cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2021)" : 15 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM BERBANTUAN GOOGLE SITES UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS WARYANA WARYANA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.712

Abstract

The objectives to be achieved in this study are: (1) To find out whether the application of the Google Sites-Assisted Flipped Classroom learning model can increase student learning activity in the Social Sciences subject for class VIIIA semester 1 of Veteran 1 Manyaran Middle School in the 2021/2022 academic year. (2) To find out whether the Flipped Classroom Learning Model Assisted by Google Sites can improve the learning outcomes of SMP Class VIIIA students in social studies subjects. This research is expected to be useful: (1) For teachers as input on the use of the Google Sites-Assisted Flipped Classroom Learning Model in social studies learning to increase student learning activity, (2) For students, it is expected to increase activeness and learning outcomes in social studies subjects. The results showed that the application of the Google Sites-Assisted Flipped Classroom learning model was able to increase student activity from the pre-cycle learning activity percentage of 31%, increasing in cycle 1 to 75%, and in cycle 2 to 94%. That the Flipped Classroom Learning Model Assisted by Google Sites is able to improve student learning outcomes from an average of 72.50 in the pre-cycle to an average of 75.63 in cycle 1 and 80.63 in cycle 2. In the end, the researcher hopes that the results of this classroom action research can be used by teachers as an alternative in learning to increase student interest and learning outcomes in social studies in particular, and all subjects in general. ABSTRAKTujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata Pelajaran IPS kelas VIIIA semester 1 SMP Veteran 1 Manyaran Tahun Pelajaran 2021/2022. (2) Untuk mengetahui apakah Model Pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP Kelas VIIIA dalam mata pelajaran IPS. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat: (1) Bagi guru sebagai bahan masukan tentang penggunaan Model Pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan keaktifan Belajar belajar siswa, (2) Bagi siswa diharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pada mata pelajaran IPS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites mampu meningkatkan keaktifan siswa dari prosentase keaktifan belajar pra siklus sebesar 31 % meningkat pada siklus 1 menjadi 75 %, dan pada siklus 2 menjadi 94 %. Bahwa Model pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites mampu meningkatkan hasil belajar siswa dari rata-rata 72,50 pada pra siklus menjadi rata-rata 75,63 pada siklus 1 dan 80,63 pada siklus 2. Pada akhirnya peneliti berharap hasil penelitian tindakan kelas ini dapat digunakan oleh para guru sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam pelajaran IPS khususnya, dan semua mata pelajaran pada umumnya.
PENGGUNAAN SOFTWARE ENCORE DALAM MENULIS ARANSEMEN LAGU BAGI GURU SENI BUDAYA SMP DI KABUPATEN SERANG FIRMAN SAPARDANI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.713

Abstract

One of the obstacles faced by art and culture teachers who do not have a background in music art is in teaching arrangement material, especially in terms of writing block notation, as well as in sounding the results of the arrangement. The purpose of this study is to introduce the existence of various music software which is expected to help art and culture teachers in writing and reading notation as well as being able to listen to the results of their arrangements. The research method in this study uses Class Action Research or classroom action research with a qualitative approach, so that teachers get an overview of implementing it in their respective classes step by step. Utilization of this Encore software can solve the problems faced by middle school arts and culture teachers, especially in Serang Regency in teaching the art of music, especially in arrangement material. ABSTRAKSalah satu kendala yang dihadapi oleh guru seni budaya yang bukan berlatarbelakang seni musik adalah dalam mengajarkan materi aransemen terutama dalam hal penulisan notasi balok, sekaligus dalam hal membunyikan hasil aransemennya. Tujuan dari penelitian ini adalah memperkenalkan keberadaan berbagai software musik yang diharapkan dapat membantu para guru seni budaya dalam menulis dan membaca notasi sekaligus dapat mendengarkan hasil aransemennya. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan Class Action Research atau penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif, agar para guru memperoleh gambaran dalam menerapkan di kelas masing-masing secara tahap demi tahap. Pemanfaatan software Encore ini dapat memecahkan masalah yang dihadapi para guru seni budaya SMP khususnya di Kabupaten Serang dalam mengajar seni musik terutama dalam materi aransemen..
PEMANFAATAN APLIKASI YOU TUBE DAN TIK TOK DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA SELAMA PANDEMI PADA MATERI BERKREASI SENI TARI CHANDRA AYU PROBORINI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.714

