cover
Contact Name
Diena Juliana
Contact Email
knj@ejournalyarsi.ac.id
Phone
+6281225795630
Journal Mail Official
knj@ejournalyarsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Panglima Aim No.1, Dalam Bugis, Kec. Pontianak Tim., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78232
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Khatulistiwa Nursing Journal
ISSN : 2655772X     EISSN : 27983897     DOI : 10.53399
Core Subject : Health,
Khatulistiwa Nursing Journal is a peer-reviewed Indonesian journal dedicated to all nursing areas published by The School of Nursing and Graduate School of Nursing at STIKES Yarsi Pontianak. The aim of this journal is to contribute to the growing field of nursing practice and provide a platform for researchers, physicians and healthcare professionals. This journal presents contemporary research on the issue such as basic research in nursing, management nursing, emergency and critical nursing, medical surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing and family nursing education nursing. Khatulistiwa nursing journal welcomes original research publications that employ the quantitative, qualitative, or mixed-method approach as well as scholarly works on advanced practice nursing. The target audiences of this journal are nursing students' managers, senior members of the nursing professions, practicing nurses, nurse educators, and researchers at all levels who are committed to advancing practice and professional growth on the basis of fresh information and evidence.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2020): Juli 2020" : 5 Documents clear
Hubungan Persepsi dengan Motivasi Ibu Dalam Melakukan Imunisasi Dasar pada Bayi di Desa Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Telmasari sari; Lintang Sari; Hajimi Hajimi
Khatulistiwa Nursing Journal Vol 2, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v2i2.59

Abstract

Pencegahan penyakit infeksi melalui vaksinasi dapat dicapai bilamana sasaran imunisasi global terpenuhi. Beberapa faktor menyebabkan sasaran imunisasi belum tercapai, di antaranya persepsi dan motivasi ibu. Persepsi seorang ibu terhadap imunisasi cenderung mudah terpengarhi oleh lingkungan di sekitarnya sehingga berakibat pada motivasi untuk membawa anak melakukan imunisasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan persepsi dengan motivasi ibu dalam melakukan imunisasi dasar pada bayi. Penelitian ini menggunakan metode correlation study, dengan pendekatan cross sectional. Melalui perhitungan dengan uji spearman rank didapatkan hasil bahwa kecenderungan ibu memiliki persepsi baik dengan motivasi baik yaitu sebanyak 80,6 persen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara persepsi dengan motivasi ibu dalam melakukan imunisasi dasar pada bayi dengan nilai p value 0,00 lebih kecil dari a=0,05. Ada hubungan yang signifikan antara persepsi dengan motivasi ibu dalam melakukan imunisasi dasar pada bayi di Desa Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.
Hubungan Pemberian Imunisasi Campak dengan Kejadian Campak pada Balita Umur 2-5 Tahun di Desa Asan Kumbang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Risna Fazlaini
Khatulistiwa Nursing Journal Vol 2, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v2i2.66

Abstract

Pendahuluan Campak merupakan penyakit yang sangat menular dan sebagai penyebab utama kematian anak di Negara berkembang termasuk Indonesia. Diperkirakan 1,7 juta kematian anak akibat penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi, 5 persen penyebab kematian anak dibawah lima tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian imunisasi campak dengan kejadian campak pada balita 2-5 tahun di Desa Asan Kumbang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2019. Metode Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total populasi, yaitu seluruh ibu yang memiliki anak umur 2-5 tahun di Desa Asan Kumbang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya yang berjumlah 39 orang. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 14 sampai dengan tanggal 25 Oktober tahun 2019. Instrumen penelitian yaitu kuesioner. Hasil penelitian didapatkan pemberian imunisasi campak pada umumnya tidak diberikan, sebanyak 23 orang (59,0 persen). Balita yang menderita campak di Desa Asan Kumbang yaitu sebanyak 14 orang (35,9 persen). Kesimpulan Ada hubungan antara pemberian imunisasi campak dengan kejadian campak pada balita usia 2-5 tahun (p-value = 0,012). Rekomendasi kepada Puskesmas Bandar Dua khususnya pengelola program imunisasi sebaiknya memberikan penyuluhan tentang manfaat imunisasi campak secara kontinue guna untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan imunisasi. 
Pengaruh Bermain Teraupetik Puzzle Terhadap Tingkat Kecemasan Anak Usia Pra Sekolah di Ruang Anak Rs Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak Ria Nur Afrida; Deisy Sri Hardini; Aryanto Purnomo
Khatulistiwa Nursing Journal Vol 2, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v2i2.46

