cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal MANAJERIAL (Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Editor in Chief Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (universitas Pendidikan Mandalika) Journal Editor Dr. Haromain, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Ismail , M.Pd (Universitas Syiah Kuala) Section Editor Dr. Adisel, M.Pd (UIN Bengkulu) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Zainal Abidin, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Ahmad Gaudi, M.Pd (STKIP Lubuk Linggau) Lalu Hamdian Afandi, M.Pd ( Universitas Mataram) Nada Nazopah, M.Pd (STIT Al Aziziyah) Copy Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/manajerial/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education Management and Supervision
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 15 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN MELALUI PELATIHAN BERBASIS LESSON STUDY SUPENDI SUPENDI
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v2i2.1330

Abstract

Lesson study implementation has not yet been tried in SMP Negeri 2 Lebaksiu, Tegal Regency. For this reason, in the context of implementing the process standards contained in the National Education Standards, learning in grades seven, eight, and nine is more appropriate if managed in integrated learning through a Lesson study approach. At SMP Negeri 2 Lebaksiu, Tegal Regency, the author tries to train teachers to make lesson plans as well as practice implementing the Lesson study-based learning process. The purpose of this PTS writing is to find out how to increase the ability of teachers in PBM through Lesson study-based training and to find out how much improvement the teacher's abilities in PBM are through Lesson study-based training actions at SMP Negeri 2 Lebaksiu, Tegal Regency. The research was carried out at SMP Negeri 2 Lebaksiu, Tegal Regency, semester I for the 2020/2021 academic year. The research subjects in this study were teachers from class VII to class IX at SMP Negeri 2 Lebaksiu, Tegal Regency. Data collection techniques and tools were carried out through test and non-test instruments. This research consisted of two cycles with each cycle consisting of: planning, action, observation and reflection. The results showed that the results of the pre-cycle average score of 44.34 participants, the first cycle the average value of the participants was 42.60, and the average score in the second cycle was 82.17. While the increase in value based on the percentage from the pre-cycle to the first cycle minus 2.00%, from the first cycle to the second cycle 31.71%, and from the pre-cycle to the second cycle 29.90%. The results of product tests and PBM assessments from cycle I to cycle II showed an increase, namely 17.10% for the increase in RPP products and 23.49% for PBM assessments. Thus it can be concluded that through Lesson study-based training can assist teachers in preparing lesson plans that have a major impact on PBM. ABSTRAKPelaksanaan Lesson study ternyata belum dicobakan di SMP Negeri 2 Lebaksiu Kabupaten Tegal. Untuk itu dalam rangka implementasi standar proses yang termuat dalam Standar Nasional Pendidikan, maka pembelajaran pada kelas tujuh, delapan, dan sembilan lebih sesuai jika dikelola dalam pembelajaran terpadu melalui pendekatan pembelajaran Lesson study. Di SMP Negeri 2 Lebaksiu Kabupaten Tegal penulis mencoba melatih guru membuat RPP sekaligus berlatih melaksanakan proses pembelajaran berbasis Lesson study. Tujuan dari penulisan PTS ini adalah ingin mengetahui peningkatkan kemampuan guru dalam PBM melalui pelatihan berbasis Lesson study dan ingin mengetahui seberapa peningkatan kemampuan guru dalam PBM melalui tindakan pelatihan berbasis Lesson study di SMP Negeri 2 Lebaksiu Kabupaten Tegal. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Lebaksiu Kabupaten Tegal semester I tahun pelajaran 2020/2021. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru-guru kelas VII sampai dengan kelas IX di SMP Negeri 2 Lebaksiu Kabupaten Tegal. Teknik dan alat pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes dan non tes. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil prasiklus nilai rata-rata peserta 44,34, siklus I nilai rata-rata peserta 42,60, dan Hasil nilai rata-rata pada siklus II 82,17. Sedangkan peningkatan nilai berdasarkan prosentase dari prasiklus ke siklus I minus 2,00%, dari sikus I ke siklus II 31,71 %, dan dari prasiklus ke siklus II 29,90%. Hasil tes produk maupun penilaian PBM dari sikus I ke siklus II ada peningkatan, yaitu 17,10% untuk peningkatan produk RPP dan 23,49% untuk penilaian PBM. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui pelatihan berbasis Lesson study dapat membantu guru dalam menyusun RPP yang berpengaruh besar terhadap PBM.
UPAYA PENINGKATAN DISIPLIN KEHADIRAN GURU MELALUI KETELADANAN KEPALA SEKOLAH DI MTsN 3 BUTON TENGAH SAMIUDDIN SAMIUDDIN
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v2i2.1392

