cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Kahar
Contact Email
muhammadsyahrulkahar@gmail.com
Phone
+628114850190
Journal Mail Official
muhammadsyahrulkahar@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Jalan Pendidikan KM. 8 No. 27 Sorong Papua Barat; kode Pos 98416
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Abdimas: Papua Journal Of Community Service
ISSN : -     EISSN : 26560070     DOI : 10.33506/pjcs
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. PJCS particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2025): Januari" : 11 Documents clear
Sosialisasi Penggunaan Book Creator Sebagai Media Pembelajaran Interaktif di SDN 04 Kota Sorong Andi Maryam; Rizky Ekawaty Ahmad; Irfandi Idris; Nurhikma; Ainun Mardiah; Supriadi; Sulkipli M; Jenro P. Sijabat; Faisal Eka Mahendra; Al Mar Atu Soleha
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.3979

Abstract

Kegiatan "Sosialisasi Penggunaan Book Creator Sebagai Media Pembelajaran Interaktif di SDN 04 Kota Sorong" bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital berbasis teknologi yang inovatif serta memberikan wawasan tentang pemanfaatannya sebagai alat promosi sekolah. Book Creator, sebagai aplikasi yang memungkinkan pembuatan buku digital interaktif, menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan metode pembelajaran konvensional dan mendukung pengembangan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar. Metode kegiatan ini melibatkan tahapan-tahapan sistematis, meliputi pengenalan konsep, demonstrasi, praktik langsung, kolaborasi kelompok, serta sesi presentasi dan refleksi. Pada tahap pengenalan, peserta mendapatkan pemahaman teoritis tentang fitur-fitur Book Creator dan manfaatnya dalam menciptakan media pembelajaran yang lebih menarik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa guru-guru SDN 04 Kota Sorong mengalami peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran. Media yang dihasilkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan menyenangkan, sehingga berdampak positif terhadap motivasi belajar siswa. Selain itu, guru menyadari bahwa Book Creator dapat dimanfaatkan sebagai alat promosi sekolah melalui pembuatan buku digital yang berisi profil sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, prestasi siswa, serta inovasi pembelajaran yang diterapkan. Kegiatan ini berhasil membuka wawasan guru akan pentingnya integrasi teknologi dalam dunia pendidikan serta potensi besar media digital dalam mendukung citra positif sekolah. Dengan adanya sosialisasi ini, guru-guru di SDN 04 Kota Sorong berkomitmen untuk mengimplementasikan penggunaan Book Creator secara berkelanjutan dalam proses belajar mengajar dan pengembangan konten promosi sekolah. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi pendidikan menuju era digital yang lebih kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
PKM Kelas Luar Ruang dan Sosiologi Pendidikan: Menggunakan Sekolah sebagai Sumber Belajar di SMAS Islam Guppi Kota Sorong Rais, Lukman; Ramli, Umar; Christy Wanma, Januari; Mardliyah, Uswatul; Halik, Wahyudin; Sofyan, Abu; Salmawati, Salmawati
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.3991

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode pembelajaran luar ruang ke dalam mata pelajaran Sosiologi Pendidikan di SMAS Islam Guppi Kota Sorong. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dalam proses desain dan pelaksanaan pembelajaran berbasis observasi dan eksplorasi lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Kegiatan ini dilakukan pada bulan November 2024. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami konsep seperti stratifikasi sosial, mobilitas sosial, dan peran institusi pendidikan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan pengabdian ini bersifat partisipatif dan berbasis pengalaman dengan penentuan sekolah mitra, observasi, diskusi dan wawancara, kegiatan kelas luar ruang, refleksi dan analisis sosial. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam merancang dan menerapkan pendekatan pembelajaran yang inovatif. Mahasiswa juga belajar keterampilan praktis seperti komunikasi, manajemen kelompok, dan pemecahan masalah, dan memperluas pengetahuan mereka tentang masalah pendidikan lokal di Kota Sorong. Pengabdian ini meningkatkan kemampuan akademik dan profesional mahasiswa sebagai calon guru. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan metode kelas luar ruang perlu dilakukan secara terus menerus di SMAS Islam Guppi dan di institusi pendidikan lainnya. Kekurangan pada pengabdian ini keterbatasan waktu pelaksanaan dan penggunaan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek, pelibatan lebih banyak sekolah.
Sosialisai Kesadaran Terkait Ketertiban Masyarakat di Pulau Soop Akmal Ridwan; Edwar, Rizka Cintya; Digor Mufti; Munifa; Indra Eka Wardana Toii
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4009

