Jurnal Abdiraja
Jurnal Abdiraja adalah jurnal ilmiah dengan ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat (community service) yang dilakukan oleh dosen, praktisi, maupun mahasiswa. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah untuk mewadahi tulisan ilmiah yang memiliki substansi kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan hilirisasi dari hasil penelitian ataupun kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan berdasarkan analisis kebutuhan masyarakat akan sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat meningkatkan kemandirian, taraf hidup dan atau kemakmuran masyarakat dalam berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, hukum, nilai, kebudayaan, dan aspek lainnya.
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja"
:
16 Documents
clear
Peningkatan Keteramplian Listening Bagi Dosen Calon Peserta Tes Toep/PLTI Di Lingkungan Universitas Wiraraja Melalui Pelatihan Pengayaan Kosa Kata Dalam Media Audio Visual
Akhmad Feri Fatoni;
Nisfil Maghfiroh Meita
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/adr.v5i1.1095
Pentingnya penguasaan bahasa Inggris tidak terlepas dari pelaksanaan tes bahasa Inggris berskala internasional seperti TOEP/TOEFL. Seperti diketahui bahwa pelaksanaan tes berskala internasional tersebut sering menjadi acuan kelulusan dosen untuk mendapat sertifikasi dosen. Namun fakta yang terjadi di Universitas Wiraraja dihimpun dari Badan Kepegawaian Univesitas Wiraraja, pada awal tahun 2020 dari sebanyak 144 dosen tetap hanya sekitar.49 dosen yang telah mendapatkan sertifikasi. Minimnya kelulusan dosen dalam mengikuti tes PLTI dikarenakan sebagian besar peserta mengalami kesulitan terlebih ketika mengerjakan tes listening. Hal ini dikarenakan minimnya penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Menurut Fatoni (2020), penguasaan kosa kata sangat mempengaruhi keterampilan mendengarkan bahsa Inggris. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat dilakukan untuk membantu pembelajar meningkatkan keterampilan listening adalah dengan pembelajaran menggunakan audio visual. Pembelajaran dengan menggunakan audio visual merupakan metode efisien yang dapat meningkatkan kemampuan listening sekaligus memperkaya penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Materi yang digunakan dalam pembelajaran adalah percakapan aktivitas sehari-hari dan disuguhkan dengan visualisasi kronologi kejadiannya disertai subtitle dan dikemas dalam bentuk tes/soal. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan bahasa Inggris masyarakat sasaran. Sehingga mereka lebih mudah dalam menghadapi soal listening. Manfaat pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kuantitas dosen yang mendapat sertifikasi di lingkungan Universitas Wiraraja. Selain itu melalui pengabdian ini akan dihasilkan modul materi peningkatan keterampilan listening dan trik mengerjakan soal. Kegiatan yang dilaksanakan hingga pertemuan kelima mengindikasikan bahwa rangkaian kegiatan telah mencerminkan tujuan PkM. Pada akhir pertemuan, mayoritas peserta PkM mengalami peningkatan keterampilan mengerjakan soal listening.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK GORENG MENJADI SABUN PADAT DENGAN EKSTRAK LIDAH BUAYA DALAM PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN
Dyah Ayu Fajarianingtyas;
Jefri Nur Hidayat
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/adr.v5i1.1113
Kondisi terkini sekolah Mts Al-Mujahidin berlokasi di Jalan Raya Rubaru Nomor 36 Peyangan sebagai mitra memiliki potensi telah melaksanakan pembelajaran IPA secara kontekstual dan peluang mitra berada di lingkungan pondok pesantren yang bersinergi dengan lingkungan sekolah sehingga peluang pendidikan wirausaha besar karena ada dukungan dari masyarakat setempat. Hasil wawancara pada bulan maret tahun 2020 didapatkan fakta bahwa pembelajaran IPA yang ada di pondok diintegrasikan dalam kegiatan kewirausahaan. Akan tetapi, mitra/sekolah ini memiliki permasalahan yang berkaitan dengan layanan pendidikan yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan, khususnya limbah minyak goreng. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan. Manfaat kegiatan ini adalah dapat membentuk dan mengembangkan kelompok siswa agar memiliki keterampilan khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha. Metode pelaksanaan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah metode pendidikan masyarakat melalui pelatihan limbah minyak goreng menjadi sabun padat dengan ekstrak lidah buaya. Pemberian edukasi berupa penyuluhan dapat mengubah paradigma masyarakat sehingga limbah minyak goreng dapat diolah menjadi alternatif produk yang dapat diaplikasikan dalam masyarakat dan mempunyai nilai guna dan nilai ekonomi yang tinggi. Produk sabun padat ekstrak lidah buaya sekarang ini sudah memiliki jangkauan pemasaran yang cukup luas. Pelatihan dilakukan menggunakan metode demonstrasi dan eksperimen. Metode ini dilakukan dengan memberikan praktek langsung didampingi oleh tutor. (1) respon positif dari mitra adalah sebagai peserta pelatihan sebesar 92.9% dan (2) adanya peningkatan keterampilan/skill entrepreneurship melalui kegiatan pengolahan limbah minyak goreng yang ramah lingkungan.
