cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 28 Documents clear
EFEKTIVITAS APLIKASI GAMMA AI DALAM MENGEMBANGKAN SOFTSKILLS MAHASISWA DI UIN KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER rauf, Muhammad; Sahlan, Moh; Puspitarini, Dwi
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6164

Abstract

Mastery of soft skills has become an urgent necessity in the era of the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0. Skills such as critical thinking, creativity, and collaboration are crucial in an increasingly digitalized workforce. This study aims to explore the impact of using Gamma AI, an artificial intelligence-based learning platform, on the development of soft skills among students at the State Islamic University of Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. This research employed a qualitative approach through observation and interviews involving 15 students from the Islamic Education Study Program. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that Gamma AI fosters active student engagement and provides benefits in enhancing communication, creativity, and collaboration. However, the study also found risks of dependency and decreased motivation for independent learning. This research fills a gap as previous studies have not specifically addressed the influence of AI technology on soft skills within the context of Islamic higher education grounded in Islamic values. These findings imply the importance of supervision and the integration of digital ethics in the use of educational technology. ABSTRAK Penguasaan soft skills menjadi kebutuhan mendesak di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Keterampilan seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi menjadi krusial dalam dunia kerja yang semakin terdigitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan Gamma AI, platform pembelajaran berbasis kecerdasan buatan, dalam pengembangan soft skills mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara terhadap 15 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gamma AI mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dan memberikan manfaat dalam pengembangan komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi. Namun, juga ditemukan risiko ketergantungan dan penurunan motivasi belajar mandiri. Penelitian ini mengisi celah karena studi sebelumnya belum menyoroti secara khusus pengaruh teknologi AI terhadap soft skills dalam konteks pendidikan tinggi Islam yang berbasis nilai-nilai keislaman. Temuan ini memberikan implikasi pada pentingnya pengawasan dan integrasi etika digital dalam penggunaan teknologi pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK MATERI GETARAN GELOMBANG SISWA KELAS VIII SMP ISLAM PLUS JABAL NOOR Gustapu, Tri Adi; Laili, Alik Mustafidal
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6369

Abstract

The science learning process at SMP Islam Plus Jabal Noor, especially in class VIIIA on vibration and wave material, has so far still used simple media in the learning process and the methods applied, such as lectures and discussions, so that students feel bored and tired in understanding the material. This study aims to develop learning media in the form of animated videos based on a scientific approach to the material of wave vibrations and to determine the level of validity and practicality based on the assessment of media experts and material experts and teacher and student response questionnaires. This study uses the Research and Development (R&D) research method adapted from the ADDIE development model. The results of this study indicate that the level of validity of animated video learning media based on a scientific approach to the material of wave vibrations for class VIII students of SMP Islam Plus Jabal Noor based on the assessment of media experts from both validators is 83.33% with the criteria "valid". Furthermore, the assessment of material experts obtained an average validity from both validators of 82.30% with the criteria "valid". The practicality assessment of the teacher response questionnaire received a score of 90.76%, and from the response questionnaire of class VIIIA students totaling 30 students with an average of 81.58% with the criteria of "very practical". So it can be concluded that the animated video learning media based on the scientific approach of wave vibration material can be used as a learning. ABSTRAKProses pembelajaran IPA di SMP Islam Plus Jabal Noor, khususnya di kelas VIIIA pada materi getaran dan gelombang, selama ini masih menggunaan media sederhana dalam proses pembelajaran serta metode yang di terakpan, seperti ceramah dan diskusi, sehingga peserta didik merasa bosan dan jenuh dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi berbasis pendekatan saintifik pada materi getaran gelombang serta untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktian berdasarkan penilaian para ahli media dan ahli materi serta angket respon guru dan peserta diidk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kevalidan media pembelajaran video animasi berbasis pendekatan saintifik pada materi getaran gelombang siswa kelas VIII SMP Islam Plus Jabal Noor berdasarkan penilaian ahli media dari kedua validator adalah sebesar 83,33% dengan kriteria “valid”. Selanjutnya penilaian ahli materi diperoleh rata-rata kevalidan dari kedua validator adalah sebesar 82,30% dengan kriteria “valid”. Penilaian kepraktisan angket respon guru mendapat nilai 90,76%, dan dari angket respon peserta didik kelas VIIIA berjumlah 30 siswa dengan rata-rata 81,58% dengan kriteria “sangat praktis”. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa media pembelajaran video animasi berbasis pendekatan saintifik materi getaran gelombang dapat digunakan sebagai media pembelajaran.
IMPLEMENTASI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN TINGGI Ningsih, Silvia; Suhardi, Muhamad; Sari, Indah Nurmala; Wulan, Dita Sri; Fadillah, M.; Amalia, Nadia
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6370

