cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
JURNAL P4I Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd Phone: 085239967417 Email: ardhysmart7@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
ISSN : 27748014     EISSN : 27747034     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 16 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JOYFUL LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS III SD Sutria, M. Jimmi; Wardiah, Dessy; Imansyah, Farizal
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.5810

Abstract

This study aims to identify significant differences in learning outcomes between third-grade students at SDN 205 Palembang who participated in learning using the Joyful Learning model and those who were taught without this model. All third-grade students at the school were included as the study population, while the sample was selected using the Cluster Random Sampling method. The research employed a quantitative approach. Data collection techniques included observation, testing, and documentation. To analyze the data and test the hypothesis, normality and homogeneity tests were conducted, along with statistical analysis using a t-test with Levene’s Test for Equality of Variances. The results showed that the average posttest score of students in the experimental class was 77.60%, while the control class had an average score of only 51.60%. Therefore, it can be concluded that the use of the Joyful Learning model in the experimental class led to higher learning achievement compared to the control class that did not use the model. Consequently, it can be concluded that implementing the Joyful Learning model is proven to be effective in teaching Indonesian language to third-grade students at SDN 205 Palembang. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara siswa kelas III SDN 205 Palembang yang mengikuti pembelajaran dengan model Joyful Learning dan mereka yang belajar tanpa menggunakan model tersebut. Seluruh siswa kelas III di sekolah tersebut menjadi populasi penelitian, sedangkan pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode Cluster Random Sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, pemberian tes, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data dan membuktikan hipotesisDilakukan pengujian normalitas dan homogenitas, serta analisis data statistik menggunakan uji-t dengan jenis Levene’s Test for Equality of Variances. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest siswa pada kelas eksperimen mencapai 77,60%, sedangkan pada kelas kontrol hanya sebesar 51,60%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Joyful Learning di kelas eksperimen menghasilkan capaian belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang tidak menggunakan model tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Joyful Learning terbukti efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SDN 205 Palembang.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA ARAB PADA SISWA Jul Kusniawati, Intan; Zuliana, Erni; Fauziah, Asti
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.5829

Abstract

This research aims to examine the effect of the Project Based Learning (PjBL) model on the Arabic learning outcomes of Madrasah Ibtidaiyah students, with a focus on cognitive aspects, particularly in mastering mufradat (vocabulary) and qawa’id (grammar). The background of this study lies in the low student learning outcomes in Arabic, which are often limited to memorization without deep understanding. A gap exists between the ideal expectations of the Arabic curriculum—where students are expected to master all four language skills—and the actual conditions, where cognitive achievements remain low. The research method employed is classroom action research, conducted in two cycles that include planning, action, observation, and reflection stages. The results show that the implementation of the PjBL model can significantly improve student engagement, understanding, and cognitive outcomes in Arabic, particularly in vocabulary and grammar mastery. Through active involvement in contextual projects, students become more motivated and show better retention of the material. The study concludes that the PjBL model is effective and innovative in enhancing the quality of Arabic learning at the primary education level and can serve as an alternative solution for teachers to optimize the implementation of the Arabic curriculum. ABSTRAK Permasalahan rendahnya hasil belajar Bahasa Arab siswa, khususnya pada aspek kognitif seperti penguasaan mufradat (kosakata) dan qawa’id (tata bahasa), menjadi tantangan utama dalam proses pembelajaran di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pembelajaran yang diharapkan dengan kenyataan di lapangan, di mana siswa belum mampu memahami materi secara mendalam dan menerapkannya dalam konteks yang bermakna. Penelitian ini berfokus pada penerapan model Project Based Learning (PJBL) sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, mengkaji berbagai jurnal ilmiah yang terbit sejak tahun 2015 untuk menggali efektivitas PJBL dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Tahapan penting dalam penelitian ini meliputi identifikasi permasalahan, telaah literatur, sintesis temuan, dan penyusunan simpulan berbasis teori dan praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PJBL mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap tugas, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Arab, model ini terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman mufradat dan qawa’id melalui kegiatan proyek yang kontekstual dan kolaboratif. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa penerapan PJBL secara terencana dan sistematis dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengatasi permasalahan pembelajaran Bahasa Arab di MI, khususnya dalam aspek kognitif, sekaligus membangun keterampilan abad ke-21 pada siswa.
KAJIAN FONOLOGIS TERHADAP KEKELIRUAN PELAFALAN FONEM PADA SISWA SD TINGKAT AWAL Rusli, Rusli; Muthmainnah, Fithry
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.5860

