cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 2775717X     EISSN : 27757188     DOI : 10.51878
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023)" : 10 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN NILAI HASIL BELAJAR IPA DI MTs NEGERI 1 KOTA BATAM JURAHMIN JURAHMIN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2159

Abstract

This study aims to improve science learning outcomes through the application of Jigsaw cooperative learning at MTs Negeri 1 Batam City. The type of research used is classroom action research with research subjects of class IX.5 students in semester II of the 2020/2021 Lesson, a total of 37 students. The instruments used in this study were observation sheets and science test instruments. Research data analysis techniques using qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of the analysis of the research data show that the application of the Jigsaw cooperative learning model to the material on the Reproductive System and Disorders of the Human Reproductive System can increase the average score for science learning outcomes from 73.30 to 83.03. Thus, Jigsaw cooperative learning can improve science learning outcomes at MTsN 1 Batam. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw di MTs Negeri 1 Kota Batam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas IX.5 semester II Tahun Pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 37 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan instrumen tes IPA. Teknis analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi Sistem Reproduksi dan Gangguan Sistem Reproduksi Manusia dapat meningkatkan skor rata-rata skor nilai hasil belajar IPA dari 73,30 menjadi 83,03. Dengan demikian, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA di MTsN 1 Batam.
PENGGUNAAN PARAGRAF DAN PERCAKAPAN PENDEK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN TATA BAHASA INGGRIS B. WIDI NUGROHO
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2160

Abstract

English grammar is still a problem for students in class X Language and Culture SMA Kolese De Britto for the 2021-2022 academic year. For the topic modal verb should, 21 out of 27 students (78%) did not meet the KKM score of 75. After the topic was re-taught and a remedial bill was held, 11 students (41%) did not reach the KKM score. The main factor for the low understanding of English grammar is learning grammar that is not contextual. Data collection was carried out using three instruments: 1) a self-observation sheet in the form of a checklist to ensure that all learning steps were carried out properly; 2) pre-test and post-test in each cycle to give an overview of the effect of action on students' understanding; and 3) an evaluative questionnaire for students to find out whether paragraphs and short conversations help students understand English grammar better. The findings show that the use of paragraphs and short conversations in learning grammar can improve understanding of English grammar, but has not been able to overcome the problem of low understanding of grammar. Comparison of the average pre-cycle test score with the final test average score of each post-action cycle showed an increase of 9.9 points (from 56.5 to 66.4) in cycles 1 and 12.4 points (from 56.5 to 68.9 ). 68.9) in cycle 2. ABSTRAKTata bahasa Inggris masih menjadi persoalan siswa kelas X Bahasa dan Budaya SMA Kolese De Britto tahun ajaran 2021-2022. Untuk topik modal verb should, 21 dari 27 siswa (78%) tidak memenuhi nilai KKM 75. Setelah topik tersebut diajarkan ulang dan diadakan tagihan remedial, 11 siswa (41%) tidak mencapai angka KKM. Faktor utama rendahnya pemahaman tata bahasa Inggris adalah pembelajaran tata bahasa yang tidak kontekstual. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga instrumen: 1) lembar observasi diri berbentuk daftar periksa untuk memastikan seluruh langkah pembelajaran dilakukan dengan baik; 2) tes awal dan tes akhir dalam setiap siklus untuk memberi gambaran tentang pengaruh tindakan terhadap pemahaman siswa; dan 3) kuesioner evaluatif untuk siswa untuk mengetahui apakah paragraf dan percakapan pendek membantu siswa memahami tata bahasa Inggris dengan lebih baik. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan paragraf dan percakapan pendek dalam pembelajaran tata bahasa dapat meningkatkan pemahaman tata bahasa Inggris, tetapi belum dapat mengatasi masalah rendahnya pemahaman tata bahasa. Perbandingan skor rerata tes prasiklus dengan skor rerata tes akhir masing-masing siklus pasca tindakan menunjukkan kenaikan sebesar 9,9 poin (dari 56,5 menjadi 66,4) dalam siklus 1 dan 12, 4 poin (dari 56,5 menjadi 68,9) dalam siklus 2. Perbandingan skor rerata tes awal dengan skor rerata tes akhir masing-masing siklus menunjukkan kenaikan sebesar 12,9 poin (dari 53,5 menjadi 66,4) dalam siklus 1 dan 28,3 poin (dari 40,6 menjadi 68,9) dalam siklus 2.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMAN 4 MUARO JAMBI DENGAN MEDIA BERVARIASI ELIA ROSITA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2161

