cover
Contact Name
Prasena Arisyanto
Contact Email
prasenaarisyanto@upgris.ac.id
Phone
+6285227258778
Journal Mail Official
wawasanpendidikanupgris@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lt.2, Jalan Sidodadi Timur no. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wawasan Pendidikan
ISSN : 28075714     EISSN : 28074025     DOI : https://doi.org/10.26877/wp.v1i1.9208
Core Subject : Education,
Jurnal Wawasan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus dengan fokus jurnal pada pembelajaran dan pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, dan pendidikan inklusi. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian yang ditulis dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris.
Articles 37 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2026)" : 37 Documents clear
PENGALAMAN BELAJAR SEBAGAI PEMANTIK MOTIVASI INTRINSIK SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Nugrahani, Farida; Susilo, Dibyo Laksono; Handayani, Dwi; Putri, Nuha Nisrina; Hartati, Sri; Wijayanti, Wijayanti; Susilowati, Yuni
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pengalaman pembelajaran terhadap motivasi intrinsik siswa dalam pembelajaran bahasa. Motivasi intrinsik merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran bahasa, namun sering terhambat oleh metode pengajaran yang monoton dan berorientasi pada hasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan siswa, dan jurnal refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman belajar yang bermakna, relevan, dan memberikan otonomi kepada siswa mampu meningkatkan motivasi intrinsik. Siswa lebih aktif dan percaya diri ketika terlibat langsung dalam proses pembelajaran bahasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman belajar yang positif lebih efektif dalam menumbuhkan motivasi intrinsik dibandingkan dengan pemberian penghargaan eksternal. Hasil ini memberikan panduan bagi pendidik bahasa untuk merancang kegiatan di kelas yang lebih berfokus pada proses dan keterlibatan emosional siswa.
FOSTERING INTRINSIC MOTIVATION IN EFL LEARNERS THROUGH DUOLINGO’S GAMIFICATION: A QUALITATIVE STUDY Amalia, Lena; Seinsiani, Izzati Gemi
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26797

Abstract

Motivation plays a crucial role in English as a Foreign Language (EFL) learning, particularly in contexts with limited exposure to English outside the classroom. Although gamified language learning applications such as Duolingo are widely used, previous studies have largely emphasized extrinsic motivation and quantitative approaches. This study aimed to explore how Duolingo’s gamification fosters intrinsic motivation in EFL learners through the lens of Self-Determination Theory, focusing on autonomy, competence, and relatedness. A descriptive qualitative design was employed involving ten seventh-semester EFL university students from Universitas Negeri Semarang who were active Duolingo users. Data were collected through semi-structured interviews and an SDT-based questionnaire and analyzed using thematic analysis. The findings indicate that Duolingo’s gamification supports intrinsic motivation by creating an enjoyable, flexible, and engaging learning environment. Most participants reported using Duolingo primarily for personal enjoyment rather than external rewards, suggesting a shift toward intrinsic motivation. Autonomy and competence emerged as the most influential factors, while relatedness showed varied effects among learners. Overall, this study provides qualitative evidence that supporting learners’ psychological needs through gamification can enhance intrinsic motivation in EFL learning contexts.Keyword: Duolingo; EFL learners; intrinsic motivation; Self-Determination Theory
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATERI IPAS ASPEK SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA KELAS IV Risda, Syifaur; Kusumawati, Dian; Primadoni, Ade Bagus
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.25823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja sama siswa kelas IV SD Muhammadiyah Kranggan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada materi IPAS aspek sosial. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya partisipasi dan keterlibatan siswa dalam kerja kelompok, di mana aktivitas belajar masih didominasi oleh siswa berkemampuan tinggi sementara siswa lain cenderung pasif. Kondisi tersebut berdampak pada kurang optimalnya interaksi sosial dan keterampilan kolaboratif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi hasil kerja kelompok. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kerja sama siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 44,93 pada siklus I menjadi 83,93 pada siklus II. Peningkatan terlihat pada aspek partisipasi aktif, komunikasi, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kekompakan kelompok. Selain itu, penerapan model STAD menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, menumbuhkan rasa percaya diri, dan mendorong siswa untuk saling menghargai serta membantu teman. Guru juga mengalami peningkatan kemampuan dalam mengelola pembelajaran kolaboratif dan memfasilitasi interaksi positif antar siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan STAD tidak hanya berdampak pada peningkatan sosial siswa, tetapi juga memperkuat profesionalitas guru dalam menerapkan model pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe STAD terbukti efektif dalam membangun interaksi sosial positif, kerjasama, mengembangkan karakter kolaboratif, dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar.
MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN MEDIA KARTU VISUAL EDUKATIF: EFEKTIVITASNYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Wulandari, Sintia Suci; Kurniawati, Rissa Prima; Mursidik, Elly's Mersina
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23881