Abstract

This study examines the mispronunciation of Indonesian phonemes by second-grade students of SD Nahdlatul Ulama Kaplongan, Indramayu, when reading phonemes, words, phrases, and sentences. This research was carried out with a qualitative descriptive approach, through a data collection process carried out through direct observation and documentation of eight students. The results of the analysis showed that there were various types of phonological errors, such as substitution, distortion, and sound omission. The results of the analysis showed that most of the pronunciation mistakes made by students fell under the phoneme substitution type, with a total of six cases. In addition, one case was found for errors in the form of distortions and omissions each. These findings confirm the importance of implementing learning methods that focus on intensive reading exercises and consistent articulation training, to help students improve their literacy skills, especially in phonological aspects. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji kekeliruan pelafalan fonem Bahasa Indonesia oleh siswa kelas II SD Nahdlatul Ulama Kaplongan, Indramayu, saat membaca fonem, kata, frasa, dan kalimat. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui proses pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan langsung serta dokumentasi terhadap delapan siswa. Hasil analisis menunjukkan adanya berbagai jenis kesalahan fonologis, seperti substitusi, distorsi, dan omisi bunyi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar kesalahan pelafalan yang dilakukan siswa termasuk dalam jenis substitusi fonem, dengan total enam kasus. Selain itu, masing-masing satu kasus ditemukan untuk kesalahan berupa distorsi dan omisi. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan metode pembelajaran yang menitikberatkan pada latihan membaca yang intensif dan pelatihan artikulasi secara konsisten, guna membantu siswa meningkatkan kemampuan literasi mereka, terutama dalam aspek fonologis.
PEMANFAATAN WEBSITE LITERACY CLOUD DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Rosyidah, Siti; Ahmad Syahid, Aah; Nur Aeni, Ani
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.5865

Abstract

The literacy cloud website can be utilized by students and teachers in assisting the learning process. This study aims to determine the utilization of the literacy cloud website as a learning media in grade V elementary schools. This research uses a qualitative method with a case study design. The data collection techniques taken were observation, interviews, open-ended questionnaires and documentation. The subjects in this research are teachers and all students of class V B at SD Negeri Sindang IV. The results of the research on the utilization of the literacy cloud website as a learning media in grade V elementary schools show very good results. The results refer to teachers who are able to use the literacy cloud website to integrate it into Pancasila education subjects. The teacher revealed that he had experienced obstacles in integrating the literacy cloud website with Pancasila education subjects, but in the process the teacher was able to overcome these obstacles. Marked by all students who gave positive responses to the use of literacy cloud in learning. Students feel helped in interpreting their understanding, especially in Pancasila education subjects. Students feel a new, comfortable and fun nuance when learning. This literacy cloud website is highly recommended for various groups such as children, parents and teachers to introduce to their students either as learning media or alternative reading. ABSTRAK Website literacy cloud dapat dimanfaatkan oleh siswa maupun guru dalam membantu proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan website literacy cloud sebagai media pembelajaran di SD kelas V. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data yang diambil yaitu observasi, wawancara, angket terbuka dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan seluruh siswa kelas V B di SD Negeri Sindang IV. Hasil penelitian pemanfaatan website literacy cloud sebagai media pembelajaran di SD kelas V menunjukkan hasil yang sangat baik. Hasil merujuk pada guru yang mampu menggunakan website literacy cloud hingga mengintegrasikannya pada mata pelajaran pendidikan pancasila. Guru mengungkapkan sempat mengalami kendala dalam memadukan website literacy cloud dengan mata pelajaran pendidikan pancasila, namun pada prosesnya guru mampu mengatasi kendala tersebut. Ditandai dengan seluruh siswa yang memberikan tanggapan positif terhadap pemanfaatan literacy cloud dalam pembelajaran. Siswa merasa terbantu dalam menginterpretasikan pemahaman mereka, khususnya pada mata pelajaran pendidikan pancasila. Siswa merasakan nuansa yang baru, nyaman dan menyenangkan ketika belajar. Website literacy cloud ini sangat direkomendasikan untuk berbagai kalangan seperti anak-anak, orang tua maupun guru untuk diperkenalkan kepada siswanya baik sebagai media pembelajaran ataupun alternatif bacaan.
PENERAPAN STRATEGI GAMIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB KELAS 4 DI MI NURUL IMAN SEKINCAU Latifatul Fitri Nabila A, Annisa; Zulhannan, Zulhannan; Nur Mizan, Ahmad
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.5912

