cover
Contact Name
Lamirin
Contact Email
lamirin@bodhidharma.ac.id
Phone
+6285211629722
Journal Mail Official
lamirin@bodhidharma.ac.id
Editorial Address
Jl. Selam No. 39-41 Kota Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer (JPBISK)
ISSN : -     EISSN : 27981711     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer adalah jurnal yang dikelola oleh STAB Bodhi Dharma, merupakan hasil penelitian maupun kajian ilmiah peneliti/dosen/praktisi di lingkup Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer terbit secara berkala dua kali setahun yaitu setiap bulan Juni dan Desember dengan rata-rata jumlah artikel sebanyak Lima artikel tiap edisi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2021): Desember" : 5 Documents clear
ANALISIS KENDALA GURU DALAM MENDIDIK SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DARING SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI KINGSTON SCHOOL MEDAN Winja Kumari; Lamirin Lamirin; Pranata Dwi Putra
Jurnal Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer (JPBISK) Vol 3 No 2 (2021): Desember
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala-kendala yang dialami oleh guru dalam pelaksanaan mendidik secata daring dan solusi mengatasi kendala-kendala yang dialami tersebut selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini dilakukan di Kingston School, Medan Helvetia pada Tahun Ajaran 2020/2021. Dengan jenis penelitian kualitatif, data penelitian diperoleh dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru-guru pendidik dan kepala sekolah Kingston School, Medan Helvetia. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala-kendala yang dialami guru selama pembelajaran daring yaitu kurangnya minat siswa ketika melakukan proses belajar daring. Hal ini disebabkan oleh siswa yang kurang paham dengan pembelajaaran yang diajarkan oleh guru karena tidak bertatap muka langsung dan guru juga sulit melakukan pemantauan langsung demi perkembangan belajar siswa. Kemudian masalah merambat ke psikologis siswa yaitu siswa yang mulai jenuh dengan pembelajaran daring ketika memasuki semester genap. Kendala diperparah dengan orangtua siswa yang harus bekerja meninggalkan rumah sehingga bagi siswa yang masih belia akan kesulitan dalam mengikuti pembelajaran daring yang harus berbasis peralatan teknologi. Banyak lagi kendala-kendala mikro yang sudah disimpulkan dalam penelitian ini. Guru juga banyak melakukan solusi-solusi yang efektif demi mengatasi kendala yang dialami. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini bahwa guru-guru pendidik Kingston School, Medan Helvetia telah melaksanakan pembelajaran daring dengan mempersiapkan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian maupun evaluasi pembelajaran. Adapun kendala-kendala yang dialami dapat menjadi tantangan bagi guru agar lebih meningkatkan lagi sumber daya diri dalam pelaksanaan pembelajaran daring serta pembelajaran yang mungkin kurang efektif akan diperbaiki untuk pembelajaran selanjutnya demi terciptanya siswa sebagai generasi bangsa yang terdidik dan berkarakter serta bermoral luhur.
PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING MAHASISWA Panir Selwen; Lisniasari Lisniasari; Santhia Rahena
Jurnal Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer (JPBISK) Vol 3 No 2 (2021): Desember
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya kemampuan public speaking mahasiswa STAB Bodhi Dharma disebabkan oleh kurangnya pengalaman yang menyebabkan rendahnya kepercayaan diri, sehingga penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri tehadap kemampuan public speaking mahasiswa STAB Bodhi Dharma T.A. 2020/2021. Penelitian ini diteliti secara kuantitatif berupa angket 50 reponden penelitian yang disebar secara daring untuk kemudian diolah, dianalisis dan disajikan. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis, diketahui bahwa data telah berdistribusi normal dengan perolehan nilai signifikansi 0,063 yang lebih besar daripada 0,05 dalam pengujian normalitas, memiliki hubungan linear dengan perolehan nilai signifikansi 0,089 yang lebih besar daripada 0,05 dan nilai f hitung 0,457 yang lebih besar daripada nilai f tabel 1,96 dalam pengujian linearitas, persamaan regresi Y = -28322 + 1,572X dalam pengujian analisis regresi linear sederhana dan diterimanya hipotesis dalam pengujian hipotesis dengan perolehan nilai signifikansi 0,000 yang lebih besar daripada 0,005 dan nilai t hitung sebesar 17,452 yang lebih besar daripada nilai t tabel sebesar 2,011. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa hipotesis penelitian ini dapat diterima dan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kepercayaan diri terhadap kemampuan public speaking mahasiswa STAB Bodhi Dharma Medan tahun akademik 2020-2021 dengan nominal pengaruh sebesar 0,930 yang kemudian dikonversikan ke dalam nilai persen menjadi 93%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel kepercayaan diri mempengaruhi variabel kemampuan public speaking sebesar 93%.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING Ong Cin Siu; Lamirin Lamirin; Uci Tantriana
Jurnal Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer (JPBISK) Vol 3 No 2 (2021): Desember
