cover
Contact Name
Muhammad Syahrul Kahar
Contact Email
muhammadsyahrulkahar@gmail.com
Phone
+628114850190
Journal Mail Official
muhammadsyahrulkahar@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Jalan Pendidikan KM. 8 No. 27 Sorong Papua Barat; kode Pos 98416
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Abdimas: Papua Journal Of Community Service
ISSN : -     EISSN : 26560070     DOI : 10.33506/pjcs
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. PJCS particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)" : 15 Documents clear
Bahasa Sebagai Alat Pergaulan di Sekolah pada Siswa Kelas X-D SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong Irwan Soulisa; Aram Palilu; Dinda I. Soulisa; Agustinus G. Gifelem; La Ode Ghondohi; Finolia S. Pattikawa
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5048

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa kelas X-D SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong tentang penggunaan bahasa sebagai alat pergaulan di lingkungan sekolah. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media pembentukan sikap, solidaritas, dan karakter siswa. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pelaksanaan meliputi observasi, diskusi, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa menggunakan berbagai bentuk bahasa, yaitu bahasa Indonesia baku, bahasa tidak baku (bahasa gaul), campur kode, dan bahasa daerah. Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi, penyesuaian sosial, pembentuk solidaritas, serta sarana pembinaan karakter. Faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa siswa antara lain lingkungan pergaulan, latar belakang budaya, media sosial, dan kepribadian siswa. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menggunakan bahasa yang santun, efektif, dan sesuai konteks dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Kolaborasi Teknologi dan Masyarakat: Instalasi Pintu Air Otomatis Sebagai Solusi Irigasi Efisien Untuk Petani Lokal Suryapranatha, Dicky; Abriel Ashari; Farhan; Mohammad Arief Nur Wahyudien
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5080

Abstract

Pengabdian ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang berfokus pada upaya pengendalian banjir di Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang. Daerah ini menghadapi banjir berulang akibat curah hujan tinggi, sistem drainase yang kurang efektif, serta urbanisasi yang mengurangi area resapan. Untuk mengatasi hal tersebut, pengabdian ini merancang dan membahas dua pendekatan teknis berbasis teknologi, yaitu penerapan sistem pintu air otomatis dan pembangunan sumur serapan. Pintu air otomatis menggunakan sensor untuk memantau dan mengatur aliran air secara real-time berdasarkan tinggi permukaan air dan kondisi cuaca, sehingga memungkinkan pengendalian arus air yang lebih adaptif dan efisien. Sementara itu, sumur serapan dirancang untuk menyerap air hujan ke lapisan tanah, mengurangi genangan permukaan, serta memperbesar cadangan air tanah. Hasil implementasi menunjukkan bahwa kombinasi kedua sistem mampu menurunkan risiko genangan, mempercepat waktu surut air, dan mengurangi tekanan pada saluran drainase. Selain aspek teknis, kegiatan sosialisasi dengan masyarakat meningkatkan pemahaman tentang manfaat teknologi otomasi dalam mitigasi banjir dan membangun kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan warga. Kesimpulan pengabdian ini menegaskan bahwa penerapan sistem otomatisasi pintu air dan sumur serapan merupakan solusi praktis dan berkelanjutan dalam meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana banjir serta dapat dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi teknologi berbasis Internet of Things (IoT).
Penguatan Konsolidasi Organisasi Aisyiyah dalam Membangun Kemandirian Perempuan di Papua Barat Daya Nurjanah, Siti; Darmi, Titi; Moh. Saleh Refra; Syaiful Ichwan; Rosnani; Miryam Diana Kalagison; Salwa Fatika Sari Salempang
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5094

Abstract

Abstrak Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi organisasi Aisyiyah dalam rangka meningkatkan peran strategis perempuan di Papua Barat Daya. Konsolidasi dilakukan melalui penguatan struktur, peningkatan kapasitas kader, serta penyelarasan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Langkah ini penting mengingat dinamika sosial budaya Papua Barat Daya yang membutuhkan pendekatan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. Kegiatan PKM mencakup pelatihan manajemen organisasi, penguatan kepemimpinan perempuan, serta pendampingan penyusunan program berbasis komunitas. Metode partisipatif digunakan untuk memastikan keterlibatan aktif kader Aisyiyah, sehingga setiap kegiatan dapat menjawab tantangan nyata yang dihadapi perempuan di wilayah tersebut. Selain itu, kegiatan ini memfasilitasi forum komunikasi antar­pimpinan dan anggota untuk memperkuat koordinasi internal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kader dalam mengelola organisasi, memperluas jejaring, serta merancang program pemberdayaan yang lebih terarah. Konsolidasi yang diperkuat ini diharapkan mampu mendorong kemandirian perempuan melalui kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial keagamaan yang berkelanjutan. Program PKM ini menjadi langkah awal menuju penguatan peran Aisyiyah sebagai motor pemberdayaan perempuan di Papua Barat Daya.
Peningkatan Literasi Bahasa Indonesia melalui Program Klinik Baca-Tulis di SMP Muhammadiyah 1 Kota Sorong Sumai, Nhindi; Agus Sukrisman; Wali Sampo, Nurfaddilah; Sofyan, Abu; Abu Bakar; Jondeway Andi Hasan; Ramin Ode
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5123

