Journal of Mechanical Engineering
Journal of Mechanical Engineering (JOM) by the Program Mechanical of Engineering University of Tidar. This scientific journal received writings that had never been published elsewhere. and receive writings on the subject of Energy Science and engineering, applied mechanics and material, design, manufacturing and product development and others. Journal of Mechanical Engineering (JOM) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on mechanical engineering and other related topics. All papers are peer-reviewed. JOM is managed to be issued twice in every volume (March and September). The Scope of JOM is: 1.Energy Science and Engineering 2.Applied Mechanics and Materials 3.Design, Manufacturing and Product Development 4.Control, Instrumentation and Robotics
Articles
7 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering"
:
7 Documents
clear
ANALISIS POTENSI KEGAGALAN PROSES PADA PENGUJIAN AERODINAMIKA TERHADAP MODEL UJI MASK OF CAR KERETA API
Gunawan Wijiatmoko;
Yogi Octavian M.P.;
Adis Jayati
Journal of Mechanical Engineering Vol 4, No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/jom.v4i2.3415
Pengujian aerodinamika di terowongan angin terbesar di Indonesia dengan objek uji berupa model pesawat terbang atau komponennya sudah sering dan biasa dilakukan. Pada tahun 2019 pengujian aerodinamika dengan objek uji berupa Mask of Car kereta api dilaksanakan. Untuk mencapai sasaran dan tujuan pengujian, maka dibentuk 4 paket kerja teknis, di mana masing-masing paket kerja mempunyai peran masing-masing dalam memberikan kontribusi terhadap tujuan pengujian aerodinamika. Karena pengujian terhadap model Mask of Car pertama kali dilakukan, maka perlu dilakukan analisis risiko terhadap ke-4 paket kerja. Tujuan dari diterapkannya analisis risiko pada pengujian ini adalah mengelola risiko dari kejadian yang bersifat merugikan, serta memprediksi dampak yang timbul akibat kejadian tersebut. Metode dalam mengidentifikasi probabilitas kejadian dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara. Dengan menerapkan analisis risiko, pengujian dapat selesai dan tujuan pengujian tercapai tanpa terjadi peristiwa yang merugikan.
PENGUJIAN AERODINAMIKA TERHADAP MODEL UJI MASK OF CAR KERETA API DI INDONESIA LOW SPEED TUNNEL
Gunawan Wijiatmoko;
Syariefatunnisa Syariefatunnisa
Journal of Mechanical Engineering Vol 4, No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/jom.v4i2.3410
Di dalam industri otomotif di dunia, produsen pasti menginginkan kendaraan yang aerodinamis sehingga irit dalam mengkomsumsi energi. Parameter aerodinamis ini dapat ditunjukkan secara kuantitatif melalui besaran gaya hambat. Demikian juga dengan industri kereta api. Pengujian Mask of Car Kereta api ini bertujuan untuk memvalidasi nilai dari koefisien gaya hambat dari salah satu bentuk Mask of Car kereta api yang sedang dalam tahap perancangan. Koefisien gaya hambat untuk benda berbentuk “bulk” seperti kereta api sekitar 1, sehingga diharapkan koefisien gaya hambat dari model uji yang diukur nilainya kurang dari 1. Model uji berupa model uji aerodinamika triple car skala 1:25 dengan Mask of Car di ujungnya. Pengujian dilakukan dengan meletakkan model uji di dalam seksi uji terowongan angin yang mempunyai penampang 4 m x 3 m, kemudian ditiup angin dengan kecepatan 44 m/s dengan variasi sudut (-) 45 derajat kurang dari sama dengan beta kurang dari sama dengan 45 derajat . Pengukuran gaya hambat dilakukan menggunakan internal balance, yang dipasang di bawah seksi uji. Di bawah model uji dipasang ground board untuk meminimalkan efek lapisan batas seksi uji. Hasil pengukuran menunjukkan koefisien gaya hambat dari mask of car yang dirancang adalah 0.84.
