p-Index From 2021 - 2026
6.939
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi Jurnal Kesehatan Reproduksi Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Journal Of Nursing Practice Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Jurnal Kesehatan Manarang Al-sihah: The Public Health Science Journal Journal of Health Policy and Management Journal of Health Promotion and Behavior Journal of Maternal and Child Health JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bidan Komunitas Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Pediomaternal Nursing Journal Jurnal Peduli Masyarakat Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Avicenna : Journal of Health Research Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Majalah Kesehatan Indonesia Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Biomed Science Kosala : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Abdimas Bina Bangsa Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan Proceeding of International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) Jurnal Kesehatan Reproduksi Journal of Local Therapy Journal for Quality in Public Health ABDIMAS KOSALA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sahabat Keperawatan ASSYIFA: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Informatika Medis (J-INFORMED) Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Indonesia Jurnal Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

PRECEDE-PROCEED Theory Regarding Socio-Cultural Aspects that Influence the Treatment of Healthy Reproduction Organs among Senior High School Female Students in Surakarta Putri, Santy Irene; Soemanto, RB; Dewi, Yulia Lanti Retno
Journal of Health Promotion and Behavior Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.045 KB)

Abstract

Background: The group that has been vulnerable to the abandonment of reproductive health rights in Indonesia is adolescents. The lack of adolescents’ awareness toward their behaviors in maintaining genital organs cleanliness is due to socio-cultural limitations might cause negative impact toward their reproductive health. This study aimed at analyzing the socio-cultural aspects that influenced the behaviors in treating healthy reproductive organs among female senior high school students in the City of Surakarta.Subjects and Method: This was a mixed-method study with quantitative and qualitative approach. This study was conducted in State Senior High School 1, Al-Islam 1 Senior High School and Regina Pacis Senior High School; all of these senior high schools were located in the City of Surakarta, from February to March 2017. A total of 120 subjects were selected by stratified random sampling. In addition, the sample also included 5 mothers and fathers who had been selected by purposive sampling. The dependent variable was the behaviors in treating reproductive organs. The independent variables were knowledge toward reproduction organ health, family support, toilet/ bathroom availability, clean water availability, culture and information exposure. The dependent and independent variables were collected by a set of questionnaire and analyzed by path analysis. The qualitative data were collected by in-depth interview and analyzed by Miles Huberman method.Results: The behaviors in treating reproductive organ were influenced by good knowledge (b= 0.21; SE= 0.09; p= 0.020), high information exposure (b= 0.20; SE= 0.07; p= 0.005), positive culture (b= 0.15; SE= 0.07; p= 0.039), toilet/ bathroom availability (b= 0.21; SE= 0.07; p= 0.026), clean water availability (b= 0.14; SE= 0.08; p= 0.073) and strong family support (b= 0.16; SE= 0.08; p= 0.041). Then, the knowledge of reproductive health was influenced by high information exposure (b= 0.31; SE= 0.07; p<0.001) and positive culture (b= 0.16; SE= 0.07; p= 0.016).Conclusions: The behaviors in treating reproductive organs are influenced by good knowledge, high information exposure, positive culture, toilet availability, clean water availability and strong family support. The knowledge of reproductive health are influenced by high information exposure and positive culture.Keyword: precede-proceed, path analysis, socio-culture, reproductive healthCorrespondence: Santy Irene Putri. Masters Program in Public Heath, Sebelas Maret University, Surakarta. Email: santyireneputri@yahoo.co.id. Mobile: +6285785836884.Journal of Health Promotion and Behavior (2017), 2(1): 27-40https://doi.org/10.26911/thejhpb.2017.02.01.03
Hidup Sehat Dan Hemat Biaya: Menanak Nasi Menggunakan Kukusan Bambu Mencegah Diabates Gestasional Putri, Santy Irene
Jurnal Bidan Komunitas Vol 2, No 3 (2019): Edisi September
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.104 KB) | DOI: 10.33085/jbk.v2i3.4423