Abstract

Kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) Di laksanakan pada Hari selasa 6 agustus 2024 bertempat di smp negeri 9 kota sorong kelurahan soop. Metode yang di gunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi kesadaran ketertiban masyarakat pulau soop. Kesadaran yang di harapkan dapat melahirkan kertiban umum demi menjaga keamanan dan kenyamanan dalam lingkungan masyarakat itu sendiri,ini juga dapat di artikan sebagai prinsip dasar untuk menjaga kehidupan berdampingan yang damai. Sebab kita ketahui bersama akhir-akhir ini tindak kejahatan cukup marak terjadi, maka lewat sosialisasi ini kami berharap ada perubahan sosial di masyarakat kelurahan soop terkait ketertiban dalam bermasyarakat.
Pemertahanan Vitalitas Bahasa Daerah dalam Masyarakat Multietnis melalui Pendokumentasian Pemilihan Bahasa Siswa Sekolah Dasar di Kota Sorong Papua Barat Daya Taryono, Mohamad Rizal; Redita Putri Intan Elfiti; Yuliana Pakpahan; Wulanda Tambunan; Nur Afifa Alfina Ramadhani; Rahmalia Khairunissa Kurnia; Catur Navillah Puput Andhita K; Khoirul Nissa; Abu Sofyan; Kamaluddin
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4018

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberagaman etnis, bahasa daerah, dan pola pemilihan bahasa siswa SD dalam ranah keluarga di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Metode yang digunakan adalah survei, kuesioner, dan wawancara pada responden yang terdiri atas siswa-siswi SD kelas 4, 5, dan 6 dari SD Negeri 2 Sorong, SD Muhammadiyah 1 Sorong, dan SD Negeri 27 Sorong. Simpulan kegiatan PkM ini adalah dari 33 etnis yang ditemukan BI menjadi pilihan paling tinggi sebagai B1. Pola pemilihan bahasa siswa SD dalam ranah keluarga menunjukkan bahwa BI dan BC sebagai bahasa yang sering digunakan siswa SD di rumah. Fenomena ini mengindikasikan bahwa masih banyak sikap orang tua yang meskipun berasal dari berbagai etnis di seluruh Indonesia tetapi kurang peduli mengajarkan bahasa daerah etnisnya sendiri dan tidak mewariskannya kepada anak-anaknya sejak dini. Kegiatan PkM ini berkontribusi nyata terhadap upaya revitalisasi bahasa daerah di Papua Barat Daya, dengan fokus pada peningkatan kesadaran dan praktik berbahasa daerah yang mendukung keberlanjutan kekayaan budaya lokal. Upaya ini bukan hanya tentang mempertahankan bahasa daerah, melainkan juga mempromosikan harmoni multietnis di masyarakat Kota Sorong yang multietnis
PKM “Pengenalan dan Pemahaman Ekosistem Padang Lamun Bagi Generasi Muda Papua” Ratna; Hardianti, Fatimah; Kalidi, Neneng S.; J. Syarif; A.M. Suruwaky; Fahrizal, Ahmad; M. S. Rumwokas; E. Loupatty; Sufardin; H. Abuhaer; K. Gutajala; F. Mahad; R. M. Linta
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4019

