cover
Contact Name
Muhajir Sulthonul Aziz
Contact Email
journal.wasilatuna@gmail.com
Phone
+628113333567
Journal Mail Official
journal.wasilatuna@gmail.com
Editorial Address
http://ejournal.iaidalwa.ac.id/index.php/wasilatuna/about/editorialTeam
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 26542609     EISSN : 26542595     DOI : https://doi.org/10.38073/wasilatuna.v3i2
Wasilatuna Journal of Islamic Broadcasting Communication is a journal published by the Islamic Broadcasting and Communication Studies Program Darullughah Waddawah Islamic Institute of Pasuruan This journal provides writings for practitioners and academics to develop theories empirical research and introduce new concepts in the field of Islamic broadcasting communication and dakwah in a broad perspective Contains actual issues related to Islamic Communication Islamic Broadcasting Islamic Dakwah through the media produced by academics through various literature reviews both in the form of conceptual based articles and research based articles that will be published in the form of Scientific Journals
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2018)" : 5 Documents clear
Penerapan Fungsi Manajemen Penyiaran pada Program “Mengenal Wali Allah” Syiar TV Ampel Muhammad Iqbal Dewantara
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.380

Abstract

Media penyiaran merupakan bagian penting dalam dakwah islam dewasa ini. Dengan berdasar dari Al Qur’an dan Hadist, dakwah melalui media elektronik TV lebih diminati oleh masyarakat karena program siarannya lebih menarik. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui penerapan fungsi manajemen penyiaran di Syiar TV Ampel pada program”Mengenal Wali Allah”. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang menggunakan metode observasi, pencatatan dan wawancara untuk mengumpulkan data. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Syiar TV Ampel belum sepenuhnya menerapkan standar manajemen penyiaran karena keterbatasan beberapa masalah, seperti masalah sumber daya manusia, struktur organisasi yang tidak lengkap, tidak adanya tenaga ahli di bidang penyiaran, dan kurangnya pelatihan produksi di bidang penyiaran. bidang penyiaran TV. Diharapkan penulisan selanjutnya dapat menganalisa mengenai fungsi manajemen penyiaran di media elektronik lain seperti radio.
Pola Komunikasi Pelaksanaan Majelis Taklim dalam Menyampaikan Pesan Dakwah Studi Kasus Majelis Taklim Al-Maliki Kecamatan Sukerejo Kabupaten Ponorogo Alfan Arifuddin
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.382

Abstract

Pola Komunikasi Majelis Taklim, Menyampaikan Pesan Dakwah. Penelitian ini mengkaji tentang pola komunikasi yang disampaikan dalam ruang lingkup majelis taklim yang berada di Desa Gegeran Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo dalam menyampaikan dakwah yang di lakuka oleh Kiyai Abdul Malik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan oleh Kiyai Abdul Malik selaku muballig atau pendakwah dalam menyampaikan pesan dakwah baginda Nabi Muhammad Saw di Desa Gegeran Kecamnatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metote penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi dan wawancara terhadap Kiyai Abdul Malik di Desa Gegeran. Maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beliau di dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah itu menggunakan berbagai macam cara baik itu mengkaji kitab-kitab salaf maupun ceramah atau mauidzoh khasanah, serta menanamkan pola kehidupan bermasyarakat yang sesuai dengan ajaran syariat islam.
Analisis Isi Pesan Dakwah Program Samara Bersholawat di Radio Samara 96.2 FM Tulungagung A. Roisul Burhani; Barkatullah Maulidi
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.383

