cover
Contact Name
Nurul Rochmah
Contact Email
nurul-rochmah@untag-sby.ac.id
Phone
+6285964020699
Journal Mail Official
jurnalextrapolasi@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Semolowaru 45
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Extrapolasi
ISSN : 16938259     EISSN : 2721978X     DOI : https://doi.org/10.30996/ep.v20i02
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Extrapolasi is published by Department of Civil Engineering Faculty of Technology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. The Extrapolasi editorial is very open in accepting articles related to : Building Materials and Structures Constructions Technology Constructions Management, Road and Bridge Engineering Earthquake Engineering, Geotechnical Engineering, Hydraulic Structures and Drainage Structural Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering Transportation Engineering.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 19 No 02 (2022)" : 7 Documents clear
Studi Penggunaan Link Slab Pada Jembatan Komposit Bentang 14 & 18 m
EXTRAPOLASI Vol 19 No 02 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v19i02.6886

Abstract

Abstrak Pada umumnya, banyak jembatan di indonesia yang masih menggunakan sistem perletakan sederhana dimana struktur antara abutment dengan lantai kendaraan, maupun lantai kendaraan dengan lantai kendaraan terpisah dan ditutup dengan sebuah konstruksi yang dinamakan dengan Expansion Joint. Munculnya siar pada pembangunan jembatan tentunya memberikan beberapa permasalahan, diantaranya korosi yang mampu merusak struktur jembatan sehingga dapat mengurangi usia jembatan dan dngan penggunaan jembatan seperti Expansion Joint memberikan rasa ketidaknyamanan pada pengguna jalan. Pada studi ini, siar yang ada akan dihubungkan dengan menggunakan metode baru, yakni dengan menggunakan konstruksi lantai terus menerus menggunakan penghubung Link Slab. Studi ini akan dilakukan pada jembatan komposit dengan bentang 14 m dan 18 berdasarkan aturan Standar Bangunan Atas Jembatan komposit dari Direkorat Bina Program Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum dan SNI 1725-2016. Hasi dari studi penggunaan link slab pada stuktur jembatan komposit ini yakni memperoleh panjang link slab, panjang debonding zone pada link slab, tebal link slab, pengaruh rotasi pada panang link slab, serta pengaruh penulangan pada link slab. Kata kunci: Jembatan Komposit, Expansion Joint, Link Slab, Penulangan Link Slab. Abstract In general, many bridges in Indonesia still use a simple laying system where the abutment and the vehicle floor, as well as the vehicle floor with the vehicle floor are separated and closed with a construction built with Expansion Joints. The emergence of bridge broadcasting certainly presents several problems, including corrosion that is able to utilize bridges so that they can reduce bridges and with the use of bridges giving road users a sense of belonging. In this study, the existing broadcasters will use a new method, namely by using a continuous floor using a Link Slab connector. This study will be carried out on composite bridges with spans of 14 m and 18 based on the rules of the Composite Bridge Superstructure Standard from the Directorate General of Highways Road Development Program of the Ministry of Public Works and SNI 1725-2016. The results of the study using the link slab in this composite bridge structure were to obtain the length of the link slab, the length of the debonding zone on the link slab, the thickness of the link slab, the effect of rotation on the link slab length, and the effect of reinforcement on the link slab. Keywords: Composite Bridges, Expansion Joint, Link Slab, Reinforcement of Link Slab.
Identifikasi Kerusakan Jalan pada Perkerasan Lentur dengan Metode PCI di Jalan Kalianak Surabaya
EXTRAPOLASI Vol 19 No 02 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v19i02.7374