Abstract

Latar Belakang: Diabetes gestasional pada masa kehamilan diakibatkan oleh karena tubuh tidak mampu memproduksi insulin yang cukup untuk mengontrol kadar glukosa darah. Pada umumnya ibu hamil yang menderita diabetes gestasional mengalami komplikasi ketika melahirkan dan memiliki resiko yang tinggi melahirkan bayi dengan berat badan melebihi batas normal, atau melahirkan bayi prematur hingga cacat fisik. Tujuan: untuk menganalisis metode menanak nasi yang lebih sehat dan hemat biaya menggunakan kukusan bambu untuk mencegah diabetes gestasional. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Desain yang digunakan adalah desain studi kasus. Lo­ka­si penelitian di Kota Malang. Waktu penelitian pada bulan November 2018. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas 3 ibu hamil pengguna kukusan bambu, ahli gizi, dan bidan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara secara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman. Hasil: Kadar glukosa pada nasi yang dimasak menggunakan metode kukusan bambu lebih rendah dikarenakan bambu merupakan antioksidan yang dapat menghilangkan racun karena mengandung zat silika alami. Racun kimiawi karena pestisida dan pupuk urea yang ada dalam beras akan hilang ketika menanak nasi menggunakan metode kukusan bamboo. Kesimpulan: Menanak nasi dengan kukusan yang terbuat dari bambu (cara konvensional) akan lebih hemat dibandingkan menggunakan alat penanak nasi modern.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR MALAM DAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET Fe DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL Putri, Santy Irene
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.117 KB) | DOI: 10.31290/jiki.v6i1.1450

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama bagi kelompok wanita usia subur (WUS). Umumnya anemia terjadi di seluruh dunia, terutama sekitar 20% wanita, 50% wanita hamil dan 30% pria mengalami anemia defisiensi zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur malam dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional. Desain yang digunakan adalah cross-sectional. Lo­ka­si penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Karangploso, Kabupaten Malang. Waktu penelitian pada bulan Juni 2019. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 30 ibu hamil ditentukan menggunakan purposive sampling. Variabel dependen adalah anemia. Variabel independent adalah kualitas tidur malam dan kepatuhan mengkosumsi tablet Fe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur malam dengan kejadian anemia pada ibu hamil yakni Thitung (3.098) > Ttabel (2.042); p= <0.001, dan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil Thitung (3.689) > Ttabel (2.042); p= 0.001. Dari hasil uji F diketahui bahwa kualitas tidur malam dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe secara bersama-sama mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil Fhitung (8.820) > Ftabel (3.35); p= 0.001.
Hubungan Kadar Asam Urat dengan Kadar Gula Darah pada Wanita Usia Subur Prediabetes Putri, Santy Irene; Fajriah, Asruria Sani; Akbar, Prima Soultoni; Widiyanto, Aris; Triatmojo, Joko
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v7i1.2312

Abstract

Uric acid is the end product of purine metabolism. In conditions of high levels, uric acid enters cells and acts as an oxidant, and acts as an independent risk factor and predicts the incidence of type 2 diabetes mellitus. This study aimed to analyze the relationship between uric acid levels and blood sugar levels in women of childbearing age prediabetes. This was an observational analytic study with a cross-sectional design. This study was conducted in Malang City. A sample size of 100 women of childbearing age were selected using simple random sampling technique. The dependent variable was blood sugar levels women of childbearing age prediabetes. The independent variable is uric acid levels. The data were collected by examining uric acid levels and fasting blood sugar levels in the study subjects. Data were analyzed using Pearson correlation. Based on the study results, it was found that uric acid levels were associated with blood sugar levels in prediabetic women of childbearing age (r = 0.21, p = 0.039) and were statistically significant. There is a relationship between uric acid levels and blood sugar levels in prediabetic women of childbearing age.
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Mahasiswi Kesehatan dalam Akses Informasi Hak Kesehatan Reproduksi pada Perempuan Disabilitas Santy Irene Putri
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v7i1.1131

Abstract

Background: The role of health students in providing information about reproductive health is very important, especially regarding reproductive health rights for women with disabilities. This is crucial to do because women with disabilities are very vulnerable to violence and discrimination, especially in terms of reproductive health. Objectives: This study aimed to analyze the influence of knowledge and intention toward behavior of female health students in accessing information on reproductive health rights for women with disabilities. Research Methods: This was a quantitative study with a cross-sectional design. This study was conducted at the Midwifery Study Program at Tribhuwana Tunggadewi University Malang in October 2020. The sample size was 50 subjects, selected by simple random sampling technique. The dependent variable is the behavior of health female students in accessing information. The independent variables were knowledge and intention in access to information. Data collection using an online questionnaire. The data analysis technique used multiple linear regression. Results: The behavior of health female students in access to information was influenced by knowledge (b= 0.36, CI 95% = 0.12 to 0.60, p= 0.005), and intention in access to information (b= 0.45, CI 95% = 0.10 to 0.80, p= 0.014). Conclusion: Participants with good knowledge and high intention in access to information affect behavior in accessing information. Keywords: health students; reproductive health rights; women with disabilities
Preventive actions to minimizing the coronavirus disease 19 (COVID-19) transmissions among health workers: a systematic review Santy Irene Putri; Ayu Anulus
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 52, No 3 (2020): Special Issue: COVID-19
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.735 KB) | DOI: 10.19106/JMedSciSI005203202013