ANALISIS PENGARUH INERSIA TERHADAP LOAD CARRYING CAPACITY PADA BANTALAN THRUST BERTEKSTUR SEGI EMPAT TUNGGAL DENGAN MEMPERTIMBANGKAN SLIP MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC (CFD)
Fuad Hilmy;
M. Muchammad;
M. Tauviqirrahman
Journal of Mechanical Engineering Vol 4, No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/jom.v4i2.3416
Pesatnya perkembangan dalam bidang industri mempengaruhi para peneliti untuk melakukan berbagai macam inovasi. Salah satu penemuan yang menarik dalam bidang pelumasan hydrodynamic adalah desain tekstur pada bantalan thrust. Akan tetapi dengan adanya tekstur pada permukaan bantalan thrust terkadang justru dapat mengakibatkan efek negatif. Oleh karena itu, penelitian ini membahas pengaruh inersia dan rekayasa permukaan slip dalam rangka meningatkan performa bantalan thrustt. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan computational fluid dynamic (CFD). Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil bahwa slip dapat mengurangi efek kavitasi dengan mereduksi area kavitasi. Sehingga dapat dikatakan bahwa slip mempunyai dampak yang positif terhadap peningkatan performa bantalan thrust salah satunya yaitu dengan meningkatkan load carrying capacity. Sedangkan inersia dikombinasikan dengan slip dapat meningkatkan load carrying capacity akan tetapi panjang daerah kavitasi juga semakin besar.
OPTIMALISASI DAYA OUTPUT GENERATOR PADA PICO-HYDROPOWER MENGGUNAKAN TRANSMISI RODA GIGI
Akhmad Nurdin;
Sri Hastuti
Journal of Mechanical Engineering Vol 4, No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/jom.v4i2.3411
Generator menghasilkan listrik dengan optimal ketika sistem penggerak dari pembangkit berputar dengan arah dan kecepatan yang sesuai. Kecepatan putar sebuah pembangkit pico-hydro saat bekerja umumnya tidak sesuai dengan spesifikasi kerja dari generator. Transmisi roda gigi dapat diaplikasikan untuk menyesuaikan arah dan kecepatan putar dari pembangkit pico-hydro sesuai dengan spesifikasi kerja dari generator. Tujuan penelitian ini membandingkan kinerja pembangkit pico-hyro secara eksperimental dengan dan tanpa sebuah transmisi roda gigi. Perbandingan roda gigi input dan output 1 : 2,65, pengujian kinerja generator dengan mengukur kecepatan putar dengan tachometer, serta mengukur tegangan-arus yang mampu dihasilkan dengan multitester. Sedangkan pembebanan yang digunakan mengukur arus listrik menggunakan jumlah satu sampai tujuh buah lampu AC. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja generator dengan transmisi yang lebih tinggi dibandingkan tanpa transmisi roda gigi.
PENGARUH PRINTING SPEED TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN HASIL ADDITIVE MANUFACTURING DENGAN POLYLACTIC ACID FILAMENT
Ikhwan Taufik;
Herru Santosa Budiono;
Herianto Herianto;
Deni Andriyansyah
Journal of Mechanical Engineering Vol 4, No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/jom.v4i2.3412
Tingkat kekasaran permukaan (Surface Roughness) merupakan salah satu hal penting dalam menentukan kualitas sebuah objek dalam dunia manufaktur tidak terkecuali teknologi Additive Manufacturing. Teknologi yang sering juga disebut 3D Printing ini juga merupakan salah satu teknologi kunci di Era Revolusi Industri 4.0 yang sedang berlangsung saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Printing Speed terhadap Surface Roughness produk yang dibuat menggunakan teknologi 3D Printing. Printing Speed merupakan salah satu parameter yang dapat diatur dan ditetapkan sebelum proses slicing dilakukan. Dalam penelitian ini, Printing Speed ditentukan 60 mm/s saat proses slicing menggunakan aplikasi CURA. Namun, variasi Printing Speed ini diatur di mesin 3D Printing yaitu 50% (spesimen ke-1), 100% (spesimen ke-2), dan 150% (spesimen ke-3). Pengukuran Surface Roughness dilakukan menggunakan Profilometer produk dari Mitutoyo seri Surftest SJ-210. Dengan batasan-batasan parameter yang ada di dalam penelitian ini, bisa disimpulkan bahwa nilai rata-rata hasil pengukuran tingkat kekasaran permukaan atau surface roughness (Ra) cenderung meningkat (semakin kasar) jika printing speed semakin ditingkatkan.