Abstract

This research is School Action Research which aims to determine the improvement of teacher discipline in teaching attendance in the classroom through the example of the Principal at MTs Negeri 3 Buton Tengah for the 2021/2022 academic year. The subjects of this study were 15 teachers of MTs Negeri 3 Buton Tengah. This research was conducted in the even semester of the 2021/2022 academic year. The results showed that the exemplary principal can improve teacher discipline in teaching attendance in class, where in the implementation of pre-cycle learning at the first meeting all teachers were present on time, because it was the first day of school for the 2012/2022 school year. The implementation of learning in the first cycle there were 12 teachers who were late to teach in class, and after the implementation of learning in the second cycle the teacher's discipline in teaching attendance in class reached 80% based on the responses of respondents (teachers) regarding the example of the Principal, while based on the results of observations 77% Teachers who are still less than 5 minutes late, because the location of the school is far and difficult to reach. ABSTRAKPenelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (School Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui keteladanan Kepala Sekolah di MTs Negeri 3 Buton Tengah tahun pelajaran 2021/2022. Subjek penelitian ini adalah guru MTs Negeri 3 Buton Tengah sebanyak 15 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keteladanan Kepala Sekolah dapat meningkatkan Kedisiplinan guru dalam kehadiran mengajar di kelas, dimana pada pelaksanaan pembelajaran pra-siklus pada pertemuan pertama semua Guru hadir tepat waktu, karena merupakan hari pertama sekolah untuk tahun pelajaran 2012/2022. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus I ada 12 orang Guru yang terlambat masuk mengajar di kelas, dan setelah pelaksanaan pembelajaran pada siklus II kedisiplinan guru dalam kehadiran mengajar di kelas mencapai 80% berdasarkan tanggapan responden (guru) mengenai keteladanan Kepala Sekolah, sedangkan berdasarkan hasil observasi 77 % Guru yang masih terlambat kurang dari 5 menit, karena lokasi sekolah yang jauh dan sulit terjangkau.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI MTsN BARITO SELATAN ISNANIAH ISNANIAH
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v2i2.1406

Abstract

The existing facilities and infrastructure in schools greatly determine the quality of the school and the learning process carried out will be helped if the school has complete facilities. Management of facilities and infrastructure is very important because with the management of facilities and infrastructure educational institutions will be maintained and clear their use. This study examines how to manage existing facilities and infrastructure in schools. The purpose of this study was to determine the utilization and maintenance of educational facilities. This research approach is qualitative with descriptive approach. Sources of data in this study were principals, managers of facilities and infrastructure, teachers and students. Data collection techniques through observation. The results of research and discussion can be concluded that school facilities and infrastructure greatly affect student learning outcomes, if the facilities and infrastructure in the school are complete, then learning will run optimally. Educational facilities include classrooms, learning media, tables, chairs and others. Meanwhile, infrastructure is a facility that indirectly functions to support learning activities such as yards, roads in schools. The existence of these school facilities and infrastructure as a tool to support the success of the process carried out by the school as an effort to provide services to the public, because without suggestions and infrastructure in schools, the teaching and learning process of teachers and students cannot run well and the expected results will not be achieved. . The existing facilities and infrastructure at MTsN Barito Selatan came from assistance from the government which was channeled through the Ministry of Religion, from community assistance and BAZNAS. ABSTRAKSarana dan prasarana yang ada di sekolah sangat menentukan kualitas sekolah dan proses pembelajaran yang dilaksanakan akan terbantu apabila sekolah memiliki fasilitas yang lengkap. Pengelolaan sarana dan prasarana sangat penting karena dengan adanya pengelolaan sarana dan prasarana lembaga pendidikan akan terpelihara dan jelas kegunaanya. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana memanajemen sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan dan pemeliharaan sarana pendidikan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, pengelola sarana dan prasarana, guru dan peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui observasi Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Sarana dan prasarana sekolah sangat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik , apabila sarana dan prasarana yang ada di sekolah lengkap, maka pembelajaran akan berjalan optimal. Sarana pendidikan antara lain seperti ruang kelas, media pembelajaran, meja, kursi dan lain-lain. Sedangkan prasarana merupakan fasilitas yang secara tidak langsung berfungsi untuk menunjang kegiatan pembelajaran seperti halaman, jalan di sekolah. Keberadaan sarana dan prasarana sekolah ini sebagai alat untuk menunjang keberhasilan proses yang dilakukan sekolah sebagai upaya melakukan pelayanan terhadap public, karena tanpa adanya saran dan prasaran di sekolah maka proses belajar mengajar guru dan peserta didik tidak dapat berjalan dengan baik dan hasil yang diharapkan tidak akan tercapai. Sarana dan prasaran yang ada di MTsN Barito Selatan berasal dari bantuan dari pemerintah yang disalurkan melalui Departemen Agama, dari bantuan masyarakat dan BAZNAS.
GAGASAN KONSEPTUAL SUPERVISOR PENDIDIKAN TENTANG PEMBELAJARAN INOVATIF MODEL LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR SRI RAHAYU
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v2i2.1423