Abstract

Jalan Kalianak Surabaya adalah koneksi jalan untuk penyebaran tenaga kerja dan produk, sehingga perkembangan transportasi yang kemudian dipengaruhi oleh keadaan aspal saat ini di jalan - jalan tersebut. Selain itu , keadaan aspal jalan juga mempengaruhi kelancaran lalu lintas serta kenyamanan dan keamanan pengguna jalan . Penelitian ini berencana untuk menentukan nilai kondisi dan jenis kerusakan pada aspal yang tidak dapat dibengkokkan di Jalan Kalianak. Teknik yang digunakan untuk mengevaluasi keadaan aspal jalan ini adalah Pavement Condition Index (PCI). Berikut jenis kerusakan yang teridentifikasi di Ruas Jalan Kalianak terdiri dari 13 jenis kerusakan yaitu : Retak Kulit Buaya (Alligator Ceacking) dengan total luas 19,5 m2 atau (11,82%) , Kegemukan (Bleeding) dengan total luas 42,7 m2 atau (25,88%) , Retak Kotak-kotak (Block Cracking) dengan total luas 1,1 m2 atau (0,67%) , Cekungan (Bumps and Sags)dengan total luas 7,24 m2 atau (4,39%) , Keriting (Corrugation)dengani total luas 0,8 m2 atau (0,48%) , Amblas (Depression) dengan total luas 1,05 m2 atau (0,64%) , Retak Pinggir (Edge Cracking) dengan total luas 0,14 m2 atau (0,08%) , Pinggiran Jalan Turun Vertikal (Lane /Shoulder Drop Off) dengan total luas 6 m2 atau (3,64%) , Retak Memanjang /Melintang (Longitudinali /Transverse Cracking) dengan total luas 11 m2 atau (6,67%) , Tambalan (Patching and Utility Cut Patching) dengan total luas 15,4 m2 atau (9,33%) , Pengausan Agregat (Polished Aggregate) dengan total luas 51,5 m2 atau (31,21%) , Lubang (Potholes) dengan total luas 2,582 m2 atau (1,56%) , Alur (Rutting) dengan total luas 6 m2 atau (3,64%) Berdasarkan hasil penelitian, diketahui Nilai Pavement Condition Index (PCI) untuk Ruas Jalan Kalianak adalah 52,27. Dari nilai PCI yang didapat maka ruas jalan tersebut termasuk dalam kualifikasi Buruk/(Poor). Kata kunci : Jenis Kerusakan, Nilai Kondisi Perkerasan Jalan
Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Berdasarkan Metode PCI (Pavement Condition Index ) Di Desa Candi Sidoarjo
EXTRAPOLASI Vol 19 No 02 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v19i02.7400

Abstract

Jalan artinya sektor yang sangat penting yang menunjang segala aktivitas manusia. Jika jalan tadi didukung sang infrastruktur jalan yang baik, maka jalan membantu seluruh aspek berkembang. karena infrastruktur jalan yang baik bisa memajukan sistem transportasi serta memajukan seluruh aktivitas ekonomi, pendidikan, pertahanan serta keamanan negara. Jalan dengan lintas padat akan mengakibatkan kerusakan jalan. Hal ini akan mengganggu keamanan, ketenangan & kelancaran kegiatan kemudian lintas. Kerusakan jalan ditimbulkan oleh banyak faktor, diantaranya beban tunggangan yang berlebihan (overload), perubahan iklim & syarat lingkungan, buruknya sistem drainase serta menyebabkan tingginya beban lalu lintas, perencanaan yang tak sempurna, serta aplikasi yang tak sinkron menggunakan rencana yang ada. serta kurangnya pemantauan kondisi jalan Desain penelitian langkah pertama untuk mengetahui kondisi lokasi penelitian yang berada di Kecamatan Candi untuk menganalisis objek nyata. pada hal ini mengamati situasi serta syarat yang terjadi di jalan. Lokasi penelitian adalah Kecamatan Candi yang terdiri dari berbagai jalan kota dan jalan desa. memakai alat roll meter, berjalan kaki kamera untuk dokumentasi lokasi, bulpoin serta daftar periksa bentuk yang bermanfaat untuk mengisi akibat pengukuran Jenis menghambatjalan, Data primer yaitu sebuah data yang didapatkan melalui subyek dalam penelitian secara langsung memakai sebuah alat ukur ataupun sebuah alat dalam mengambil data secara langsung yang ada pada subjek selaku sebuah sumber informasi, Data sekunder adalah data yang di dapat dari jurnal-jurnal atau buku-buku yang berkaitan perihal perkerasan jalan. akibat Penelitian rata rata ruas Jalan Kecamata Candi merupakan 80,8 % yang termasuk pada kategori Sangat Baik (very good), Diketahui jenis – Jenis dan persentase kerusakan pada ruas jalan Kecamtan Candi diantaranya Retak Kulit Buaya 53,33% jumlah kerusakan 40 titik, Retak Pinggir 13,33% jumlah kerusakan 10 titik, Tambalan 2,67% jumlah kerusakan 2 titik, Lubang 1,33% jumlah kerusakan 1 titik, pelepasan butir 29,33% jumlah kerusakan 40 titik. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, pengaruh dampak akibat kerusakan jalan yang menghambat pengguna jalan serta warga secara umum antara lain Kecelakaan, ketenangan pengendara, Perekonomian rakyat, Sosial Budaya, biaya Perawatan kendaraan,Kesehatan masyarakat. tetapi jika tidak segera dilakukan perbaikan maka kerusakan lebih parah akan terjadi sebab air masuk masuk melalui celah-celah retak serta lepasnya butiran sebagai akibatnya laju percepatan kerusakan bagian atas jalan akan semakin cepat.
Penentuan Prioritas Penanganan Jalan di Kabupaten Kediri Dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process)
EXTRAPOLASI Vol 19 No 02 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v19i02.7422

