cover
Contact Name
-
Contact Email
redaksi.biomed@gmail.com
Phone
+6287859850400
Journal Mail Official
redaksi.biomed@gmail.com
Editorial Address
UNITRI PRESS UPT. Penerbitan & Jurnal Ilmiah Jl. Telaga Warna, Tlogomas Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Biomed Science
ISSN : 23385189     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Biomed Science : ISSN 2338-5189 (media cetak) , adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang kesehatan dan kebidanan. Scope jurnal terdiri dari kebidanan,kesehatan,kesehatan masyarakat Setiap naskah yang diserahkan akan ditinjau oleh satu peer-reviewer menggunakan metode double blind review. Biomed Science diterbitkan oleh UNITRI PRESS Jurnal Biomed Science merupakan Jurnal Ilmiah Obstetri Gynekologi dan ilmu kesehatan yang memuat tulisan perancangan, pengumpulan, pengolahan dan analisis data, baik merupakan pemikiran konseptual maupun penerapannya. jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Juli dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2019)" : 6 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TE NTANG SENAM HAMIL DENGAN PELAKSANAAN SENAM HAMIL DI PUSKESMAS PONCO KUSUMO DESA NGEBRUK Yulita Dede Ngara; Sripina Ulandari; Emy Setyowati
Biomed Science Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil melakukan senam hamil dikarenakan adanya kesesuaian reaksi terhadap stimulus tertentu yaitu pengetahuan tentang senam hamil. Ibu hamil yang memiliki pengetahuan yang cukup tinggi mengenai senam hamil meyakini bahwa senam hamil merupakan awal yang baik untuk persiapan melancarkan proses persalinan maka cenderung untuk melakukan senam hamil. Sebaliknya ibu hamil yang berpengetahuan kurang cenderung tidak berkeinginan untuk mekaksanakan senam hamil. Hal ini dapat disebabkan ibu hamil belum memahami senam hamil baik langkah-langkah gerakan senam serta manfaat-manfaat yang dapat berdampak positif bagi kehamilan dan proses persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang senam hamil dengan pelaksanaan senam hamil di puskesmas poncokusumo Desa Ngebruk.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, sedangkan jenis penelitiannya adalah jenis penelitian analitik korelatif yaitu dilakukan dengan tujuan menjelaskan hubungan atau pengaruh, perkiraan, menguji berdasarkan teori yang ada atau mengungkapkan hubungan yang korelatif antara variabel.Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Poncokusumo Desa Ngebruk pada bulan April – Mei 2019. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan pendekatan statistik deskriptif.Dengan menggunakan metode model regresi linier sederhana.Nilai t hitung variabel pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil (X) sebesar 6.055 t tabel 2.039 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil (X) dengan pelaksanaan senam hamil (Y). Nilai F hitung sebesar 36,660 dari nilai F 0,05 (4,17) artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil (X) dengan pelaksanaan senam hamil (Y). Nilai koefisien determinasi sebesar 0.550 artinya hubungan variabel bebas dengan pelaksanaan senam hamil sebesar 55%, sedangkan 45% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
HUBUNGAN POLA SEKSUAL DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SERVISITIS PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG Prita Muliarini; Sunarsih Yudawati
Biomed Science Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Servisitis adalah radang dari selaput lendir canalis cervicalis. Karena epitel selaput lendir cervicalis hanya terdiri dari satu lapisan sel silindris maka mudah terkena infeksi dibandingkan dengan selaput lendir vagina. Servisitis merupakan kelanjutan dari infeksi pada vagina yang di sebabkan oleh trichomonas, Chlamydia Trakhomatis, Gonorhoe dan virus Herpes.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara Pola Seksual dan personal hygiene dengan kejadian Servisitis pada ibu hamil diwilayah kerja puskesmas Sumberpucung. Lokasi dan waktu Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Sumberpucung pada Bulan Maret sampai Juni 2019. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel di antara populasi sesuai yang diketahui peneliti, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan pendekatan statistik deskriptif. Dengan menggunakan metode model regresi linier berganda.Variabel Nilai Thitung  variabel pola seksual (X1) sebesar 3.925 Ttabel 2.052 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pola seksual (X1) dengan kejadian servisitis (Y). Nilai Thitung  variabel  personal hygiene (X2) sebesar 4.372 Ttabel 2.052 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene (X2) dengan kejadian servisitis (Y). Nilai Fhitung sebesar 8,541 dari nilai F0,05 (3,354) artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel pola seksual (X1), dan personal hygiene (X2), dengan kejadian servisitis (Y). Nilai koefisien determinasi (Rsquare) sebesar 0.474 artinya hubungan variabel bebas dengan kejadian servisitis sebesar 47,4%, sedangkan 52,6% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Berdasarkan hasil penelitian yang dilihat dari nilai Thitung yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian servisitis adalah variabel X2 (personal hygiene).
