cover
Contact Name
Muhammad Natsir Kholis
Contact Email
ojsumb101016@gmail.com
Phone
+6282382141222
Journal Mail Official
jurnalsemah@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan Universitas Muara Bungo, kampus I, Lintas Sumatera, Sungai Binjai. Muara Bungo, Jambi
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Semah : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Peraira
ISSN : -     EISSN : 25800736     DOI : 10.36355
Jurnal Pengelolaan Pengelolaan Sumberdaya Perairan mencakup kajian Ekonomi Perikanan, Budidaya Perikanan dan Pemasaran Hasil Peikanan, Kajian Konservasi sumberdaya Perairan, Reservat, Kearifan Lokal Lubuk Laranagan, Kawasan Konservasi Perairan, Bioekologi Perairan, Kajian Pengolahan Hasil Perikanan, Mutu Produk Perikanan, Kajian Exploitasi Perikanan, Alat tangkap Ramah lingkungan, Kontruksi alat tangkap dan hasil Tangkap
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1: April 2018" : 6 Documents clear
POLA PEMASARAN IKAN LAUT DI PASAR BALAI SELASA KECAMATAN RANAH PESISIR KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATRA BARAT Frengki Yusma; Junaidi Junaidi; Rini Hertati
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 2, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v2i1.162

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jalur pemasaran Ikan Lautdi Pasar Balai Selasa Kecamatan Ranah Pesisir, menganalisis margin pemasarn IkanLaut, serta menganalisis bauran pemasaran.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan caramengamati langsung kelapangan bagaimana pola pemasaran ikan laut dari produsensampai kepada konsumen akhir. Responden terdiri dari Nelayan, dan pedagangpengecer. Data yang diambil pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.Lembaga niaga pemasaran hasil perikanan Laut dipasar Balai SelasaKecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan terdiri dari produsen atau nelayan,perantara, pedagang pengecer untuk dijual kepada konsumen akhir dalam jumlah yangkecil.Dari hasil analisis dapat diperoleh besar biaya pemasaran dari produsen sampaikepada konsumen mencapai 25,00% sampai 33,33%. Pemasaran akan berjalan denganbaik bila margin dari produsen ke konsumen maksimum 35% (Angipora, 1999)Dari analisis hasil bauran pemasaran terdapat empat faktor yang mempengaruhikeputusan konsumen untuk membeli produk perikanan, ke empat faktor tersebut adalahProduk (product), Harga (price), Promosi (promotion), dan Distribusi (place).
JENIS IKAN YANG TERDAPAT DIKAWASAN SUAKA PERIKANAN (RESERVAT) KASAI SUNGAI BATANG PELEPAT KABUPATEN BUNGO PROPINSI JAMBI Agusalim Agusalim
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 2, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v2i1.163

Abstract

Suaka Perikanan (Reservat) Kasai Batang Pelepat terletak di Desa Koto JayoKecamatan Pelepat Ilir dengan panjang sungai 400 m dan lebar 65 m dengan luas(26.000 m2) kedalaman sungai 6 m dan telah di beri papan merek daerah kawasanreservat dan pada bagian hulu/hilir reservat ditandai dengan bentangan tali daribahan besi baja yang diikatkan pada tonggak besi yang kokoh sebagai pembatasdaerah kawasan reservat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Jenis ikan yang terdapat dikawasan Suaka Perikanan (Reservat) Kasai, dan mengestimasi hasil tangkapannelayan terhadap alat tangkap yang digunakan nelayan.Tempat penelitian ini dilaksanakan di kawasan Suaka Perikanan BatangPelepat Kecamatan Pelepat Ilir, sedangkan waktu penelitian dilaksanakan selama(3) tiga bulan yakni bulan Nopember - Desember 2010 s/d Januari 2011.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif danbersifat eksploratif yang bertujuan untuk mendapatkan fakta yang ada. Penelitiandifokuskan untuk mengetahui Jenis ikan yang terdapat di kawasan Suaka Perikanan,dan mengestimasi hasil tangkapan nelayan terhadap alat tangkap yang digunakannelayan.Hasil Penelitian ini menemukan 10 jenis ikan yang tertangkap oleh nelayanyaitu ; 1) Ikan Lempam (Puntius schwanefeldi), 2) Lambak/lukas (Labio barbusfestivus), 3) Toman (Orheichepalus micropeltes ), 4) Baung (Macrones nemurus),5) Juaro (Pangasius2), 6) Lais (Cyptopterus micronema), 7) Tapah (Orheichepalussp), 8) Patin (Pangasius pangasius), 9) Tambakan (Helostoma temmintri) dan 10)Balido (Knife fishes), dll.Jenis alat tangkap yang digunakan oleh nelayan adalah jaring insang (gillnet), rawai tetap (battom longline), pancing dan jala tebar. Hasil produktifitas ratarata/unit/trip selama 3 bulan (1 trip) yakni rata-rata 2,7 kg/unit/trip. tatal produksi4.886,2 kg harga rata-rata Rp. 15.000,-/kg sehingga nilai produksi Rp. 73.293.000,-Selanjutnya, jika diestimasikan hasil tangkapan dalam 1 tahun 4.886,2 kg/trip x 4trip = 19.544,8 kg/tahun, maka nilai total produksi selama 1 (satu) tahun adalah Rp.293.172.000,-Kata Kunci : Jenis Ikan, Alat Tangkap, Reservat, Lubuk Kasai
STUDI IDENTIFIKASI DAN KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DIPERAIRAN SUNGAI ALAI KABUPATEN TEBO Nurmela Nurmela; Rini Hertati; Budiyono Budiyono
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 2, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v2i1.164

