Jurnal Wawasan Pendidikan
Jurnal Wawasan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus dengan fokus jurnal pada pembelajaran dan pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, dan pendidikan inklusi. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian yang ditulis dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris.
Articles
47 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022"
:
47 Documents
clear
PENGENALAN KONSEP BILANGAN MELALUI ALAT PERMAINAN TRADISIONAL DAKON PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN
Mega Fitri Lisjayanti;
Ismatul Khasanah;
Ellya Rakhmawati
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v2i2.10048
ABSTRACTThe introduction of the concept of numbers is very important to do in early childhood because the concept of numbers is included in cognitive development which is very important needed to support further education. To stimulate cognitive development, especially in the introduction of the concept of numbers, one way is to use traditional dakon game tools. Dakon game tools are one of the traditional tools that can stimulate the development of the concept of numbers in early childhood. The dakon game tool can only be played with two people, the introduction of the concept of numbers in the dakon is by using the dakon seeds, namely counting the dakon seeds and entering the dakon seeds in the dakon barn. The purpose of this paper is to explain the importance of recognizing the concept of numbers using traditional dakon game tools. This writing method uses a literature review method from several relevant article references. The results of this analysis indicate that traditional dakon game tools can stimulate several aspects of development, namely aspects of cognitive, physical, motor and social emotional development.
PENGGUNAAN MEDIA APLIKASI PADLET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS PADA MASA PANDEMI
Cahyo Purwaning
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v2i2.12997
Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX.G SMPN 2 Gempol pada masa pandemi dengan menggunakan media Aplikasi Padlet sebagai solusi yang tepat untuk mengatasi sistem pembelajaran daring secara terbatas dengan jumlah 50% siswa melakukan tatap muka di sekolah dan 50% lainnya belajar dari rumah masing masing. Sebagai subjek penelitian ini adalah Kelas IX.G SMPN 2 Gempol yang berjumlah 32 orang pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2021/20221. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus, tiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan tes tulis pada akhir siklus. Hasil penelitian mengalami peningkatan hasil belajar yang signifikan dari siklus 1 siswa yang memperoleh nilai diatas KKM hanya sejumlah 12 siswa (37,5%) sedangkan pada siklus 2 siswa yang memperoleh nilai diatas KKM meningkat menjadi 27 siswa (84,38%) begitu pula dengan nilai rata rata kelas mengalami peningkatan dari 62 menjadi 87.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI UNGKAPAN DAN ARTI UNGKAPAN PADA PEMBELAJARAN DARING TEMA 1 SUBTEMA 1 KELAS II SD NEGERI 03 PENER PEMALANG TAHUN AJARAN 2020/2021
Della Yulia Wati;
Mudzanatun Mudzanatun;
Intan Rahmawati
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v2i2.9939
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar peserta didik dalam memahami materi ungkapan dan arti ungkapan dan faktor yang menyebabkan kesulitan belajar pada peserta didik di kelas II SD Negeri 03 Pener Pemalang. Subjek penelitian ini adalah kelas II SD Negeri 03 Pener Pemalang yang terdiri dari 23 peserta didik. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu kesulitan dalam pemahaman arti ungkapan sebanyak 11 peserta didik, kesulitan dalam mencari ungkapan dan artinya pada teks cerita sebanyak 13 peserta didik, kesulitan mencari ungkapan dan artinya pada teks percakapan sebanyak 13 peserta didik, dan kesulitan dalam membuat kalimat menggunakan ungkapan sebanyak 15 peserta didik. Faktor penyebab kesulitan belajar yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi minat belajar, kesehatan tubuh, kemampuan penginderaan, dan kemampuan intelektual. Sedangkan faktor eksternal meliputi variasi guru dalam mengajar, penggunaan media pembelajaran, sarana dan prasarana di sekolah, motivasi belajar dari guru dan orangtua, dan lingkungan keluarga peserta didik. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan belajar peserta didik yaitu dengan melakukan remedial kepada peserta didik yang mengalami kesulitan.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL GROUP INVESTIGATION BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN ALAT PERAGA MISTAR DAWAI BAGI SISWA KELAS VI SDN 3 PAKIS KRADENAN GROBOGAN
