cover
Contact Name
Bahrum Subagiya
Contact Email
bahrum.subagiya@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-8349529
Journal Mail Official
komunika@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jalan KH. Sholeh Iskandar KM. 2, Kedung Badak, Tanah Sereal, RT.03 RW.10, Kedungbadak, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Komunika: Journal of Communication Science and Islamic Dakwah
ISSN : 25993445     EISSN : 26142163     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/komunika.v1i1
Komunika Journal of Communication Science and Islamic Dakwah is a media scientific publication that contains articles in the field of communication and the scope of Islamic Dawah. Komunika journal is dedicated to foster the creation and exchange of ideas between academia or research, faculty and university. Articles published in the journal put forward an objective analysis of the case of communication or propaganda of Islam in the perspective of the Academy include the results of research in the field of communication and propagation of Islam, a review of the concept of communication and propagation of Islam and the implementation of the study of literature.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER" : 7 Documents clear
Identifikasi agenda setting dalam produksi berita detik.com "PSSI luruskan tudingan Shin Tae-Yong soal tak booking lapangan” Kestiyoyuni, Henggriyan
KOMUNIKA Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i2.7973

Abstract

The media and agenda setting have a close relationship, where the media highlight news areas that are considered important and then stimulate individuals to focus on that news compared to other news. The purpose of this study is to identify the agenda setting in the news production of detik.com "PSSI Luruskan Tudingan Shin Tae-yong soal Tak Booking Lapangan”. This study uses analytical techniques to see how the media create an agenda where there is news according to the framming, interests and roles of the media. News about PSSI and Shin Tae Yong's news about the field booking problem. This research uses agenda setting theory as the basis. Then this study uses descriptive nature to describe the problem and explanation of the research. and literature study to search the data. The research method used is qualitative with literature as a source of data. The results of the research show that the description in the production of the news includes the most prominent attribute in the public's mind, namely PSSI trying to straighten out the accusations made by Shin Tae-yong. In this case, PSSI chose detik.com which has greater traffic and credibility compared to similar online media. In turn, this second level substantive agenda setting, detik.com tries to attract the public's emotional and affective attitude towards PSSI's image.AbstractMedia dan agenda setting memiliki hubungan erat, dimana media menyoroti area berita yang dianggap penting dan kemudian merangsang individu untuk memfokuskan berita tersebut dibandingkan dengan berita lainnya. Tujuan dalam penelitian ini dalah untuk mengidentifikasi agenda setting dalam produksi berita detik.com "PSSI Luruskan Tudingan Shin Tae-yong soal Tak Booking Lapangan”. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan sumber data studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teknik analisis untuk melihat bagaimana media membuat agenda sertting terdapat pemberitaan sesuai framming, kepentingan dan peran media. Pemberitaan tentang pemberitaan PSSI dan Shin Tae Yong mengenai permasalahan pembooking lapangan. Peneltian ini menggunakan teori agenda setting sebagai landasannya. Kemudian peneltian ini menggunaka sifat deskriptif untuk mendeskripsikan masalah dan penjelasan pada penelitian dan studi pustaka untuk pencarian datanya. Hasil penelitian diketahui deskripsi dalam produksi bertia tersebut mencakup atribut yang paling menonjol di benak publik, yaitu PSSI berusaha meluruskan tudingan yang disampaikan oleh Shin Tae-yong. Dalam hal ini, PSSI memilih detik.com yang memiliki traffic dan kredibilitas yang lebih besar dibandingkan dengan media online serupa. Pada gilirannya, substantif agenda setting tingkat kedua ini, detik.com berusaha menarik emosional dan afektif publik terhadap citra PSSI.
Analisis semiotik unsur budaya populer pada poster kajian dakwah online di media sosial instagram @yukngajiid Feriansyah, Fajar
KOMUNIKA Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i2.7313