Abstract

Ekosistem padang lamun memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut, selain itu padang lamun juga berfungsi sebagai habitat bagi spesies laut, mendukung keanekaragaman hayati, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat pesisir. Namun, ekosistem ini menghadapi ancaman serius akibat aktivitas manusia. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda Papua tentang ekosistem lamun melalui pendidikan lingkungan berbasis ceramah dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman siswa sebesar 20% berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Dengan adanya kegiatan ini, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berperan dalam pelestarian ekosistem pesisir.
Penguatan UMKM Kesenian melalui Digitalisasi Penyewaan Baju Adat Berbasis CodeIgniter di Sanggar Riak Renteng Tingang Agung Prabowo; Diki Hidayat; Norhayati; Windiarti, Ika Safitri
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4036

Abstract

Strengthening traditional art MSMEs through digitalization is a strategic effort to enhance operational efficiency and competitiveness. Sanggar Riak Renteng Tingang, engaged in traditional costume rental in Central Kalimantan, faces various challenges due to manual processes, such as recording errors, difficulties in stock tracking, and inefficiencies in customer data management. Through this community service initiative, a web-based rental information system was developed using the CodeIgniter framework with the waterfall development method and PIECES analysis. The development stages included needs analysis, system design, implementation, testing, and user training. As a result, the system provides features such as stock management, online booking, and integrated customer data recording, improving accuracy, efficiency, and operational transparency. This digitalization simplifies rental management, enhances customer satisfaction, and supports the sustainability of Sanggar Riak Renteng Tingang’s business. The developed system not only addresses operational challenges but also serves as a model for empowering other art MSMEs to adapt to the digital era. With this implementation, Sanggar Riak Renteng Tingang can become more competitive and contribute to the preservation of local culture through technological optimization.
Penyebab Menyontek dan Solusinya Irwan Soulisa; Frenny S. Pormes; Agustinus G. Gifelem; Peter Manuputty; Juneth N. Wattimena
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4047

Abstract

Menyontek merupakan perilaku yang sering dilakukan oleh banyak pelajar semasa mereka mengenyam pendidikan formal. Selama ini, perilaku menyontek kurang mendapatkan perhatian khusus dari berbagai pihak karena dianggap merupakan sebuah tindakan sepele, padahal perilaku ini merupakan salah satu bentuk ketidakjujuran di dalam dunia pendidikan. Penyebab seorang pelajar menyontek tugas atau pekerjaan temannya dapat dipengaruhi oleh faktor internal, maupun eksternal (dari orang tua, guru, ataupun sistem pendidikan yang ada). Secara interal, penyebab seorang pelajar menyontek biasanya muncul dari kurangnya rasa percaya diri dan ketidaksiapan siswa dalam mengahadapi ujian. Sedangkan secara eksternal, menyontek dapat disebabkan oleh tidak adanya variasi dalam proses pengajaran sehingga siswa enggan untuk belajar. PKM ini bertujuan untuk mengedukasi para pelajar agar dapat mengenali potensi yang ada pada dirinya masing-masing sehingga dapat bersikap jujur serta tidak hanya menganggap bahwa nilai adalah segalanya tanpa mengedepankan ilmu yang harus diperoleh.
Generasi Peduli: “Menciptakan Sekolah Bebas Bullying dan Rokok di SDN 33 Waimnir Kab. Raja Ampat " Muharuddin; Marlinda Indah Eka Budiarti; Irna Rusani; Achmad Rusdi; La Robi; Hidayani; Ainun Mardiah; Aswad Muhdar; Muhammad Ali; Jondeway Andi Hasan
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4067

