cover
Contact Name
Uswatun Hasanah
Contact Email
us_hasanah29@yahoo.com
Phone
+6287866122506
Journal Mail Official
meyarsa@iainmadura.ac.id
Editorial Address
Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Madura Jl. Raya Panglegur km.4 Pamekasan, Telp. (0324) 333187 Fax. (0324) 322551
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Meyarsa:Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah
ISSN : 27218082     EISSN : 27222918     DOI : https://doi.org/10.19105/meyarsa
MEYARSA is a peer-reviewed journal available in print (ISSN 2721-8082) and online (E-ISSN 2722-2918) and published twice a year. This statement clarifies ethical behaviour of all parties involved in the act of publishing an article in this journal, including the author, the chief editor, the Editorial Board, the peer-reviewer­­­­­ and the publisher by Institut Agama Islam Negeri Madura (IAIN Madura). FOCUS: The Journal Meyarsa focuses to facilitate readers in gaining better understanding about the development of communication and da’wah science through publishing articles from recent researches. SCOPE: The Journal Meyarsa specializes itself in the science of communication, Islamic broadcasting, Islamic journalism and dakwah
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021)" : 5 Documents clear
Analisa Kualitas Pelayanan melalui Pola Komunikasi Driver Go-Ride dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan dan Kesejahteraan Pengemudi: (Studi kasus Ojek Online Go-Jek di Kabupaten Jember) Nadia Dwi Nailla Putri; H. Misbahul Munir
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v2i2.4461

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui Transportasi bagian penting dari aktifitas sehari-hari masyarakat. Seiring dengan derasnya perkembangan teknologi, sarana transportasi pun berkembang, salah satu munculnya transportasi Online. Go-Jek merupakan salah satu aplikasi transportasi online yang beredar di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu fiturnya, Go-Ride adalah pengemudi pusat utama persyaratan melayani pelanggan. Oleh karena itu diperlukan komunikasi yang baik, karena komunikasi seringkali menjadi kendala bagi pengemudi dalam melayani pelanggan. Dengan pola komunikasi yang baik akan meningkatkan kepuasan terhadap pelanggan dan mensejahterahkan driver dengan semakin meningkatnya volume order. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui dan mendeksripsikan pola komunikasi yang digunakan driver ojek online Go-Ride pada customer. 2) Untuk mengetahui dan mendeksripsikan pelaksanaan kualitas pelayanan pada ojek online. 3) Untuk mengetahui dan mendeksripsikan kepuasan pelanggan pada pengguna jasa ojek online. 4) Untuk mengetahui dan mendeksripsikan kesejahteraan para pengemudi ojek online. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pengumpulan data kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul dianalisis dengan reduksi data, display data dan verivikasi data, kemudian untuk mendapatkan data yang absah peneliti melanjutkan dengan menggunakan triangulasi data, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Hasil yang diperoleh adalah bahwa Go-Ride pengemudi ojek online menggunakan tiga pola dalam pelayanan kepada pelanggan diantaranya pola komunikasi linier atau satu arah, pola komunikasi melingkar atau dua arah, dan komunikasi heliks atau spiral.
Mitos Watu Loso Dan Praktik Slametan Masyarakat Using Dusun Krajan Desa Alasmalang Singojuruh Banyuwangi Nita Kurniawati; Muhibbin Muhibbin
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v2i2.4586