Abstract

Perairan Sungai Alai merupakan salah satu perairan sungai yang ada diKabupaten Tebo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bungo. Berbagai aktifitasterjadi disekitar perairan Sungai Alai, seperti , penangkapan ikan yang sudah menjadikegiatan sehari-hari nelayan di Desa Sungai Alai, Penambangan Emas Tanpa Izin(PETI), dan juga terdapat aktifitas seperti kegiatan pertanian.Akibat dari dampak kegiatan seperti penambangan emas yang telah di lakukanmasyarakat sekitar pada perairan tersebut, dan masih adanya penangkapan ikan dengansetrum listrik, diduga telah terjadi penurunan jumlah dan jenis keanekaragaman jenisikan yang terdapat diperairan tersebut, sehingga dapat menimbulkan jumlah hasil daripenangkapan nelayan dan berpengaruh terhadap ekonomi nelayan. Disamping itu jugamasih terbatasnya data dasar jenis-jenis ikan yang ada di sungai alai.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui jenis-jenis ikan apa saja yangtertangkap di perairan Sungai Alai, untuk mengetahui deskripsi jenis ikan yangtertangkap di perairan Sungai Alai dan untuk mengetahui Indeks Keanekaragaman,kepadatan populasi, kepadatan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode purposive sampling,yaitu dimana penentuan stasiun dilakukan berdasarkan tujuan dan mempertimbangkankondisi dan karakteristik perairan tempat untuk melakukan penelitian. Populasi Sampelikan dari setiap stasiun ditangkap dengan menggunakan beberapa jenis alat tangkapantara lain: Pancing tajur, Jaring Ingsang, Bubu, dan Jermal. luas area pengambilansampel yaitu 7000 m2/ Stasiun. Identifikasi Ikan dilakukan dilaboratorium FakultasPerikanan Universitas Muara Bungo dengan mengamati ciri-ciri marfologi pada ikanyang tertangkap.Hasil penelitian menunjukan bahwa Jenis ikan yang tertangkap di PerairanSungai Alai yaitu : ikan tilan, betutu, janggut, senggiring, berngit, layang, kepras,palau, lais, keli, selincah, kapiat, danseluang pimping,baung dan beterung.Keanekaragaman Jenis ikan hasil penelitian dari Tiga Stasiun di Sungai Alai ditemukansebanyak 15 jenis Ikan dari 15 Genus 11 Famili dan 7 Ordo. Nilai Indekskeanekaragaman jenis ikan pada masing-masing stasiun yakni : pada Stasiun I sebesar2,2378. Stasiun II sebesar 1,2739. Stasiun III sebesar 1,4099. Yang berarti tingkatKeanekaragaman (Hi) jenis Ikan dalamtigastasiuntermasuk dalam kategori sedang KPtertinggi yaitu : sebesar 0,0060(individu)/ , KR tertinggi yaitu : sebesar 13,08 % danFK tertinggi yaitu :sebesar 100%.Kata Kunci : Identifikasi, Keanekaragaman, Sungai Alai, Ikan Betutu
PENGARUH PERBEDAAN JENIS UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN KEPITING BAKAU (Scylla serrata) PADA ALAT TANGKAP BUBU LIPAT (Traps) DI PERAIRAN MUARA SUNGAI JENGGALU PROVINSI BENGKULU Ade Gustiawan; Rini Hertati; Syafrialdi Syafrialdi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 2, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v2i1.160

