cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal MANAJERIAL (Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Editor in Chief Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (universitas Pendidikan Mandalika) Journal Editor Dr. Haromain, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Ismail , M.Pd (Universitas Syiah Kuala) Section Editor Dr. Adisel, M.Pd (UIN Bengkulu) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Zainal Abidin, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Ahmad Gaudi, M.Pd (STKIP Lubuk Linggau) Lalu Hamdian Afandi, M.Pd ( Universitas Mataram) Nada Nazopah, M.Pd (STIT Al Aziziyah) Copy Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/manajerial/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education Management and Supervision
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 13 Documents clear
MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH UNTUK MENGATASI KETERBATASAN SARANA DI YAYASAN UKWATUNA LOMBOK Zulfahmi Akbar, Muhammad; Syaifullah, Muhammad
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.6802

Abstract

School-Based Management (SBM) grants schools autonomous authority in managing educational resources. This study aims to analyze the role of SBM at the Ukwatuna Lombok Foundation, a vocational school with three study programs (Culinary Arts, Ruminant Agribusiness, and Visual Communication Design) that is still in its early stages of development. A descriptive qualitative approach was employed through observations and interviews with the principal and nine teachers. The findings reveal that the main obstacles include limited funding, low community support, and competition with other operational needs. For instance, the Visual Communication Design program is equipped with only one desktop computer and two laptops to support learning activities. To address these challenges, the school adopted adaptive strategies such as procurement through purchasing, self-production, donations, leasing, and refurbishing. The results highlight that SBM can serve as an effective framework for empowering schools to cope with resource constraints. This study demonstrates that adaptive SBM strategies can be a practical and sustainable solution for private schools in non-urban areas with limited facilities. ABSTRAK Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) memberikan kewenangan otonom kepada sekolah dalam mengelola sumber daya pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran MBS di Yayasan Ukwatuna Lombok, sebuah sekolah vokasi dengan tiga jurusan (Tata Boga, Agribisnis Ruminansia, dan Desain Komunikasi Visual/ DKV) yang masih dalam tahap pengembangan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah serta sembilan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama adalah keterbatasan dana, minimnya dukungan masyarakat, dan persaingan dengan kebutuhan operasional lain. Jurusan DKV, misalnya, hanya memiliki satu komputer dan dua laptop untuk mendukung proses pembelajaran. Untuk mengatasi kondisi tersebut, sekolah menerapkan strategi adaptif berupa pengadaan melalui pembelian, produksi mandiri, hibah, penyewaan, dan rekondisi. Temuan ini menegaskan bahwa MBS dapat menjadi kerangka kerja yang efektif dalam memberdayakan sekolah menghadapi kendala sumber daya. Studi ini membuktikan bahwa strategi adaptif MBS dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan bagi sekolah swasta di daerah nonperkotaan dengan fasilitas terbatas.
EVALUASI KURIKULUM (PENGERTIAN, TUJUAN, PRINSIP, DAN PROBLEMATIKANYA) Abdan, Sarwani
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.6859