Abstract

Mitos merupakan cerita irrasional yang dikaitkan dengan suatu kepercayaan agama yang merupakan warisan bangsa primitif. Meskipun di zaman modern seperti sekarang ini, masih banyak orang yang masih memegang teguh mitos yang merupakan warisan nenek moyang yang di wariskan dari generasi ke generasi. Kepercayaan terhadap mitos bagian dari kebudayaan yang telah mengakar. Seperti mitos Watu Loso dan praktik slametan yang sampai saat ini masih dipercaya oleh masyarakat Using Dusun Krajan Desa Alasmalang Singojuruh Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripif dengan jenis pendekatan naratif. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa: Mitos Watu Loso dalam praktik slametan diproduksi sebagai upaya memohon keselamatan. Proses reproduksi mitos tidak bisa lepas dari peran beberapa tokoh dengan masyarakat yang saling berkomunikasi secara efektif untuk melestarikannya. Tokoh yang paling dominan dalam reproduksi mitos adalah Muraji yang merupakan tokoh adat sekaligus keturunan Buyut Karti (generasi ke-4). Kepercayaan terhadap mitos Watu Loso diperkuat dengan beberapa momen mistis ketika mengadaka hajatan dan melakukan semedi di Watu Loso. Hujan angin, desel mati, dan janur roboh merupakan dampak karena tidak melalukan slametan di Watu Loso. Adanya sosok kerbau berkepala ular yang selalu menampakkan diri pada orang yang melakukan semedi, dipercaya sebagai (danyang) penunggu Watu Loso agar tidak memiliki niatan untuk mendapatkan sesuatu dari Watu Loso dengan jalan pintas.
Pola Komunikasi Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (Ipnu) Kabupaten Ponorogo Dalam Menanggulangi Radikalisme Ahmad Faizin Ngajibullah; M. Mufid Syakhlani
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v2i2.4587

Abstract

This study aims to find out how the leaders of the Nahdlatul Ulama 'Student Association branch in Ponorogo Regency to counteract radicalism and to know the communication applied by the leaders of the Nahdlatul Ulama' Student Association Branch of Ponorogo Regency in Overcoming Radicalism. This study uses a qualitative approach which has the characteristics of direct data sources, the description is the delivery of communication patterns of the PC leadership of IPNU Ponorogo. The results of this study are the ways of the leadership of PC IPNU Ponorgo in warding off radicalism, namely by providing knowledge of the dangers of radicalism, especially for students through various media. existing and existing activities in PC IPNU Ponorogo, besides that PC IPNU Ponorogo leaders also gave examples to cadres of tolerance and respect for traditions that already exist in Ponorogo district. And the communication patterns used are primary, secondary, literal, and circular communication. And there is also communication carried out by the leadership of the PC IPNU Ponorogo, namely by mass communication and group communication, this communication is carried out by providing information about radicalism through seminars, studies and information obtained by PC IPNU Ponorogo leaders broadcast to IPNU cadres via the Whatss group app
Dakwah Multikultural, Kiai Lokal Konstruksi Dakwah Multikultural Kiai Lokal Era Modern: (Studi Kasus Kiai Di Tuban) Shima Nahara; Ahmad Nurcholis
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v2i2.4896