HUBUNGAN RIWAYAT SEROTINUS, STRES DAN DISFUNGSI UTERUS HIPOTONIK DENGAN RESIKO TERJADINYA SEROTINUS DI RS MADINAH KASEMBON Vivin Yuni Astutik; Titin Sutriyani
Biomed Science Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan dan Persalinan Serotinus Dengan Riwayat serotinus Resiko meningkat karna berbagai macam kejadian luar biasa pada kehamilan serotinus sebelumnya berpengaruh terhadap Uterus ibu yang menyebabkan Kontraksi yang tidak adekuat , Ibu hamil yang sering mengalami stress pada masa kehamilan berpengaruh terhadap produksi hormone Terutama Hormon persalinan, semakin sering ibu mengalami stress maka semakin sedikit hormone yang di produksi untuk menimbulkan kontraksi, Disfungsi Uterus Hipotonik beresiko terjadinya serotinus karna uterus tidak berkontraksi sehingga tidak menimbulkan persalinan factor resiko yang mempengaruhi serotinus diantaranya Riwayat Serotinus, Stres, dan Disfungsi Uterus HipotonikTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Riwayat Serotinus, Stres, dan Disfungsi Uterus Hipotonik dengan Resiko terjadinya Serotinus di RS. Madinah Kasembon. Jenis Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif (Deskriptif Korelatif) dengan Rancangan Cross sectional. Dengan Teknik pengambilan sampel adalah Total sampling yaitu semua populasi d jadikan sampel. Analisis yang di gunakan adalah Regresi Linear Berganda. Variabel Riwayat Serotinus (X1), stres (X2), disfungsi Uterus Hipotonik (X3) dan resiko terjadinya serotinus (Y)Hasil analisa Data yaitu Variabel X1 (Riwayat Serotinus ) yaitu Thitung T 0,05 yaitu 5,634 2,053 yang artinya memiliki hubungan yang signifikan antara riwayat serotinus dengan resiko terjadinya serotinus. Variabel X2 (Stres ) yaitu  ThitungT 0,05 Yaitu 3,220. 2053  yang artinya memiliki hubungan yang signifikan antara Stres dengan Resiko terjdinya Serotinus . Variabel X3 ( Disfungsi Uterus Hipotonik ) yaitu Thitung T 0,05Yaitu 3120 2053 artinya Disfungsi Uterus Hipotonik memiliki hubungan yang signfikan antara Disfungsi Uterus Hipotonik dengan Resiko Terjadinya Serotinus. Nilai Fhitung  12.891F 0,052,96 hal ini menunjukan bahwa Variabel Riwayat Serotinus (X1), stres (X2) ,disfungsi Uterus Hipotonik (X3)  memiliki  memiliki hubungan yang Signifikan,. NilaiRsquaredarivariabel X1,X2,X3 sebesar 0,598 ( 59,8 % ) Yang artinya Hubungan Riwayat Serotinus, Stres, dan Disfungsi Uterus Hipotonik Dengan ResikoTerjadinya Serotinus sebesar 59,8 %  sedangkan 40,2 % di pengaruh ioleh faktor lain yang tidak di teliti. Variabel yang dominan adalah X3 (Riwayat Serotinus ) yang lebih beresiko terjadinya Serotinus. 