Peningkatan Perekonomian Masyarakat Pesisir Melalui E-Business di Desa Dapenda Kecamatan Batang-batang
Ahmad Ghufrony;
Liyanto Liyanto;
Imam Hidayat
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/adr.v5i1.1174
E-business adalah sebuah aplikasi jual beli yang memudahkan masyarakat pesisir di Dapenda untuk lebih menangkap peluang usaha atau dagangannya ke pangsa pasar yang lebih luas dengan jangkauan informasi tidak terbatas. E-business merupakan dampak positif dari bergeraknya dunia digitalisasi yang semakin tinggi yang memudahkan penggunanya dalam memperoleh keuntungan. Sisi positif dari era digitalisasi ini memberikan ruang kepada masyarakat untuk lebih kretif sehingga kehadirannya memberikan nilai tinggi bagi masyarakat dalam membentu pengahasilan untuk memperbaiki taraf ekonominya. Padahal jika dilihat dari keunggulan Desa Dapenda dengan potensi kekayaan alamnya, hasil ikan laut, ikan laut diolah menjadi terasi, cemara udang, dan kelapa hijau adalah nilai tambah bagi Desa Dependa, maka sangat wajar jika potensi ini merupakan mata pencarian warganya dalam mencukupi kehidupan sehari-harinya. Namun permasalahnnya kehadiran tekhnologi infromasi yang semakin canggih tidak satupun orang memenfaatkan ini sebagai peluang untuk dijadikan sebagai salah satu alat promosi didunia perdardaganya, lemahnya tingkat kesadaran ini tidak memberikan nilai tambah bagi dunia usaha atau perdagangannya. Maka dari itu perlu adanya trobosan baru yang berani menggunakan cara baru dengan penggunaan yang mudah, melalui proposal ini kami memberikan sentuhan edukasi teknologi yaitu dengan menghadirkan e-business sebagai solusi yang tepat dalam membantu usaha dan perdagannya. E-business menghadirkan edukasi dengan gampang digunakan, praktis dan simple untuk digunakan masyarakat dalam berjualan dimedia sosial dengan jangkaun yang lebih luas dan pangsa pasar yang tidak terbatas.