Abstract

Siswa SD masih mengalami kendala dalam pembelajaran IPA. Guru menyampaikan materi tanpa menggunakan media dan tanpa mereview materi sebelumnya, lalu meminta siswa menyalin di buku catatan. Kondisi ini menyebabkan siswa cepat bosan dan kurang berminat belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model SAVI berbantuan kartu visual terhadap hasil belajar IPA pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain true experimental berupa posttest only control design. Penelitian ini dilakukan di SDN Ngadirejo 02 dengan menggunakan kelas A sebagai kelas kontrol dan kelas B sebagai kelas eksperimen. Penelitian dilaksanakan di SDN Ngadirejo 02 dengan 37 siswa kelas IV. Teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Uji prasyarat meliputi normalitas, homogenitas, dan keseimbangan. Uji hipotesis memakai uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran SAVI berbantuan media kartu visual edukatif dengan model pembelajaran yang menggunakan metode ceramah. Berdasarkan hasil posttest rata-rata kelas eksperimen 86 dan kelas kontrol 72. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t, taraf signifikan 0,000 0,05, maka model pembelajaran SAVI berbantuan media kartu visual edukatif efektif terhadap hasil belajar IPA pada siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS SMART APPS CREATOR UNTUK MATERI KEGIATAN EKONOMI PADA FASE B Al Bukhori, Aldi Mukti; Priyanto, Wawan; Patonah, Siti
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23720

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah tidak digunakannya media pembelajaran, terutama pada materi kegiatan ekonomi pada mata pelajaran IPAS fase B. Hal tersebut mengakibatkan kurangnya minat belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis smart apps creator untuk materi kegiatan ekonomi pada fase B berupa aplikasi yang diakses melalui Android yang valid dan praktis digunakan oleh peserta didik kelas IV B sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (RD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan 15 peserta didik kelas IV B SDN Rejosari 03. Hasil penelitian menyatakan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis smart apps creator untuk materi kegiatan ekonomi pada fase B valid dan praktis. Kevalidan media diperoleh dari validasi ahli media 92,5% dan validasi ahli materi 93,3%. Kepraktisan media diperoleh dari respon guru 93% dan respon peserta didik 85,3%. Berdasarkan hasil penelitian, media ini dapat digunakan untuk alternatif media pembelajaran di sekolah dasar.The problem in this study is the lack of us of learning media, especially in economic activities in the IPAS phase B Subject. This has resultes in a lack of interest in learning among students. The purpose of this study is to produce interactive learning media based on smart apps creators for economic activity materials in phase B in the form of an application that can be accessed via android, which is valid and practical for us by-grade students in elementary school. The research method used was research and development (RD) with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model. The subjects in this study were teachers and 15 students in class IV B of SDN Rejosari 03. The results of the study indicate that interactive learning media based on smart apps creators for economic activity materials in phase B are valid and practical. Media validity was obtained from media expert validation of 92,5% and material expert validation of 93,3%. The practicality of the media was obtained from the responses of 93% of teachers and 85,3% of students. Based on the results of the study, this media can be used as an alternative learning media in elementary schools.
Penggunaan Big Book Berdiferensiasi Gambar Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas 1 Sekolah Dasar Astuti, Dinda Sindy; Diana, Siska Mega; Putra, Agung Dian; Sofia, Ari
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media big book berdiferensiasi gambar terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik kelas 1 sekolah dasar. Tempat penelitian ini dilakukan di SDN 1 Trimodadi, Lampung Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan quasi experimental design, tipe nonequivalent control group design yang melibatkan dua kelas, yaitu eksperimen dan kontrol. Penelitian ini melibatkan seluruh peserta didik kelas 1 sebanyak 49 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, kelas 1A sebagai kelas eksperimen dan kelas 1B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes berupa soal lisan. Teknik analisis data menggunakan Independent sample t-test untuk mengetahui perbedaan rata-rata dua kelompok yang tidak berpasangan dan tidak saling terkait, dengan syarat data kedua kelompok tersebut tersebar secara normal dan memiliki variasi sama. Dari hasil uji kelas eskperimen dan kontrol menunjukkan terdapat perbedaan dengan didapatkan nilai signifikan yang berarti kurang dari 0,05. Diperkuat hasil uji N-gain terdapat peningkatan lebih besar pada kelas eskperimen dengan kategori tinggi dari pada kelas kontrol yang masuk kategori sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media big book berdiferensiasi gambar ini berdampak positif dan dapat digunakan dalam kegiatan belajar membaca permulaan peserta didik kelas 1 sekolah dasar.
UNDERSTANDING OF SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, AND MATHEMATICS (STEAM) IN PGSD STUDENTS OF PGRI UNIVERSITY SEMARANG Nuvitalia, Duwi; Saptaningrum, Ernawati; Baedhowi, Sunan
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.24677