ANALISA PENGARUH RASIO SERAT DAN CANGKANG DENGAN UDARA BERLEBIH TERHADAP EMISI PROSES PEMBAKARAN PADA BOILER PABRIK KELAPA SAWIT
Novi Sylvia;
Husni Husin;
Abrar Muslim;
Yunardi Yunardi
Journal of Mechanical Engineering Vol 4, No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/jom.v4i2.3413
Pertumbuhan industri sawit yang tinggi dalam dua decade terakhir menempatkan Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia. Industri sawit selain menghasilkan minyak nabati, juga menghasilkan limbah padat antara lain serat dan cangkang. Sebagian dari limbah padat ini dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar di boiler untuk menghasilkan uap yang dimanfaatkan untuk pemrosesan dan menghasilkan energi listrik. Paper ini melaporkan hasil kajian simulasi pengaruh rasio serat dan cangkang pada berbagai kondisi udara berlebih terhadap emisi gas hasil pembakaran yang dihasilkan. Penelitian ini menjadi penting mengingat pabrik minyak kelapa sawit ditengarai sebagai salah satu penghasil gas rumah kaca (GRK) dan pemerintah melalui Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 12 tahun 2010 bertekad mengurangi emisi GRK. Perangkat lunak ASPEN Plus (Versi 8.8) digunakan untuk memvariasikan rasio serat : cangkang berkisar 100:0; 30:70; 70:30; 50:50 dan 0:100 dengan udara berlebih 90, %, 120% dan 150% di atas kebutuhan stoikiometri. Bahan bakar dialirkan dengan laju tunak ke dalam proses sebesar 2700 kg/jam. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kualitas emisi terbaik dihasilkan ketika rasio serat dan cangkang = 0 : 100 dengan udara berlebih sebesar 90%. Pada kondisi seperti ini, gas CO2 yang dihasilkan sebesar 719 kg/jam, NO 0,032 kg/jam dan laju abu sebesar 94 kg/jam. Heating value tertinggi juga diperoleh pada rasio serat dan cangkang = 0 : 100. Hasil ini menunjukkan bahwa kehadiran serat di dalam bahan bakar memberikan kontribusi negatif terhadap emisi. Kajian lebih mendalam masih diperlukan untuk meminimalisir limbah padat serat ini untuk digunakan sebagai sumber bahan bakar.
ANALISIS PENGUJIAN POROSITAS TERHADAP HASIL POST CURING KOMPOSIT KAMPAS REM
Herru Santosa Budiono;
Eko Surojo;
Nurul Muhayat;
Ikhwan Taufik
Journal of Mechanical Engineering Vol 4, No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/jom.v4i2.3414
Bahan pembuatan kampas rem biasanya terbuat dari bahan asbestos, namun bahan tersebut memiliki banyak efek negatif terutama untuk kesehatan. Karena itu dikembangkan sebuah material yang ramah lingkungan dan juga memenuhi syarat untuk bahan kampas rem. Penggunaan material alam yaitu serat cantula yang dipadukan dengan phenolic resin dan juga bahan lainnya menghasilkan sebuah komposit kampas rem yang tidak kalah kuat dan juga ramah lingkungan. Bahan phenolic resin akan menghasilkan gas ammonia ketika bahan itu terkena panas. Gas ammonia yang terbentuk didalam material dapat mengakibatkan internal defect yang dapat menurunkan kekuatan material. Untuk itu dilakukan treatment tambahan untuk menghilangkan gas ammonia. Post curing adalah sebuah treatment yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan dari material, dan juga digunakan untuk membuang gas ammonia yang terbentuk. Spesimen uji dibuat dengan memvariasikan lama proses post curing. Pengujian bending, foto makro dan SEM sudah dilakukan pada pada penelitian sebelumnya untuk mengtahui efek dari post curing pada kekuatan material. Pengujian porositas dilakukan untuk menunjang kesimpulan dari penelitian sebelumnya. Hasilnya menunjukan bahwa post curing memberikan pengaruh pada pembentukan porositas didalam material komposit.