Abstract

Jalan sebagai salah satu bentuk prasarana transportasi merupakan unsur penting dalam upaya pembangunan kehidupan masyarakat khususnya dalam hal pemeretaan hasil pembangunan dan keseimbangan perkembangan antar wilayah. Kabupaten Kediri memiliki beberapa ruas jalan kecamatan dengan fungsi strategis untuk menghubungkan antar wilayah kecamatan dengan panjang 133 km, terdiri dari 15 ruas jalan yang termasuk dalam kategori jalan kolektor primer serta merupakan salah satu jalur lalu lintas padat dan memegang peranan penting bagi peningkatan perekonomian masyarakat. Hal tersebut akan mendorong pihak penyelenggara jalan atau pemerintah setempat agar melakukan penanganan yang maksimal. Permasalahan yang dihadapi adalah kemampuan pemerintah dalam menentukan prioritas penanganan jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan prioritas dalam penanganan masalah ruas jalan kecamatan di wilayah Kabupaten Kediri dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) instrument berupa program expert choice. Kriteria yang digunakan sebagai faktor pembanding antara lain kondisi jalan, mobilitas, lalu lintas, tingkat aksesibilitas, dan kapasitas jalan. Hasil dari program tersebut dipilih dari 15 ruas jalan di Kabupaten Kediri yang menjadi prioritas adalah ruas jalan Plosoklaten – Gedangsewu. Kata kunci: AHP, Expert Choice, Proritas
The Socioeconomic Effect of Changes in Coastal Areas: A Case Study of Coastal Areas in Surabaya
EXTRAPOLASI Vol 19 No 02 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v19i02.7554