Abstract

This study aims to describe the understanding of Primary School Teacher Education (PGSD) students regarding Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) learning. The research data were collected from PGSD students at Universitas PGRI Semarang using questionnaires and interviews. A total of 50 students enrolled in the Environmental Education course participated as respondents in this study. The students were given questionnaires and interviewed to obtain data on their understanding of STEAM. The results showed that the understanding of STEAM among PGSD students at Universitas PGRI Semarang could be categorized into five levels: very good understanding (SM), good understanding (M), fair understanding (CM), poor understanding (TM), and very poor understanding (STM). The findings revealed that 46% of students demonstrated a very good understanding of STEAM, 26% had a good understanding, 24% had a fair understanding, 2% had a poor understanding, and 2% had a very poor understanding of STEAM.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA MATERI PERBANDINGAN DI KELAS V SD NEGERI KEBUMEN 02 Fitriana, Riska; Sulianto, Joko; Listyarini, Ikha
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23829

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa dan faktor penyebabnya dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi perbandingan di kelas V SDN Kebumen 02. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data diperoleh melalui tes, wawancara dan angket. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa kelas V SDN Kebumen 02 mengalami berbagai kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika, terutama dalam materi perbandingan. Jenis kesulitan ini meliputi kesulitan memahami masalah sebesar 10,6%, merencanakan penyelesaian sebesar 26,8%, melaksanakan rencana sebesar 33,7%, dan memeriksa kembali hasil sebesar 76,2%. Faktor penyebab kesulitan belajar terbagi menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi tingkat kecerdasan yang rendah, konsentrasi belajar yang terganggu, sikap dan perilaku siswa yang tidak senang belajar matematika,  motivasi belajar yang rendah, kurangnya rasa percaya diri, kebiasaan belajar hanya mengandalkan di sekolah saja, adanya keluhan terhadap alat indra, rendahnya daya ingat, dan siswa mengalami kelelahan saat pelajaran matematika. Faktor eksternal di antaranya: faktor keluarga meliputi kurangnya dukungan dan kondisi rumah yang tidak kondusif, faktor sekolah dengan kebutuhan pembelajaran yang kurang, dan faktor masyarakat meskipun ada bimbingan belajar, tidak semua siswa mengikuti kegiatan tersebut serta adanya gangguan suara bising.
PENINGKATAN LITERASI MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DAN MEDIA INTERACTIVE CONTEXT BOOK Widiastuti, Anis Latifah; Kurniawati, Rissa Prima; Kusumawati, Naniek
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.23841

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi matematika siswa kelas V SDN Sukowiyono 1, yang terlihat dari siswa cenderung pasif, kurang memahami soal cerita, dan belum mampu menjalin materi dengan kehidupan nyata akibat metode ceramah tanpa media pendukung. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media Interactive Context Book dengan tujuan meningkatkan literasi matematika dan mendeskripsikan aktivitas guru serta siswa selama pembelajaran. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 17 siswa kelas V, menggunakan metode observasi, tes, dan dokumentasi. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang berbasis masalah kontekstual. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai siswa dari 64,12 (pra siklus) menjadi 71,35 (siklus I), dan 83,52 (siklus II), dengan ketuntasan belajar meningkat dari 29% menjadi 88%. Aktivitas guru dan siswa pun meningkat dari kategori cukup menjadi sangat baik. Dengan demikian, model CTL berbantuan Interactive Context Book terbukti efektif dalam meningkatkan literasi matematika siswa.
PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Samira, Khairina Fina; Diana, Siska Mega; Nurjanah, Siti; Khairani, Fadhilah
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26339

Abstract

Kemampuan literasi membaca peserta didik sekolah dasar masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh pemanfaatan perpustakaan sekolah yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfalatan perpustakaan sekolah terhadap kemampuan literasi membaca peserta didik kelas V SD Islam Terpadu AL Muhsin Metro tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 78 orang dengan teknik sampling jenuh. Data penelitian dikumpulkan melalui angket pemanfaatan perpustakaan sekolah dan tes kemampuan literasi membaca. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan hubungan antara variabel pemanfaatan perpustakaan sekolah dan kemampuan literasi membaca bersifat linear. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dengan koefisien determinasi sebesar 21,9%. Dengan demikian, pemanfaatan perpustakaan sekolah berpengaruh terhadap kemampuan literasi membaca peserta didik sekolah dasar.

Page 2 of 4 | Total Record : 37