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of Learning Management Systems (LMS) in higher education environments to support digital learning. LMS is an information technology-based platform that facilitates online learning processes in a structured, flexible, and well-documented manner. This study employs a descriptive quantitative method through a literature review approach, examining various research findings related to the effectiveness and challenges of LMS use in universities. The findings indicate that LMS has great potential to enhance learning effectiveness, encourage student engagement, and ease academic monitoring and evaluation. However, LMS implementation still faces several obstacles, such as low digital literacy among lecturers, limited technological infrastructure, and a lack of user readiness. This study emphasizes the importance of institutional support through training, academic system integration, and comprehensive digitalization policies to ensure optimal and sustainable utilization of LMS in addressing the challenges of 21st-century education. Therefore, the study highlights the need for strong commitment and support from higher education institutions in the form of systematic digital policy development, adequate infrastructure provision, integration of LMS with existing academic systems, and intensive training for both lecturers and students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Learning Management System (LMS) di lingkungan pendidikan tinggi dalam mendukung pembelajaran digital. LMS merupakan platform berbasis teknologi informasi yang mampu memfasilitasi proses pembelajaran daring secara terstruktur, fleksibel, dan terdokumentasi. Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui pendekatan studi literatur yang mengkaji berbagai hasil penelitian terkait efektivitas dan tantangan penggunaan LMS di perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa LMS memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, mendorong keterlibatan mahasiswa, serta memudahkan pemantauan dan evaluasi akademik. Namun demikian, implementasi LMS masih menghadapi hambatan seperti rendahnya literasi digital dosen, keterbatasan infrastruktur, dan kurangnya kesiapan pengguna. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan institusi melalui pelatihan, integrasi sistem akademik, serta kebijakan digitalisasi yang menyeluruh agar pemanfaatan LMS dapat optimal dan berkelanjutan dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21, Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya komitmen dan dukungan institusi pendidikan tinggi dalam bentuk penyusunan kebijakan digitalisasi yang sistematis, penyediaan infrastruktur yang memadai, integrasi LMS dengan sistem akademik yang ada, serta pelatihan intensif bagi dosen dan mahasiswa.
PENGARUH SIMULASI 3D BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA Firdania, Milda Surgani; Prihartini, Narti; Sani, Chaerul
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6414

Abstract

Instructional media is a component of teaching methods that can be used to enhance the process of teacher-student interaction and student interaction with their learning environment. The use of instructional media is expected to improve the quality of the teaching and learning process which can ultimately affect student learning outcomes to be better. Based on observations conducted in science class of high school, it was found that teachers in the Biology subject found it difficult to provide a clear and detailed description of the human circulatory system due to the used teaching instrument. It could also be seen from the score of student evaluation which are almost all at the minimum standard of completeness score, even more some of them was scoring below the standard. Because of some issues, instructional media in the form of three-dimensional media (3D) is needed to simulate the human circulatory system and help students understand the subject. 3D simulations for this subject are made on an interactive multimedia, so the students can interact with the media and also able to see 3D simulations of the large and small blood circulation in human body. 3D simulation of the human circulatory system was successfully created in the form of interactive media and being used by grade XI students at MAN 1 Sambas as a biology learning media to help the student to understand the material of the human circulatory system. The effect of using 3D simulation of the human circulatory system in learning improve student understanding that was observed from the pretest and posttest data of students before and after using the instructional media. As a result, there was a 52% increase in the number of students whose scores were complete after learning with 3D simulation. ABSTRAK Media pembelajaran merupakan salah satu komponen metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan proses interaksi guru-siswa dan interaksi siswa dengan lingkungan belajarnya. Penggunaan media pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar yang pada akhirnya dapat mempengaruhi hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas IPA SMA, ditemukan bahwa guru mata pelajaran Biologi mengalami kesulitan dalam memberikan uraian yang jelas dan rinci tentang sistem peredaran darah manusia dikarenakan alat peraga yang digunakan. Hal ini juga dapat dilihat dari nilai penilaian siswa yang hampir seluruhnya berada pada Standar Ketuntasan Minimal (SKM), bahkan ada yang nilainya dibawah standar. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran berupa media tiga dimensi (3D) untuk mensimulasikan sistem peredaran darah manusia dan membantu siswa dalam memahami materi. Simulasi 3D pada mata pelajaran ini dibuat pada media multimedia interaktif, sehingga siswa dapat berinteraksi dengan media dan juga dapat melihat simulasi 3D peredaran darah besar dan kecil pada tubuh manusia. Simulasi 3D sistem peredaran darah manusia berhasil dibuat dalam bentuk media interaktif dan digunakan oleh siswa kelas XI MAN 1 Sambas sebagai media pembelajaran biologi untuk membantu siswa dalam memahami materi sistem peredaran darah manusia. Pengaruh penggunaan simulasi 3D sistem peredaran darah manusia dalam pembelajaran meningkatkan pemahaman siswa yang terlihat dari data pretest dan posttest siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran. Hasilnya, terjadi peningkatan jumlah siswa yang nilainya tuntas setelah pembelajaran dengan simulasi 3D sebesar 52%.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN MELALUI MEDIA DESAIN GRAFIS PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Buhohang, Sayekti; Pulukadang, Wiwy T.; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6130