Abstract

This research was conducted on class XI.Mia.1 students at SMA Negeri 4 Muaro Jambi in the odd semester of the 2022/2023 academic year with a total of 30 students. The actions were carried out in 3 cycles, namely cycle I, cycle II and cycle II regarding KD 3.11 and 4.11 using varied media. The research data is in the form of a learning process which includes observations of activeness, attention, discipline and assignments/recitations and the results of evaluation of student learning which are collected using learning achievement tests. The results showed that there was an increase in students' understanding of the material for hydrocarbon compounds from the first cycle was moderate (35%) to good (74%) in cycle II and very good (91%) in cycle III. Likewise in the results of the learning evaluation, namely the post tests in cycle I, cycle II and cycle III experienced an increase from the average post test in cycle I which was 76.97 with 35% completeness while in cycle II the class average value was 81.41 with completeness 74% and 85.26 with 91% completeness in cycle III. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan pada Siswa kelas XI.Mia.1 SMA Negeri 4 Muaro Jambi semester ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa 30 orang. Tindakan dilakukan dalam 3, siklus, yaitu siklus I , siklus II dan siklus II tentang KD 3.11 dan 4.11 Menggunakan media bervariasi. Data hasil penelitian berupa proses pembelajaran yang meliputi pengamatan terhadap keaktifan, perhatian, kedisiplinan dan penugasan/ resitasi dan hasil evaluasi pembelajaran siswa yang dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman siswa terhadap materi senyawa hidrokarbon dari siklus I cukup (35%) menjadibaik (74%) pada siklus II dan sangat baik ( 91 %) pada siklus III . Demikian juga pada hasil evaluasi belajar yaitu post tes pada siklus I, siklus II dan siklus III megalami kenaikan dari rata-rata post tes pada siklus I adalah 76,97 dengan ketuntasan 35% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata kelas 81,41dengan ketuntasan 74% serta 85,26 dengan ketuntasan 91 % pada siklus III.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI PROGRAM LINIER MELALUI PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MICROSOFT TEAMS DIMASA PANDEMI COVID-19 DYAH SATYARINI RATNANINGRUM
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2162

Abstract

The goal to be achieved in this study is to determine the extent to which learning achievement in mathematics has increased in linear program material by applying the problem solving method assisted by Microsoft Teams during the Covid-19 pandemic. The data source for this research was students of class XI IPS 2 at SMAN 1 Kebomas, Gresik Regency, East Java Province with a total of 35 students. Time This research was conducted from 26 July to 27 October 2020 in the odd semester of the 2020/2021 school year for 4 months. The data collected is quantitative and qualitative data. Quantitative data is data obtained from the results of formative tests in each cycle. While the qualitative data is in the form of observations in each learning cycle. The data obtained is then converted with success criteria to find out whether student learning outcomes can be known how to improve. The results of the research on the application of the Microsoft Teams-assisted problem solving method during the Covid-19 pandemic to improve mathematics learning achievement in linear program material in class XI IPS 2 SMAN 1 Kebomas in the pre-cycle found only 8 students or 22.86% of all students. In cycle I there were a number of students who succeeded in increasing their learning outcomes by increasing by 8 to 16 students or 45.71%. In cycle II students who succeeded in increasing their learning outcomes reached 27 students or 77.41%. Student achievement in the pre-cycle with a class average of 50.17 and in the first cycle the class average was 65.03 and in the second cycle the class average was 82.40. From the research data obtained, it shows that the mathematics learning achievement in linear program material with the application of the problem solving method assisted by zoom metting during the Covid-19 pandemic has been successful so that it is feasible to be implemented at SMAN 1 Kebomas Gresik. ABSTRAKTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan prestasi belajar Matematika materi program linier dengan penerapan metode problem solving berbantuan Microsoft teams dimasa pandemi covid-19. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Kebomas Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur dengan jumlah ssiswa 35 siswa. Waktu Penelitian ini dilaksanakan pada 26 Juli sampai dengan 27 Oktober 2020 di semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021 selama 4 Bulan. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang diperoleh dari hasil tes formatif pada setiap siklus. Sedangkan data kualitatif berupa hasil observasi pada tiap siklus pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian konversikan dengan kriteria keberhasilan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa dapat diketahui bagaimana peningkatannya. Hasil penelitian penerapan metode problem solving berbantuan Microsoft teams dimasa pandemi covid-19 untuk meningkatkan prestasi belajar Matematika materi program linier pada siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Kebomas pada pra siklus didapatkan hanya 8 siswa atau 22,86% dari seluruh siswa. Pada siklus I ada sejumlah siswa yang berhasil meningkatkan hasil belajar bertambah 8 menjadi siswa 16 atau 45,71%. Pada siklus II siswa yang berhasil meningkat hasil belajarnya mencapai 27 siswa atau 77,41%. Prestasi belajar siswa pada pra siklus dengan rata-rata kelas 50,17 dan pada siklus I rata-rata kelas 65,03 serta pada siklus II rata-rata kelas 82,40. Dari data penelitian yang didapatkan menunjukan bahwa prestasi belajar Matematika materi program linier dengan penerapan metode problem solving berbantuan zoom metting dimasa pandemi covid-19 ini telah berhasil hingga layak untuk diterapkan di SMAN 1 Kebomas Gresik.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA I WAYAN SUINDHIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2163

