cover
Contact Name
Prasena Arisyanto
Contact Email
prasenaarisyanto@upgris.ac.id
Phone
+6285227258778
Journal Mail Official
wawasanpendidikanupgris@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lt.2, Jalan Sidodadi Timur no. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wawasan Pendidikan
ISSN : 28075714     EISSN : 28074025     DOI : https://doi.org/10.26877/wp.v1i1.9208
Core Subject : Education,
Jurnal Wawasan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus dengan fokus jurnal pada pembelajaran dan pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, dan pendidikan inklusi. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian yang ditulis dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2021)" : 15 Documents clear
UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SENTRA DI TK AISYIYAH II DOYONG MIRI SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Arum Nurcahyani Wibawati
Wawasan Pendidikan Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v1i1.9153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui model pembelajaran sentra pada kelompok B TK Aisyiyah II Doyong Miri Sragen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B yang berjumlah 10 anak. Objek penelitian ini adalah kreativitas anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, rubrik penilaian kreativitas anak. indikator yang ditetapkan yaitu jika minimal 70% dari 10 anak memiliki kreativitas yang berada pada tingkat berkembang sangat baik (BSB). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran sentra dengan menerapkan tiga jenis sentra yaitu sentra persiapan, sentra bahan alam cair, dan sentra peran dapat meningkatkan kreativitas anak. Pada saat tindakan pra siklus hanya terdapat 20% anak yang mempunyai kreativitas berada pada tingkat berkembang sangat baik, pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan yaitu 40% dari 10 anak mempunyai kreativitas dengan tingkat berkembang sangat baik, pada siklus II sebesar 70% dari 10 anak yang kreativitasnya berada pada tingkat berkembang sangat baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa krativitas anak Kelompok B dengan tingkat berkembang sangat baik telah mencapai indikator keberhasilan sebesar 70% dan pelaksanaan penelitian dihentikan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DENGAN MATERI BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN MELALUI METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GAMBAR Dhimas Wahyu Prasetya
Wawasan Pendidikan Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v1i1.9208

Abstract

Perbaikan pembelajaran IPA pada tema lingkungan dengan materi bagian-bagian tumbuhan, sebagian besar siswa mendapatkan nilai dibawah KKM yaitu 70. Oleh karena itu guru berupaya melakukan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran make a match (mencari pasangan) berbantuan media gambar. Tujuan perbaikan pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk hasil belajar pada pra siklus ketuntasan siswa 40%  kemudian ketuntasan pada siklus I meningkat menjadi 65% dan pada siklus II meningkat lagi sebesar 93%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan metode make a match (mencari pasangan) berbantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA tema lingkungan dengan materi pokok bagian-bagian tumbuhan di kelas IIA Semester I SD N Kemijen 03 Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang Tahun Pelajaran 2019/2020.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI BERMAIN BALAP KARUNG MEMINDAHKAN BOLA PADA KELOMPOK B TK AISYIYAH AL HUSNA KECAMATAN GEMUH KABUPATEN KENDAL Firma Prawidyasari
Wawasan Pendidikan Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v1i1.9267

Abstract

Latar belakang yang mendorong penulis melakukan penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan motorik kasar pada anak kelompok B. Hal ini dapat dilihat ketika melakukan gerakan berayun, mengangkat, bergoyang, merentang, memeluk, melengkung, memutar, membungkuk dan mendorong. Keterampilan ini membutuhkan keseimbangan atau kestabilan tubuh, yaitu gerakan yang membutuhkan keseimbangan pada taraf tertentu seperti, berputar dan mengayunkan kedua tangan di tempat. Tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kemampuan motorik kasar pada anak didik; (2) peningkatan kemampuan motorik kasar pada anak melalui kegiatan bermain balap karung memindahkan bola. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah anak TK Aisyiyah Al Husna Gemuh Kendal yang berjumlah 21 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah observasi, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar melalui bermain balap karung memindahkan bola yang dilakukan pada anak TK Aisyiyah Al Husna Gemuh Kendal dapat disimpulkan bahwa melalui bermain balap karung memindahkan bola dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak. Hal tersebut ditandai  dari ketercapaian indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas dengan peningkatan hasil belajar dari siklus I, dapat diketahui bahwa ketuntasan yang dicapai sebanyak 11 anak (52,38%). Pada siklus II yang ketuntasan yang dicapai sebanyak 80,95% atau 17 anak dinyatakan berhasil, dari pencapaian hasil pembelajaran siklus II sudah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan dalam penelitian ini, sehingga tidak perlu dilakukan perbaikan pada siklus berikutnya. Disimpulkan bahwa melalui bermain balap karung memindahkan bola dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA MELALUI MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK KELOMPOK B TK KRISTEN NGORESAN 2 Ernawati Ernawati
Wawasan Pendidikan Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v1i1.9156