Abstract

Perawatan anak sakit selama di rawat di rumah sakit menimbulkan krisis  dan kecemasan tersendiri bagi anak dan keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain terapeutik (puzzle) terhadap kecemasan anak usia pra sekolah. Desain penelitian quasi eksperimental pre test and post test without control group dengan besae sampel 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna kecemasan anak usia pra sekolah sebelum dan sesudah diberikan bermain terapeutik puzzle (P Value = 0,000). Sehingga bermain terapeutik (puzzle) dapat menurunkan kecemasan anak usia pra sekolah selama hospitalisasi. Bermain terapeutik (puzzle) direkomendasikan dilakukan untuk anak yang mengalami kecemasan selama hospitalisasi, sehingga dapat menurunkan kecemasan anak.
Hubungan Pemberian Imunisasi Dasar dengan Pertumbuhan pada Balita (1-5 Tahun) di Puskesmas Blang Mangat Kota Lhokseumawe Roslina wati
Khatulistiwa Nursing Journal Vol 2, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v2i2.49

Abstract

Imunisasi dasar sangat penting diberikan pada bayi berusia 0-12 bulan untuk memberikan kekebalan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Berdasarkan estimasi global yang dilakukan WHO (World Health Organization) pelaksanaan imunisasi dapat mencegah kurang lebih 25 juta kematian balita tiap tahun. Untuk mengetahui hubungan pemberian imunisasi dasar dengan pertumbuhan pada balita (1-5 tahun)  Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain studi cross sectional dengan jumlah 104 yang didapatkan dengan metode Slovin. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita memiliki riwayat imunisasi tidak lengkap yaitu 69 persen. pertumbuhan balita (1-5 tahun) pada kategori gizi kurang 61 persen, dari hasil uji bifariat ada hubungan secara signifikan terhadap pertumbuhan pada balita (1-5 tahun) dengan nilai signifikan (p) sebesar 0.002. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk memberikan penyuluhan secara optimal kepada ibu untuk membawa anaknya ke posyandu untuk imunisasi.   
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Kematian Pasien HIV atau AIDS di RSUD DR. Abdul Aziz Singkawang Aulia Rahman; Wahyu Kirana; Rara Anggraini
Khatulistiwa Nursing Journal Vol 2, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v2i2.41

Abstract

Latar Belakang: Human Immunodeiciency Virus (HIV) atau  Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan masalah global yang dialami oleh negara di dunia. Berbagai masalah muncul pada pasien HIV atau AIDS diantaranya masalah fisik, psikologis dan sosial. Ketiga masalah tersebut merupakan stresor yang dapat menyebabkan kecemasan. Selain itu, kecemasan dapat muncul dari banyaknya berita tentang kematian pasien ODHA. Kematian orang lain yang mengalami masalah yang sama akan menjadi faktor munculnya kecemasan akan kematian.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan menghadapi kematian pasien ODHA (HIV atau AIDS) di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross sectional) yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variabel dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan terhadap 30 penderita ODHA di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang.Hasil Penelitian: Hasil analisis data dengan uji Chi-Square ditemukan ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan menghadapi kematian pasien ODHA dengan nilai p-value = 0,048.Kesimpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan menghadapi kematian pasien ODHA di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5