Abstract

Learning outcomes are the output of the teaching and learning process. One of the problems in learning in schools is the low learning outcomes of students. This can be known from the initial data of students' daily test scores that are still under the Minimum Completeness Creteria (KKM). Many factors affect learning outcomes, one of which is the learning model. The Problem Based Learning Model is a cooperative learning model that requires students to be active and motivate students to support and help each other in mastering the subject matter studied. The learning model is one of the factors that affect student learning outcomes . This best practice research aims to determine the effect of the application of the Problem Based Learning model on the physics learning outcomes of grade XII MIPA1 students of SMA Negeri 1 Petang, semester 1 of the 2022/2023 academic year. In this study, it was obtained that there was an influence on student learning outcomes after applying the Problem Based Learning model. Byapplying Problem Based Learning, physics learning outcomes increased from an average completeness of 72.5% to 85.3%. ABSTRAKHasil belajar merupakan merupakan output dari proses belajar mengajar. Salah satu masalah dalam pembelajaran di sekolah adalah rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini dapat diketahui dari data awal nilai ulangan harian siswa yang masih berada di bawah Kreteria Ketuntasan Minimal (KKM). Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar salah satunya adalah model pembelajaran. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa untuk aktif dan memotivasi siswa supaya dapat saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam menguasi materi pelajaran yang dipelajari. Model pembelajaran adalah salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian best praktice ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar fisika siswa kelas XII MIPA1 SMA Negeri 1 Petang, semester 1 tahun pelajaran 2022/2023. Dalam penelitian ini diperoleh bahwa ada pengaruh hasil belajar siswa stelah menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Dengan menerapkan pembelajaran Problem Based Learning hasil belajar fisika meningkat dari rata-rata ketuntasan 72,5% menjadi 85,3%.
PENERAPAN TEKNIK WORD MATCHING GAME UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN VOCABULARY PESERTA DIDIK PADA MATERI NARRATIVE TEXT KELAS IXD SMP NEGERI 3 PRAYA BAIQ DEWI MUHIMMAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2164

Abstract

Classroom Action Research aims to increase students' vocabulary knowledge through the application of the Word Matching Game Technique. Action Implementation This research was carried out in 2 cycles. Each cycle was held 2 meetings with an allotted time of 80 minutes for each meeting. The results of data analysis in this study showed that there was an increase in both the observations, questionnaires and test results. The test results showed the percentage of completeness from the pre-cycle, namely 52% to 76% in cycle I, then there was an increase in Return in cycle II to 88%. This proves that the Word Matching Game Technique can increase vocabulary knowledge in students, especially in procedure text material for class IXD SMP Negeri 3 Praya Academic Year 2022/2023 ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas bertujuan meningkatkan pengetahuan vocabularry peserta didik melalui penerapan Teknik Word Matching Game. Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan dengan alokasi waktu 80menit tiap pertemuan. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan baik pada hasil pengamatan, kuisioner maupun hasil tes. Adapun hasil tes menunjukkan persentase ketuntasan dari Pra siklus yakni 52 % menjadi 76% pada siklus I, selanjutnya terjadi peningkatan Kembali pada siklus II menjadi 88%. Hal ini membuktikan bahwa Teknik Word Matching Game dapat meningkatkan pengethauan vocabulary pada peserta didik khususnya pada materi procedure text kelas IXD SMP Negeri 3 Praya Tahun Pelajaran 2022/2023
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA TOPIK FLUIDA STATIS RAMADHAN VERY KURNIAWAN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2165