Mindarsih Mindarsih
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v2i2.13178
Penelitian bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar melalui penggunaan model group investigation bermuatan pendidikan karakter dengan alat peraga mistar dawai bagi siswa kelas VI SDN 3 Pakis Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan Semester I Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian dilaksanakan di SDN 3 Pakis Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan dengan subyek penelitian siswa kelas VI berjumlah 29 siswa. Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dengan masing-masing siklus 3 kali pertemuan meliputi: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model group investigation bermuatan pendidikan karakter dengan alat peraga mistar dawai dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, yaitu dari 19.44% sangat baik pada siklus I menjadi 81.19% pada siklus II. Penggunaan model group investigation bermuatan pendidikan karakter dengan alat peraga mistar dawai dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yaitu dari ketuntasan 44.83% pada pra siklus menjadi 68.97% pada siklus I dan meningkat menjadi 86.21% pada siklus II. Dengan demikian secara keseluruhan melalui penggunaan model group investigation bermuatan pendidikan karakter dengan alat peraga mistar dawai dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar bagi siswa kelas VI SDN 3 Pakis Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan Semester I Tahun Ajaran 2021/2022.
Pengaruh Minat Baca Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas IV SD Negeri Padaran Kecamatan Rembang
Moch Syafiqurrijal Azhad;
A.Y. Soegeng Ysh;
Ikha Listyarini
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v2i2.10078
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan minat baca terhadap kemampuan membaca siswa kelas IV SD Negeri Padaran Kecamatan Rembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Variabel dalam penelitian ini yaitu minat baca dan kemampuan membaca. Populasi penelitiannya yaitu seluruh siswa kelas IV SD Negeri Padaran yang berjumlah 30 siswa. Sampel yang digunakan adalah seluruh siswa kelas IV dengan menggunakan teknik nonprobability sampling jenis sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes dan angket. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik inferensial yaitu dengan mengunakan uji signifikansi (uji t). Hasil penelitian uji statistik deskriptif pada variabel minat baca menunjukkan bahwa jumlah terbanyak yaitu 14 siswa (47%) yang berada dalam kategori kurang, dan hasil pada variabel kemampuan membaca menunjukkan bahwa jumlah terbanyak yaitu 12 siswa (40%) yang berada dalam kategori kurang. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 10,706. Jadi dapat diketahui bahwa thitung (10,706) > ttabel (2,052), dengan nilai signifikansi 0,00 yang mana 0,00 < 0,05. Maka dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan minat baca terhadap kemampuan membaca siswa kelas IV SD Negeri Padaran Kecamatan Rembang.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPORT TEXT DENGAN MENGGUNAKAN MULTI METODE
Rahmi Tavip Unowati
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v2i2.13002
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan report text dengan menggunakan multi metode. Penelitian ini merupakan penelitian PTK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerja kelompok memiliki dampak positif dalam meningkatkan report text siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus awal , I, dan II) yaitu masing-masing 66,67%, 77,78%, dan 88,89%. Pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai. Aktivitas siswa dalam proses belajar aktif dalam setiap siklus mengalami peningkatan. Hal ini berdampak positif terhadap report text siswa yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan. Pembelajaran dengan kerja kelompok memiliki dampak positif dalam meningkatkan report text siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus awal (66,67%), siklus I (77,78%), siklus II (88,89%).
PERBEDAAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK DITINJAU DARI PENGASUHAN ORANG TUA DI TK PUTRA NUSANTARA GENUK SEMARANG
Willy Nugrahanti;
Ratna Wahyu Pusari;
Mila Karmila
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v2i2.9963
Kemandirian anak sejak dini sangat penting untuk dikembangkan agar anak menjadi pribadi yang tidak selalu bergantung kepada orang lain hingga remaja maupun dewasa. Disamping itu anak yang mandiri memiliki kemampuan untuk menentukan pilihan, memutuskan sesuatu atas pilihannya sendiri, bertanggung jawab dan percaya diri. Peran orang tua sangat penting khususnya ibu yang menjadi figure sentral yang dapat membantu perkembangan kemandirian anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemaandirian anak yang ibunya bekerja dan tidak bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode klausal- komperatif atau ex post fakto.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MATERI BANGUN RUANG KUBUS DAN BALOK KELAS V
Dwi Mawarini;
Fajar Cahyadi;
Intan Rahmawati
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v2i2.9885
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hasil belajar matematika siswa pada materi kubus dan balok dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning di kelas V SDN 2 Pilang. Jenis penelitian adalah eksperimen berbentuk pre-Experimental Design menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian adalah One Shot Case Study Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 2 Pilang. Sampel yang diambil adalah 17 siswa kelas V dengan menggunakan teknik Nonprobability Sampling berbentuk Sampling Jenuh. Data penelitian diperoleh melalui tes dan dokumentasi. Hasil analisis nilai pretest menunjukkan Lo ttabel (33> 2,11991). Disimpulkan terdapat perbedaan antara nilai rata-rata pretest dengan nilai rata-rata posttest. Ditunjukkan juga uji normalitas N-Gain, diperoleh hasil g≥0,7 yang termasuk kategori tinggi. Kesimpulannya adanya peningkatan kemampuan siswa setelah mengikuti proses pembelajaran dengan menerapkan model Project Based Learning. Diperoleh hasil ketuntasan belajar klasikal posttest>KKM (88%≥70%) yang artinya tuntas. Kesimpulannya melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning efektif terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang disampaikan adalah dalam melaksanakan proses belajar mengajar hendaknya guru menggunakan model pembelajaran yang bervariasi agar siswa menjadi lebih aktif terhadap pembelajaran.Kata Kunci: Model Project Based Learning, Hasil Belajar Kognitif, Bangun Ruang Kubus dan Balok.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR KELAS IV TEMA 9 SUB 2 PEMANFATAN KEKAYAAN ALAM DI INDONESIA SDN CEMPAKA 02
Nasyia Diasti Utami;
Roni Sulistiyono;
Muryanto Muryanto
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v2i2.12492
Pada pembelajaran saat pandemi di kelas IV SDN Cempaka 02 model yang di gunakan belum berfariasi.Hal ini dibuktikan dengan pembelajaran luring siswa di beri tugas lewat aplikasi whatsap. Pada pembelajaran luring di SDN Cempaka 02 guru juga memanfatkan whatasap, quiziz.namun penggunaan aplikasi memang belum digunakan secara maksimal karena mengalami beberapa kendala.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di kelas IV SDN Cempaka 02 Bumijawa, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Kemampuan berpikir kritis dibuktikan dengan banyaknya siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM pada siklus I sebesar 57,69% dengan rata-rata kelas 66,53 pada siklus II meningkat menjadi 84,61% dengan rata-rata kelas 77,30. Sedangkan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 61,53% dengan rata-rata 68,46 kemudian pada siklus II meningkat menjadi 84,61% dengan rata-rata 77,69. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar tema 9 di kelas IV dengan menggunakan model discovery learning.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI HIMPUNAN BAGI SISWA KELAS VII F SMP NEGERI 2 KRADENAN PADA SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2019 / 2020
Erna Pantjawati
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/wp.v2i2.13175
Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk mengetahui apakah melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika materi himpunan bagi siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Kradenan pada semester 1 tahun pelajaran 2019 / 2020. Berdasarkan hasil tindakan dan pengamatan pada siklus I dan siklus II diperoleh : (a) melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan motivasi belajar matematika materi himpunan bagi siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Kradenan pada semester 1 tahun pelajaran 2019 / 2020, dari kondisi awal motivasi belajar matematikanya rendah yaitu 42% ke kondisi akhir motivasi belajar matematikanya tinggi yaitu 83%, (b) melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi himpunan bagi siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Kradenan pada semester 1 tahun pelajaran 2019 / 2020, dari kondisi awal hasil belajar matematika rata-ratanya 58,39 ke kondisi akhir rata-ratanya menjadi 77,5, naik sebesar 33%.