cover
Contact Name
Rifki Sakinah Nompo
Contact Email
sentanijurnal@gmail.com
Phone
+6282399677431
Journal Mail Official
sentanijurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Youmakhe Jalan Masuk Pasar Baru Sentani Depan Lap. Futsal Kabupaten Jayapura
Location
Kab. jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Sentani Nursing Journal
ISSN : 2615286X     EISSN : 27985075     DOI : https://doi.org/10.52646/snj
Core Subject : Health,
Sentani Nursing Journal merupakan publikasi ilmiah berupa hasil-hasil peneitian dalam bidang ilmu keperawatan dan ilmu kesehatan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2019): Februari" : 5 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KETERAMPILAN PERAWAT DALAM MELAKUKAN TINDAKAN BANTUAN HIDUP DASAR DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD YOWARI KABUPATEN JAYAPURA Anie Mairuhu; Puji Rahayu; Siti Kastela
Sentani Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2019): Februari
Publisher : Jayapura Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/snj.v2i1.10

Abstract

Latar Belakang: Bantuan hidup dasar adalah tindakan darurat untuk membebaskan jalan napas, membantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan alat bantu. Bantuan hidup dasar biasanya diberikan oleh orang-orang disekitar korban yang diantaranya akan menghubungi petugas kesehatan terdekat. Pertolongan ini harus diberikan secara cepat dan tepat, sebab penanganan yang salah dapat berakibat buruk, cacat bahkan kematian pada korban kecelakaan atau henti jantung. Metode Penelitian: adalah metode deskriptif korelasional Banyaknya jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel minimal yaitu 38 responden dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data berdasarkan presentase dan dideskripsikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil: Correlation Coefficient sebesar r = 0.458 dengan sig. (2-tailed) adalah 0,004 ( < 0.05). Hal ini berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan keterampilan perawat dalam melakukan tindakan BHD di RSUD Yowari. Tingkat hubungan antara kedua variabel sebesar (positif) 0.458, yang berarti kekuatan hubungan berada pada tingkat hubungan sedang, selain itu hubungan bernilai positif ini berarti peningkatan pengetahuan diikuti peningkatan keterampilan perawat dalam melakukan tindakan BHD. Kesimpulan: Bantuan hidup dasar merupakan pengetahuan ataupun keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang perawat guna menunjang perannya sebagai provider kesehatan yang profesional. Pengetahuan perawat akan dapat menentukan kualitas dari pelayanan yang akan diberikan, semakin tinggi pengetahuan maka layanan akan semakin berkualitas dan sebaliknya.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MERAUKE Dominggas Koupun; Viertianingsih Patungo; Hulman Simanjuntak
Sentani Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2019): Februari
Publisher : Jayapura Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/snj.v2i1.29

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang menular disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Sumber penularannya adalah melalui dahak yang mengandung kuman tuberkulosis. Gejala umum TB pada orang dewasa adalah batuk yang terus menerus selama dua minggu atau lebih dan bila tidak diobati maka setelah lima tahun pasien sebagian besar akan meninggal. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga dengan keberhasilan pengobatan penderita tuberkulosis paru di Rumah Sakit Umum Daerah Merauke. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian correlative deskriptif, Jenis penelitian yang digunakan adalah survey. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita BTA Positif di RSUD Merauke sebanyak 320 penderita. Sampelnya menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 30 penderita. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner dan observasi. Analisis data menggunakan analisis korelasi product moment. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi product moment memperoleh nilai rho=0,819 yang berpola positif, diartikan bahwa dukungan sosial keluarga memiliki hubungan dengan keberhasilan pengobatan penderita tuberkulosis paru di RSUD Merauke. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat kuat antara dukungan sosial keluarga dengan keberhasilan pengobatan. Diharapkan bagi penderita tuberkulosis paru agar perlu berobat secara terus menerus tanpa terputus walaupun telah merasa lebih baik atau sehat.Kata Kunci: Dukungan Sosial Keluarga, Keberhasilan Pengobatan, Tuberkulosis Paru
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN GANGGUAN JIWA DI KLINIK RAWAT JALAN RUMAH SAKIT JIWA DAERAH ABEPURA Indrawaty Ismail; Muh Rhomandoni; Makmun Rosidy
Sentani Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2019): Februari
Publisher : Jayapura Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/snj.v2i1.30