Abstract

This study aims to comprehensively examine the concept of curriculum evaluation, including its definition, objectives, principles, and challenges. This study employed a library research method with a qualitative approach. Data were collected from various reliable sources, such as books and scientific journals, and then analyzed descriptively. The results of this study indicate that curriculum evaluation is a fundamental, dynamic process, not only for program improvement but also for ensuring accountability and strategic decision-making. Conceptually, curriculum evaluation encompasses two main functions: formative (continuous improvement) and summative (accountability). The principles guiding its implementation include objectivity, comprehensiveness, continuity, cooperation, and efficiency. However, in practice, curriculum evaluation often faces various challenges, ranging from psychological challenges such as avoidance and skepticism to methodological constraints such as theoretical weaknesses and limited human resources. In conclusion, although curriculum evaluation is vital, its success depends heavily on the application of appropriate principles and the ability to overcome these challenges. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep evaluasi kurikulum, meliputi pengertian, tujuan, prinsip, dan problematika yang dihadapinya. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber terpercaya seperti buku dan jurnal ilmiah, yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi kurikulum merupakan proses fundamental yang dinamis, tidak hanya untuk perbaikan program, tetapi juga untuk memastikan akuntabilitas dan pengambilan keputusan strategis. Secara konseptual, evaluasi kurikulum mencakup dua fungsi utama, yaitu formatif (perbaikan berkelanjutan) dan sumatif (pertanggungjawaban). Prinsip-prinsip yang menjadi pedoman pelaksanaannya meliputi objektivitas, komprehensivitas, kontinuitas, kooperatif, dan efisiensi. Namun, dalam praktiknya, evaluasi kurikulum seringkali menghadapi beragam problematika, mulai dari tantangan psikologis seperti sikap menghindar dan skeptis, hingga kendala metodologis seperti kelemahan teori dan keterbatasan pada sumber daya manusia. Kesimpulannya, meskipun evaluasi kurikulum sangat vital, namun keberhasilannya sangat bergantung pada penerapan prinsip yang tepat dan kemampuan untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut.
PENGARUH KEPEMIMPINAN PROFETIK TERHADAP MUTU PENDIDIKAN DI MA’HAD ALY DAN MA’HAD AL JAMI’AH: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Jaswadi, Jaswadi; Muhajir, As’aril; Fitri, Agus Zaenul; Jabbar, Moch. Rikza Alkhubra Abdul; Nadir, Nadir
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.6943

Abstract

This study examines the influence of prophetic leadership on educational quality in Islamic higher education institutions, specifically Ma'had Aly and Ma'had al-Jami'ah, using the Systematic Literature Review (SLR) method. Through an analysis of 26 articles published between 2015 and 2025, this study aims to answer three main questions: how is prophetic leadership conceptualized from an Islamic educational perspective, how it impacts educational quality, and effective implementation strategies. The results indicate that prophetic leadership, rooted in the values ??of shiddiq (belief), amanah (trustworthiness), tabligh (discipline), and fathanah (prophetic conduct), plays a crucial role in creating a spiritual atmosphere, shaping character, and strengthening a management system based on Islamic values. These values ??have been shown to improve academic and spiritual quality, discipline, and institutional loyalty. Identified best practices include exemplary leadership, the integration of prophetic values ??into the curriculum, spiritual training for educators, and the revitalization of values-based governance. This study emphasizes the importance of adopting a transformative and values-oriented leadership model in addressing the gap between the ideal goals of Islamic education and the reality on the ground. Theoretically, this study provides a conceptual synthesis linking prophetic leadership to improving educational quality. Practically, it provides strategic recommendations for institutional leaders. The findings also open up opportunities for further research that empirically tests the implementation of this model in a broader institutional context. Thus, prophetic leadership presents itself as a contextual, adaptive, and integrative leadership model to strengthen the quality assurance of Islamic education. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan profetik terhadap mutu pendidikan pada lembaga pendidikan tinggi Islam, khususnya Ma’had Aly dan Ma’had al-Jami’ah, dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Melalui analisis terhadap 26 artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu 2015–2025, kajian ini bertujuan menjawab tiga pertanyaan utama: bagaimana konsep kepemimpinan profetik dalam perspektif pendidikan Islam, bagaimana pengaruhnya terhadap mutu pendidikan, serta strategi implementasi yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik yang berakar pada nilai shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah, memiliki peran penting dalam menciptakan atmosfer spiritual, membentuk karakter, dan menguatkan sistem manajemen yang berbasis nilai-nilai Islam. Nilai-nilai tersebut terbukti mampu meningkatkan kualitas akademik dan spiritual, kedisiplinan, serta loyalitas kelembagaan. Praktik terbaik yang teridentifikasi mencakup keteladanan pemimpin, integrasi nilai profetik dalam kurikulum, pelatihan ruhiyah bagi pendidik, serta revitalisasi tata kelola berbasis nilai. Kajian ini menekankan pentingnya adopsi model kepemimpinan yang transformatif dan berorientasi pada nilai dalam merespons kesenjangan antara tujuan pendidikan Islam yang ideal dan kenyataan di lapangan. Secara teoretis, studi ini menyusun sintesis konseptual yang menghubungkan kepemimpinan profetik dengan peningkatan mutu pendidikan. Secara praktis, kajian ini memberikan rekomendasi strategis bagi para pemimpin lembaga. Temuan ini juga membuka ruang untuk penelitian lanjutan yang menguji implementasi model ini secara empiris dalam konteks kelembagaan yang lebih luas. Dengan demikian, kepemimpinan profetik hadir sebagai model kepemimpinan yang kontekstual, adaptif, dan integratif untuk memperkuat penjaminan mutu pendidikan Islam.
EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH DAN MODERN Sapura, Najla Lia; Amalia, Lia; Shofah, Anuri; Nugraha, Rahmat Mulya
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.6944

