cover
Contact Name
Rahayu Budhi Handayani
Contact Email
rahayu.handayani@ciputra.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmoda@ciputra.ac.id
Editorial Address
CitraLand CBD Boulevard, Made, Kec. Sambikerep, Kota SBY, Jawa Timur 60219
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Moda : The Fashion Journal
ISSN : 26565005     EISSN : 26558203     DOI : https://doi.org/10.37715/moda
Core Subject : Art,
MODA merupakan jurnal akademik yang diterbitkan secara online oleh Program Fashion Product Design Universitas Ciputra. Jurnal ini merupakan kompilasi dari hasil penelitian, produksi, perancangan, review teori dan literatur maupun praktik-praktik bisnis dari produk-produk fashion, yang tidak terbatas dalam ruang lingkup nasional namun juga dalam kajian internasional. Nama Moda, diambil dari bahasa Italia yang artinya Fashion dalam bahasa Indonesia. Harapannya ke depan Moda dapat menjadi salah satu rujukan mutakhir dan terpercaya di bidang produk fashion baik secara akademik maupun industri. . Artikel yang dimuat belum pernah diterbitkan di media lain dan atau proceeding ber-ISBN/ISSN. Isi artikel beserta semua akibat yang ditimbulkan oleh artikel itu menjadi tanggung jawab penuh penulisnya.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2021)" : 4 Documents clear
APLIKASI PEWARNA ALAM DAN TEKNIK BLOCK PRINTING PADA RESORT WEAR WANITA Maria Cindy Valeria; Yoanita Tahalele; Marini Yunita Tanzil
Moda : The Fashion Journal Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/moda.v3i1.1793

Abstract

Industri pakaian fast fashion yang menggunakan pewarna sintetis telah mengakibatkan pencemaran lingkungan di bumi, khususnya pencemaran air. Pewarna sintetis sangat berdampak buruk terhadap kualitas air karena bahan-bahan kimia yang terkandung dalam pewarna tersebut tidak dapat larut dalam air. Selain itu, pencemaran air dalam industri fashion juga turut diakibatkan oleh proses pembersihan mesin-mesin digital printing yang digunakan untuk mencetak motif pada kain. Walaupun sudah dibersihkan, masih terdapat sisa-sisa pasta tinta cetak yang masih menempel pada mesin yang langsung terbuang ke saluran pembuangan tanpa melalui proses pengolahan limbah. Dengan adanya permasalahan tersebut, tujuan dari perancangan desain adalah untuk mensubstitusi bahan-bahan sintetis dalam produk fashion menjadi bahan-bahan natural sehingga dapat menjadi produk yang lebih ramah terhadap alam dan lingkungan. Mulai dari serat kain natural, pewarnaan dengan pewarna alam, hingga proses pencetakan motif pada kain menggunakan teknik hand block printing yang memanfaatkan tenaga manusia. Konsep ini akan diterapkan pada produk resort wear, yang permintaannya meningkat seiring dengan minat traveling masyarakat Indonesia yang juga meningkat. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara terhadap 6 expert panel dan 12 extreme user, observasi studi tipologi, kuisioner online dan eksperimen. Data sekunder diperoleh melalui studi pada buku, jurnal, artikel, video, dan internet. Adapun hasil akhir perancangan yang diperoleh adalah berupa satu koleksi resort wear untuk wanita usia 20-35 tahun yang memiliki hobi bepergian dan berlibur baik ke dalam dan/atau luar negeri dengan kelas sosial menengah ke atas, yang memiliki ketertarikan terhadap produk fashion berbahan natural.
PENGEMBANGAN MOTIF PADA BUSANA ACTIVEWEAR ZUMBA UNTUK WANITA DI KOTA BANDUNG Widia Nur Utami Bastaman; Tria Febriani Putri
Moda : The Fashion Journal Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/moda.v3i1.1794

