Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer)
Computer Science, Computer Engineering, and Informatics Computer Network Embedded System Computer Security Software Engineering (Software: Lifecycle, Management, Engineering Process, Engineering Tools and Methods) Programming (Programming Methodology and Paradigm) Data Engineering (Data and Knowledge level Modeling, Information Management (DB) practices, Knowledge Based Management System, Knowledge Discovery in Data) Computer Security IT Governance Robotic Instrumentation Mobile Processing Artificial intelligence & soft computing and their applications Neural Networks Machine Learning Reasoning and Evolution Intelligence Applications Computer Vision and Speech Understanding Multimedia and Cognitive Informatics Data Mining and Machine Learning Tools, Heuristic and AI Planning Strategies and Tools, Computational Theories of Learning
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020"
:
15 Documents
clear
Analisis Kemampuan Akademik Mahasiswa Berdasarkan Latar Belakang Keluarga, Tempat Tinggal, Pertemanan, Sikap Belajar, Konsep Diri, Iklim Kampus, Dan Tenaga Pengajar Dengan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Armansyah*, Guntur
Armasyah Armansyah;
Guntur Syahputra;
Moch Iswan Perangin-angin
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53513/jis.v19i1.227
Dalam hal akademis, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan tolok ukur prestasi pelajar termasuk mahasiswa. IPK itu sendiri adalah produk hasil dari proses belajar yang diperoleh dari berbagai bentuk evaluasi. Tingginya perolehan IPK mahasiswa kemudian menganggap bahwa mahasiswa dipandang memiliki kemampuan yang baik pula dalam setiap perkuliahan. Namun ternyata anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kemampuan mahasiswa dalam perkuliahan, terutama untuk matakuliah program studi, khususnya pemrograman. Parameter yang disoroti pada penelitian ini adalah latar belakang keluarga, tempat tinggal, lingkungan pertemanan, sikap belajar, konsep diri, iklim kampus dan tenaga dosen. Kami berpendapat bahwa ketujuh komponen tersebut jika relevan dengan diri mahasiswa dapat memengaruhi tingkat kemampuan mahasiswa. Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation digunakan untuk melatih dan menguji data dari hasil kuesioner berdasarkan ketujuh komponen diatas. Dari beberapa percobaan, keluaran dan target sangat mendekati dengan tingkat akurasi mencapai 99,50% dengan nilai MSE paling kecil 10-7 atau 0,0000001.
Implementasi Teknik Pulse Width Modulation Untuk Kendali Motor Pada Alat Pemotong Bawang Berbasis Mikrokontroler
Jaka Prayudha;
Azanuddin Azanuddin;
Sobirin Sobirin
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53513/jis.v19i1.232
Dalam melakukan pengirisan bawang selama ini masih menggunakan cara manual yaitu memotongnya dengan pisau atau pengiris. Disamping berbahaya, cara ini juga memakan waktu dan selalu menyakitkan mata. Dari proses pengerisan bawang diatas sangatlah jelas bahwa jumlah irisan yang dihasilkan terbatas. Untuk keperluan rumah tangga mungkin cara ini masih dapat diterima, akan tetapi untuk skala produksi misalnya industri atau pun restoran, cara ini kurang efektif dan mahal.Maka dengan ini dirancang suatu alat pengiris bawang semi otomatis dengan menggunakan mesin yang dirancang berbasiskan mikrokontroler aduino uno. Metode yang digunakan adalah teknik Pulse Witdh Modulation (PWM). Sistem penggerak mekanis adalah sebuah motor DC. Sedangkan sensor dalam rancangan ini adalah ultrasonik. Mesin bekerja dengan menggerakkan motor yang telah dipasang pengiris. Sensor akan mendeteksi keberadaan bawang dalam wadah sehingga mesin akan berhenti saat bawang telah habisMaka dengan dibuatnya suatu alat pengiris bawang yang menggunakan teknik Pulse Witdh Modulation (PWM) ini dapat memudahkan manusia untuk mengiris bawang dengan lebih mudah dan cepat, dan alat ini lebih praktis dan tidak berbahaya dan tidak membuat mata menjadi perih. Dan alat ini dapat digunakan untuk skala besar.