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada pembahasan mengenai: bagaimana implementasi dakwah multikultural era modern kiai-kiai lokal di Tuban, apa peran dakwah multikultural era modern kiai-kiai lokal terhadap masyarakat Tuban. Tujuan penelitian ini adalah: mengetahui implementasi dakwah multikultural era modern kiai-kiai lokal di Tuban, mengetahui peran dakwah multikultural era modern kiai-kiai lokal terhadap masyarakat Tuban. Melalui pendekatan kepustakaan dan pendekatan lapangan yang sebagaimana penelitian kualitatif lainnya, kemudian dengan metode deskriptif penelitian ini akan dijabarkan secara lengkap. Hasil dari analisis ini memperlihatkan bahwa Indonesia merupakan negara multikultural, multikultural itu sendiri ialah keberagaman budaya, bahasa, suku, warna kulit, agama. Untuk dakwah multikultural itu merupakan upaya seorang da’I untuk menyampaikan pesan dakwah dalam masyarakat yang multikultural tanpa adanya perselisihan, agar terciptanya suatu kedamaian dan keharmonisan. Diantara beberapa kota yang ada di Indonesia yang telah menerapkan dakwah multikultural ialah kota Tuban. Kiai-kiai lokal yang ada di Tuban sangatlah berperan dalam berjalannya dakwah multikultural, apalagi di era modern ini. Banyak problem-problem yang muncul pada era ini. Oleh sebab itu kiai-kiai lokal di Tuban berdakwahnya harus mengikuti zaman yang telah maju untuk berhadapan dengan masyarakat multikultural era modern agar terciptanya dakwah yang efektif dan efisien. KATA KUNCI: Dakwah Multikultural, Kiai Lokal, Masyarakat Modern. ABSTRACT This research is entitled "Construction of Multicultural Da'wah of Modern Local Kiai (Case Study of Kiai In Tuban)". This research focuses on the discussion of: how to implement the modern era multicultural da'wah of local kiai in Tuban, what is the role of modern era multicultural da'wah of local kiai to the people of Tuban. The objectives of this study were: to determine the implementation of the modern era multicultural da'wah of local kiai in Tuban, to find out the role of modern era multicultural da'wah of local kiai to the Tuban community. Through a library approach and a field approach, as with other qualitative research, then with a descriptive method this research will be described in full. The results of this analysis show that Indonesia is a multicultural country, multicultural itself is the diversity of culture, language, ethnicity, skin color, religion. For multicultural da'wah, it is an attempt by a da'I to convey the message of da'wah in a multicultural society without any disputes, in order to create peace and harmony. Among several cities in Indonesia that have implemented multicultural da'wah is the city of Tuban. The local kiai in Tuban are very instrumental in the passage of multicultural da'wah, especially in this modern era. Many problems arise in this era. Therefore, local kiai in Tuban preaching must follow the times that have advanced to deal with multicultural society in the modern era in order to create effective and efficient da'wah. Keywords: Multicultural Da’wah, Local Kiai , Modern Society
Adaptasi Dakwah Virtual Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Semarang Barat Pasca Pandemi Covid 19 (New Normal Era) Reni Megawati; Muhammad Lukman Ihsanuddin
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v2i2.5373

Abstract

Dakwah is the delivery of messages in the form of an invitation to the community towards the path of truth. The existence of covid 19 as a pandemic that spreads almost all over the world, is a problem for all Muslims. There is a transition period from direct da'wah to da'wah through social media. Preparation of adequate equipment and knowledge is very much needed for the continuity of da'wah by LDII West Semarang. So a da'wah strategy is needed to keep it running during this pandemic. This study explores the da'wah strategy of the Indonesian Islamic Da'wah Institute (LDII) West Semarang in the new normal era through virtual communication media. The method used in this research is descriptive qualitative. Collecting data through interviews and collecting secondary data sources from the West Semarang LDII online portal. The findings of this study provide an overview of LDII West Semarang's da'wah activities that have adapted to new da'wah activities through virtual communication media to become more diverse and widespread. The Indonesian Islamic Da'wah Institute is able to consistently communicate da'wah messages to mad'u through virtual media such as Zoom (video conference) and Senkom Digital Communication (recording conference).Keyword: Strategy, Da’wah, LDII, New Normal EraABSTRAKDakwah merupakan penyampaian pesan berupa ajakan kepada masyarakat menuju jalan kebenaran. Adanya covid 19 sebagai pandemi yang tersebar hampir seluruh dunia, menjadi persoalan bagi seluruh kaum muslim. Terdapat masa transisi dari dakwah secara langsung menjadi dakwah melalui media sosial. Penyiapan perangkat dan pengetahuan yang memadai sangat dbutuhkan untuk keberlangsungan dakwah oleh LDII Semarang Barat. Maka diperlukan strategi dakwah agar tetap berjalan di masa pandemi ini. Penelitian ini menggali strategi dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Semarang barat di era new normal melalui media komunikasi virtual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penggalian data melalui wawancara dan mengumpulkan sumber data sekunder dari portal online LDII Semarang Barat. Temuan dari penelitian ini memberikan gambaran kegiatan dakwah LDII Semarang Barat yang beradaptasi dengan aktivitas dakwah baru melalui media komunikasi virtual menjadi lebih beragam dan meluas. Lembaga Dakwah Islam Indonesia mampu mengkomunikasikan pesan – pesan dakwah secara konsisten kepada mad‟u melalui media virtual seperti Zoom (video conference) dan Senkom Digital Communication (recording conference).Kata Kunci: Strategi, Dakwah, LDII, era new normal

Page 1 of 1 | Total Record : 5