle II 42% and cycle III 80%. In cycle III the learning success reached 100%, increased learning outcomes because researchers changed learning methods and used Demonstration methods and appropriate learning media, here the media used was in the form of household tools that used levers. From the results of the research, the researchers concluded that using the demonstration method and using appropriate learning media could improve the learning outcomes of fifth grade students at SD Negeri 004 Rear Padang material for simple lever-type aircraft. ABSTRAKPenelitian mengenai Meningkatkan Hasil Belajar Siswa IPA Kelas V pada Materi Pesawat Sederhana Jenis Pengungkit dengan Menggunakan Metode Demonstrasi dan Media Pembelajaran yang Tepat dilatar belakangi oleh rendahnya persentase keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Peneitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode demonstrasi dan media pembelajaran yang tepat . Subyek penelitian adalah guru dan murid kelas V (lima) SDN 004 Belakang Padang yang berjumlah 26 siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan murid. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) tehnik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, dokumen, tes dan wawancara. Prosedur penelitian meliputi planning (perencanaan), action (tindakan), observation (pengamatan) dan reflection (refleksi). Penelitian ini dilaksanakan dengan tiga siklus. Masing-masing siklus melalui tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan reflection (refleksi). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA pada Materi Pesawat Sederhana Jenis Pengungkit siswa kelas V(lima) SDN 004 Belakang Padang. Dari penelitan yang dilakukan sebanyak 3 siklus, hasil belajar selalu meningkat, di siklus I meningkat sebanyak 18%, siklus II 42% dan siklus III 80%. Pada siklus III keberhasilan belajar mencapai 100%, peningkatan hasil belajar karena peneliti mengganti metode belajar dan menggunakan metode Demonstrasi dan media pembelajaran yang tepat, di sini media yang digunakan berupa alat rumah tangga yang menggunakan cara kerja pengungkit. Dari hasil penelitian peneliti berkesimpulan bahwa dengan menggunakan metode demonstrasi dan penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 004 Belakang Padang materi pesawat sederhana jenis pengungkit.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MADRASAH MENUJU ERA PENDIDIKAN 4.0 PADLI PADLI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i4.1712

Abstract

Teachers as spearheads in the field of education must be willing to change and keep up with the times in order to be able to provide education to students in facing the education era 4.0. This research is a literature review (literature study), namely reviewing journals that are relevant to the theme which is the teacher's attempt to improve the competence of madrasa teachers in facing the education era 4.0. Teachers as teaching staff who are directly in contact with students must develop knowledge by increasing competence in using digital equipment for learning, being innovative in processing and delivering learning to students who focus on students. Competency development can be carried out independently or following programs implemented by the government. This research was carried out at the State Madrasah Intidaiyah (MIN) 1 Kapuas with the observation method (observation). The results of the study show that the efforts made by teachers at MIN 1 Murung Raya in order to improve teacher competence as a response to education 4.0, namely teachers as agents of change, teachers are able to build the character of students as shields in dealing with the negative effects of technological advances, teachers who are active in the community as a forum for sharing information and creative and innovative teachers in learning characterized by teachers who master contextual learning and independent learning. ABSTRAKGuru sebagai ujung tombak dalam bidang pendidikan harus mau berubah dan mengikuti perkembangan zaman agar mampu memberikan edukasi kepada peserta didik dalam menghadapi era pendidikan 4.0. Penelitian ini merupakan literatur review (studi Pustaka) yaitu mereview jurnal yang relevan dengan tema yang merupakan usaha guru dalam meningkatkan kompetensi guru madrasah dalam menghadapi era pendidikan 4.0. Guru sebagai tenaga pengajar yang langsung bersentuhan dengan peserta didik harus mengembangkan pengetahuan dengan meningkatkan kompetensi dalam menggunakan peralatan digital untuk pembelajaran, inovatif dalam mengolah dan menyampaikan pembelajaran kepada peserta didik yang berfokus pada peserta didik. Pengembangan kompetensi bisa dilakukan secara mandiri ataupun mengikuti program yang dilaksanakan oleh pemerintah. Penelitian ini dolaksanakan di madrasah intidaiyah negeri (MIN) 1 Kapuas dengan metode observasi (pengamatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan guru di MIN 1 Murung Raya dalam rangka meningkatkan kompetensi guru sebagai respon pendidikan 4.0 yaitu guru sebagai agen perubahan, guru mampu membangun karakter peserta didik sebagai tameng dalam menghadapi efek negative dari kemajuan teknologi, guru yang aktif di komunitas sebagai wadah berbagi informasi dan guru kreatif dan inovatif dalam pembelajaran yang ditandai dengan guru yang menguasai pembelajaran kontekstual dan merdeka belajar.
KENDALA PEMBELAJARAN JARAK JAUH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN CIPINANG BESAR SELATAN 19 PAGI JAKARTA LILIS SUARSIH
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i4.1720