Konsep Pemetaan Daerah Potensial Serta Kaitannya Dengan Prestasi Mahasiswa Menggunakan Algoritma Backpropogation
Hafizah Hafizah
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53513/jis.v19i1.223
Mengetahui potensi dari mahasiswa merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah perguruan tinggi. Pemetaan suatu daerah sanggat diperlukan berkaitan dengan kualitas dan prestasi setiap mahasiswa. Disini bukan berarti kita memiliki kecenderungan terhadap daerah tertentu dan menyingkirkan daerah lain, namun kepada pemanfaatannya dalam proses pengembangan sistem marketing. Jaringan syaraf tiruan dengan menggunakan algoritma Backpropogation dinilai efektif dalam menganalisa permasalahan prediksi, dan mampu melakukan analisa pemetaan untuk melihat kecenderungan potensi dan kualitas mahasiswa disetiap daerah. Keakurasian sebuah pemetaan dapat dilihat dari persentase dengan data uji dan data pelatihan pada jaringan syaraf tiruan, dan data uji dan data latih dapat dipetakan 100% oleh jaringan syaraf tiruan dengan algoritma Backpropagation.
Strategi Pengamanan Pesan Rahasia Menggunakan Teknik Steganografi Pada Citra Digital Dengan Metode Least Significant Bit
Faisal Taufik;
Kamil Erwansyah;
Dicky Nofriansyah
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53513/jis.v19i1.228
Keamanan dari sebuah pesan yang bersifat personal atau rahasia merupakan salah satu aspek terpenting yang harus dilakukan oleh pembuat atau pemberi pesan, yang biasanya informasi yang dianggap rahasia tersebut akan diamankan dengan cara merubahnya menjadi kode-kode rahasia menggunakan teknik kriptografi namun dapat diketahui bahwasanya kode-kode itu merupakan sebuah pesan. Berbeda dengan teknik kriptografi, steganografi merupakan sebuah teknik untuk menyembunyikan pesan yang bersifat rahasia ke dalam pesan dengan tujuan agar tidak diketahui akan keberadaan dari pesan rahasia tersebut karena disembunyikan di dalam pesan. Penyembunyian pesan tersebut dilakukan dengan cara menyisipkannya ke dalam sebuah citra digital (image) dengan menggunakan metode least significant bit dengan harapan agar citra digital yang dihasilkan setelah dilakukan proses penyembunyian pesan tidak mengalami perubahan dari segi gambarnya, atau citra digital yang digunakan sebelum dan sesudah disisipkan sebuah pesan tetap sama jika dilihat. Dari hasil uji coba yang telah dilakukan metode least significant bit dapat menyembunyikan pesan ke dalam citra digital dengan cara menyisipkan bit-bit pesan ke dalam byte dari citra digital tanpa merubah citra digital itu sendiri sehingga tidak akan diketahui akan keberadaan pesan yang telah disembunyikan didalamnya.
Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Tanaman Buah Citrus (Lemon) Mengggunakan Metode Certainty Factor
Nur Yanti Lumban Gaol
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53513/jis.v19i1.219
Penyakit Huanglobing pada tanaman buah citrus (lemon) sangat mempengaruhi hasil produksi buah citrus (lemon). Kurangnya pengetahuan masyarakat serta tidak tercukupinya informasi yang dapat membantu pihak penyuluh dalam mendiagnosa penyakit Huanglobing yang menyerang tanaman buah citrus (lemon) membuat penanganannya selalu terlambat dilakukan.Berdasarkan masalah diatas maka dibutuhkan suatu aplikasi berupa sistem pakar dengan penerapan metode Certainty Factor yang diharapkan dapat membantu pakar penyuluhan dalam mendiagnosa penyakit Huanglobing pada tanaman buah citrus (lemon). Dengan gejala yang ada pada tanaman buah citrus (lemon) maka akan dapat ditentukan nilai Certainty Factor terbesar untuk mendapatkan hasil diagnosa penyakit pada tanaman buah citrus (lemon).Hasil yang diperoleh dari sistem ini nantinya mampu melakukan diagnosa dengan cepat, tepat dan akurat terhadap gejala penyakit Huanglobing pada tanaman buah citrus (lemon) dan diharapkan dapat membantu para penyuluh dalam mendiagnosa penyakit Huanglobing pada tanaman buah citrus (lemon) sehingga penanganannya dapat segera dilakukan.