Abstract

This study discusses the Semiotic Analysis of Popular Culture Elements on the Online Da'wah Study Poster on Instagram @yukngajiid. The purpose of this study was to find out (1) how elements of popular culture can be presented in the Instagram account @yukngajiid, (2) how the results of semiotic analysis of online da'wah posters on sosial media Instagram @yukngajiid. This research uses qualitative research with a literature study approach. The meaning is carried out using Charles Sanders Peirce's semiotic theory by interpreting signs consisting of icons, indexes, and symbols to find out the meaning contained in the study poster on the @yukngajiid account. The results of this study indicate that there are several da'wah posters on the Instagram account @yukngajiid utilizing elements of popular culture in conveying their da'wah messages by raising the trend of contemporary issues as an attraction so that mad'u are provoked to catch the da'wah message. The issues that they use as propaganda materials include those related to the world of youth, films, discussions that are trend on sosial media.AbstrakPenelitian ini membahas tentang Analisis Semiotik Unsur Budaya Populer pada Poster Kajian Dakwah Online di Media Sosial Instagram @yukngajiid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) bagaimana unsur budaya popular dapat disajikan dalam akun Instagram @yukngajiid, (2) bagaimana hasil analisis semiotik poster dakwah online di media sosial Instagam @yukngajiid. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Pemaknaan dilakukan dengan teori semiotika Charles Sanders Peirce dengan menafsirkan tanda yang terdiri dari icon, index, dan symbol untuk mengetahui makna yang terkandung dalam poster kajian di akun @yukngajiid. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat beberapa poster kajian dakwah yang berada pada akun Instagram @yukngajiid memanfaatkan unsur-unsur budaya populer dalam menyampaikan pesan dakwahnya dengan metode menggabungkan isu yang tengah hangat sebagai pemikat agar followers tertarik guna memahami nilai dakwah. Fenomena budaya popular yang terkandung dalam poster kajian dakwah antara lain fenomena sosial terkait anak muda, pembahasan yang tengah ramai di sosial media. sebuah film, serta video games.
Upaya peningkatan literasi digital dalam program beasiswa cendekia Baznas (BCB) di kota Bogor Yuniar, Hesti; Hamdani, Ikhwan; Ikhtiono, Gunawan
KOMUNIKA Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i2.7722

Abstract

Increasing literacy is a nation's goal to prosper the community, but in fact the survey on the For International Student Assessment (PISA) program in 2019, Indonesia found that Indonesia was ranked 62 out of 70 countries with low literacy outcomes, or was in the bottom 10 countries. In this revolutionary era, understanding digital literacy is the basis for progress in thinking and behaving. This study uses a qualitative research approach, relating to social facts in society, data collection techniques through interviews and observations. Strengthening digital literacy is the focal point of the BAZNAS Cendekia Scholarship (BCB) to form the best zakat generation, has intellectual capacity and is ready for a career. The results of the research are coaching programs in the fields of leadership, Islam, independence, volunteerism, and self-development through Zoom Meetings, Youtube, and Instagram, involving the contributions of campus mentors and teams, showing success in the level of student productivity and achievement. There were 1,160 achievements from a total of 476 student participants in 101 Indonesian campuses that were reported, where the achievements included scientific writings,speakers,business plans,poetry competitions,design competitions,outstanding students on campus,science olympiads,videography,MTQ,book writers ,publishing books,debates,content creators and podcasts. This means that students are able to fulfill the components of interpretation, collaboration, intervention, problem solving and self-reflection.AbstrakPeningkatan literasi menjadi sebuah cita-cita bangsa untuk mensejahterakan masyarakat, namun faktanya survei pada program For International Student Assesment (PISA) pada 2019, Indonesia mendapati ranking ke 62 dari 70 negara dengan tingkat hasil literasi rendah, atau berada di 10 negara terbawah. Di era revolusi ini, pemahaman literasi digital menjadi dasar kemajuan berpikir dan berperilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, berkaitan dengan fakta sosial di masyarakat, teknik pengambilan data melalui wawancara dan observasi. Penguatan literasi digital menjadi poin fokus Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) untuk membentuk generasi zakat yang unggul, memiliki kapasitas intelektual dan siap berkarir. Hasil penelitian yaitu dengan program pembinaan di bidang kepemimpinan, keislaman, kemandirian, kerelawanan,serta pengembangan diri melalui Zoom Meeting, Youtube, dan Instagram, melibatkan kontribusi para mentor kampus dan tim menunjukan adanya keberhasilan pada tingkat produktivitas dan prestasi mahasiswa. Terdapat sebanyak 1.160 prestasi dari total 476 peserta mahasiswa di 101 kampus Indonesia yang dilaporkan, di mana prestasi tersebut meliputi karya tulis ilmiah, pembicara, business plan, lomba puisi, lomba design, mahasiswa berprestasi di kampus, olimpiade sains, videografi, MTQ, penulis buku, menerbitkan buku, debat, content creator, serta podcast. Maka hal tersebut menjadikan para mahasiswa mampu memenuhi komponen interpretasi, berkolaborasi, intervensi, pemecahan masalah serta refleksi diri.
Peran komunikasi interpersonal ibu untuk membangun percaya diri anak dalam perspektif orang tua Rahmahnda, Nur Anisah
KOMUNIKA Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i2.7290