Abstract

On mid February 2020, the World Health Organization declared an outbreak of a new type of respiratory disease originated from Wuhan, China, which was identified as coronavirus disease 19 (COVID-19). After a long-standing status of COVID-19-free, on March 2nd, 2020, Indonesia finally broke its first cases. This study aimed to systematically review preventive actions to minimizing the COVID-19 transmissions among health workers. The articles were selected from Google Scholar, World Cat, PROQUEST, PUBMED journal databases published from January to April 2020. The keywords for this review included “COVID-19” or “Corona” and “health behavior” or “health promotion” or “wash hands” or “health workers”. A total of 2,809 articles generated from the databases, the authors identified seven articles of preventing the COVID-19 virus outbreak among the health care workers in the world around 2019-2020. The studies reported that health care workers tried to prevent the COVID-19 transmission by doing social distancing, using the right personal protective equipment (PPE), handwashing, screening for in-person visit, and telemedicine. Health care workers have additional responsibility of protecting the patients and their self. Some issues may be unique to different health care workers departments, the majority of challenges faced by health care workers globally are similar.
METODE PATH ANALYSIS: HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL REMAJA PUTRI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KANKER SERVIKS Santy Irene Putri; Maria Paula Marla Nahak
Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI VOLUME 11 NOMOR 2 TAHUN 2020
Publisher : Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/kespro.v11i2.3987.151-161

Abstract

Abstract Background: Cancer is the leading cause of death in women. Cervical cancer ranks second after breast cancer, which is most often found in Indonesian women. Efforts to prevent cervical cancer in adolescents are still lacking, one of which is due to limited knowledge. Objective: This study aimed to analyze the relationship between internal and external factors of adolescents and the behavior of cervical cancer prevention. Methods: This study was an observational analytic study with a cross-sectional design. It was conducted in the Midwifery Study Program Unitri, Malang and the Faculty of Nursing, Universitas Citra Bangsa Kupang, East Nusa Tenggara. The dependent variable was cervical cancer prevention. The independent variables were the age of first sexual intercourse, parental support, peer-education, culture, attitudes, and knowledge. Results: The behavior of cervical cancer prevention was directly affected by knowledge (b=0.16; SE=0.07; p=0.019), attitude (b=0.23; SE=0.07; p=<0.001), parental support (b=0.12; SE=0.05; p=0.027), and culture (b= 0.15; SE=0.06; p=0.020). Knowledge was affected by peer-education (b=0.19; SE=0.07; p=0.008). Attitudes were affected by age of first sexual intercourse (b=-0.12; SE=0.06; p=0.053). Conclusion: Knowledge, attitude, parental support, and culture directly affected the behavior of cervical cancer prevention. Keywords: behavior, cervical cancer prevention, adolescent girls Abstrak Latar belakang: Kanker merupakan penyebab kematian terbanyak pada perempuan. Kanker serviks menempati urutan kedua setelah kanker payudara yang paling banyak dijumpai pada perempuan Indonesia. Upaya pencegahan kanker serviks pada remaja putri masih kurang salah satunya disebabkan oleh pengetahuan yang masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor internal dan eksternal remaja putri dengan perilaku pencegahan kanker serviks. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Prodi Kebidanan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang dan Fakultas Keperawatan Universitas Citra Bangsa Kupang Nusa Tenggara Timur. Variabel dependen yaitu perilaku pencegahan kanker serviks. Variabel independen yaitu usia pertama kali berhubungan seksual, dukungan orang tua, dukungan teman sebaya, budaya, sikap, dan pengetahuan. Hasil: Perilaku pencegahan kanker serviks dipengaruhi secara langsung oleh pengetahuan (b=0,16; SE=0,07; p=0,019), sikap (b=0,23; SE=0,07; p=<0,001), dukungan orang tua (b=0,12; SE=0,05; p=0,027), dan budaya (b=0,15; SE=0,06; p=0,020). Pengetahuan dipengaruhi oleh dukungan teman sebaya (b=0,19; SE=0,07; p=0,008). Sikap dipengaruhi oleh usia berhubungan seksual pertama kali (b=-0,12; SE=0,06; p=0,053). Kesimpulan: Penge­tahuan, sikap, dukungan orang tua, dan budaya mempengaruhi perilaku pencegahan kanker serviks secara langsung. Kata kunci: pencegahan kanker serviks, perilaku, remaja putri
BIAYA LISTRIK LEBIH EKONOMIS DALAM MEMASAK NASI MEMAKAI ALAT TRADISIONAL DENGAN KADAR KARBOHIDRAT LEBIH RENDAH Sri Indah; Santy Irene Putri
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.116-121.2020