Abstract

This research aims to identify students' understanding of physics concepts in the topic of static fluids and analyze which subtopics often pose a problem. This study is a quantitative descriptive research using an instrument of 8 three-tier questions on Hydrostatic Pressure, Pascal's Law, and Archimedes' Principle. The research subjects consisted of 35 students from grade XI of St. Albertus Malang Catholic High School who have studied static fluids. The results of the study showed that students experienced misconceptions in all tested subtopics of static fluids, namely Hydrostatic Pressure (16.19%), Pascal's Law (39.04%), and Archimedes' Principle (45.71%). ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman konsep fisika siswa pada topik fluida statis serta menganalisis sub topik apa saja yang seringkali menjadi permasalahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan intrumen 8 soal three tier tentang Tekanan Hidrostatis, Hukum Pascal, dan Hukum Archimedes. Subjek penelitian terdiri dari 35 siswa kelas XI SMA Katolik St Albertus Malang yang telah menempuh topik fluida statis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami miskonsepsi pada semua sub topik fluida statis yang diujikan yaitu Tekanan Hidrostatis (16,19%), Hukum Pascal (39, 04%), dan Hukum Archimedes (45,71%).
PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN SOAL HOTS MATA PELAJARAN IPA RIANA SUSANTI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2166

Abstract

HOTS questions are one of the demands of skills in 21st century learning. These skills can be developed through practicum activities carried out in study groups both in learning activities and activities outside the classroom. HOTS (Higher Order Thinking Skill) questions are questions of higher order thinking, because they require analysis to answer them. The students of SMP Negeri 1 Mojotengah have very poor higher-order thinking skills. This can be seen when working on HOTS questions on the Final Semester Assessment (PAS) questions, their learning outcomes are low. Practicum-based learning provides an alternative to make students better understand HOTS questions. The research objective is to improve learning outcomes with HOTS questions for students through practicum-based learning. There are 2 data collection techniques, namely testing and documentation techniques. Research Results Practicum-based learning can improve learning outcomes with HOTS questions, this can be seen from the analysis of student learning outcomes, namely 83% with the criteria for class VIIIE student learning outcomes being very good and the average posttest score of 83.1. Practicum-based learning increases learning outcomes with HOTS questions. This can be seen from the hypothesis test showing t count 5.441 ? t table: 2.657 this indicates that there is a significant difference between the learning outcomes of the control class and the experimental class. Thus practicum-based learning can improve student learning outcomes with HOTS questions. ABSTRAKSoal HOTS merupakan salah satu tuntutan keterampilan dalam pembelajaran abad 21. Ketrampilan tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan praktikum yang dilakukan dalam kelompok belajar baik dalam kegiatan pembelajaran maupun kegiatan di luar kelas. Soal HOTS ( Higher Order Thinking Skill) merupakan soal berpikir tingkat tinggi, karena membutuhkan analisis untuk menjawabnya. Peserta didik SMP negeri 1 Mojotengah kemampuan dalam berpikir tingkat tinggi masih sangat kurang hal ini dapat dilihat saat mengerjakan soal HOTS pada soal Penilaian Akhir Semester ( PAS) hasil belajarnya rendah. Dengan pembelajaran berbasis praktikum memberikan alternatif untuk membuat siswa lebih memahami soal HOTS. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar dengan soal HOTS bagi siswa melalui pembelajaran berbasis praktikum. Teknik pengumpulan data ada 2 yaitu teknik tes dan dokumentasi. Hasil Penelitian Pembelajarn berbasis praktikum dapat meningkatkan hasil belajar dengan soal HOTS, hal ini terlihat dari analisis hasil belajar siswa yaitu 83% dengan kriteria hasil belajar siswa kelas VIIIE baik sekali dan nilai rata rata postests 83,1. Pembelajarn berbasis praktikum terjadi peningkatan hasil belajar dengan soal HOTS. Hal ini terlihat dari uji hipotesis menunjukkan t hitung 5,441 ? t tabel : 2,657 ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Dengan demikian Pembelajaran berbasis praktikum dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan soal HOTS.
OPTIMALISASI PEMASARAN PRODUK RITEL MELALUI OJEK (ONLINE, JEJARING SOSIAL, E-COMMERCE DAN KOMUNITAS) PADA SISWA KELAS XI BISNIS DARING DAN PEMASARAN 1 DI SMK NEGERI 1 PEMALANG TUNFADILAH TUNFADILAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2167