Abstract

Curriculum evaluation is a strategic step in improving the quality of learning, including in teaching Arabic in Islamic boarding schools. This article discusses the evaluation of the Arabic language curriculum in Salafiyah and modern Islamic boarding schools using the CIPP (Context, Input, Process, Product) model developed by Daniel Stufflebeam. This model allows for a comprehensive assessment of the curriculum context, resources, learning implementation, and the final results achieved. Salafiyah Islamic boarding schools emphasize more on understanding classical texts (yellow books) with traditional methods such as sorogan and bandongan, while modern Islamic boarding schools adopt a competency-based and technology-based approach to improve active communication skills in Arabic. The evaluation shows that both types of Islamic boarding schools have their own advantages and challenges in implementing the Arabic language curriculum. Supporting factors such as the competence of teaching staff, the use of learning media, and policy support also influence the effectiveness of the curriculum. Therefore, a comprehensive evaluation system is needed so that Islamic boarding schools can develop a curriculum that is relevant. ABSTRAKEvaluasi kurikulum merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk dalam pengajaran bahasa Arab di pesantren. Artikel ini membahas evaluasi kurikulum bahasa Arab di pesantren salafiyah dan modern dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan oleh Daniel Stufflebeam. Model ini memungkinkan penilaian menyeluruh terhadap konteks kurikulum, sumber daya, pelaksanaan pembelajaran, dan hasil akhir yang dicapai. Pesantren salafiyah lebih menitikberatkan pada pemahaman teks klasik (kitab kuning) dengan metode tradisional seperti sorogan dan bandongan, sementara pesantren modern mengadopsi pendekatan berbasis kompetensi dan teknologi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi aktif dalam bahasa Arab. Evaluasi menunjukkan bahwa kedua jenis pesantren memiliki keunggulan dan tantangan masing-masing dalam implementasi kurikulum bahasa Arab. Faktor pendukung seperti kompetensi tenaga pengajar, penggunaan media pembelajaran, dan dukungan kebijakan turut memengaruhi efektivitas kurikulum. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem evaluasi yang komprehensif agar pesantren dapat menyusun kurikulum yang relevan.
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SDN 03 PANCUNG TEBAL KABUPATEN PESISIR SELATAN Zahraturahmi, Zahraturahmi
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.6981

