cover
Contact Name
Arif Zainudin
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ipi@upstegal.ac.id
Editorial Address
Jl. Halmahera Km. 1 Kota Tegal, Universitas Pancasakti Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Integral : Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26548720     DOI : https://doi.org/10.24905/jppm
Core Subject : Education,
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) is a periodical journal conducted by a team of mathematic education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pancasakti Tegal. Integral consisting of several writings about the results of research and book review. Integral seeks to accommodate researchers, lecturers and students in the field of Mathematic Education to publish scientific work regularly every two times a year. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Integral (Jurnal Pendidikan Matematika) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will be rejected by editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format. In the following year of publication (2018), Jurnal Pendidikan Matematika is going to publish journals twice in two terms: Mei and November Please submit your manuscript.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2022): Mei 2022" : 8 Documents clear
Penerapan Model Learning Cycle untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Materi Persamaan Linear Dua Variabel bagi Peserta Didik Kelas VIII B SMP Negeri 2 Miri Kabupaten Sragen Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022 -, Relik Indarti
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v4i2.78

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melalui penerapan model learning cycle untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika materi persamaan linear dua variabel bagi peserta didik kelas VIII B SMP Negeri 2 Miri kabupaten Sragen semester I tahun pelajaran 2021/2022. Lokasi penelitian adalah SMP Negeri 2 Miri kabupaten Sragen. Subjek penelitian adalah kelas VIII B dengan jumlah peserta didik 26 orang. Hasil Penelitian Tindakan Kelas ini yaitu hasil rerata persentase motivasi belajar pada kondisi awal adalah 44,23% meningkat pada siklus I menjadi 64,42% dan siklus II menjadi 80,77%. Rata-rata hasil belajar kompetensi pengetahuan pada kondisi awal 68,85 dan ketuntasan klasikal 65,38%, meningkat pada Siklus I menjadi 70,96 dan ketuntasan klasikal 69,23% dan Siklus II rata-rata 72,69 dengan ketuntasan klasikal 76,92. Sedangkan rata-rata hasil belajar kompetensi keterampilan pada kondisi awal 65,42 dan ketuntasan klasikal 42,31%, pada Siklus I meningkat menjadi 73,58 dengan ketuntasan klasikal 65,38% dan pada Siklus II rata-rata menjadi 78,00 dengan ketuntasan klasikal 76,92%. Simpulan : penerapan model learning cycle dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika materi persamaan linear dua variabel pada peserta didik kelas VIII B SMP Negeri 2 Miri kabupaten Sragen semester I Tahun Pelajaran 2021/2022.
Analisis Hambatan Belajar Mata Kuliah Matematika Dasar pada Mahasiwa Jurusan Gizi Nurasiah, Lilis; Alan Rusyadi
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v4i2.79

Abstract

This study aims to analyze: student errors in solving function problems of learning basic mathematics subject. The place of research was carried out at Al-Ihya Kuningan Islamic University, odd semester in 2021.2022 academic year. This research is classified as a qualitative descriptive study that seeks to describe the analysis of student learning obstacles. The research population was all nutrition students at Al-Ihya Kuningan Islamic University who took basic mathematics subject. The research subjects were taken random by 5 people who took basic mathematics courses in the odd semester of the 2021/2022 Academic Year. This research used diagnostic tests, questionnaires and interviews instrument. From the research, it can be concluded: (1) the students ability and motivation to learning basic mathematics is low; (2) students' mistakes in general are because they do not understand the questions and have low pre-concepts; (3) different methods were used for each class meeting to find solutions to overcome these obstacles. The solution was to provide test or questions relevant to what they learned and the mathematical subject, use understandable language then explained the solution
PENERAPAN TGT-KARTUSOAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR VEKTOR KELAS X MIPA3 SMAN2 TEGAL HARYANTO, TRI HARYANTO
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v4i2.80

Abstract

Pembelajaran di kelas XMIPA SMAN 2 Tegal cenderung menekankan hafalan-hafalan, sebagian besar peserta didik beranggapan matematika merupakan pelajaran sulit. Permasalahan tersebut menyebabkan hasil belajar matematika tidak mencapai ketuntasan belajar klasikal maupun individu. Penelitian ini bertujuan meningkatan hasil belajar materi Vektor pada pelajaran matematika peminatan di kelas XMIPA3 SMAN 2 Tegal Semester 2 TP.2019/2020 beranggota 34 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah data tentang kondisi awal diambil dari nilai ulangan sebelum penelitian yang diperoleh dari tes tertulis, pengamatan aktifitas pembelajaran melalui lembar observasi, dan termotivasinya peserta didik dalam mengikuti pembelajaran model TGT berbantuan media kartu soal dianalisis melalui data kuesioner yang diperoleh dari lembar kuesioner. Hasil penelitian diperoleh, pada siklus I rata-rata nilai tes peserta didik 77,3 dengan ketuntasan belajar klasikal 97 %; siklus II nilai rata-rata peserta didik 81,0 dengan ketuntasan belajar klasikal 100 %. Hasil keaktifan belajar peserta didik pada siklus I secara klasikal mencapai 71 %; pada siklus II keaktifan belajar siswa mencapai 85 %. Hasil angket siswa ketertarikan/termotivasi pembelajaran melalui model TGT berbantuan media kartu soal dari siklus I sampai dengan siklus 2 Kurang terMotivasi 21 % , termotivasi 65 % dan sangat termotivasi 15 % . Hasil analisis kuesioner peserta didik, pada siklus I dan siklus II juga menunjukan peningkatan ketertarikan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran dengan model Teams Games Tournamen berbantuan media kartu soal
Eksperimentasi Model Pembelajaran Quantum Learning dengan Peta Konsep Terhadap Hasil Belajar Siswa Milhah, Milhah Mufidah
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v4i2.81