Abstract

Ekonomi dan kesehatan memiliki relasi yang sangat dekat. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, pertumbuhan ekonomi, dan gaya hidup masyarakat saat ini, dapat dilihat bahwa antara gaya hidup dan prinsip hemat dipandang sebagian besar masyarakat sebagai dua hal yang bertolak belakang. Masyarakat RT 09 RW 05 Dusun Bamban, Asrikaton, Pakis masih sangat jarang sekali yang menggunakan alat memasak tradisional seperti kukusan bamboo. Sebagian besar telah beralih menggunakan alat masak modern seperti magic com dimana akan berdampak juga terhadap ekonomi dan kesehatannya. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah mensosialisasikan metode menanak nasi menggunakan kukusan bamboo agar masyarakat dapat melaksanakan manajemen hemat biaya listrik serta mendapatkan manfaat kesehatannya. Program ini dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2019 kepada ibu-ibu di Dusun Bamban dengan jumlah peserta sebesar 55 orang. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah mitra, yaitu penyuluhan alat kukusan bamboo untuk mengemat biaya listrik serta memelihara kesehatan. Setelah dilaksanakan kegiatan, ibu-ibu di Dusun Bamban dapat memahami dengan baik tentang penggunaan kukusan bamboo yang dapat menghemat biaya listrik dan berdampak positif terhadap kesehatan. Kata kunci: Kukusan bambu, Manajemen, Biaya, Kadar karbohidrat, Kesehatan ABSTRACT Economy and health are closely related. However, along with the development of the times, economic growth, and the lifestyle of today's society, it can be seen that between the lifestyle and the principle of frugality is seen by most people as two opposites. The people of RT 09 RW 05 Dusun Bamban, Asrikaton, Pakis still rarely use traditional cooking tools such as bamboo steamers. Most of them have switched to using modern cooking utensils such as magic com which will also have an impact on their economy and health. The goal of this program is to socialize the method of cooking rice using bamboo steamer so that people can carry out cost-effective management of electricity and get its health benefits. This program was implemented on December 7, 2019 to mothers in Dusun Bamban with a total of 55 participants. The method used to solve partner problems, namely the extension of bamboo steamer tools to save electricity costs and maintain health. After the activity was carried out, mothers in Dusun Bamban could understand well about the use of bamboo steamer which can save electricity costs and have a positive impact on health. Keywords: Bamboo steamer, Cost management, Carbohydrate levels, Health
Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tatanan Rumah Tangga dengan Kejadian Diare pada Balita di Polindes Palaan Ngajum Wiqodatul Ummah; Santy Irene Putri
Jurnal Bidan Komunitas Vol 3, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.473 KB) | DOI: 10.33085/jbk.v3i1.4530

Abstract

Pendahuluan : Diare merupakan suatu masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius sebab penyakit tersebut termasuk dalam factor penyebab ketiga angka kesakitan (morbiditas) serta kematian (mortalitas) anak di Indonesia. Balita yang meninggal setiap tahunnya diketahui disebabkan oleh diare. Salah satu penyebab terjadinya penyakit diare adalah buruknya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan kelurga. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Tatanan Rumah Tangga dengan Kejadian Diare pada Balita di Polindes Palaan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Metode: Metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 46 balita dan sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 30 balita yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan memberikan kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji regresi linear sederhana. Hasil : Nilai thitung sebesar 7,693 t 0,05 (2,048) artinya terdapat hubungan antara  perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga dengan kejadian diare pada balita usia 1 tahun sampai 5 tahun di Polindes Palaan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Nilai koefisien determinan sebesar 0,657 membuktikan bahwa hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga dengan kejadian diare pada balita memberikan hubungan sebesar 65,7%. Kesimpulan: Perilaku hidup bersih dan sehat dalam tatanan rumah tangga menjadi salah satu faktor penyebab dari kejadian diare pada balita. Disarankan kepada orang tua yang memiliki balita lebih memperhatikan kembali perilaku hidup bersih dan sehat yang diterapkan sehari-hari dalam kehidupan rumah tangga.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR MALAM DAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET Fe DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL Santy Irene Putri
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v6i1.1450