Abstract

Interpersonal communication is communication performed by two people. In this research interpersonal communication is focused on mother and child. A mother's and child's interpersonal communication can have a special effect on the child's confidence. The role of the mother in communication with the child comes first than the father, because a mother has more to do with it since a child is born and is always by her side. Thus the author hopes through this study that parents will be able to provide the best education for the child especially in establishing interpersonal communication. Moreover, because the first education is vital and has a bearing on a child's future behavior or behavior, especially to build a strong and brilliant generation of confidence in the child. The purpose of this study is to know that the importance of communicating with children is because if it does not occur to the mother with the child, they will not have confidence. These research methods employ qualitative methods by jumping into the field and interviews and observation. It has been found that interpersonal communication with children can affect a child's confidence because it is important for the mother to be the first school for children, especially in her neighborhood as at home. Mothers must be able to communicate with their children often, such as by studying, reading, playing with them, and telling stories with them. The more mothers communicate with their children, the more confident the child will be.AbstractKomunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang. Pada penelitian ini komunikasi interpersonal berfokuskan kepada ibu dan anak. Adanya komunikasi interpersonal ibu dan anak dapat berpengaruh khususnya kepada salah satu karakter sang anak, yaitu percaya diri. Peran ibu dalam komunikasi dengan anak lebih diutamakan daripada dengan peran ayah sebab ibu mempunyai peran lebih banyak sejak seorang anak itu lahir dan selalu ada disampingnya. Selain itu, lantaran pendidikan pertama sangatlah penting dan berpengaruh untuk perilaku atau tingkah laku anak pada masa depan, khususnya untuk membangun kepercayaan diri anak menjadi generasi yang kuat dan cemerlang. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara terjun langsung ke lapangan, wawancara, dan observasi. Dari hasil temuan didapatkan bahwa komunikasi interpersonal ibu dengan anak dapat berpengaruh terhadap rasa percaya diri anak sebab pentingnya ibu sebagai sekolah pertama bagi anak khususnya di lingkungannya sehari-hari seperti di rumah. Ibu harus bisa sering berkomunikasi dengan anak seperti belajar, membaca, menemani anak bermain, serta bercerita dengan anak. Semakin ibu sering berkomunikasi dengan anak maka anak akan mempunyai rasa percaya diri. Dengan dibuatnya jurnal ini penulis berharap melalui penelitian ini orang tua mampu memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak terutama dalam membangun komunikasi interpersonal.
Retorika dakwah ustadzah halimah alaydrus melalui media sosial youtube (analisis pada tema "rumah tangga” dalam channel ustadzah Halimah Alaydrus) Pridiastuti, Ajeng
KOMUNIKA Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i2.7096

Abstract

Preaching is a noble activity in which a da'i broadcasts the teachings of Islam to mad'u. Therefore, before preaching the da'i should know the strategies to support the success of his da'wah, such as the Science of Rhetoric. Rhetoric is the art or science of the style of language used in conveying a message when speaking in public such as da'wah, speech and others. Ustadzah Halimah Alaydrus is a preacher whose da'wah is currently being heard by Muslimah congregations both offline and online. Ustadzah Halimah when preaching on social media apart from never meeting the congregation directly, she also never showed her face to the congregation online. However, this does not stop the congregation from listening to the da'wah he conveys. This is what makes the writer interested in making it a subject in research. From the background above, the question arises, how is Ustadzah Halimah Alaydrus rhetoric applied? And in this research the author focuses on using the theory of five rhetorical methods written by Zainul Ma'arif in his book Retorika Metode Komunikasi Publik which consists of finding da'wah material (inventio), arranging da'wah texts (dispositio), style of language (elucitio), remembering da'wah material (memoria), and the delivery of da'wah (pronontio). In this research, the author uses a library research method or approach, and based on the results of the rhetorical analysis of Ustadzah Halimah Alaydrus da'wah, the author obtained five rhetorical methods that were applied by Ustadzah Halimah when preaching on youtube social media. The five rhetorical methods of da'wah that she conveys are quite complete, packaged in an attractive manner so that the da'wah material is conveyed correctly, although there are still many shortcomings and these will be described in this research.AbstrakBerdakwah adalah kegiatan yang mulia dimana seorang da'i menyiarkan ajaran agama Islam kepada mad'u. Maka dari itu, sebelum berdakwah da'i hendaknya mengetahui strategi-strategi pendukung keberhasilan dakwahnya, seperti Ilmu Retorika. Retorika merupakan seni atau ilmu tentang gaya bahasa yang digunakan dalam menyampaikan suatu pesan ketika berbicara di depan publik seperti dakwah, pidato dan lainnya. Ustadzah Halimah Alaydrus seorang mubaligh yang saat ini dakwahnya sering didengar oleh jama'ah muslimah baik offline maupun online. Ustadzah Halimah ketika berdakwah di media sosial selain tidak pernah bertatapan langsung dengan para jama'ah, ia juga tidak pernah menampakan wajahnya kepada jama'ah secara online. Tetapi, hal tersebut tidak menutup jama'ah untuk tidak mendengarkan dakwah yang ia sampaikan. Hal tersebut yang membuat penulis tertarik untuk menjadikannya sebagai subjek dalam penilitian. Dari latar belakang di atas timbul pertanyaan, bagaimana penerapan retorika Ustadzah Halimah Alaydrus? Dan dalam penilitian ini penulis fokuskan menggunakan teori lima metode retorika yang ditulis Zainul Ma'arif dalam bukunya Retorika Metode Komunikasi Publik yang terdiri dari menemukan materi dakwah (inventio), mengatur teks dakwah (dispositio), gaya bahasa (elucitio), mengingat materi dakwah (memoria), dan penyampaian dakwah (pronontio). Penilitian ini penulis menggunakan metode atau pendekatan studi analisis isi, dan berdasarkan hasil analisis retorika dakwah Ustadzah Halimah Alaydrus penulis memperoleh lima metode retorika yang diaplikasikan Ustadzah Halimah ketika berdakwah di media sosial yootube. Lima metode retorika dalah dakwah yang ia sampaikan terbilang lengkap, dikemas dengan menarik sehingga materi dakwah tersampaikan dengan benar, walaupun masih banyak kekurangan dan hal tersebut akan penulis jabarkan dalam penilitian ini.
Analisis pemberitaan media massa tentang kasus kekerasan dan pelecehan seksual picu kemarahan publik di China Isnawati, Femmy; Landari, Karyn
KOMUNIKA Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i2.7942