Abstract

Penelitian ini diharapkan mampu menjelaskan perbedaan model pembelajaran quantum learning dengan peta konsep dan model pembelajaran konvensial terhadap hasil belajar siswa, serta perlakuan mana yang lebih efektif digunakan dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan populasi siswa MTs PSA An-Noor Karangasri Ngawi kelas VIII yang berjumlah 48 siswa dan dijadikan dua kelompok kelas. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Instrumen penelitian menggunakan instrumen tes hasil belajar matematika. Analisis data menggunakan uji anava satu jalur dan uji pasca anava. Hasil penelitian memberikan kesimpulan 1) Ditemukan perbedaan hasil belajar matematika model pembelajaran quantum learning dengan peta konsep diperoleh rata-rata 71,3 dan model pembelajaran konvensional diperoleh rata-rata 60,2 dengan Fhitung sebesar 4,0697 lebih besar dari Ftabel yaitu 4,05 dan 2) Model pembelajaran quantum learning dengan peta konsep lebih efektif digunakan dibanding model pembelajaran konvensional pada proses pembelajaran dengan Fhitung 4,112 lebih besar dari Ftabel yaitu 4,05. Kata kunci : Model Pembelajaran quantum learning, Peta Konsep, Hasil Belajar Siswa
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR BERDASARKAN TEORI POLYA ardi, muhammad ardiansyah; Rama, Rama Dhani; Violita , Violita Zahyuni
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v4i2.84

Abstract

Pembelajaran matematika kelas V SD Negeri 172/X Lambur II dalam Pemecahan masalah matematika menjadi hal yang sangat penting untuk mengetahui kemampuan peserta didik yang sebenarnya, namun kondisi real kemampuan pemecahan masalah peserta didik masih beragam. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas V Sekolah Dasar berdasarkan teori polya. Penelitian ini mengumpulkan data menggunakan penelitian kualitatif yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan jenis penelitian fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peserta didik memiliki kemampuan pemecahan masalah yang beragam. Kemampuan pemecahan masalah matematika dapat dilihat dari proses penyelesaian dan hasil penyelesaian masalah dalam soal. Subjek yang memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika adalah subjek yang mampu menerapkan indikator pemecahan masalah secara lengkap menurut teori Polya, yaitu memahami masalah, membuat rencana/strategi, melaksanakan rencana/strategi dan memeriksa kembali. Kesimpulan dari hasil analisis yaitu kemampuan pemecahan masalah matematika terhadap 21 peserta didik terdapat 8 atau 38% peserta didik yang memiliki kemampuan pemecahan masalah dengan kategori tinggi, 7 atau 33,33% peserta didik yang memiliki kemampuan pemecahan masalah dengan kategori sedang dan 6 atau 28,57% peserta didik yang memiliki kemampuan pemecahan masalah dengan kategori rendah.
Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Sosial Dalam Upaya Peningkatan Kompetensi Abad 21 di Masa Pandemi Dwi Wahyuningsih, Eleonora; Alimudin, Afrizal; Sina, Ibnu
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v4i2.87

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada penggunaan model pembelajaran kooperatif yang memadukan penggunaan media sosial didalam pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas penggunaan model pembelajaran kooperatif berbantuan media sosial dalam upaya peningkatan kompetensi abad 21. Populasi penelitian adalah siswa kelas X IPS semester 2 SMA Negeri 3 Pemalang tahun pelajaran 2020/2021 sejumlah 142 siswa yang dibagi dalam 4 kelas. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling. Sampel yang diambil 2 kelas yang selanjutnya dijadikan sebagai kelas eksperimen 1 dengan perlakuan model pembelajaran kooperatif berbantuan media sosial, kelas eksperimen 2 dengan model pembelajaran kooperatif. Pengambilan data dengan teknik angket, tes, dan dokumentasi. Sebelum test diberikan ke anggota Sampel penelitian, terlebih dahulu diujikan kepada kelas ujicoba ke 21 siswa. Kemudian diuji validitas dan reliabilitas nya. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang tidak signifikan dari penggunaan model pembelajaran kooperatif berbantuan media sosial terhadap kompetensi abad 21.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Addieni, Asthirena Dewi; Ponohardjo; Ahmadi
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v4i2.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan model pembelajaran ekspositori. (2) mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran problem based learning lebih baik daripada peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X ATPH SMK Negeri 1 Bulakamba tahun pelajaran 2017/2018. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 67 peserta didik yang terdiri dari kelas X ATPH 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X ATPH 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes uraian untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya bedanya dengan taraf signifikansi 5%. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dua arah dan uji t satu pihak kanan dengan uji prasyarat analisis data adalah normalitas dan homogenitas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori. (2) Kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran problem based learning lebih baik daripada peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori.
Eksperimentasi Model Pembelajaran Teams Games Tournament dan Student Team Achievement Division Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Ditinjau dari Self-efficacy Peserta Didik Erik Pratomo, Erik; Suwandono; Ahmadi
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v4i2.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan : (1) ada perbedaan kemampuan penalaran matematis peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran TGT dengan model pembelajaran STAD pada materi polinomial, dan (2) kemampuan penalaran matematis peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran TGT lebih baik daripada yang diajar dengan model pembelajaran STAD pada peserta didik yang memiliki self efficacy tinggi maupun rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji anava dua jalan dengans sel tak sama dilanjutkan dengan uji scehffe. Hasil penelitian : (1) ada perbedaan kemampuan penalaran matematis peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran TGT dengan model pembelajaran STAD pada materi polinomial, (2) kemampuan penalaran matematis peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran TGT lebih baik daripada yang diajar dengan model pembelajaran STAD pada peserta didik yang memiliki self efficacy tinggi maupun peserta didik yang memiliki self-efficacy rendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 8