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama bagi kelompok wanita usia subur (WUS). Umumnya anemia terjadi di seluruh dunia, terutama sekitar 20% wanita, 50% wanita hamil dan 30% pria mengalami anemia defisiensi zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur malam dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional. Desain yang digunakan adalah cross-sectional. Lo­ka­si penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Karangploso, Kabupaten Malang. Waktu penelitian pada bulan Juni 2019. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 30 ibu hamil ditentukan menggunakan purposive sampling. Variabel dependen adalah anemia. Variabel independent adalah kualitas tidur malam dan kepatuhan mengkosumsi tablet Fe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur malam dengan kejadian anemia pada ibu hamil yakni Thitung (3.098) > Ttabel (2.042); p= <0.001, dan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil Thitung (3.689) > Ttabel (2.042); p= 0.001. Dari hasil uji F diketahui bahwa kualitas tidur malam dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe secara bersama-sama mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil Fhitung (8.820) > Ftabel (3.35); p= 0.001.
Co-Authors Abd. Rohman ACHMAD JAELANI RUSDI Agnis Sabat Kristiana Agusta Dian Ellina Ahmad Syauqi Mubarok Akbar, Prima Soultoni Akri, Yusnita Julyarni Anasulfalah, Hakim Anggio Ivana Anggun Fitri Handayani Anriyani, Yuyun Artha Budi Susila Duarsa Astri Yunita Astri Yunita Astri Yunita Astri Yunita Astri Yunita Atmojo, Joko Tri Ayu Anulus Berna Detha Meilyana Chairani Garno Cita, Erick Endra D, Rizki Aqsyari Dalla, Endawati Susisanti Ngguku Deny Sutrisna Wiatma Devi, Hilda Mazarina Devy Putri Nursanti Dewi Arradini Dian Jayantari Putri K Hedo Erike Yunicha Viridula Fajriah, Asruria Sani Fitriani, Yessy Flora A. Mase Gamar, No’o Handayani, Rina Tri Hanif, Ihsan Hendra Dwi Kurniawan Hendra Dwi Kurniawan Hendra Dwi Kurniawan, Hendra Dwi Ikawati, Fita Rusdian Ikhwan Abdullah Isnani Nurhayati Joel Rey Ugsang Acob Joko Tri Atmojo Ka'arayeno, Arie Jefry Karlinda Karlinda Koekoeh Hardjito Krisnanda Aditya Pradana Kumalasari, Eri Puji Lilik Afifah Livana Ph, Livana Liya Ni’matul Maula Maftuchah Maftuchah Maria Paula Marla Nahak Maria Paula Marla Nahak Mustain Mustain Nahak, Maria Paula Marla Nahak, Marla Ningsih, Dovi Dwi Mardiyah Nor Asiyah Novita Dewi Nur Laili Qomariah Nurul Ulya Luthfiyana Nurul Ulya Luthfiyana Perdana Prabasari Putri Ichsani Philipus Prihantiko Kurniagung Purwanti, Anik Raden Maria Veronika Widiatrilupi Rahmi Utami Ramadhanti, Tarisa Aulia Ratna Diana Fransiska Rejo Rejo Retno Dewi Prisusanti Rina Tri Handayani Riski Candra Amalia Sarsini, Wa Silfia Angela N Halu Siti Asiyah Siti Asiyah Soemanto, RB Suhariyono, Untung Slamet Suhartik Suhartik Supriyono, Nisa'i Daramita Susanti Pratamaningtyas Susmini, Susmini Tri Yuniarti, Tri Trisakti Halimah Delimasari Wardoyo, Puspo Widiyanto, Aris Wiliarisa Prita Purwanti Wiqodatul Ummah Woro Tri Utami Woro Tri Utami Yabar, Welelmina Yefta Yefta yulia lanti retno dewi Yuly Peristiowati Yunamawan, Donny Yuniarti, Tri Yusnita Julyarni Akri Zainur Rofiq