PENGARUH PEMBERIAN JUS SEMANGKA (Citrullus lanatus) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Handriana Vivilia Renga; Fina Purwaningtyas; Tutik Inderawati
Biomed Science Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal. Umumnya hipertensi dialami oleh lansia. Dalam menurunkan tekanandarah tidak hanya menggunakan obat-obatan anti hipertensi tetapi dapat juga menggunakan buah-buahan yang telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah seperti jus semangka.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus semangka terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Sukodadi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan rumus uji t berpasangan. Variabel Indepependent (X) adalah pemberian jus semangka (Citrullus lanatus), variabel dependent (Y) adalah penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Populasi dari penelitian ini sebanyak 50 orang lansia sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang lansia yang diambil dengan cara metode purposive sampling.            Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai t hitung (8,495 t tabel 2,04) untuk kelompok perlakuan 300 g yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan untuk dosis 300 g selama 7 hari pemberian, sedangkan nilai t hitung untuk kelompok perlakuan 150 g didapatkan t hitung (1,003 t tabel 2,04) sehingga tidak didapatkan pengaruh yang signifikan untuk dosis 150 g selama 7 hari pemberian. 
HUBUNGAN USIA IBU HAMIL DAN KADAR HAEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI WILAYAH KERJA PMB ENDAH RETNO PRATIWI, S.ST KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG Puji Astuty; Aris Budiarti
Biomed Science Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abortus adalah berakhirnya suatu kehamilan sebelum kehamilan berusia 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Abortus merupakan salah satukomplikasikehamilan yang paling sering terjadi dalam kehamilan khususnya trimester pertama. Secara umum, terdapat tiga faktor yang dapat menyebabkan Abortus spontan yaitu faktor fetus, factor ibu sebagai penyebab Abortus dan factor paternal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Usia Ibu Hamil dan Kadar Haemoglobin Ibu Hamil dengan Kejadian Abortus di PMB Endah Retno Pratiwi, S.ST Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling atau dimana cara pengambilan sampel dilakukan dengan kebetulan bertemu. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan rumus regresi linear berganda dan untuk menjaga validitas hasil, maka seluruh proses analisa statistik yang digunakan untuk menganalisis data penelitianini, menggunakanalat bantu komputerisasi. Penelitian dilakukan pada Bulan Mei sampai dengan Juni 2019.Hasil analisa data menunjukanbahwaanalisis ragam regresi didapatkan nilai FhitungFtabelyaitu124,237 3,35 artinya adanya hubungan yang signifikan antara variabel Usia Ibu Hamil (X1) dan Kadar Hemoglobin (X2) dengan Kejaian Abortus (Y). Dari analisis ragam regresi juga didapatkan nilai variabel Usia Ibu Hamil (X1) dengan Kejadian Abortus (Y) yaitu ThitungTtabel yaitu 12,953 2,042 dan nilai variabel Kadar Hemoglobin (X2) dengan Kejadian Abortus (Y) yaitu ThitungTtabel yaitu 5,626 2,042.  Nilai R Square dari Hubungan Usia Ibu Hamil (X1) dan Kadar Hemoglobin (X2) dengan Kejadian Abortus (Y) sebesar 0,902 yang artinya Hubungan Usia Ibu Hamil (X1) dan Kadar Hemoglobin (X2)mempengaruhi terhadap Kejadian Abortus (Y) sebesar 90,2% sedangkan sisanya 9,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
PENGARUH POSISI MIRING DAN SETENGAH DUDUK SAAT PERSALINANAN TERHADAP ROBEKAN PERINEUM DERAJAT I DAN II Sri Indah; Santy Irene Putri
Biomed Science Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdarahan post partum menjadi penyebab utama 40% kematian ibu di Indonesia. Penyebab perdarahan utama adalah atonia uteri sedangkan ruptur perineum merupakan   yang hampir terjadi pada setiap persalinan pervaginam.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Posisi Miring Dan Setengah Duduk Saat Persalinanan Terhadap Robekan Perineum Derajat I Dan II di BPS Bidan Maria. Metode dalam penelitian ini menggunakan eksperimental. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan t-test tidak berpasangan. Teknik dalam pengambilan data dengan melakukan obsevasi dan wawancara..Berdasarkan Tabel hasil uji t didapatkan bahwa t hitung hasil pengujian sebesar 7,177. T tabel untuk degree of freedom (df) 40 adalah sebesar 2,021. Dari perbandingan t hitung dengan t tabel didapatkan bahwa t hitung t tabel maka Ho ditolak dan terima H1. Hal ini mengindikasikan bahwa  terdapat pengaruh yang signifikan antara posisi miring dan posisi setengah duduk saat persalinan terhadap robekan perineum derajat I dan II.Adanya persamaan antara hasil penelitian yang telah dilakukan dengan teori yang telah ada serta penelitian yang telah dilakukan oleh pihak lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 6