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Muara Sungai Jenggalu Kecamatan MelayuKelurahan Kandang Kota Bengkulu, pada bulan Januari sampai Maret 2016 yang bertujuanuntuk mengetahui pengaruh jenis umpan yang berbeda terhadap hasil tangkapan kepitingbakau (Scylla serrata) pada alat tangkap bubu lipat dan untuk mengetahui jenis umpan yangpaling baik digunakan sehingga memberikan hasil tangkapan yang terbaik terhadap kepitingbakau. Jenis umpan yang berbeda tersebut adalah potongan ikan nila (Oreochromis niloticus),kepala ayam, dan daging buah kelapa yang tua, masing-masing umpan dengan komposisiseberat 20 gram.Dalam penelitian ini rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap(RAL) dan dilakukan dengan cara metode eksperimen langsung kelapangan denganmeletakkan alat tangkap secara acak sesuai dengan skema wadah penelitian dimana tigaperlakuan dari tujuh kali ulangan dalam lokasi yang sama. Bubu yang digunakan adalah bubulipat yang berjumlah 12 unit bubu lipat, dimana masing-masing perlakuan menggunakan 4unit bubu lipat.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa menurut jumlah (ekor) maupun berat(gram) kepiting bakau selama penelitian di Perairan Muara Sungai Jenggalu ProvinsiBengkulu dengan hasil berbeda nyata dengan jumlah total perolehan pada perlakuan Ikan Nilasebenyak 10 ekor dengan total berat 1190 gram kepiting bakau, 5 ekor kepiting bakau dengantotal berat 530 gram pada kepala ayam, sedangkan pada daging buah kelapa tidakmendapatkan sama sekali kepiting bakau. Hasil analisis berdasarkan uji F tabel pada perlakuanmenunjukkan adanya perbedaan yang nyata. Hal ini dibuktikan dengan Fhit > dari F tabeltaraf 0,05% dan < dari F tabel taraf 0,01%, maka didapatkan kesimpulan dari hipotesispenelitian yang menyatakan bahwa (H0) hipotesis awal ditolak dan (H1) hipotesis akhirditerima yang mana ada pengaruh jenis umpan yang berbeda terhadap hasil tangkapankepiting bakau pada alat tangkap bubu lipat di perairan Muara Sungai Jenggalu ProvinsiBengkulu.Kata kunci : Bubu lipat, Jenis umpan, Kepiting Bakau, Pengaruh umpan berbeda
STUDI IDENTIFIKASI DAN KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI DANAU BARU SEPUNGGUR KECAMATAN BATHIN II BABEKO KABUPATEN BUNGO PROPINSI JAMBI Yuddi Yuddi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 2, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v2i1.165