Abstract

Retail business competition is not only sufficient by offering prime quality products, competitive prices, creating customer satisfaction and providing better service to the public or consumers, but primarily in addition to creating customer satisfaction, it also strives to build community loyalty and interest in shopping. The purpose of preparing this Best Practice report is to determine the impact of modern retail marketing mix on the satisfaction of people's shopping interest and its implications for the loyalty of people's shopping interest. Observations obtained through the direct influence of the modern retail marketing mix simultaneously have a positive and significant effect on the satisfaction of people's shopping interest, but the price factor partially does not have a significant effect on the satisfaction of people's shopping interest. Satisfaction of the shopping community's interest has a positive and very significant influence on the loyalty variable of the shopping community's interest. This means that the satisfaction felt by the community for shopping will increase shopping loyalty. ABSTRAKKompetisi bisnis ritel tidak hanya cukup dengan menawarkan produk kualitas prima, harga bersaing, menciptakan kepuasan pembeli dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat atau konsumen, namun utamanya selain menciptakan kepuasan pelanggan, juga upayakan untuk membangun loyalitas minat masyarakat berbelanja. Tujuan pembuatan laporan Best Practice ini untuk mengetahui dampak marketing mix modern ritel terhadap kepuasan minat belanja masyarakat dan implikasinya pada loyalitas minat belanja masyarakat. Hasil pengamatan diperoleh melalui pengaruh langsung marketing mix modern ritel secara bersamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan minat masyarakat berbelanja, namun faktor harga secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan minat masyarakat berbelanja. Kepuasan minat masyarakat belanja memiliki pengaruh yang positif dan sangat signifikan terhadap variabel loyalitas minat masyarakat belanja. Hal ini berarti kepuasan yang dirasakan masyarakat untuk belanja akan meningkatkan loyalitas berbelanja.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN BERFIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA VINA LUSIANA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2168

Abstract

The problem of students in learning mathematics is the low literacy skills of the participants in translating mathematical problems in the form of text into mathematical symbols, sometimes students do not understand what the reading text means. This is caused by several factors, including related to the learning strategy implemented by the teacher and the media used is not appropriate for the material presented so that students' mathematical thinking skills are not well developed. Based on these problems, the researcher conducted research with the title application of problem based learning assisted by the GeoGebra application to improve students' mathematical thinking in the matter of two-variable Linear inequalities systems. This research was conducted in grade X SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang. The subjects in this study were students of class X3 and X4 SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang with a total of 40 female students. The approach taken by researchers in this study uses a quantitative approach. From the results of the pre-test and post-test students' mathematical ability data for the experimental class the ability to think mathematically during the post-test increased from the pre-test results with an increase of 19% and for students' very mathematical thinking abilities in the pre-test only 0% but after applying the model PBL with GeoGebra post-test scores increased to 42% which is a huge change. While the control class from pre-test to post-test did not change significantly. From the results of data analysis, the value (sig.2-tailed) with the t-test was 0.005. While the value (sig.1-tailed) is 0.0025.The Value is 0.0025 < 0.05. Thus the null hypothesis (Ho) is rejected, which means the alternative hypothesis (H1) is accepted. Therefore, students' mathematical creative thinking abilities taught problem based learning (PBL) model with the Geogebra are better than students' mathematical creative thinking abilities taught problem based learning (PBL) learning model on the matter of a two-variable linear inequality system. ABSTRAKPermasalahan siswa dalam pembelajaran matematika adalah rendahnya kemampuan literasi peserta dalam menerjemahkan masalah matematika dalam bentuk teks kedalam simbol matematika, terkadang siswa tidak memahami apa maksud dari teks bacaan tersebut. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain berkaitan dengan strategi pembelajaran yang dilaksanakan guru dan media yang digunakan belum tepat guna terhadap materi yang disampaikan sehingga kemampun berfikis matematis siswa tidak terbagun dengan baik, Berdasarkan permasalahan tersebut, maka peneliti melakukan penelitian dengan judul penerapan problem based learning berbantuan aplikasi GeoGebra untuk meningkatkan berfikir matematis siswa pada materi sistem pertidaksamaan Linear dua Variabel. Penelitian ini dilaksanakan dikelas X SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X3 dan X4 SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang dengan jumlah 40 siswa perempuan. Pendekatan yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dari hasil data kemapuan matematis siswa pre-test dan post test untuk kelas eksperimen kemampuan berfikir matematis saat post test meningkat dari hasil pre-test dengan peningkatan sebesar 19% dan untuk kemampuan berfikir sangat matematis siswa di pre-test hanya 0% namun setelah penerapan model PBL berbantuan GeoGebra nilai post test meningkat menjadi 42% perubahan yang sangat besar. Sedangkan kelas control dari pre-test ke postes tidak terjadi perubahan secara signifikansi. Dari hasil analisis data diperoleh nilai (sig.2-tailed) dengan uji-t dua pihak adalah 0,005. Sedangkan nilai (sig.1-tailed) adalah 0,0025. Nilai 0,0025< 0,05. Dengan demikian Hipotesis nihil (Ho) ditolak yang berarti Hipotesis aternatif (H1) diterima. Oleh karena itu kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan Geogebra lebih baik daripada kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) tanpa berbantuan Geogebra pada materi sistema pertidaksamaan linear dua variable (SPtLDV).

Page 1 of 1 | Total Record : 10