Abstract

Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Program Klinik Baca-Tulis serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan literasi Bahasa Indonesia siswa di SMP Muhammadiyah 1 Kota Sorong. Latar belakang Pengabdian ini berangkat dari rendahnya kemampuan membaca pemahaman, penyusunan gagasan tertulis, dan minimnya budaya literasi di sekolah. Program Klinik Baca-Tulis diterapkan melalui pendekatan remedial, pengayaan, dan latihan bertahap yang berfokus pada pembimbingan individual dalam memahami teks dan mengekspresikan gagasan secara tertulis. Metode Pengabdian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, tes literasi, dan analisis dokumen. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa program memberikan peningkatan signifikan terhadap kemampuan literasi siswa, khususnya dalam aspek pemahaman isi bacaan, penguasaan kosakata, penyusunan paragraf efektif, serta kemampuan menulis kreatif melalui kegiatan membaca dan menulis puisi. Selain itu, program berdampak pada peningkatan minat baca, kepercayaan diri, dan terbentuknya kebiasaan literasi yang lebih positif di lingkungan sekolah. Dengan demikian, Program Klinik Baca-Tulis terbukti efektif sebagai pendekatan pembinaan literasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam upaya memperkuat literasi Bahasa Indonesia siswa.
Pendidikan Kesadaran Sosial Remaja untuk Mencegah Konflik dan Intoleransi di Sekolah Mardliyah, Uswatul; Siti Nurul Nikmatul Ula; Purwanti, Nanik; Wahid, Bustamin; Rais, Lukman; Mursyid, Akhmad Faqih; Ramli, Umar
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5173

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran sosial remaja dalam mencegah konflik dan intoleransi di sekolah. Kegiatan dilaksanakan di MTS Muhammadiyah Kota Sorong melalui pendekatan partisipatif, seperti edukasi nilai sosial, pelatihan empati dan toleransi, serta diskusi kasus sosial. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, role play, dan studi kasus untuk membantu siswa memahami perbedaan dan menyelesaikan konflik secara damai. Sebanyak 40 siswa kelas VIII dan IX terlibat dalam program ini. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya empati, komunikasi efektif, dan penghargaan terhadap keberagaman. Peserta juga mampu mengidentifikasi penyebab konflik serta merumuskan strategi pencegahannya. Program ini berhasil menumbuhkan kesadaran sosial dan memperkuat nilai toleransi, serta diharapkan dapat berlanjut melalui kerja sama sekolah dan lembaga terkait guna menciptakan lingkungan pendidikan yang damai dan inklusif.
Penguatan Peran Generasi Muda Sebagai Agen Perubahan Pembangunan di Waigama Siti Fatimah; Ana Lestari; Ummu Salmah; Aswad Muhdar; Ridwan, Akmal; Mulyadi Goulap; Sattu
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5175

Abstract

Penguatan peran generasi muda sebagai agen perubahan memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat di Distrik Waigama, Kabupaten Raja Ampat. Generasi muda diharapkan mampu berkontribusi dalam mengatasi permasalahan sosial dan ekonomi melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Program pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif dengan melibatkan generasi muda, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan, namun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses pendidikan, rendahnya partisipasi, dan minimnya sumber daya. Oleh karena itu, penguatan peran generasi muda perlu dilakukan melalui pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas, dan pemberdayaan sosial.
Penyuluhan Psikoedukatif untuk Meningkatkan Kesehatan Mental dan Motivasi Akademik Siswa Madrasah Ibtidaiyah Hasanah, Raudatul; Khasanah, Ayu uswatun; Safitri, Arini; Erawati, Desi; Karimi, Muhammad Hafiz
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5190

Abstract

Abstrak Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa Madrasah Ibtidaiyah mengenai kesehatan mental, pengenalan emosi, serta motivasi akademik. Kegiatan diawali dengan asesmen kebutuhan melalui observasi kelas, wawancara guru, serta mengidentifikasi permasalahan belajar dan emosional yang dialami siswa. Selanjutnya penyuluhan dilakukan dengan metode psikoedukasi partisipatif melalui permainan pemantik, ceramah interaktif, dan media visual untuk memudahkan siswa memahami konsep psikologis yang abstrak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengenali lebih banyak jenis emosi, memahami hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku, serta menerapkan strategi regulasi emosi sederhana seperti teknik pernapasan dan berbagi cerita dengan orang dewasa. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar melalui penyusunan tujuan harian serta kesadaran untuk meminta bantuan ketika mengalami kesulitan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap literasi emosional dan motivasi akademik siswa sehingga berpotensi mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih sehat dan suportif.
KONSELING KELOMPOK HUMANISTIK UNTUK MENGATASI MASALAH PERTEMANAN SANTRI PUTRI Wafik Rayhanah; Arbaidah; Anisa; Arini Safitri; Desi Erawati
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5200