Abstract

Latar belakang yang mendorong penulis melakukan penelitian ini adalah kurangnya kemampuan kognitif khususnya pada anak usia 5-6 tahun di kelompok B. Anak-anak masih kesulitan di dalam pengenalan konsep bilangan yang bertujuan untuk mengembangkan pemahaman anak terhadap bilangan dengan benda-benda konkret sebagai pondasi yang kokoh pada anak di dalam mengembangkan kemampuan matematika.  Pada pengembangan kognitif khususnya pada pengenalan konsep bilangan di kelompok B TK Kristen Ngoresan 2 kemampuan anak masih rendah.  Guru hanya memberikan tugas kepada anak untuk mengerjakan majalah dan guru hanya memberikan contoh kepada anak untuk menghitung jumlah benda yang ada pada majalah dan mengisinya dengan angka yang sesuai pada jumlah benda tersebut.Lalu menuliskan angkanya pada kolom yang tersedia.  Tujuan yang ingin dicapai adalah upaya meningkatkan kemampuan mengenal angka di TK Kristen ngoresan 2. Metode penelitian dilakukan dengan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitiannya adalah anak usia5-6 tahun pada kelompok B yang terdiri dari 20 anak di TK Kristen ngoresan 2 Jebres Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, dokumentasi, unjuk hari kerja/pemberian tugas. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis teknik dasar Deskriptif  Kompratif dan analisis kritis. Disimpulkan bahwa melalui kegiatan media kartu angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DENGAN KERTAS WARNA BERGAMBAR PADA KELOMPOK A DI TK AR-RAHMAH SURUH TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Komsiyati Komsiyati
Wawasan Pendidikan Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v1i1.9160

Abstract

Upaya meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menggunting dengan kertas warna bergambar pada kelompok A di TK IT AR-RAHMAH SURUH Tahun Pelajaran 2016/2017”Pada dasarnya anak memiliki banyak kemampuan yang bisa dikembangkan melalui tahapan-tahapan sesuai perkembangannya. Sesuai kesepakatan para ahli bahwa kegiatan bermain merupakan cara efektif yang bias digunakan untuk belajar anak. Salah satu upaya yang  dilakukan dalam pengembangan motorik halus anak sesuai indicator yaitu menggunting bentuk melingkar, zig zag dan lain-lain. Beberapa permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini adalah anak masih kesulitan dan kaku menggunakan dan memegang gunting.  Setelah melakukan tindakan pra siklus, siklus 1 dan siklus 2, terlihat hasil penilaian pengembangan motoric halus anak melalui kegiatan menggunting bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan sensori motoric anak berupa koordinasi mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit.Setelah mendapatkan hasil dari penelitian ini, peneliti berharap anak bisa mengkoordinasikan mata dan tangannya agar kemampuan anak melalui kegiatan menggunting lebih maksimal, dan kemampuan motoric halus anak lebih maksimal pada anak kelompok A.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MODEL CONCEPT SENTENCE DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 2 TRATEMULYO Ety Arfiana Kurniasari; Sukamto Sukamto
Wawasan Pendidikan Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v1i1.9214

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas VI SD Negeri 2 Tratemulyo melalui model Concept Sentence dengan media gambar. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah guru dan 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa skor keterampilan guru mengalami peningkatan, yaitu 26(baik) pada siklus I menjadi 29(baik) pada siklus II, dan 34(sangat baik) pada siklus III. Aktivitas siswameningkat dari 24 (baik) pada siklus I menjadi 26 (baik) pada siklus II, dan 31 (sangat baik) pada siklus III. Hasil belajar siswa secara klasikal meningkat dari 56% pada siklus I menjadi 72% pada siklus II, dan 88% pada siklus III. Simpulan penelitian ini adalah model Concept Sentence dengan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas VI SD Negeri 2 Tratemulyo.
PENGENALAN LAMBANG BILANGAN 1 SAMPAI 20 MENGGUNAKAN MEDIA GELAS PLASTIK PADA ANAK KELOMPOK B Fitri Natalia
Wawasan Pendidikan Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v1i1.9157

Abstract

Latar belakang masalah adalah permasalahan yang ditemui pada TK PGRI Desa Wiru Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang berdasarkan informasi yang diperoleh dari guru melalui kegiatan observasi awal yang dilakukan antara lain adalah guru kurang mengoptimalkan proses belajar karena proses yang ditekankan pada anak didik adalah bermain, walaupun disela-sela prosesnya dimasukkan unsur belajar mengenal angka.Masalah yang dirumuskan adalah;  Apakah penggunaan media gelas plastik dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pengenalan  lambang bilangan 1 sampai 20 pada anak TK PGRI Desa Wiru Kecamatan Bringin ?.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian 22 orang siswa. Pengumpulan data dengan lembar observasi sedangkan analisisnya adalah analisis kualitatif. Pembelajaran dinyatakan berhasil apabila ketuntasannya mencapai > 80%.Aktivitas belajar siswa dalam pengenalan bilangan 1sampai 20 dari gelas plastik juga mengalami peningkatan, yaitu pada siklus I  dari 13 aspek ada 1 aspek yang masuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata 2,38, sedangkan pada siklus II mencapai 13 aspek yang masuk dalam kategori baik ada 10 aspek dengan skor rata-rata 3,73 kemampuan siswa dalam pengenalan lambang bilangan 1-20 juga mengalami peningkatan, semula pada pra siklus mencapai 27,2% kemudian pada siklus I ketuntasan baru mencapai 54,5% anak yang berkembang, pada siklus II ketuntasannya mencapai 86,3% anak yang berkembang.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK AISYIYAHPUCANGAN 1 KARTASURA TAHUN AJARAN 2018/2019 Dwi Susanti
Wawasan Pendidikan Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v1i1.9155