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran merupakan suatu proses untuk menumbuhkembangkan potensi anak kearah yang positif. Tetapi faktanya masih sedikit guru yang menggunakan metode-metode pembelajaran yang dapat melibatkan siswa didalam pembelajaran tersebut dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran role playing pada materi kalyanamitta pendidikan agama Buddha. Penelitian ini dilakukan di sekolah SMP Bodhicitta Medan, dilaksanakan pada bulan februari sampai Juni 2020. Model pembelajaran pada penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas. Model pembelajaran dilakukan dalam empat tahap yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengamatan (observasi) serta refleksi tindakan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada saat proses pembelajaran berlangsung dengan mencatat hal-hal yang terjadi, dapat disimpulkan bahwa mata pelajaran pendidikan agama Buddha khususnya materi kalyanamitta pada siklus I terdapat 26 orang siswa yang mengalami peningkatan hasil belajar (mencapai KKM). Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 34 orang telah mencapai KKM. Hasil belajar siswa pada post test siklus I memperoleh nilai rata-rata 70, sedangkan post test siklus II terjadi peningkatan hasil belajar rata-rata menjadi 79. Dari hasil itu sebagian besar siswa telah mencapai KKM sekolah yang ditentukan. Dengan demikian, pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran role playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PERAN ILMU PENGETAHUAN AGAMA BUDDHA DALAM KONSTRUKSI ETIKA SOSIAL DAN SPIRTUAL MASYARAKAT Tejo Ismoyo; Lisniasari Lisniasari; Boniran Boniran
Jurnal Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer (JPBISK) Vol 3 No 2 (2021): Desember
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama mengajarkan dan membimbing pemeluknya dalam melakukan prosesi atau upacara keagamaan, khususnya dalam menghormati jiwa dan hati manusia dalam rangka mengenal Tuhan, suatu proses yang sering dikaitkan dengan proses pembentukan spiritual. Spiritualitas, spiritualitas, dan spiritualisme sendiri mengacu pada kata Spirit atau Spirius yang berarti nafas. Nilai dari spritualitas adalah keyakinan, norma dan etika yang dihormati. Transendensi dan sebuah pengalaman, kesadaran dan kesadaran akan dimensi transenden kehidupan tentang diri sendiri.Menghubungkan berarti membangkitkan kesadaran akan hubungan antara diri kita dengan orang lain dan antara Tuhan dan jiwa manusianya. Setiap agama memberikan doktrin kebenaran yang tidak dapat diubah oleh manusia. Agama menganggap wahyu itu mutlak, tetapi bisa dimaknai. Oleh karena itu, ketika agama bersinggungan dengan etika, tidak mungkin mengubah ajaran agama secara absolut, tetapi secara absolut, etika memiliki peran melindungi pelaku, bukan untuk bias. Dengan rasionalitas etis, agama dapat dipahami dalam konteks (Teichman, 2003: 3) Etika tidak dapat menggantikan agama.Agama adalah hal yang tepat untuk memberikan bimbingan moral. Religius menemukan orientasi fundamental kehidupan dalam agamanya. Religius mengharapkan ajaran agamanya rasional. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dari sumber literatur yang mendukung data penulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama Buddha menerapkan berbagai ajaran untuk membentuk konstruksi etika sosial spiritualitas bagi masyarakat.
BENCANA COVID-19 DALAM PERSEPSI BUDDHIS Boniran Boniran; Wahyu Diono; Nuriani Nuriani
Jurnal Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer (JPBISK) Vol 3 No 2 (2021): Desember
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan bencana non alam yang terjadi sekarang ini tepatnya pada awal tahun 2020, Covid-19 merupakan bencana non alam yang disebabkan oleh virus corona atau savere acute respiratory syndrome corona virus 2 (SARS-CoV-2) virus yang menyerang sistem pernapasan. Seiring perkembangan zaman yang modern seperti sekarang ini, karena masih banyak manusia yang berlebihan mengkonsumsi hewan liar dan kurangnya memahami hukum sebab akibat, sehingga menyebabkan munculnya virus baru, masalah yang sedang terjadi sekarang ini yaitu virus corona. Awal mula munculnya virus corona ini berasal dari kota Wuhan, Tiongkok penyebarannya virus tersebut diduga melalui mengkonsumsi daging kelelawar. Dalam buddhisme kurangnya memahami hukum sebab-akibat juga merupakan salah satu penyebab munculnya virus ini, dalam pancasila buddhis yang pertama dijelaskan “Panatipata veramani sikkhapadam samadiyami” yang artinya: aku bertekad melatih diri untuk menghindari pembunuhan makhluk hidup. Jika kita melanggar sila yang pertama ini dalam kehidupan kita yang akan datang akan terlahir kembali dalam keadaan cacat, mempunyai wajah yang buruk, berbadan lemah dan berpenyakitan, dan berumur pendek. Maka dari itu membunuh bahkan memakan binatang liar merupakan tindakan yang tidak baik, karena bisa mengakibatkan dampak. Terutama pada kesehatan karena tidak tahu binatang liar yang dikonsumsi didalamnya mengandung virus atau bakteri yang berpengaruh terhadap kesehatan kita. Jadi bisa dikatakan memahami hukum sebab-akibat merupakan salah satu yang haru kita tanamkan karena kita bisa memahami mana yang benar dan salah saat kita akan melakukan sesuatu tindakan, sehingga bisa mendapatkan kebahagiaan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan, yaitu dengan mengumpulkan teori-teori yang ada didalam buku-buku, serta karya para praktis. Hasil pengolahan data disajikan dalam bentuk paparan didalam pembahasan. Dengan adanya penelitian ini, hendaknya seseorang harus memahami hukum sebab-akibat dalam melakukan perbuatan. Dengan menyadari hal tersebut di atas, maka disini penulis mencoba untuk mengadakan penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan sumber-sumber tentang Covid-19 serta Covid-19 dalam Buddhisme dikatakan dalam bencana atau bukan. Sehingga diharapkan bisa terhindar dari virus Covid-19.

Page 1 of 1 | Total Record : 5