cover
Contact Name
Wirmando
Contact Email
wirmando29@gmail.com
Phone
+6282238793570
Journal Mail Official
jurnalflorencenightingale@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maipa no 19 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale
ISSN : 26570548     EISSN : 26570548     DOI : https://doi.org/10.52774/jkfn
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN) merupakan jurnal ilmiah di bidang ilmu keperawatan yang dikelola oleh para dosen dan praktisi yang berasal dari berbagai background perguruan tinggi di Indonesia. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN) telah terbit secara online pertama kali pada tahun 2018 untuk Vol 1 No 1 (2018), dan sejak tahun 2021, jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun (Juni dan Desember). Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN) menargetkan setiap issue terdiri dari 10 artikel per volume secara konsisten setiap terbit. Cakupan dan fokus JKFN yaitu bidang ilmu Keperawatan seperti Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Anak, Keperawatan kritis, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Komunitas dan Keluarga, Keperawatan Gerontik, dan Manajemen Keperawatan) dan bidang ilmu kesehatan lainnya yang masih serumpun.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2023)" : 5 Documents clear
Pengaruh Health Education Terhadap Perilaku Pencegahan Stunting Pada Ibu Baduta Di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu Delvina Putri Bahrudin; Nur Febrianti; Yulta Kadang; Surianto
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v6i1.98

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia. Banyak ibu tidak menyadari stunting, suatu kondisi di mana tinggi dan berat badan tidak sesuai dengan usia. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku pencegahan stunting ibu di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu dari tanggal 6 April sampai dengan 20 April 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi Baduta dan jumlah sampel adalah 15 untuk kelompok eksperimen yang diberikan terapi, dengan menggunakan sampling insidental. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Dengan desain one-group pre-test - post-test dan desain penelitian pra-eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan perilaku pencegahan stunting lemah sebelum mendapatkan health education, dengan nilai rata-rata 95,93 ± 13,951, dan perilaku pencegahan stunting baik setelah mendapatkan health education, dengan nilai rata-rata 129,53 ± 10,802. Uji t berpasangan menghasilkan p-value 0,000 (p-value <0,05), menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan perilaku pencegahan stunting pada ibu sebelum dan sesudah menerima health education. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa health education berpengaruh terhadap perilaku pencegahan stunting pada ibu balita di UPTD Puskesmas Sangurara Kota Palu. Sehingga, lebih meningkatkan pelayan dan penyuluhan terkait penyakit stunting agar pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting bertambah.
Hubungan Perubahan Peran Sosial Dengan Depresi Pada Lansia di Kelurahan Lette Kota Makassar Rosmina Situngkir; Herlin Pasca Lidya; Elviana Uto Ledor
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v6i1.110

Abstract

Semakin lanjut usia seseorang, maka kemampuan fisik akan menurun dan berpengaruh pada peran soaial lansia dimasyarakat, saat lansia tidak mampu menerima perubahan peran tersebut maka bisa menimbulkan depresi yang dapat menyebabkan lansia putusasa dan merasa tidak berguna. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perubahan peran sosial dengan depresi pada lansia di Kelurahan Lette Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling berjumlah 81 responden. Instrumen yang digunakan untuk menilai peran sosial  lansia adalah kuesioner dan untuk menilai depresi menggunakan Geriatric Depresion scale. Hasil penelitian diperoleh nilai a = 0,000 dan a = 0,05 artinya ada hubungan antara perubahan peran sosial   dengan depresi pada lansia. Sehingga, perlu melibatkan lansia dalam kegiatan -kegiatan didalam keluarga maupun masyarakat untuk meningkatkan peran lansia sehingga dapat mengurangi terjadinya depresi.
Hubungan Self Awareness dan Cek Rutin Tekanan Darah Penderita Hipertensi dengan Kejadian Stroke Fransiska Anita Ekawati Rahayu Sapang; Felisima Ganut; Sheilla Hattu; Sheryn
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v6i1.111