Abstract

During the pandemic, the government gave a policy that the learning process must be carried out remotely. This becomes a problem for art and culture teachers in carrying out their learning process. Cultural arts learning requires appreciation and expression activities in the learning process, so that if learning is carried out in PJJ, it will reduce student interest and achievement of predetermined indicators. The existence of these problems makes teachers have to change strategies in the learning process so that indicators can still be achieved. Meanwhile, utilizing the You Tube and Tik Tok applications packaged with Problem Based Learning (PBL) learning models can be a good solution, where the Youtube application is a substitute for appreciative media and the Tik Tok application is a substitute for media in expression. Based on the background revealed, this study will discuss the use of You Tube and Tik Tok applications in the art and culture learning process for creating dance materials. This study aims to describe how the use of You Tube and Tik Tok applications in the art and culture learning process for creating dance materials. This research use desciptive qualitative approach. Data collection was carried out by field studies, namely observation techniques, and documentation studies, while data studies were carried out in 3 stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research is expected to inspire teachers to always innovate in the learning process, because the results of this study can describe that by utilizing the You Tube and Tik Tok applications learning becomes more fun and can achieve predetermined indicators. ABSTRAKSelama masa pandemi pemerintah memberikan kebijakan bahwa proses pembelajaran harus dilakukan dengan dengan jarak jauh. Hal ini menjadi sebuah permasalahan bagi guru seni budaya dalam melakukan proses pembelajarannya. Pembelajaran seni budaya membutuhkan kegiatan apresiasi dan ekspresi dalam proses pembelajarannya, sehingga apabila pembelajaran dilakukan secara PJJ, maka akan mengurangi minat siswa dan ketercapaian indikator yang sudah ditentukan. Adanya permasalahan tersebut membuat guru harus merubah strategi dalam proses pembelajarannya agar indikator tetap dapat tercapai. Adapun dengan memanfaatkan aplikasi You Tube dan Tik Tok yang di kemas dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat menjadi solusi yang baik, dimana aplikasi Youtube sebagai pengganti media berapresiasi dan aplikasi Tik Tok sbagai pengganti media dalam berekspresi. Berdasarkan latar belakang yang diungkapkan penelitian ini akan membahas tentang pemanfaatan aplikasi You Tube dan Tik Tok pada proses pembelajaran seni budaya materi berkreasi tari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pemanfaatan aplikasi You Tube dan Tik Tok pada proses pembelajaran seni budaya materi berkreasi tari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi lapangan yaitu teknik observasi, dan studi dokumentasi, sedangkan studi data dilakukan dengan 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adanya penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi para guru agar selalu berinovasi dalam proses pembelajaran, karena hasil penelitian ini dapat mendeskripsikan bahwa dengan memanfaatkan aplikasi You Tube dan Tik Tok pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan dapat mencapai indikator yang sudah di tentukan.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN RESPONSIF SISWA SAAT PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI ANNA JARROTUL KHOIRIYAH
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.722

Abstract

The purpose of this research was to find out the increase in understanding of junior high school science concepts and student responsiveness by using the Google Meet, WhatsApp and Google classroom. The research was conducted in 9th grade during the online learning process. The method in this research uses quantitative and descriptive qualitative. Data obtained from the average of daily test and questionnaire. Based on the results of the research, there was an increase in learning outcomes by 32.4% and student responsiveness stated that 66.7% of communicative and fun learning also 85.2% of students stated that it was easy to understand the course. there is an increase in understanding of science concepts and pleasant responses by combining the Google Meet, WhatsApp, and Google Classroom applications. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep IPA SMP dan responsif siswa dengan penggunaan gmeet, WA, Google classroom. Penelitian dilakukan di kelas 9 selama proses pembelajaran daring. Metode dalam penelitian menggunakan kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari rata-rata ulangan harian dan angket. Berdasar hasil penelitian, terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 32,4 % dan responsif siswa menyatakan 66,7 % pembelajaran komunikatif dan menyenangkan dan 85,2 % siswa menyatakan mudah memahami pembelajaran. Terdapat peningkatan pemahaman konsep IPA dan respon menyenangkan dan paham dengan penggabungan aplikasi gmeet, WA, dan google classroom.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS DAN PSIKOMOTORIK PESERTA DIDIK MELALUI SCIENTIFIC HYBRID LEARNING DENGAN APLIKASI VIRTUAL LAB LEO CHANDRA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.740

Abstract

This Classroom Action Research intends to find out the impact of using the Virtual Lab Application on the Science Literacy Skills of Class X Mathematics and Natural Sciences students in Physics Subjects at SMA Negeri 2 Gunungputri, Bogor Regency. This research was carried out in two cycles using observation techniques for data literacy and psychomotor abilities of students. Observations made in this study were direct observations of student activities in carrying out physics practicum using virtual lab applications, and measuring learning outcomes using formative tests. This study took a population of all students of class X MIPA and the sample was students of class X MIPA 1 as many as 36 people who were carried out in the odd semester of the 2020/2021 academic year. The results of this classroom action research provide an overview of increasing students' scientific literacy skills from cycle 1 by 35% to 78% in cycle 2, as well as increasing students' psychomotor abilities from 30% in cycle 1 to 80 in cycle 2. the percentage level of completion of the achievement of the specified competency targets which was initially only 48% increased to 88%. Increasing the achievement of this competency target is one indicator of improving student learning outcomes in general in Physics subjects. ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas ini bermaksud untuk mengetahui mengetahui dampak penggunaan Aplikasi Virtual Lab terhadap kemampuan Literasi Sains Peserta didik kelas X MIPA pada Mata pelajaran Fisika di SMA Negeri 2 Gunungputri Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus menggunakan teknik observasi kemampuan literasi data dan Psikomotorik peserta didik. Observasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengamatan langsung terhadap kegiatan peserta didik dalam melaksanakan praktikum fisika dengan menggunakan aplikasi virtual lab, serta mengukur hasil belajarnya dengan menggunakan test formatif. Penelitian ini mengambil populasi seluruh peserta didik kelas X MIPA serta sampel adalah peserta didik kelas X MIPA 1 sebanyak 36 orang yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Hasil dari penelitian tindakan kelas ini memberikan gambaran peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik dari siklus 1 sebesar 35% menjadi 78% pada siklus 2, serta peningkatan kemampuan Psikomotorik peserta didik dari 30% pada siklus 1 menjadi 80 pada siklus 2. Penelitian ini pula berdampak pada tingkat prosentase ketuntasan pencapaian target kompetensi yang ditetapkan yang pada awalnya hanya 48% meningkat menjadi 88%. Peningkatan pencapaian target kompetensi ini merupakan salah satu indikator peningkatan hasil belajar peserta didik secara umum pada mata pelajaran Fisika.

Page 2 of 2 | Total Record : 15