Abstract

Violence and sexual harassment are two forms of violations that are a problem that exists in various countries in the world.  Violence and sexual harassment against women is not only a national problem but has become a global problem. The problem of unequal power relations between perpetrators and victims is the root of violence and sexual harassment against women.  Women are still considered weak creatures, this is because men are physically stronger than women.  Sexual harassment is basically a real issue that exists in today's society, acts of violence against women are many and often occur everywhere, as well as violence and sexual harassment against women such as rape.  Violence against women is an act that is very inhumane, even though women have the right to enjoy and obtain protection and freedom from all things.AbstractKekerasan dan pelecehan seksual merupakan dua bentuk pelanggaran yang merupakan suatu masalah yang ada di berbagai negara di dunia. Kekerasan dan pelecehan seksual terhadap wanita ini bukan hanya masalah nasional saja tetapi sudah menjadi masalah global. Masalah relasi kuasa yang timpang antara pelaku dan korban merupakan akar dari kekerasan dan pelecehan seksual terhadap wanita. Wanita masih dianggap makhluk yang lemah, hal ini dikarenakan pria secara fisik lebih kuat daripada wanita. Pelecehan seksual pada dasarnya adalah isu nyata yang ada dalam masyarakat saat ini, tindak kekerasan terhadap wanita banyak dan seringkali terjadi di mana-mana, begitu juga dengan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap wanita seperti pemerkosaan. Kekerasan terhadap wanita merupakan suatu tindakan yang sangat tidak manusiawi, padahal wanita berhak untuk menikmati dan memperoleh perlindungan dan kebebasan dari segala hal
Efektivitas google meet sebagai media komunikasi belajar online bagi mahasiswa Rantau di desa Hegarmanah kabupaten Sukabumi Anjani, Nesya Salsabila Puti
KOMUNIKA Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v6i2.7106

Abstract

This research is based on communication media as a means of communication for overseas students in Hegarmanah village, Sukabumi regency which is used during the pandemic during online learning, the media used is the Google Meet application. This study aims to determine the effectiveness of the Google Meet communication media as a means of online learning for overseas students in Hegarmanah village, Sukabumi regency. This study uses a qualitative descriptive method, with data collection using several techniques to obtain complete data including literature studies and interviews. The results of this study, namely the Google Meet communication media as a means of communication for students in Hegarmanah village, Sukabumi regency can be said to be quite effective. The internet network is one of the causes of quite effective communication which makes the delivery of learning and communication between lecturers and students not optimal. If the policy of increasing the renewal of the internet network is implemented, it will provide benefits for the realization of effective communication.AbstrakPenelitian ini berlatar belakang dari media komunikasi sebagai sarana komunikasi mahasiswa rantau di Desa Hegarmanah Kabupaten Sukabumi yang digunakan pada masa pandemi selama melakukan pembelajaran online, media yang digunakan yaitu aplikasi Google Meet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media komunikasi Google Meet sebagai sarana pembelajaran online mahasiswa rantau di desa Hegarmanah kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan beberapa teknik untuk memperoleh data yang lengkap diantaranya adalah studi literatur dan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu media komunikasi Google Meet sebagai sarana komunikasi mahasiswa di desa Hegarmanah kabupaten Sukabumi dapat dikatakan cukup efektif. Jaringan internet menjadi salah satu penyebab komunikasi cukup efektif yang menjadikan penyampaian pembelajaran dan komunikasi antara dosen dan mahasiswa tidak maksimal. Jika kebijakan menambah pembaharuan jaringan internet diterapkan, maka akan memberikan manfaat terwujudnya komunikasi yang efektif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7