Abstract

Stroke merupakan gangguan peredaran darah di otak yang terjadi secara mendadak, yang ditandai dengan hilangnya fungsi dari bagian tubuh tertentu sehingga mengalami kecacatan. Stroke yang memasuki fase rehabilitasi untuk mengurangi kecacatan menyebabkan fungsi tubuh meningkat sehingga dapat melakukan aktivitas sehari-hari yang menjadi bagian dari self management. Sehingga akan dapat self efficacy yang baik agar self management pada fase rehabilitasi dapat berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan self management pada pasien post stroke.  Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional study. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling melalui accidental sampling yang berjumlah 41 responden. Instrument yang digunakan adalah berupa kuesioner, uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,015 dengan tingkat pemaknaan ? = 0,05 yang dibaca di continuity correction.  Hal ini menunjukkan bahwa nilai p< a artinya ada hubungan self efficacy dengan self management pada pasien post stroke di satu RSUD daerah Sulawesi Tengah.  Penelitian ini memberikan implikasi kepada perawat pentingnya meningkatkan self efficacy pada pasien stroke sehingga pasien termotivasi untuk sembuh dan meningkatkan kualitas hidup serta berdampak pada self management yang baik.
Analisis Faktor Penyebab Kejadian Stunting Ketut Suryani; Maria Tarisia Rini; Bangun Dwi Hardika; Ni Kadek Widiastari
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v6i1.112

Abstract

Stunting adalah tinggi badan anak lebih pendek jika dibandingkan dengan anak seusianya atau panjang/tinggi badan menurut usia kurang dari -2SD.  Kejadian stunting masih menjadi permasalahan global, meskipun di Indonesia angka kejadian stunting terus mengalami penurunan namun angka kejadiannya masih tergolong tinggi. Banyak factor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak di Indonesia diantaranya yaitu pengetahuan dan sikap ibu terhadap asupan nutrisi baik selama hamil maupun seelah anak lahir terutama saat awal kehidupan anak. Factor lain yang juga menjadi penyebab stunting yaitu usia ibu, praktik pengasuhan yang kurang baik, keamanan makanan, Pendidikan ibu dan pekerjaan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor-faktor penyebab stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai anak usia balita,berjumlah 50 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pengetahuan dan sikap. Alat yang digunkaan untuk menetukan stunting berupa timbangan, metlin dan grafik panjang/tinggi badan berdasarkan usia menurut WHO. Data penelitian dianalisis menggunakan uji statistic Kendal Tau. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan (p: 0,86, a: 0,05), sikap (p: 0,25, a: 0,05), usia (p: 0,531, a: 0,05),  dan Pendidikan ibu (p: 0,52, a: 0,05) dengan kejadian stunting. Ada hubungan pekerjaan (p: 0,039, a: 0,05) dengan kejadian stunting pada anak dan nilai korelasi 0,295. Disarankan ibu mempertahankan pengetahuan tentang kebutuhan gizi anak dan untuk peneliti selanjutnya disaranakan untuk meneliti lagi faktor lain yang dapat mempengaruhi stunting anak terutama melihat seribu hari pertama anak.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kesiapan Penerapan Toilet Training Pada Anak Usia Toddler Mery Sambo; Yunita Gabriela Madu; Anggun Cahyani; Angreani Ta'ba
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v6i1.113

Abstract

Setiap anak mempunyai tugas perkembangan yang harus dilewati dengan baik terlebih pada anak usia toddler. Salah satu tugas perkembangan anak usia toddler adalah toilet training. Sehingga diperlukan pengetahuan dan sikap ibu dalam kesiapan menerapkan toilet training pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kesiapan penerapan toilet training pada anak usia toddler. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian desain cross-sectional. Responden dalam penelitian ini sebanyak 58 responden yang dikumpulkan menggunakan teknik Non-Probability Sampling dengan pendekatan Purposive Samping. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian yang didapatkan dari uji Chi-Square diperoleh nilai p dari masing-masing variabel adalah 0,003 dan 0,008 yang menunjukkan p < ? yaitu 0,05 yang berarti ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kesiapan penerapan toilet training pada anak usia toddler. Pengetahuan dan sikap ibu berpengaruh dalam kesiapan menerapakan toilet training pada anak usia toddler

Page 1 of 1 | Total Record : 5