Abstract

Di tengah perkembangan sosial dan teknologi yang pesat, generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk bullying dan konsumsi rokok, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka secara signifikan. Bullying, baik secara fisik, verbal, maupun sosial, dapat menyebabkan dampak psikologis yang mendalam, seperti penurunan kepercayaan diri dan stres, sehingga mempengaruhi kesejahteraan anak-anak dalam lingkungan pendidikan dan sosial mereka. Konsumsi rokok, di sisi lain, tetap menjadi masalah kesehatan yang serius di kalangan anak-anak, meningkatkan risiko penyakit jangka panjang dan mempromosikan pola hidup tidak sehat. Sebagai respons terhadap isu-isu ini, program "Generasi Peduli" dilaksanakan pada 6 Agustus 2024 di SDN 33 Waimnir dengan tujuan memberdayakan anak-anak melalui sosialisasi interaktif yang membahas dampak bullying dan bahaya rokok. Program ini melibatkan berbagai tahapan, termasuk penyampaian materi edukatif, kegiatan ice breaking untuk menjaga semangat, dan sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap isu-isu penting tersebut, dengan partisipasi aktif yang menunjukkan penerimaan dan relevansi materi bagi mereka. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang lebih peduli dan sehat.
PKM Kelas PPA Pelatihan Terapi Self Problematic: Ketahanan Psikis Industri Jasa di Kota Sorong Gani, Mardhiah; Ahistasari, Asih; Rachmadhani, Mirga Maulana; Masniar, Masniar; Irnawati, Irnawati
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4051

Abstract

Perkembangan teknologi industri dan informasi membawa banyak perubahan yang berdampak terhadap kesehatan mental manusia, yang dimulai dari munculnya berbagai macam masalah disegala bidang. Masalah adalah adanya kesenjangan antara keinginan, harapan, dan ekspektasi manusia dengan kenyataan hidup yang terjadi, membuat manusia mengeluh, cemas, takut, sedih dan marah dalam menjalani hidup. Hal ini biasa disebut Self Problematic, yang apabila masalah ini tidak diselesaikan, maka akan berpengaruh pada kondisi psikis/mental dan fisik manusia. Ketika kondisi psikis dan fisik manusia bermasalah, maka akan berpengaruh pada produktivitas. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan mengenal konsep masalah dan terapi untuk berdamai dengan masalah serta menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan pendekatan spiritual dan Tauhid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya pemahaman terhadap masalah yang dihadapi sebagai sesuatu yang harus diterima, yang merupakan bentuk kasih sayang Allah Swt kepada manusia. Selain itu dalam pelatihan ini terdapat pola-pola penyelesaian masalah yang jika pola ini diterapkan secara konsisten. Beberapa Testimoni peserta merasakan ketenangan yang berdampak positif terhadap ketahanan psikis atau mental peserta, sehingga lebih produktif dan siap bersaing di era revolusi industri 4.0.
Pendampingan Peningkatan Keterampilan Sapaan Bahasa Inggris Siswa Panti Asuhan melalui Pendekatan Interaktif Tahang, Heriyanti; Syifa Afia, Tsalisa; Hardianti, Rinda; Ihsan Febriadi
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4086

Abstract

Pendidikan bahasa Inggris di Papua, khususnya di Yayasan Putra Putri Al-Ikhlas, menghadapi tantangan dalam meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris dasar siswa. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah penguasaan sapaan dalam bahasa Inggris, baik yang formal maupun informal, yang sangat penting dalam interaksi sosial sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu siswa memahami penggunaan sapaan bahasa Inggris yang tepat serta meningkatkan keterampilan berbicara mereka melalui pendekatan interaktif. Pembelajaran dilakukan dalam empat pertemuan dengan metode yang melibatkan role-play dan diskusi kelompok, yang memungkinkan siswa untuk berlatih langsung dalam situasi sosial. Sebanyak enam siswa mengikuti kegiatan ini, dan pre-test dilakukan sebelum pembelajaran untuk mengukur pengetahuan awal siswa, sementara post-test dilakukan setelah kegiatan untuk mengevaluasi perkembangan pemahaman mereka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua siswa mengalami peningkatan, dengan empat siswa (Kesya, Irmawati, Dian, dan Rosaim) memperoleh peningkatan skor yang signifikan, terutama dalam penggunaan sapaan yang tepat sesuai konteks. Meskipun demikian, beberapa siswa masih mengalami kesulitan dalam membedakan penggunaan sapaan formal dan informal. Penggunaan metode interaktif terbukti efektif dalam mendukung pembelajaran bahasa Inggris, dan diharapkan dapat diterapkan lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa.

Page 1 of 2 | Total Record : 11