Abstract

Permasalahan pertemanan di lingkungan pesantren putri menjadi isu penting yang berdampak pada kenyamanan belajar dan keharmonisan sosial santri. Dinamika hubungan yang kompleks, seperti rasa tersisih, konflik kecil, dan kesalahpahaman antar santri, menunjukkan perlunya intervensi psikososial yang empatik dan membangun kesadaran diri. Fokus pengabdian ini adalah penerapan konseling kelompok berbasis teori humanistik carl rogers untuk meningkatkan keterampilan sosial dan hubungan pertemanan santri putri. Tujuan pengabdian adalah membantu santri memahami diri, menghargai perbedaan, dan memperkuat ikatan sosial yang harmonis di lingkungan asrama. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (participatory action research) yang melibatkan santri, pengurus asrama, dan konselor dalam proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan positif pada aspek emosional dan sosial, di mana santri lebih terbuka, empatik, serta mampu menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif. Selain itu, muncul pemimpin lokal (local leader) yang berperan aktif menjaga keharmonisan kelompok, serta adopsi kegiatan konseling kelompok sebagai program rutin pesantren. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan humanistik efektif dalam menciptakan transformasi sosial yang berkelanjutan di lingkungan pesantren putri.
Pemberdayaan Lazismu Kota Sorong dalam Distribusi Hewan Qurban Idul Adha 1446 H/2025 Basri, La; Sukmana, Oman; Wahyudi, Wahyudi; Sofyan, Abu; Taryono, Mohamad Rizal
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5309

Abstract

Pengabdian ini membahas tentang pemberdayaan yang dilakukan oleh LAZISMU Kota Sorong dalam distribusi hewan qurban pada perayaan Idul Adha 1446 H/2025. Masalah utama yang diangkat adalah ketidakmerataan distribusi hewan qurban yang sering terjadi, menyebabkan sebagian mustahik tidak mendapatkan bagian yang layak. Tujuan pemberdayaan ini adalah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat secara sosial dan ekonomi yang tidak mampu untuk membeli daging (sapai) bagi masyakat di kampung Kokoda Kota Sorong dan Aimas, dan bagaimana LAZISMU Kota Sorong memberdayakan masyarakat dalam memastikan distribusi qurban berjalan secara adil dan tepat sasaran. Metode yang digunakan adalah partisipasi aktif dengan kerjasama antara lembaga terkait dalam mendapatkan hewan qurban, serta proses pengolahan dan pendistribusian daging qurban kepada masyarakat yang membutuhkan. Hasil pemberdayaan menunjukan bahwa peran LAZISMU Kota Sorong sangat membantu masyarakat terutama bagi mereka yang tidak menikmati daging sapi di saat hari raya idul adha terutama bagi masyarakat Muslim Papua suku Kokoda yang ada di KM 8 Distrik Klasabi Kota Sorong yang biasanya mereka dapat bantuan sapi dari pemerintah setempat atau lembaga Muslim Papua, namun di tahun 2025 mereka tidak mendapatkan hewan qurban, olehnya itu apa yang telah dilakukan oleh LAZISMU Kota Sorong dapat mringankan beban serta membuat manfaat bagi masyarakat yang membutukanya.
Pengenalan Pengenalan Ekosistem Pesisir Sebagai Edukasi Sejak Dini di SD INPRES 04 Arborek, Kabupaten Raja Ampat Vista Dhea Nurastri; Nur Abu; Galih Sandjaya; Kalidi, Neneng Suarno
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari (In Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5343

Abstract

Kampung Arborek menjadi destinasi yang sering dikunjungi baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Peningkatan wisatawan dapat menimbulkan tekanan pada ekosistem jika tidak diimbangi dengan pengelolaan wisata berkelanjutan. Edukasi sejak dini bagi anak-anak sekolah dasar di kampung Arborek diharapkan menjadi langkah awal dalam memberikan pemahaman moral dan perilaku menjaga lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan ekosistem pesisir sejak dini kepada siswa kelas 3–4 SD Inpres 04 Arborek sebagai edukasi sejak dini dalam menanamkan nilai kepedulian lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi menggunakan media presentasi, dan video edukatif yang disertai diskusi interaktif serta kuis. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan serta sikap siswa terhadap ekosistem pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa dari 56% pada pre-test menjadi 88% pada post-test. Selain itu, sikap dan perilaku siswa dalam menjaga ekosistem pesisir dan laut juga mengalami peningkatan signifikan dengan seluruh siswa menunjukkan sikap sangat setuju terhadap upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan sejak dini efektif dalam memberikan pemahaman dan membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar di wilayah pesisir.

Page 1 of 2 | Total Record : 15