Pendampingan Lansia dalam Pelayanan Keperawatan Mandiri Dengan Masalah Nyeri Kronik
Syaifurrahman Hidayat;
Mujib Hannan
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/adr.v5i1.1499
The decreasing of biological function in the aging process affecting a damage in organ tissue in the elderly, so they are easy to be susceptible of diseases including chronic pain. Pain management in the elderly with osteoarthritis in the community in large mount use pain relievers, and rarely use non-pharmacological therapy, even though the use of non-pharmacological pain management has a smaller risk of drug side effects. The solution needed to be done is Assistance to elderly in Independent Nursing Services with Chronic Pain Problems. The implementation method is providing health education to elderly families, mentoring chronic pain management independently, assisting in developing an integrated healthcare center program for the elderly on chronic pain management and conducting training for elderly health cadres. The results of the implementation of mentoring for elderly were carried out in four activities including health counseling for the elderly and family, assistancing in managing chronic pain independently, optimizing the elderly integrated healthcare center program on pain management and training for elderly health cadres. Assistancing for the elderly in independent nursing services as part of human resource development efforts in improving the handling of problems that occur in the elderly, one of which is chronic pain in the elderly, namely with independent nursing services that can be done at home, so that it becomes part of promotive and preventive efforts
PENDAMPINGAN IBU NIFAS DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF
Sri Yunita Suraida Salat;
Arisda Candra Satriaawati
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/adr.v5i1.1523
Pemerintah memiliki kebijakan nasional tentang program terkiait pemberian ASI eksklusif yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor: 33 Tahun 2012. Cakupan bayi diberi ASI Eksklusif di Kabupaten Sumenep Tahun 2017 sebesar 82,30 %. Namun data ini bukanlah data murni melaikan data dimana pada saat pendataan jika ada seorang bayi yang berumur 0 bulan atau 1 bulan dan bayi usia 5 bulan masih diberi ASI saja, maka pada saat itu bayi tersebut dicatat sebagai bayi yang diberikan ASI Eksklusif. Oleh karena itu angka cakupan pemberian ASI Ekslusif lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian ASI pada usia 6 bulan murni. Rendahnya cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Sumenep di sebabkan oleh banyak faktor, salah satunya karena karena masih adanya kebiasaan dimasyarakat yang kurang mendukung pemberian ASI ekslusi seperti pemberian nasi atau pisang sebelum berumur 6 bulan ataupun karena ibu bekerja di luar rumah. Tujuan dari pelaksanaan pendampingan ibu nifas dalam pemberian ASI Eksklusif ini untuk membantu ibu nifas dalam memberikan ASI saja pada bayinya saat usia 0-6 bulan. Metode pelaksanaan PKM ini yaitu dengan melakukan pendampingan langsung pada ibu nifas yang masih memberikan ASI saja pada bayinya secara door to door sehingga dapat membantu ibu dalam mengatasi kesulitan yang dialami selama ibu memberikan ASI Ekslusif. Hasil dari pendampingan yang dilakukan selama 3 bulan ini yaitu 85% dari 13 ibu nifas yang dilakukan pendampingan, masih tetap memberikan ASI saja pada bayinya tanpa makanan tambahan lainnya. Hal ini menjukkan bahwa pelaksanaan pengabdian ini berjalan cukup
Pemberdayaan UMKM Dan Mentoring Teknologi Produk Olahan Nanas Di Desa Babadan Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri
Nunuk Helilusiatiningsih;
Endro Puji Astoko;
Nastiti Winahyu;
Rizky Arief Shobirin;
Titik Irawati
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/adr.v5i1.1525
Tanaman nanas tumbuh subur dan merupakan sentra produksi di Kecamatan Ngancar, yang terdiri 4 desa yaitu Babadan, Besali, Jagul, Kunjang Kabupaten Kediri. Permasalahan yang ada yaitu pemasaran buah dalam bentuk segardan belum dikenal teknologi pasca panen dan pengolahan nanas menjadi produk yang awet disimpan. Tujuan kegiatan untuk coaching dan mentoring teknologi pengolahan nanas kepada kelompok PKK mandiri Desa Babadan Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Metode Pelaksanaan yaitu Pembinaan dan sosialisasi tentang pentingnya ilmu teknologi pasca panen olahan buah nanas menjadi produk yang disukai konsumen dan dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat petani nanas juga. .Waktu Pelaksanaan selama 4 hari mulai tanggal 18 Agustus sampai 21 Agustus 2021 di Balai Desa Babadan , Kec. Ngancar Kediri diikuti .peserta 20 orang. Hasil kegiatan yang dicapai adalah target jangka pendek yaitu petani mempelajari dan memahami ilmu teknologi pasca panen dan olahan buah nanas segar menjadi sari buah nanas, selai nanas, dodol nanas. Target jangka panjang adalah menjalin koordinasi dan kemitraan petani dengan pemangku kepentingan terkait seperti akademisi, pihak pemerintah dan swasta. Dapat terbentuk model ekonomi bisnis UMKM berkelanjutan skala nasional.