Abstract

Latar belakang yang mendorong penulis melakukan penelitian ini adalah kurangnya kemampuan Motorik Halus anak kelompok A2 (usia 4-5 tahun) TK Aisyiyah Pucangan 1 Kartasura.. Anak–anak masih kesulitan dalam mengkoordinasikan gerakan jari-jarinya. Beberapa permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini adalah anak masih kaku dalam memegang pensil, anak belum mampu menggunting garis lengkung, media yang digunakan monoton (kertas),kegiatan kurang menarik. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah upaya meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Pucangan 1 Kartasura tahun ajran 2019/2020. Penelitian dilakukan dengan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitiananakusia 4–5 tahun pada kelompok A2 yang terdiri dari 20 anak di TK Aisyiyah Pucangan 1 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan aktivitas anak–anak didik. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan motorik halus yang dicapai anak didik lebih meningkat dibandingkan dengan sebelumnya. Kondisi awal hanya mencapai 10% namun setelah dilakukan praktek penelitian tindakan kelas pada siklus 1 mengalami peningkatan sebesar 40% dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 85%. Disimpulkan bahwa melalui kegiatan menggunting dapat meningkatkan kemampuan motorik halus  anak.
PENERAPAN PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF DALAM PROYEK KEWIRAUSAHAAN BERBASIS NILAI-NILAI BUDAYA ISLAM BINA INSANI (BSBI) UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA KELAS VI AL BAITAR SD IT BINA INSANI SEMARANG Laksmina Yussi Rahmandari
Wawasan Pendidikan Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v1i1.9216

Abstract

Penerapan pembelajaran tematik integrative dalam proyek kewirausaan berbasis nilai Budaya Islami Bina Insani untuk mengembangkan karakter pada siswa merupakan upaya yang dilakukan SDIT Bina Insani dalam rangka memunculkan potensi serta mengembangkan karakter peserta didik. Pembelajaran seperti ini dilakukan sejalan dengan tujuan pendidikan nasional mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Dari kegiatan ini diperoleh hasil bahwa penerapan pembelajaran tematik integratif berbasis nilai budaya Islam Bina Insani cukup efektif dilakukan di kelas hal ini terlihat dari antusiasme siswa selama mengerjakan projek ini karena dengan pembelajaran ini  siswalah yang  menjadi subyek pembelajaran. Selain itu juga dapat mengembangkan karakter siswa sesuai yan direncanakan. Beberapa karakter yang terlihat sudah berkembang dengan sangat baik pada siswa kelas VI Al Baitar SDIT Bina Insani adalah karakter kemampuan berusaha dan  menjaga adab pada guru. Sementara untuk karakter kreatif dan percaya diri masih harus terus dikembangkan agar menjadi sebuah karakter yang dimiliki oleh semua siswa kelas VI Al Baitar. Pembelajaran berbasis nilai Budaya Islami Bina Insani perlu terus dikembangkan dan diterapkan di semua kelas agar  karakter-karakter pada siswa seperti yang diharapkan dapat terbentuk sehingga visi sekolah dapat terwujud.
PERBAIKAN PEMBELAJARAN MELALUI PENILITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) TENTANG KEMAMPUAN MEMBILANG BENDA DAN PENGENALAN KONSEP BILANGAN PADA PENGEMBANGAN KOGNITIF DI TK HANDAYANI BANJARANYAR KELOMPOK A SEMESTER 1 TAHUN 2018/2019 Evi Handayani
Wawasan Pendidikan Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v1i1.9257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Kognitif anak melalui kegiatan membilang banda dan pengenalan konsep bilangan dengan menggunakan metode demonstrasi dapat memberikan pengalaman belajar yang menarik dengan cara mendengar, menirukan serta mengamatidi TK Handayani Banjaranyar tahun pelajaran 2018/2019 Subyek penelitian ini adalah guru dan anak pada anak kelompok A TK Handayani Banjaranyar yang berjumlah 16 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode demonstras. Dari hasil analisis Bab IV disimpulkan bahwa dengan menggunakan media yang menarik dengan cara mendengar, menirukan, serta mengamati dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui kegiatan membilang pada kelompok A di TK Handayani Banjaranyar tahun pelajaran 2013//2014. Rancangan penelitian tindakan kelas berbentuk siklus-siklus seolah-olah merupakan proses daur ulang mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Dari siklus-siklus kegiatan yang telah dilaksanakan diperoleh hasil sebagai berikut : Siklus 1 prosentase siswa yang mampu membilang sebanyak 7 anak (43,7 %), pada siklus 2 diperoleh prosentase keberhasilan menjadi 14 anak (87,5 %), sehingga dapat diakatakan bahwa penelitian ini telah berhasil.

Page 1 of 2 | Total Record : 15