Abstract

One of the learning strategies in accordance with the Pakem approach that allows students to develop creativity, motivation and participation in learning is to use the school environment as a learning resource. Based on initial observations at SDN 2 Kedungjati, Kedungjati District, Grobogan Regency for the 2019/2020 Academic Year, all classroom teachers and field of study teachers rarely and never even use the school environment as a learning resource, this is due to the lack of understanding and ability of teachers to utilize the school environment as a learning resource. learning resources. So far, teachers have mostly used textbooks and teaching aids owned by schools as learning resources to complement classroom learning activities. To overcome this, it is necessary to have group discussions among classroom teachers in the form of KKG (in house training) to discuss the problem of using the school environment as a learning resource. In these discussion activities, teachers can share experiences in utilizing the school environment as a learning resource to achieve optimal learning outcomes. From the results of the school action research carried out, it can be seen that to improve the ability of teachers to utilize the school environment as a learning resource through a teacher working group (KKG) discussion approach at SDN 2 Kedungjati, Kedungjati District, Grobogan Regency for the 2019/2020 Academic Year. This is evidenced by an increase in student learning outcomes. ABSTRAKSalah satu setrategi pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan Pakem yang memungkinkan bisa mengembangkan kreativiats, motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran adalah dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Berdasarkan pengamatan awal di SDN 2 Kedungjati Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2019/2020, semua guru kelas dan guru bidang studi jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan kemampuan guru untuk memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar.Selama ini guru lebih banyak menggunakan buku paket dan alat peraga yang dimiliki sekolah sebagai sumber belajar untuk melengkapi kegiatan pembelajaran di kelas. Untuk mengatasi hal itu perlu adanya diskusi kelompok diantara para guru kelas dalam bentuk KKG ( in house training) untuk mendiskusikan masalah pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Dalam kegiatan diskusi tersebut para guru bisa membagi pengalaman dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Dari hasil penelitian Tindakan sekolah yang dilakukan dapat diperoleh hasil bahwa Untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar melalui pendekatan diskusi kelompok kerja guru (KKG) di SDN 2 Kedungjati Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2019/2020 dapat terwujud. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMP MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA AGUS SRIYANTO
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v2i2.1424

Abstract

This study aims to determine how transformational leadership can have an influence in efforts to improve teacher performance by the head or principal. This type of research is a qualitative descriptive study with interviews, observation and documentation of evidence in school institutions. The subjects in this research are principals, vice principals and teachers of SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. The data analysis technique uses the data triangulation method, namely by narrating the strongest evidence of reality that appears at the research location. The triangulation method used includes: triangulation of data with sources and triangulation of data with methods. This study shows that transformational leadership has an influence on improving teacher performance so that teachers can perform performance that exceeds expectations. This study suggests that principals provide a habituation approach to maintain the stability of teacher performance. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan transformasional dapat memberikan pengaruh dalam upaya peningkatan kinerja guru oleh pimpinan atau kepala sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi bukti yang ada dalam lembaga sekolah. Subyekk dalam penellitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Teknik analisis data menggunakan metode triangulasi data, yaitu dengan menarasikan bukti kenyataan terkuat yang muncul di loksai penelitian. Metode triangulasi yang digunakan, meliputi : triangulasi data dengan sumber dan triangulasi data dengan metode. Penelitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan transformasional memberikan pengaruh pada peningkatan kinerja guru sehingga guru dapat melakukan kinerja yang melebihi dari ekspektasi yang seharusnya. Penelitian ini menyarankan agar kepala sekolah memberikan pembiasaan pendekatan untuk tetap menjaga kestabilan kinerja guru.

Page 2 of 2 | Total Record : 15