Abstract

During the Covid-19 Pandemic, the government established a policy in the process of learning activities, namely by eliminating face-to-face learning in schools temporarily replaced with online distance learning from home with the intention of breaking the chain of transmission of Covid-19. With the outbreak of the Covid-19 pandemic caused many obstacles in the distance learning process at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta. So the researcher was interested in examining the obstacles to distance learning during the Covid-19 pandemic at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta. The purpose of this study was to obtain information on the constraints distance learning (PJJ) during the Covid-19 pandemic at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta. This research uses a qualitative case study method in three ways: observation, interview and documentation. The interview prepared several questions for parents, students and teacher. Observation is done by visiting and to the respondent's house. Documentation in the form of photographs when conducting research. In this study there were 5 respondents, consisting of 2 students at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta, 2 parents of students, 1 teacher at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta. The results of the research are constraints on the availability of learning media (handphones, laptops or computers), lack of mastery of science and technology (science technology), constraints on the cost of purchasing internet packages (quotas), time constraints, communication and socialization constraints between students, teachers and parents, constraints on unlimited working hours for teachers. By looking at the results of the research it proves that there were obstacles to distance learning during the Covid-19 pandemic at SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta. ABSTRAKPada masa Pandemi Covid-19 pemerintah menetapkan kebijakan dalam proses kegiatan pembelajaran yaitu dengan meniadakan pembelajaran tatap muka langsung di sekolah sementara waktu diganti dengan pembelajaran jarak jauh dari rumah secara online dengan maksud untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.Dengan adanya wabah pandemi Covid-19 banyak menimbulkan kendala dalam proses pembelajaran jarak jauh di SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta.Maka peneliti tertarik untuk meneliti kendala pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19 di SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi kendala pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi Covid-19 di SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan tiga cara yaitu: observasi,wawancara dan dokumentasi.Wawancara dipersiapkan beberapa pertanyaan untuk orang tua siswa,siswa dan guru.Observasi dilakukan dengan cara kunjungan ke rumah responden.Dokumentasi berupa foto-foto pada saat melakukan penelitian .Dalam penelitian ini responden sebanyak 5 orang, terdiri dari 2 orang siswa SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta, 2 orang tua siswa, 1 orang guru SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta.Hasil penelitian yaitu kendala ketersediaan media belajar (Handphone, laptop atau computer), kurangnya penguasaan IPTEK (Ilmu pengetahuan teknologi), kendala biaya pembelian paket (kuota) internet, kendala waktu, kendala komunikasi dan sosialisasi antara siswa, guru dan orang tua, kendala jam kerja yang tidak terbatas bagi guru.Dengan melihat hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat kendala pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19 di SDN Cipinang Besar Selatan 19 Pagi Jakarta.
PENGGUNAAN MEDIA MATRAS BIDANG MIRING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GULING DEPAN PADA SISWA KELAS 4 SD NEGERI PLOSOWANGI FATKHUROHMAN FATKHUROHMAN
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i4.1721

Abstract

Student learning outcomes in front roll floor gymnastics are still low, one of the efforts that will be made to improve or improve the learning outcomes of front rolling floor gymnastics in grade 4 learning at SD Negeri Plosowangi using oblique mattress media. This Class Action Research is carried out in two cycles. Each cycle is carried out activities consisting of planning, implementing, observing and reflecting. The results of the research during the teaching and learning process showed an increase in students' ability to learn front roll floor gymnastics using inclined plane mattress media. In the first cycle, student learning completion reached 68.42% or a total of 13 students and those who were still below KKM were 6 students or as many as 31.57% still not enough of the desired percentage of learning completion. In the second cycle, the complete learning completion of students reached 89.47% or a total of 17 students who had successfully achieved a score above KKM and those who were still below KKM were 2 students or as many as 10.52%. Thus, this research can be stated that through the use of oblique field mattress media can improve the learning outcomes of front bolsters in grade 4 students of SD Negeri Plosowangi for the 2022/2023 academic year. ABSTRAKHasil belajar siswa pada senam lantai guling depan masih rendah, salah satu upaya yang akan dilakukan untuk memperbaiki ataupun meningkatkan hasil belajar senam lantai guling depan pada pembelajaran penjas kelas 4 di SD Negeri Plosowangi dengan menggunakan media matras miring. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan kegiatan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian selama proses belajar mengajar berlangsung, menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam pembelajaran senam lantai guling depan menggunakan media matras bidang miring. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa mencapai 68,42 % atau sejumlah 13 siswa dan yang masih di bawah KKM adalah 6 siswa atau sebanyak 31,57 % masih belum cukup dari prosentase ketuntasan belajar yang diinginkan. Pada siklus II ketuntasan belajar siswa yang tuntas mencapai 89,47 % atau sejumlah 17 siswa yang telah berhasil mencapai nilai diatas KKM dan yang masih dibawah KKM adalah 2 siswa atau sebanyak 10,52 %. Dengan demikian penelitian ini dapat dinyatakan bahwa melalui penggunaan media matras bidang miring dapat meningkatkan hasil belajar guling depan pada siswa kelas 4 SD Negeri Plosowangi Tahun pelajaran 2022/2023.

Page 1 of 1 | Total Record : 5