Abstract

This study aims to improve the essay writing skills of second-grade students at SDN 9 Kaidipang, North Bolaang Mongondow Regency, through the implementation of graphic design-based learning media. The problem addressed in this study is the low level of students' writing skills, as indicated by their inability to meet the learning indicators of the Indonesian language subject. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings. Data collection techniques included observation, written tests, and documentation of student work. The results showed a progressive improvement in students' writing abilities across the cycles. In the first cycle, only 3 out of 11 students (27%) met the success criteria in the first meeting, increasing to 5 students (45%) in the second meeting. In the second cycle, 7 students (64%) achieved the criteria in the first meeting, and 9 students (82%) in the second meeting. These findings demonstrate that the use of graphic design media can significantly enhance students' essay writing abilities. Therefore, this medium is considered effective and appropriate as an alternative strategy for teaching Indonesian language at the elementary level to promote literacy skills in an engaging and meaningful way. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas II SDN 9 Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, melalui penerapan media pembelajaran berbasis desain grafis. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya keterampilan menulis karangan siswa, yang ditunjukkan oleh kurangnya pencapaian indikator pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes tertulis, dan dokumentasi hasil kerja siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I pertemuan pertama, hanya 3 dari 11 siswa (27%) yang mencapai kriteria ketuntasan, meningkat menjadi 5 siswa (45%) pada pertemuan kedua. Pada siklus II pertemuan pertama meningkat menjadi 7 siswa (64%), dan pada pertemuan kedua mencapai 9 siswa (82%). Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan media desain grafis secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa. Dengan demikian, media ini layak digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa secara aktif dan menyenangkan.
MENINGKATAKAN KEMAMPUN BERBICARA MELALUI MEDIA VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS II SD NEGERI Usman, Zuliyaningsi; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6256

Abstract

This research aimed to enhance speaking abilities using animated video media among second-grade students at SDN 04 Dulupi, Boalemo Regency. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach, with data collection techniques including observation, tests, and documentation. The research subjects were 16 second-grade students. Initial observations revealed that only 4 out of 16 students (25%) could speak effectively, while 12 students could not. In Cycle I, Meeting I, 7 out of 16 students (44%) demonstrated speaking ability, with 9 students (56%) still struggling. By Cycle I, Meeting II, 11 out of 16 students (69%) were able to speak, with 5 students (31%) still unable. Furthermore, in Cycle II, 14 out of 16 students (87%) showed improved speaking ability, with only 2 students (12%) still struggling. Based on the research findings and discussion, it can be concluded that the use of animated video media significantly improves the speaking abilities of second-grade students at SDN 04 Dulupi, Boalemo Regency. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara melalui media video animasi pada Siswa II SDN 04 Dulupi kabupaten Boalemo. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Dengan subjek penelitiannya yaitu Siswa kelas II yang berjumlah 16 orang. Hasil penelitian pada observasi awal dari 16 siswa hanya 4 yang mampu berbicara atau 25%, 12 siswa tidak mampu. Siklus I pertemuan I dari 16 siswa ada 7 siswa yang mampu atau 44% dan tidak mampu 9 siswa atau 56%. Pelaksanaan siklus I pertemuan II dari 16 siswa yang mampu 11 siswa atau 69% dan tidak mampu 5 siswa atau 31%. Sedangkan pada siklus II dari 16 siswa yang mampu 14 siswa atau 87% dan yang tidak mampu 2 siswa atau 12%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan melalui media video animasi dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas II SDN 04 Dulupi Kabupaten Boalemo.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GOOGLE SITES DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI IPAS Monoarfa, Mutia; PanaI, Abdul Haris; Arif, Rifda Mardian; Nurfadliah, Nurfadliah; Isnanto, Isnanto
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6257