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 November 2014 – 20 Desember2014, yang bertempat di Danau Baru Sepunggur Kecamatan Bathin II BabekoKabupaten Bungo. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel di 3 (Tiga) stasiunyang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis ikanyang tertangkap, untuk mengetahui deskripsi ikan yang tertangkap dan untukmengetahui Indeks Keanekaragaman jenis ikan yang tertangkap.Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan cara observasi langsungkelapangan dan data primer yang diperoleh dengan cara menangkap ikan secaralangsung di Danau Baru Sepunggur di setiap stasiun.Stasiun I merupakan sumber masuknya air ke Danau Baru Sepunggur yang berasal dari aliran Sungai Batang Tebo, StasiunII terdapat aktivitas Keramba Jaring Apung (KJA) milik kelompok tani masyarakatsetempat dan Stasiun III berada di bagian hilir Danau Baru Sepunggur yang merupakansalah satu pintu keluarnya air dari Danau Baru Sepunggur yang mengalir ke SungaiBatang Sepunggur.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan data yang di dapat daripenelitian terdapat 13 jenis ikan, 5 famili dan 2 ordo. Stasiun 1 dengan nilai indeks Hi =1,40 nits/ind termasuk dalam keanekaragaman sedang serta memiliki produktifitas yangcukup, kondisi ekosistem cukup seimbang dan tekanan ekologis sedang. Stasiun 2dengan nilai indeks Hi = 1,57 nits/ind termasuk dalam keanekaragaman sedang sertamemiliki produktifitas yang cukup, kondisi ekosistem cukup seimbang dan tekananekologis sedang. Stasiun 3 dengan nilai indeks Hi = 1,29 nits/ind termasuk dalamkeanekaragaman sedang serta memiliki produktifitas yang cukup, kondisi ekosistemcukup seimbang dan tekanan ekologis sedang dan Kepadatan Populasi (KP) tertinggidari tiga stasiun yaitu : Lambak (Thynnicthysthynnoides) sebesar 0,185 (individu)/ .Frekuensi Kehadiran (FK) tertinggi sebesar 100% yaitu Tambakan (Helostomatemmincki), Lais (Cryptopterus limpok), Lampam (Puntius schwanepeldi), Lambak(Thynnicthysthynnoides), Seluang (Chela oxygastroides), Gurami (Osphronemusgouramy), Betok (Anabas testudineus (BI)) dan Sepat (Trichogaster trichopterus).Kata kunci : Identifikasi dan Keanekaragaman jenis jenis Ikan
STUDI KONSTRUKSI ALAT DAN HASIL TANGKAPAN PANCING GAWAI DI PERAIRAN BATANG BUNGO DUSUN RANTAU PANDAN KECAMATAN RANTAU PANDAN KABUPATEN BUNGO Dewi Julita; Bukhari Bukhari; Syafrialdi Syafrialdi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 2, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v2i1.161

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini adalah di Perairan Batang Bungo Dusun RantauPandan, Kecamatan Rantau Pandan Kabupaten Bungo, Propinsi Jambi. Penelitian inidilakukan pada bulan Desember 2012 sampai dengan Januari 2013. Penelitian inidilakukan untuk mengetahui kontruksi gawai yang di operasikan di wilayah perairanbatang bungo khususnya di Dusun Rantau Pandan serta mengetahui jenis ikan yangtertangkap dengan alat tangkap gawai di perairan Batang Bungo, Dusun Rantau Pandan,Kabupaten Bungo Propinsi Jambi.Penelitian dilaksanakan di Dusun Rantau Pandan, dengan menggunakan duamacam gawai yaitu gawai yang pertama panjang 8 meter dengan panjang cabang 24 cm,jarak antara cabang 1 meter, ukuran mata pancing 10,5, panjang tali pancing 16 cmterbuat dari bahan monofilament sedangkan yang kedua panjang gawai 9 meter, denganpanjang cabang 24 cm, jarak antara cabang 1 meter, ukuran mata pancing 8,25,panjangtali pancing 10 meter yang terbuat dari bahan multifilament.Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi yaitulangsung melakukan penangkapan dengan alat rawai (gawai) dasar di perairan BatangBungo. Pengoperasian alat ini dilaksanakan mulai seting sampai dengan hauling yaitupada malam hari dimulai dari jam 18.00 sampai jam 06.00 pagi pada kedalaman 1sampai 2 meter. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah pengambilan dataprimer yang dilakukan dengan cara observasi lansung terhadap operasi penangkapanpancing rawai (gawai) dan melakukan pencatatan hasil tangkapan, jenis dan jumlah ikanyang tertangkap.Berdasarkan pengamatan yang dilakukan terhadap jenis-jenis ikan yangtertangkap dengan pancing gawai yang dioperasikan di perairan Batang Bungo denganwaktu operasi selama 12 jam setiap pengoperasian alat tangkap selama 5 haripenangkapan menghasilkan ikan sebanyak 14 ekor dengan berat 2,3 kg dengan jenisikan yang berbeda baung, lais, kapiat,sangiring, tampang ayam, tilan dan tampangduren.Jenis ikan hasil tangkapan alat tangkap gawai merupakan jenis ikan yangmempunyai nilai ekonomi tinggi yaitu : Baung (Mystus Nemurus), Tampang Ayam(Mastacembelus), lais (cryptopterus Macrocepholus), Sengiring (Mystuss Microchatus),dan lampam (Puntius Schwanefeldi).Kata Kunci : Pancing, Gawai, Konstruksi, Jenis Ikan

Page 1 of 1 | Total Record : 6