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of gamification strategies in improving Arabic language learning outcomes among fourth-grade students at MI Nurul Iman Sekincau. Gamification, which integrates game elements such as points, challenges, and rewards into the learning process, is designed to create a more interactive and engaging classroom environment. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach using the Kemmis and McTaggart model, carried out in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects of the study were 36 students, and data collection techniques included vocabulary mastery tests, observations, and interviews with both teachers and students. Data were analyzed using descriptive quantitative methods to assess the level of student achievement in Arabic learning. The findings revealed that the gamification strategy effectively increased student engagement, improved vocabulary retention, and enhanced motivation to learn. The percentage of students achieving the minimum learning criteria rose from 38% in the pre-cycle phase to 91% by the end of the second cycle. These results indicate that gamification can serve as an innovative solution to improve Arabic learning outcomes, especially in primary education settings. Moreover, the study emphasizes the importance of using student-centered and motivational approaches in language instruction to foster better learning experiences and academic performance. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas strategi gamifikasi dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab siswa kelas IV MI Nurul Iman Sekincau. Gamifikasi yang mengintegrasikan elemen permainan seperti poin, tantangan, dan hadiah ke dalam proses pembelajaran dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 36 siswa, dengan teknik pengumpulan data meliputi tes penguasaan mufradat, observasi, dan wawancara dengan guru serta siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk menilai tingkat ketuntasan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi gamifikasi mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat daya ingat terhadap kosakata, serta meningkatkan motivasi belajar. Persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar meningkat dari 38% pada tahap pra-siklus menjadi 91% pada akhir siklus kedua. Temuan ini menunjukkan bahwa gamifikasi merupakan pendekatan inovatif yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab di tingkat sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan memotivasi, guna menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berdampak positif terhadap prestasi akademik.
EVALUASI KINERJA GURU DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SD NEGERI 219 JAMBI Susanti, Try; Amini, Anafika; Dasryannisa, Natijahurrohmah; Gudje Hidayat, Defri
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.5975

Abstract

Evaluating teacher performance at SDN 219 Jambi City in an effort to improve the quality of education by assessing four main aspects: learning planning, learning implementation, evaluation of learning outcomes, and the influence of work discipline on teacher performance. The method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through in-depth interviews with one of the teachers at the school. The results of the study indicate that although teachers have been able to manage their classes well, there are several challenges such as time constraints, administrative burdens, and difficulties in implementing differentiated learning. Teachers have also used a variety of learning methods, but it is still necessary to enrich teaching materials with more interesting technology and learning media. The existing teacher performance evaluation is still quantitative and needs to be improved with more constructive feedback. In addition, good work discipline can improve teacher performance, but administrative constraints are still an obstacle. This study suggests the importance of providing training, relevant modules, and better time management to improve the quality of teaching. ABSTRAK Mengevaluasi kinerja guru di SD Negeri 219 Kota Jambi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dengan menilai empat aspek utama: perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil pembelajaran, dan pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada salah satu guru di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun guru sudah mampu mengelola kelas dengan baik, terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu, beban administratif, serta kesulitan dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Guru juga sudah menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, namun masih perlu untuk memperkaya materi ajar dengan teknologi dan media pembelajaran yang lebih menarik. Evaluasi kinerja guru yang ada masih bersifat kuantitatif dan perlu diperbaiki dengan umpan balik yang lebih konstruktif. Selain itu, disiplin kerja yang baik dapat meningkatkan kinerja guru, tetapi kendala administratif masih menjadi hambatan. Penelitian ini menyarankan pentingnya penyediaan pelatihan, modul yang relevan, serta pengelolaan waktu yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas pengajaran.

Page 2 of 2 | Total Record : 16