Abstract

Radio Samara 96,2 FM Tulungagung adalah radio dakwah keluarga muslim yang mempunyai misi untuk membentuk keluarga muslim yang sakinah, mawadah wa rahmah dengan cara menyampaikan dakwah melalui program-program yang telah dirancang agar keluarga muslim tertarik dan mau mendengarkan dakwah yang disampaikan, salah satu program unggulan yaitu acara “Samara Bersholawat”. Dari acara ini, diharapkan mampu sebagai media penyampai dakwah Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui isi pesan dakwah apa yang terkandung pada program “Samara Bersholawat” ,untuk mengetahui apa kecenderungan isi pesan dakwah pada program “Samara Bersholawat” dan untuk mengetahui apa ciri khas dari program “Samara Bersholawat”. Metode Penelitian : Pendekatan kualitatif. Metode Analisis : content analysis (analisis data) memakai model analisis isi Philip Mayring. Hasil Penelitian : Analis isi pesan dakwah di 6 materi yang dikategorisasikan ke dalam 3 kategori pesan dakwah yaitu masalah aqidah, syari’at dan akhlak dan yang untuk pertama yaitu masalah syari’at 42 ungkapan, yang kedua yaitu akhlak 27 ungkapan dan yang ketiga aqidah sebanyak 22 ungkapan. Kecenderungan isi pesan dakwah lebih cenderung pada isi pesan yang mengandung masalah syari’at itu karena minimnya pengetahuan tentang ilmu syari’at di masyarakat. Dan ciri khas pada program “Samara Bersholawat” yaitu sholawat yang kebanyakan syairnya dilantunkan oleh Habib Syech, penyiar dan pengisi dakwah harus dari kalangan pria, juga diselingi dengan kirim salam dari pendengar dan disiarkan melalui Facebook.
Aplikasi Fungsi Manajemen Penyiaran pada Program “Mengenal Wali Allah” Syiar TV Ampel Ahmad Avisena; Andriansyah Andriansyah
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.384

Abstract

Tuntutan masyarakat yang semakin meningkat akan informasi, terutama di bidang keagamaan, membuat banyak organisasi berusaha membuat stasiun televisi (TV) sebagai media penyalur informasi pada publik. Satu diantaranya yaitu SYIAR TV. SYIAR TV mempunyai program atau topik pendidikan khususnya di bidang agama, hal tersebut sesuai dengan tujuan awal didirikannya Stasiun SYIAR TV Ampel Adapun tujuan penelitian ini yakni mendiskripsikan dan mengkaji Aplikasi Fungsi Manajemen Penyiaran SYIAR TV terhadap program “Mengenal Wali Allah”. Peneliti memilih field research sebagai pendekatan dalam penelitian ini. Field reasearch digunakan sebagai metode pengumpulan data kualitatif. Sedangkan deskriptif kualitatif adalah jenis penelitian yang dipilih untuk penelitian ini. Penelitian ini menemukan bahwa aplikasi fungsi manajemen penyiaran SYIAR TV tidak dapat dijalankan secara optimal karena beberapa hal, yaitu kompetensi SDM yang kurang dan alat-alat yang tidak maksimal. SYIAR TV secara profesional mengaplikasikan manajemen siaran dengan tidak lupa melaksanakan empat fungsi manajemen siaran, yaitu planning, organizing, actuating, dan controlling. Ini mempunyai agar produksi siaran dapat dilakukan dalam lingkungan komunitas Ampel.
Becik Ketitik Ala Ketara Kaitan dengan Surah Al Zalzalah Ayat 7 - 8 dalam Penyampaian Pesan Dakwah di Masyarakat Novianto Puji Raharjo
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.385

Abstract

Islam hadir dapat menyesuaikan diri dengan kebudayaan masyarakat setempat. Pada masyarakat nusantara kebudayaan sebelum islam hadir ialah budaya animisme, dinamisme, agama Hindu serta Budha. Komunikasi antar budaya memandang bahwa masyarakat ialah bentuk dari hubungan yang terjadi baik aspek kecil hingga besar. Komunikasi antar budaya memandang bahwa adanya perbedaan kebiasaan antara budaya satu dengan yang lainnya. Dalam surat Al – Zalzalah ayat 7 – 8 menunjukkan bahwa firman Allah SWT terhadap perbuatan manusia sekecil apapun akan mendapatkan balasannya. Hal ini selaras dengan falsafah jawa yang berbunyi “becik ketitik ala ketara” bermakna “perbuatan baik dan perbuatan yang jelek suatu saat akan nampak dan ketahuan pada akhirnya”. Oleh karena itu penulisan ini bertujuan untuk menggabarkan bagaimana pesan dakwah dari hubungan budaya serta ajaran agama dalam surat Al Zalzalah serta dalam falsafah becik ketitik ala ketara. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa dalam berdakwah untuk memperhatikan etika komuinikasi budaya untuk dapat memahami strategi dakwah di masyarakat serta penyampaian makna yang dapat diterima masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5