Survey Persepsi dan Mobilitas Pengguna Jasa Penyebrangan di Pelabuhan Gersik Putih - Kalianget di Masa Pandemi Covid 19 dan Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Isdiantoni Isdiantoni;
Roos Yuliastina;
Imam Hidayat;
Isyanto Isyanto
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/adr.v5i1.1594
Kabupaten Sumenep sebagai salah satu kabupaten di Wilayah Jawatimur masih berstatus zona Merah terkait penyebaran Covid 19. Dalam rangka menekan jumlah penyebaran Covid 19 pada beberapawilayah zona merah di Indonesia, pemerintah menerbitkan kebijakan No 21 Tahun 2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Meski aturan ini telah ditetapkan, nyatanya dalam kehidupan sehari-hari msayarakat di kabupaten Sumenep tetap melakukan kegiatan keluar rumah seperti kegiatan mobilisasi antar pulau ke daratan menggunakan trasportasi umum. Mobilitas yang dimaksud dalam hal ini yaitu mobilitas masyarakat pengguna jasa penyeberangan Gersik putih-Kalianget, Sarana penyebrangan ini masih tetap melakukan aktifitas penyebrangan barang dan orang meskipun di masa pandemi , bahkan tetap melakukan aktivitas kegiatan penyebrangan tanpa menerapkan protokoler kesehatan 5M pagi penumpang kapal tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tertarik untuk melakukan survei terhadap pengguna transportasi penyebrangan Gersik –putih Kalianget dalam mempersepsikan Covid 19 dan pemberlakuan PSBB. Setelah melakukan survei kegiatan pengabdian ini dilanjutkan dengan melakukan sosialisasi ringan terhadap narasumber yang ditemui dan membegikan masker secara gratis.
PKM Penyuluhan Usaha Sayuran Hidroponik Desa Karang Anyar
Ida Ekawati;
Henny Diana Wati;
Isdiantoni Isdiantoni
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/adr.v5i1.1608
Desa Karang Anyar merupakan desa di wilayah pesisir yang padat penduduk, sehingga timbul masalah sempitnya lahan di sekitar rumah. Demikian pula, lahan untuk usaha yang tersedia hanya lahan tambak garam, sehingga usaha di lahan ini menjadi tumpuhan sumber pendapatan penduduk. Sementara hasil usaha garam belum bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Usaha skala kecil unggas juga sangat terbatas. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat perlu adanya usaha lain yang tidak memerlukan lahan yang luas. Salah satu usaha yang dapat dilakukan pada lahan terbatas yaitu usaha sayuran hidroponik. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat sasaran dan perubahan sikap terhadap sistem tanam hidroponik dan peluang usaha. Sasaran kegiatan ini adalah para pemuda/pemudi yang lebih paham teknologi dan tergabung dalam organisasi PKK. Kegiatan pengabdian ini dalam bentuk penyuluhan dengan metode ceramah yang dilengkapi dengan alat peraga video hidroponik serta tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa respons peserta penyuluhan sangat positif, bahkan peserta melakukan penyuluhan atau pelatihan lagi terkait pertanian. Tingkat pengetahuan, pemahaman peserta penyuluhan meningkat. Hampir semua peserta memahami teknik budidaya sayuran hidroponik (90%). Semua peserta ingin mencoba sistem tanam hidroponik di rumah masing-masing, namun peserta memilih sistem hidroponik yang lebih sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa respons peserta penyuluhan sangat positif, bahkan peserta melakukan penyuluhan atau pelatihan lagi terkait pertanian. Tingkat pengetahuan, pemahaman peserta penyuluhan meningkat. Hampir semua peserta memahami teknik budidaya sayuran hidroponik (90%). Semua peserta ingin mencoba sistem tanam hidroponik di rumah masing-masing, namun peserta memilih sistem hidroponik yang lebih sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa respons peserta penyuluhan sangat positif, bahkan peserta melakukan penyuluhan atau pelatihan lagi terkait pertanian. Tingkat pengetahuan, pemahaman peserta penyuluhan meningkat. Hampir semua peserta memahami teknik budidaya sayuran hidroponik (90%). Semua peserta ingin mencoba sistem tanam hidroponik di rumah masing-masing, namun peserta memilih sistem hidroponik yang lebih sederhana.