Otomatisasi Tingkat Kecerah Layar (Screen Brightness) Pada Laptop Menggunakan Teknik Komunikasi Serial Berbasis Arduino
Saniman Saniman;
Ardianto Pranata
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53513/jis.v19i1.233
Penggunaan laptop saat ini dinilai lebih efektif dibandingkan dengan komputer. Tetapi masih ada beberapa fitur laptop yang belum optimal dalam penggunaannya. Diantaranya adalah tingkat kecerahan layar pada monitor laptop yang masih diatur secara manual oleh pengguna laptop itu sendiri. Terdapat beberapa kendala ketika ingin menggunakan fitur tersebut yang berakibat pada ketidaknyamanan pengguna. Salah satunya adalah kelelahan pada mata. Jarak yang tidak sesuai juga dapat berbahaya bagi mataDiciptakan suatu sistem yang dapat mengatur tingkat kecerahan layar monitor laptop secara otomatis serta dapat memberikan peringatan terhadap jarak aman penggunaan laptop. Dengan memanfaatkan teknik komunikasi serial. Teknik komunikasi serial digunakan sebagai komunikasi dalam sistem yaitu komunikasi yang terjadi antara arduino dan laptop. Komunikasi serial melakukan pengiriman data per-bit secara berurutan. Data yang dikirim adalah data hasil pembacaan sensor LDR dan sensor ultrasonik.Sistem ini diharapkan dapat membantu dan mempermudah dalam penggunaan laptop. Selain itu, sistem ini juga diharapakan dapat mengurangi kelelahan pada mata akibat tingkat kecerahan monitor yang tidak sesuai dan jarak penggunaan yang terlalu dekat.
Implementasi teknik pwm pada rancang bangun alat deteksi kecepatan kendaraan berdasarkan perputaran roda berbasis mikrokontroller
Dedi Setiawan;
Ahmad Fitri Boy;
Afdal Hafidz;
Ishak Ishak
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53513/jis.v19i1.224
Membaca kecepatan suatu kenderaan yang melintas dan kemudian memberikan peringatan jika kenderaan tersebut melampaui batas kecepatan pada jalan bebas hambatan dirasa cukup sulit, dimana pengendara sering melaju kenderaannya cukup tinggi dan hal ini sangat membahayakan pengendara itu sendiri dan bahkan pengendara lain. Upaya pencegahan yang sering dilakukan adalah dengan membuat rambu – rambu lalu lintas untuk memperingati para pengendara agar tidak melewati kecepatan maksimum. Hal ini cukup efektif namun masih ada juga pengendara yang tidak menghiraukan rambu – rambu peringatan kecepatan . Alat yang dapat mendeteksi kecepatan kenderaan dan dapat memberikan peringatan jika kenderaan tersebut melampaui batas kecepatan. Alat ini dapat dibuat dengan bantuan komponen elektronik dan program dengan menggunakan microcontroller bertipe microcontroller avr.Untuk merealisasi alat tersebut dibutuhkan komponen lain seperti output buzzer suara, display pada lcd dan sebagainya. Penerapan metode juga sangat menentukan kinerja alat karena akan membuat alat bekerja efektif atau tidak. Untuk itu alat yang dirancang dipilih menggunakan metode pwm. PWM adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengatur jumlah daya (power) yang dialokasikan ke beban tanpa harus menimbulkan rugi-rugi daya pada rangkaian pengendali beban tersebut.
Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Dan Hama Penyerang Tanaman Bougenville Dengan Metode Teorema Bayes
Muhammad Romi Fadillah;
Beni Andika;
Darjat Saripurna
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53513/jis.v19i1.229
Bougenville atau disebut sebagai “Bunga Kertas” merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak kita jumpai di wilayah tropis seperti Indonesia. Bunga kertas sendiri terbilang cukup popoler di indonesia, sering digunakan sebagai aksen penghias tanaman. Bunga ini dinamakan bunga kertas karena memang memiliki kelopak dengan tekstur yang mirip kertas. Dibeberapa daerah banyak orang yang menyebut bunga kertas dengan nama “Bunga Zinnia”. Bunga jenis ini merupakan salah satu bunga yang dapat dikatakan mudah untuk dibudidayakan.Dengan adanya rancangan sisem pakar berbasis web ini mempermudah masyarakat umum dalam mendapatkan informasi terkait penyakit dan hama penyerang tanaman aglaonema. Hasil mendiagnosa dengan sistem ini menunjukkan bahwa sistem mampu mempermudah mengetahui penyakit dan hama penyerang tanaman aglaonema berdasarkan indikator-indikator yang dipilih oleh pengguna sistem pakar.
Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Pengobatan Pasien Umum Dan Bpjs Menggunakan Visual Basic Pada Klinik Batara Di Jalan Panglima Denai Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019
Diah Indah Sari;
Raudhatul Jannah;
Ari Usman Caniago
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53513/jis.v19i1.220
sistem informasi sangat diperlukan di klinik agar dapat membantu dalam melakukan tugas-tugas administrasi klinik guna meningkatkan mutu pelayanan klinik yang melayani masyarakat di bidang kesehatan. Registrasi pasien di klinik merupakan salah satu komponen dalam sistem informasi yang sangat diperlukan karena pelayanan yang diberikan di klinik harus optimal dalam arti cepat dan tepat. Saat ini, sistem registrasi pasien yang dilakukan di klinik Batara masih dilakukan secara manual. Sehingga memiliki banyak kelemahan yang akan menurunkan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi registrasi pasien di klinik Batara agar mempermudah pendaftaran pasien yang sebelumnya dilakukan secara manual.Metode pengembangan sistem registrasi pasien ini dibuat dengan menggunakan metode siklus hidup pengembangan sistem atau System Development Life Cycle (SDLC). dan dirancang menggunakan perangkat lunak Microsoft Visual Studio. Metode tersebut meliputi beberapa tahapan proses yaitu tahap perencanaan sistem, tahap analisis sistem, tahap perancangan sistem, tahap penerapan sistem, tahap evaluasi sistem, tahap penggunaan dan pemeliharaan sistem. Hasil dari pengembangan sistem registrasi ini adalah sebuah perangkat lunak (software) yang dikembangkan menggunakan perancangan input, perancangan database dan perancangan output, yang berguna membantu petugas klinik dalam pencatatan data pasien. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan kepada klik Batara agar mempersiapkan sarana prasarana untuk mendukung berjalannya sistem ini, serta menerapkan perangkat lunak ini di bagian registrasi pasien agar mempermudah proses pendaftaran dan pembuatan laporan kunjungan pasien sehingga m enghasilkan informasi yang akurat
Modifikasi SHA-256 dengan Algoritma Hill Cipher untuk Pengamanan Fungsi Hash dari Upaya Decode Hash
Zaimah Panjaitan;
Erika Fahmi Ginting;
Yusnidah Yusnidah
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53513/jis.v19i1.225
SHA-256 merupakan salah satu fungsi hash yang banyak digunakan untuk keperluan autentikasi pesan seperti otorisasi pengguna dengan username dan password pada keamanan sistem login, enkripsi tanda tangan digital, dan lain sebagainya. SHA-256 menerima ukuran variabel pesan sebagai masukan dan menghasilkan output karakter berukuran 256bit yang disebut sebagai hash code. Sebagaimana fungsi hash lainnya, pada SHA-256 tidak tersedia algoritma dekripsi yang dapat mengembalikan hash code menjadi pesan asli. Hal ini yang menyebabkan SHA-256 layak digunakan untuk keamanan autentikasi. Namun pada saat ini, banyak layanan dan tools yang beredar di internet yang dapat digunakan untuk mendekripsikan atau decode hash termasuk SHA-256. Oleh karena itu, SHA-256 perlu untuk dimodifikasi dengan algoritma lain agar tools yang beredar di internet tidak dapat dengan mudah mengembalikan fungsi hash ke dalam pesan aslinya. Upaya pengamanan fungsi hash ini dilakukan agar pihak yang tidak berkepentingan tidak dapat dengan mudah menembus sistem keamanan autentikasi yang dibuat dengan SHA-256.