Abstract

Abstrak Selama beberapa tahun terakhir pemantauan dengan citra satelit menunjukkan kondisi garis pantai Surabaya mengalami perubahan signifikan, hal ini dikarenakan fenomena erosi, akresi dan antropogenik. Fenomena tersebut dapat menjadi ancaman terhadap lingkungan pantai Surabaya dimana masyarakat pesisir (nelayan) bergantung langsung terhadap hasil pantai dan tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya dampak sosial ekonomi akibat perubahan tutupan lahan khususnya area tambak. Metode yang dilakukan adalah penginderaan jauh dengan analisis metode maximum likelihood dan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2011-2017, area tambak mengalami penurunan sebesar 8,66 km2 .Berkurangnya area tambak dan jumlah produksi ikan tambak (air tawar), tidak memberikan dampak signifikan terhadap nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kategori A. Hal ini dikarenakan produksi ikan tidak hanya berasal dari tambak (air tawar) tetapi juga dari produksi ikan laut. Nilai PDRB kota Surabaya selama 3 tahun terakhir mengalami naik turun dikarenakan dampak pandemi COVID 19. Namun pada tahun 2021, nilai PDRB kota Surabaya mulai menunjukkan dampak positif. Perlu adanya pendampingan dari pemerintah terhadap nelayan tambak dan aturan pengelolaan kawasan pesisir. Diharapkan kawasan tambak dapat secara optimal memproduksi ikan air tawar dengan tujuan memberikan tambahan nilai lebih terhadap PDRB kota Surabaya kedepannya. Kata kunci: Citra Satelit, Penginderaan Jauh, Pesisir Surabaya, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Tambak. Abstract Over the last few years, satellite imaging data shows that the condition of coastal lines in Surabaya has significantly changed. Several factors can contribute to this issue, such as erosion, accretion, and anthropogenic phenomena. These factors are a threat to the environment of Surabaya because many coastal communities (fishermen) are relying on beach and pond products. This research aims to better understand the socioeconomic effect of changes in land cover, especially in pond areas. To collect data, the research used remote sensing tools. The data were then analyzed using maximum likelihood and descriptive statistics methods. Results indicated that between 2011 – 2017, the pond areas declined by 8.66 km2. However, the decline of the pond areas and pond fish quantities (freshwater fish) does not have a significant impact on the value of the Gross Regional Domestic Product (GRDP) category A. One of the reasons is that fish production is not only taken from the pond (freshwater) but also from the sea. The value of Surabaya’s GRDP in the last three years is volatile due to the Covid-19 outbreak. However, in 2021, the GRDP has shown an increase. The government should play their roles by providing assistance to pond fishermen and regulating the management of coastal areas. Hopefully, pond areas can increase freshwater production in order to give an additional contribution to the GRDP of Surabaya. Keywords: Satellite images, Remote sensing, Surabaya coastal areas, Gross Regional Domestic Product (GRDP), Pond
Analysis of Project Acceleration Implementation Using the CPM and PERT at Lettu Imam Building
EXTRAPOLASI Vol 19 No 02 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v19i02.7656

Abstract

The implementation of construction projects generally has a predetermined time limit. To achieve the time limit, planning and controlling are necessary. Planning can determine what work needs to be done and when it is done, what resources are needed, and what risks may arise. Clear activity targets can be identified for each activity. The case study in this research is Lettu Imam Building Construction Project in the OPD Office Complex of Pasuruan Regency. This study uses the Critical Path Method (CPM) to determine the work items passed through the critical path and the Project Evaluation and Review Technique (PERT) to determine the probability of project success. The results of the analysis using the Critical Path Method are 14 work items that were on the critical path A1 - A2 - A3 - B1 - C1 - C2 - C3 - C4 - C5 - C6 - C7 - C8 - C9 - D1. And the result analysis using Project Evaluation and Review Technique has a project completion probability of 89.43% - 99.37%, with the project implementation duration being 162 - 164 days. Keywords: Critical Path, Critical Path Method, Planning, Probability, Project Evaluation and Review Technique
Design of Beam Based On BIM Method Using Autodesk Revit and Autodesk RSAP
EXTRAPOLASI Vol 19 No 02 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v19i02.7884

Abstract

Dengan berkembangnya industri Architecture, Engineering and Construction (AEC) banyak sofware yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri konstruksi dengan tujuan untuk meminimalisir human eror dikarenakan pengolahan data secara konvensional. Revit dan Robot Structural Analysis Profesional adalah sebuah software penunjang metode BIM yang diterbitkan oleh Autodesk dan saling terintegrasi satu sama lain. Autodesk Revit merupakan software yang digunakan untuk desain 3D, perencanaan scheduling dan perencanaan anggaran biaya, sedangkan Robot Structural Analysis Profesional merupakan software yang digunakan untuk analisis struktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode BIM dalam perencanaan sebuah gedung dan menggali keuntungan apa saja yang dapat diperoleh dalam penerapan BIM. Metode dalam penelitian ini dilakukan dengan merencanakan ulang salah satu gedung fasilitas pendidikan yang ada di Kota Surabaya menggunakan Autodesk Revit dan Autodesk Robot Structural Analysys Profesional. Penelitian ini menghasilkan desain optimum elemen balok serta perbandingan terhadap metode BIM dan metode konvensional. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penggunaan software penunjang metode BIM lebih efisien daripada konvensional, BIM memfasilitasi proses desain dan konstruksi terintegrasi untuk mencapai hasil yang lebih baik. Namun, penggunaan metode BIM perlu dilakukan pengecekan ulang terhadap SNI dalam mendesain sebuah bangunan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7