Abstract

Latar belakang: gangguan jiwa di seluruh dunia sudah menjadi masalah yang sangat serius.Dalam penanganan terhadap pasien gangguan jiwa obat bukanlah segala-galanya, namun peran keluarga sangat diharapkan terhadap proses penyembuhan/ pengobatan pasien gangguan jiwa, karena semua pasien gangguan jiwa yang dalam perawatan harus berada di tengah keluarga. Peran keluarga yang perlu diperhatikan kepada pasien gangguan jiwa adalah kepatuhan minum obat. Tujuan: penelitian untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien gangguan jiwa di klinik rawat jalan Rumah SakitJ iwa Daerah Abepura. Metode penelitian kuantitatif dengan studi cross sectional. Sampel: dalam penelitian ini sebanyak 37 keluarga pasien gangguan jiwa. Analisis data: menggunakana nalisis univariat dan analisis bivariat dengan ujichi-square.Hasil penelitian: diperoleh bahwa peran keluarga pasien gangguan jiwa di RSJD Abepura yang terbanyak mempunyai peran baik sebanyak 35 responden (94,6%) dan kepatuhan minum obat pasien yang paling banyak adalah pasien patuh minum obat sebanyak 31 responden(83,8%), hasil analisis menunjukkan diperoleh pvalue = 0,023 atau (p value< 0,05). Kesimpulan: ini berarti Ha diterima artinya ada hubungan antara peran keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien gangguan jiwa RSJD Abepura.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN STRES PADA IBU RUMAH TANGGA (IRT) BERSTATUS HIV-AIDS DI KLINIK ANIMHA RSUD MERAUKE Maria Maturbongs; Rifki Nompo; Makmun Rosidi
Sentani Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2019): Februari
Publisher : Jayapura Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/snj.v2i1.31

Abstract

Pendahuluan: Klinik Animha Merupakan salah satu rujukan pasien Satu pusat HIV-AIDS di papua dan sejak beberapa tahun terakhir dan terus meningkat. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kasus kasus HIV-AIDS yang terjadi pada ibu rumah tangga (IRT) yang mendukung dukungan keluarga. IRT dengan HIV-AIDS yang kurang mendapatkan dukungan dari keluarga, disebabkan oleh tingginya stigma yang berkaitan dengan penyakit HIV-AIDS sehingga anggota keluarga menderita penyakit ini sering melanggar norma keluarga dan memalukan keluarga. Pada akhirnya mereka sering dikucilkan, ditelantarkan bahkan diisolasi dari lingkungan sehingga IRT berstatus HIV-AIDS menjadi stres.Oleh sebab itu peneliti yang perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan dukungan keluarga dengan penurunan stres pada IRT berstatus HIV-AIDS. Metode: Deskriptif kuantitatif dengan analisis uji spearman menggunakan koesioner yang dilakukan pada 30 responden IRT berstatus HIV-AIDS pada klinik Animha. Hasil: Dukungan keluarga kategori tinggi sebanyak 25 orang (83,3%), kategori sedang 4 orang (18,3%) dan kategori rendah 1 orang (3,3%). Tingkatan stres terdapat pada kategori sedang sebanyak 25 orang (83,3%) dan kategori rendah sebanyak 5 orang (16,7%). Kesimpulan: Ada hubungan yang rendah antara hubungan keluarga dengan penurunan stres sangat kuat antara dukungan keluarga dengan penurunan stres (r = 0,199) berpola negatif yang berarti semakin tinggi rendahnya dukungan keluarga tidak meningkatkan atau penurunan stres IRT HIV-AIDS. Bagi klinik Animha RSUD Merauke untuk tetap mempertahankan bahkan meningkatkan mutu pelayanan dan pengobatan yang sudah berjalan dengan baik. Hal ini sangat berdampak pada kualitas hidup bagi IRT berstatus HIV-AIDS tersebut.
HUBUNGAN IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN MALARIA DI PUSKESMAS HARAPAN DISTRIK SENTANI TIMUR KABUPATEN JAYAPURA Maria Parera; Nurhidayah Amir; Salmon Fairyo
Sentani Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2019): Februari
Publisher : Jayapura Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/snj.v2i1.32

Abstract

Latar belakang: Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang dilakukan oleh perawat direncanakan secara sadar, tujuan dan kegiatan difokuskan untuk kesembuhan pasien. Jenis Penelitian: deskriptif analitik bertujuan untuk mengetahui Implementasi Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepuasan Pasien Malaria. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Harapan Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura. Dengan menggunakan teknik penelitian: desain cross section dengan 66 orang pasien malaria sebagai responden dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang ditetapkan peneliti. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistic yaitu uji Fisher. Hasil penelitian: Implementasi Komunikasi terapeutik perawat baik 58 responden (87,9%), cukup 8 responden (12,1%) dan kepuasan pasien malaria baik 63 responden (95,5), cukup 3 responden (4,5%). Kesimpulan: ada hubungann antara Implementasi Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Kepuasan Pasien Malaria di Puskesmas Harapan Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura (P=0.037).

Page 1 of 1 | Total Record : 5