cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 2775717X     EISSN : 27757188     DOI : 10.51878
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2021)" : 15 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFINDENCE, SATISFACTION) PADA MATERI LIMIT FUNGSI ALJABAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 TANJUNG SELOR SUPRATMAN SUPRATMAN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v1i3.494

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika Peserta Didik kelas XI IPA SMA Negeri 2 Tanjung Selor melalui model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction). Penelitian ini dilaksanakan selama dua Siklus. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data tentang hasil belajar Peserta Didik diperoleh skor rata-rata untuk siklus I untuk ranah kognitif ialah 70,06, ranah afektif berada pada kategori baik, dan untuk ranak psikomotor berada pada kategori cukup dan kategori baik. Pada siklus II skor rata-rata yang diperoleh untuk ranah kognitif ialah 92,88 untuk ranah afektif berada pada kategori baik, dan untuk ranah psikomotor berada pada kategori sangat baik. Selain itu diperoleh data menurut lembar observasi tentang keaktifan Peserta Didik pada saat pembelpelajaran di mana pada siklus I keaktifan Peserta Didik yang memberi perhatian terutama saat guru menyampaikan tujuan pembelpelajaran dan menjelaskan materi, berdiskusi dengan teman kelompok dan menyelesaikan soal, mempresentasikan hasil kerja kelompok serta keaktifan bertanya tentang materi yang belum dimengerti masih sangat kurang dan pada siklus II diperoleh data keaktifan Peserta Didik dalam memberi perhatian, berdiskusi dengan teman kelompok dan menyelesaikan soal, mempresentasikan hasil kerja kelompoknya serta keaktifan bertanya tentang materi yang dimengerti sudah lebih baik dari siklus I. Dengan memperhatikan peningkatan hasil belajar dan keaktifan Peserta Didik dari siklus I ke siklus II dengan menerapkan model pembelaharan ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) maka model pembelpelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dapat meningkatkan hasil belajar matematika Peserta Didik kelas XI IPA.1 SMA Negeri 2 Tanjung Selor.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA NUR ANISAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v1i3.510

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan di SDN 03 Kutoharjo Kaliwungu Kendal. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas VI.A SDN 03 Kutoharjo Kaliwungu Kendal sebanyak 1 kelas yaitu 23 siswa. Soal tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda dengan 4 pilihan jawaban sebanyak 20 soal dan lembar format observasi digunakan sebagai Teknik pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif dengan metode observasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa sebelum diberikan tindakan, dari hasil pre tes diperoleh rata-rata pengetahuan awal siswa tentang materi perubahan sifat benda sebesar 0% atau tidak seorangpun siswa yang dinyatakan tuntas belajar. Setelah dilakukan siklus I dari hasil postes rata-rata hasil belajar siswa meningkat dengan jumlah siswa yang telah tuntas belajar sebanyak 15 siswa atau sebesar 65,2%. Karena jumlah siswa yang tuntas hanya 65,2% atau kurang dari 85% maka secara klasikal siswa masih belum berhasil mencapai ketuntasan belajar secara klasikal sehingga masih perlu dilakukan perbaikan pada siklus II. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II dari hasil postes siklus II rata-rata hasil belajar siswa pada materi perubahan sifat benda meningkat menjadi 22 siswa atau 95,6%. Karena jumlah siswa yang tuntas sebesar 95,6% atau lebih dari 85% maka secara klasikal siswa dinyatakan telah berhasil mencapai ketuntasan belajar sehingga dianggap cukup dan tidak perlu dilakukan siklus selanjutnya. Karena itu, berdasarkan hasil penelitian tindakan yang dilakukan selama 2 siklus dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi pokok perubahan sifat benda di kelas VI.A SDN 03 Kutoharjo Kaliwungu Kendal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICT OBSERVE EXPLAIN) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN FISIKA ASMAUL KHUSNA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v1i3.511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPA2 MAN 4 Madiun dalam pelajaran Fisika melalui model pembelajaran Predict Observe Explain. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 (dua) siklus. Pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data dari lembar observasi terhadap aktivitas yang dilakukan siswa dan kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam proses kegiatan belajar mengajar, dan hasil tes tulis yang telah dilakukan oleh siswa. Data observasi dianalisa secara kuantitatif dan kualitatif dan disajikan secara deskriptif naratif. Indikator keberhasilan dari penelitian ini adalah 75% siswa tuntas KKM. Pada prasiklus terdapat 65%, siklus pertama 74%; siklus kedua 82% siswa tuntas KKM. Hasil peningkatan dapat terlihat dari nilai rata-rata siswa, pada prasiklus 70,3; siklus pertama 72,9; siklus kedua 77,9. Hasil tersebut dikatakan berhasil karena sudah melebihi indikator keberhasilan.
PENGGUNAAN E-LEARNING PADA PROSES PEMBELAJARAN DARING AAN S AJIATMOJO
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v1i3.525

Abstract

Dunia pendidikan di Indonesia sekarang sedang melaksanakan proses pembelajaran daring karena pandemi yang sangat luar biasa. Proses pembelajaran dipaksa untuk dilakukan secara jarak jauh. Maka e-learning merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mendukung pembelajaran daring saat ini, bahkan bisa menjadi variasi baru dalam pembelajaran normal nantinya. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan mengumpulkan data dari buku dan media digital. Fokus pada pengertian, manfaat, dan keunggulan dari media e-learning. Maka ditemukan bahwa penggunaan e-learning memiliki beberapa keunggulan yang tepat digunakan pada saat pandemi covid-19 saat ini. Pertama, lebih murah biaya yang digunakan sehingga membantu orang tua peserta didik yang ekonominya terdampak pandemi. Kedua, lebih fleksibel tempat dan waktu maka dapat digunakan kapan saja dan dimana saja sesuai dengan kondisi peserta didik. Ketiga, kemandirian dalam belajar bagi peserta didik untuk membantu mereka mampu bertanggung jawab pada diri mereka sendiri. Keempat, penguasaan teknologi informatika meningkat bagi guru dan peserta didik. Kelima, kualitas materi yang baik dengan sumber yang bervariasi. Keenam, dapat diperbaharui setiap waktu tanpa memerlukan biaya untuk distribusi dan cetaknya. Namun semua keunggulan dapat dinikmati dengan maksimal ketika e-learning dibuat dengan ketentuan yang benar. Seperti menggunakan bahasa yang populer, singkat dan jelas dalam menjelaskan materinya. Kemudian, memuat kompetensi pembelajaran, penjelasan materi, tugas dan tes yang harus peserta didik kerjakan, menampilkan sumber bacaan sebegai pendukung penjelasan, dll.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB SISWA DENGAN METODE AURAL ORAL APPROACH AZIZ AKHMAD NAJIB
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v1i3.538

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelas VIII C MTsN 2 Purwakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatan keterampilan menyimak dalam pembelajaran bahasa Arab pada siswa kelas VIII C MTsN 2 Purwakarta dengan menggunakan metode Aural Oral Approach, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan tindakan kelas. Untuk mengetahui peningkatan keterampilan menyimak siswa dengan menggunakan metode AOA, penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dan setiap siklus menggunakan dua kali pertemuan. Penelitian ini diawali dengan pre-test dan diakhiri dengan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode AOA/Audio-lingual, skor perbandingan untuk pre-test dan post-test meningkat secara signifikan. Hal ini terlihat dari perbandingan nilai perbandingan siswa yang memiliki KKM khusus vokal mengalami peningkatan 51,94%, konsonan 42,59%, intonasi 43,98%, pantun dan kata-kata penekanan 37,40%, dan kefasihan 42,59 %.

Page 2 of 2 | Total Record : 15