Abstract

Tren gaya hidup sehat saat ini sedang berkembang di Bandung, terbukti dengan adanya berbagai gerai makanan sehat. Berdasarkan hasil observasi, pelaku gaya hidup sehat di Bandung adalah para pekerja kantoran, khususnya wanita. Dengan padatnya aktivitas sehari-hari, para pekerja kantoran menyadari pentingnya menerapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat yang dibarengi dengan olahraga. Zumba merupakan salah satu olah raga yang paling digemari karena menyehatkan dan menyenangkan. Zumba menawarkan gerak dan musik yang dinamis serta memiliki karakteristik pakaian dengan warna-warna cerah dan bermotif. Penulis melihat peluang untuk mendesain motif sebagai aspek penting dari pakaian aktif Zumba. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan eksperimen pengolahan motif. Pengumpulan data bertujuan untuk mengetahui informasi perkembangan Zumba, tren fashion pakaian olahraga Zumba, dan karakter pekerja kantoran wanita di Bandung yang berminat dengan Zumba. Kemudian akan dianalisa untuk menjadi dasar perancangan pengolahan motif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa wanita pekerja kantoran Bandung yang menyukai Zumba lebih menyukai warna dasar dan netral serta motif yang sederhana seperti geometris. Berbeda dengan pakaian olahraga Zumba pada umumnya. Rancangan motif ini bertujuan untuk memberikan referensi desain bagi para desainer, pebisnis, dan masyarakat luas khususnya yang berdomisili di kota bandung atau membidik pasar di kota bandung.
GAYA FASHION ANDROGINI DAN KEMUNCULAN SOSOK NON-BINARY Ciawita Atmadiratna Lautama
Moda : The Fashion Journal Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/moda.v3i1.1795

Abstract

Fungsi berbusana di masyarakat saat ini lebih cenderung mengarah kepada tindakan sosial daripada sebagai alat pelindung atau penutup tubuh. Sekelompok orang memiliki kemampuan untuk merubah busana dan penampilan mereka, dan menentang peran gender yang ditugaskan kepada mereka. Androgini merepresentasikan perpaduan karakter maskulin yang identik dengan pria dan karakter feminin yang identik dengan wanita. Gaya fashion androgini memadukan kekontrasan kedua karakter gender tersebut dalam satu tampilan, dan semakin mengaburkan batasan antara kedua karakter gender tersebut. Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu bagaimana asal muasal kemunculan gaya fashion androgini, bagaimana tren gaya fashion androgini saat ini, bagaimana asal muasal kemunculan sosok non-binary, dan bagaimana gaya penampilan yang dianut oleh sosok non-binary. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami asal muasal kemunculan gaya fashion androgini, memahami tren gaya fashion androgini saat ini, memahami asal muasal kemunculan sosok non-binary, dan memahami gaya penampilan yang dianut oleh sosok non-binary. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif berupa observasi, dan studi literatur. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa gaya fashion androgini yang makin diminati saat ini merupakan wujud pemberontakan terhadap stereotipe gender yang sudah terpatri dalam benak masyarakat selama ini. Fashion brands dan desainer mulai menormalkan tampilan gaya androgini ke dalam dunia fashion, sehingga konsumen penikmat fashion mulai terinspirasi untuk mengombinasikan unsur androgini ke dalam gaya penampilannya. Gaya fashion androgini juga mengakomodasi kebutuhan sosok non-binary dalam berpenampilan, sekaligus mengekpresikan jati diri dan identitas mereka di tengah masyarakat. Kata Kunci: Fashion, Androgini, Gender, Non-binary
PERANCANGAN BUSANA WANITA DENGAN MENGGUNAKAN UPCYCLE SISA BAHAN DENGAN MENGAPLIKASIKAN TEKNIK PATCHWORK Marini Yunita Tanzil; Melinda Caroline; Yoanita Kartika Sari Tahalele
Moda : The Fashion Journal Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/moda.v3i1.1801

Abstract

Perkembangan produk fesyen khususnya pakaian wanita semakin berkembang mulai dari segi teknik yang di gunakan dalam pembuatan material, details hingga desain yang inovatif. Proses produksi menghasilkan limbah sisa kain yang memiliki dampak buruk dalam 3 aspek yaitu pencemaran tanah jika tertumpuk sehingga mengganggu biota tanah, jika limbah di buang ke sungai dapat menyebabkan saluan air terganggu atau tersumbat dan jika di bakar akan menimbulkan polusi udara. Limbah kain berbahaya jika tidak di olah dengan benar bagi lingkungan sekitar karena susah untuk terurai. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu mengurangi limbah sisa kain dari hasil produksi desainer dan memberikan nilai jual pada produk fesyen. Menggunakan cara upcycle dengan teknik patchwork yaitu menggabungkan beberapa potongan kain sehingga membentuk suatu aplikasi pada pakaian ready to wear deluxe yang memiliki value art dan budaya chinese zodiac. Metode wawancara expert dan extreme user, melakukan survei jurnal maupun sumber internet lainnya. Penerapan upcycle pada kasus limbah kain desainer yang di implementasikan menjadi suatu produk yang memiliki nilai jual tinggi diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada pekerja fesyen tentang bahaya dari limbah produksi sehingga tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan sekitar.

Page 1 of 1 | Total Record : 4