Peningkatan Keteramplian Listening Bagi Dosen Calon Peserta Tes Toep/PLTI Di Lingkungan Universitas Wiraraja Melalui Pelatihan Pengayaan Kosa Kata Dalam Media Audio Visual
Fatoni, Akhmad Feri;
Meita, Nisfil Maghfiroh
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/adr.v5i1.1095
Pentingnya penguasaan bahasa Inggris tidak terlepas dari pelaksanaan tes bahasa Inggris berskala internasional seperti TOEP/TOEFL. Seperti diketahui bahwa pelaksanaan tes berskala internasional tersebut sering menjadi acuan kelulusan dosen untuk mendapat sertifikasi dosen. Namun fakta yang terjadi di Universitas Wiraraja dihimpun dari Badan Kepegawaian Univesitas Wiraraja, pada awal tahun 2020 dari sebanyak 144 dosen tetap hanya sekitar.49 dosen yang telah mendapatkan sertifikasi. Minimnya kelulusan dosen dalam mengikuti tes PLTI dikarenakan sebagian besar peserta mengalami kesulitan terlebih ketika mengerjakan tes listening. Hal ini dikarenakan minimnya penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Menurut Fatoni (2020), penguasaan kosa kata sangat mempengaruhi keterampilan mendengarkan bahsa Inggris. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat dilakukan untuk membantu pembelajar meningkatkan keterampilan listening adalah dengan pembelajaran menggunakan audio visual. Pembelajaran dengan menggunakan audio visual merupakan metode efisien yang dapat meningkatkan kemampuan listening sekaligus memperkaya penguasaan kosa kata bahasa Inggris. Materi yang digunakan dalam pembelajaran adalah percakapan aktivitas sehari-hari dan disuguhkan dengan visualisasi kronologi kejadiannya disertai subtitle dan dikemas dalam bentuk tes/soal. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan bahasa Inggris masyarakat sasaran. Sehingga mereka lebih mudah dalam menghadapi soal listening. Manfaat pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kuantitas dosen yang mendapat sertifikasi di lingkungan Universitas Wiraraja. Selain itu melalui pengabdian ini akan dihasilkan modul materi peningkatan keterampilan listening dan trik mengerjakan soal. Kegiatan yang dilaksanakan hingga pertemuan kelima mengindikasikan bahwa rangkaian kegiatan telah mencerminkan tujuan PkM. Pada akhir pertemuan, mayoritas peserta PkM mengalami peningkatan keterampilan mengerjakan soal listening.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK GORENG MENJADI SABUN PADAT DENGAN EKSTRAK LIDAH BUAYA DALAM PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN
Fajarianingtyas, Dyah Ayu;
Hidayat, Jefri Nur
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/adr.v5i1.1113
Kondisi terkini sekolah Mts Al-Mujahidin berlokasi di Jalan Raya Rubaru Nomor 36 Peyangan sebagai mitra memiliki potensi telah melaksanakan pembelajaran IPA secara kontekstual dan peluang mitra berada di lingkungan pondok pesantren yang bersinergi dengan lingkungan sekolah sehingga peluang pendidikan wirausaha besar karena ada dukungan dari masyarakat setempat. Hasil wawancara pada bulan maret tahun 2020 didapatkan fakta bahwa pembelajaran IPA yang ada di pondok diintegrasikan dalam kegiatan kewirausahaan. Akan tetapi, mitra/sekolah ini memiliki permasalahan yang berkaitan dengan layanan pendidikan yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan, khususnya limbah minyak goreng. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan. Manfaat kegiatan ini adalah dapat membentuk dan mengembangkan kelompok siswa agar memiliki keterampilan khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha. Metode pelaksanaan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah metode pendidikan masyarakat melalui pelatihan limbah minyak goreng menjadi sabun padat dengan ekstrak lidah buaya. Pemberian edukasi berupa penyuluhan dapat mengubah paradigma masyarakat sehingga limbah minyak goreng dapat diolah menjadi alternatif produk yang dapat diaplikasikan dalam masyarakat dan mempunyai nilai guna dan nilai ekonomi yang tinggi. Produk sabun padat ekstrak lidah buaya sekarang ini sudah memiliki jangkauan pemasaran yang cukup luas. Pelatihan dilakukan menggunakan metode demonstrasi dan eksperimen. Metode ini dilakukan dengan memberikan praktek langsung didampingi oleh tutor. (1) respon positif dari mitra adalah sebagai peserta pelatihan sebesar 92.9% dan (2) adanya peningkatan keterampilan/skill entrepreneurship melalui kegiatan pengolahan limbah minyak goreng yang ramah lingkungan.