Abstract

The low academic performance of fourth-grade students at SDN 3 Suwawa Selatan, particularly in the IPAS subject, served as the background for this study. Initial observations revealed that most students had not achieved the Minimum Learning Mastery Criteria (KKTP), largely due to monotonous teaching methods and the limited use of educational technology. This study aimed to enhance students’ learning outcomes by implementing the Problem Based Learning (PBL) model supported by interactive digital media, specifically Google Sites. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. In the first cycle, only 39.13% of students met the mastery criteria. However, after revising the learning strategy in the second cycle, the number of students who achieved mastery significantly increased to 82.61%. These results indicate that the integration of PBL with Google Sites successfully fostered student engagement and improved conceptual understanding. Therefore, this approach is considered effective in improving learning outcomes in IPAS for elementary school students. ABSTRAKRendahnya hasil belajar siswa kelas IV di SDN 3 Suwawa Selatan, khususnya pada mata pelajaran IPAS, menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian ini. Berdasarkan temuan awal, mayoritas siswa belum mencapai kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (KKTP), yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang bervariasi serta minimnya pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media digital interaktif berupa Google Sites. Penelitian menggunakan pendekatan tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil dari siklus I menunjukkan bahwa siswa yang mencapai ketuntasan hanya sebesar 39,13%. Setelah dilakukan perbaikan strategi pada siklus II, persentase ketuntasan meningkat signifikan menjadi 82,61%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan Google Sites mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran serta meningkatkan pemahaman konseptual mereka secara lebih bermakna. Dengan demikian, pendekatan ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi IPAS.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA FLIPBOOK PADA SISWA KELAS I SD NEGERI Dumbela, Suci Rahmawati; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rustam I.; Monoarfa, Fidyawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6274

Abstract

The research question addressed in this research was: Can beginning reading skills in first-grade students of SDN 2 Telaga, Gorontalo Regency, be improved through the use of flipbook media? This research aims to improve beginning reading skills using flipbook media for the first-grade students at SDN 2 Telaga. This research was classroom action research. Data were collected through tests, observations, and documentation. Initial observation revealed that out of 19 students, 15 students (79%) demonstrated poor beginning reading skills. Improvement was observed over the implementation of classroom actions through two meetings in Cycle I and two meetings in Cycle II. In the first meeting of Cycle I, only 6 out of 19 students (32%) showed improvement in beginning reading. In the second meeting of Cycle I, this number increased to 10 students (53%). In the first meeting of Cycle II, 13 students (68%) showed improvement, and by the second meeting of Cycle II, 16 students (84%) had achieved good and accurate beginning reading skills. The findings indicate that the use of flipbook media significantly enhances beginning reading abilities in first-grade students at SDN 2 Telaga, Gorontalo Regency. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas I SDN 2 Telaga, Kabupaten Gorontalo, melalui penggunaan media pembelajaran flipbook. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa dari 19 siswa, hanya 4 siswa (21%) yang menunjukkan kemampuan membaca awal, sementara 15 siswa (79%) belum menguasai keterampilan tersebut. Pelaksanaan tindakan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Pada siklus I pertemuan pertama, jumlah siswa yang mampu membaca meningkat menjadi 6 orang (32%). Pada pertemuan kedua siklus I, meningkat lagi menjadi 10 siswa (53%). Selanjutnya, pada siklus II pertemuan pertama terdapat 13 siswa (68%) yang mampu membaca dengan baik, dan pada pertemuan kedua meningkat menjadi 16 siswa (84%). Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media flipbook efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan.

Page 3 of 3 | Total Record : 28