Abstract

This research is motivated by the readiness of teachers in implementing the independent curriculum at SDN 03 Pancung Tebal. This research uses a qualitative approach. The subjects in this research are teachers at SDN 03 Pancung Tebal. The results of the research show that (1) most teachers at SDN 03 Pancung Tebal already have a basic understanding of the principles of the Independent Curriculum. However, this understanding is not evenly distributed and cannot be translated optimally into real teaching practice, especially by senior teachers and their training is limited, thus creating a mismatch between theory and application; (2) Teachers show mental readiness and high enthusiasm to implement the new curriculum, which is demonstrated by participation and training. However, their technical readiness is still very weak, especially in planning and assessing the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), due to an insufficient understanding of the philosophy and mechanisms of P5; (3) Schools face significant challenges, such as limited books that are in accordance with the curriculum and most importantly, the lack of stable internet access. ABSTRAKPenelitian ini dilatar belakangi oleh  kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SDN 03 Pancung Tebal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif .Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah guru-guru di SDN 03 Pancung Tebal. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) Mayoritas guru di SDN 03 Pancung Tebal sudah memiliki pemahaman dasar tentang prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Namun, pemahaman ini belum merata dan belum dapat diterjemahkan secara optimal ke dalam praktik mengajar nyata, terutama oleh guru senior dan pelatihannya terbatas, sehingga menciptakan kesenjangan antara teori dan aplikasi; (2) Guru-guru menunjukkan kesiapan mental dan antusiasme yang tinggi untuk menerapkan kurikulum baru, yang ditunjukkan dengan partisipasi dan pelatihan. Namun, kesiapan teknisnya masih sangat lemah, khususnya dalam merancang dan menilai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), akibat pemahaman yang kurang mendalam tentang filosofi dan mekanisme P5; (3) Sekolah menghadapi tantangan yang signifikan, seperti keterbatasan buku yang sesuai dengan kurkulum dan paling utama, tidak adanya akses internet yang stabil.
STRATEGIS IMPLIKASI BENCHMARKING KEPALA SEKOLAH DALA MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SD MUHAMMADIYAH 1 PONTIANAK Sulpikar, Sulpikar; Wahab, Wahab; Prabowo, Sugeng Listyo
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.7011

Abstract

This study aims to analyse the implementation strategy of benchmarking conducted by the principal in improving teacher performance at SD Muhammadiyah 1 Pontianak. The research method used was descriptive quantitative approach with data collection techniques through structured interviews, observation, and documentation. The research subjects consisted of principals and teachers who were directly involved in the benchmarking implementation process. The results showed that principals actively conduct benchmarking to reference schools to adopt best practices in education management and learning quality improvement. The strategies implemented include strengthening academic supervision, conducting regular teacher training, and rewarding teacher performance. Observations and documentation show improvements in lesson planning, more varied lesson implementation and more structured lesson evaluation. Teachers also stated that benchmarking had a positive impact on their motivation and professionalism. This study concludes that benchmarking is an effective and strategic strategy to improve teacher performance if done systematically, contextually and sustainably. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerapan benchmarking yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD Muhammadiyah 1 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru-guru yang terlibat langsung dalam proses penerapan benchmarking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah secara aktif melakukan benchmarking ke sekolah-sekolah referensi guna mengadopsi praktik terbaik dalam manajemen pendidikan dan peningkatan mutu pembelajaran. Strategi yang diterapkan meliputi penguatan supervisi akademik, pelaksanaan pelatihan guru secara berkala, serta pemberian penghargaan terhadap kinerja guru. Dari hasil observasi dan dokumentasi, terlihat adanya peningkatan dalam aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran yang lebih variatif, serta evaluasi pembelajaran yang lebih terstruktur. Guru juga menyatakan bahwa benchmarking berdampak positif terhadap motivasi dan profesionalisme kerja mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa benchmarking merupakan strategi yang efektif dan strategis untuk meningkatkan kinerja guru apabila dilakukan secara sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan
PENERAPAN PROGRAM UNGGULAN DI SMAIT PUTRI AL-HANIF DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ISLAM Lathifah, Najwa Kalya; Hakiki, Rahayu Nur; Ramadhan, Nirmala Ayu; Trianti, Feni Tria; Widyastuti, Chyntia; Hanif, Ibnu Fachri Al; Usman, Usman
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.7037

Abstract

This research is motivated by the challenges of secondary education in balancing academic excellence with character building, particularly in Islamic-based schools, where the role of flagship programs in this process is often underexplored. Therefore, this study focuses on examining the implementation and effectiveness of flagship programs at SMAIT Putri Al-Hanif in instilling Islamic values ??in its students. Using a qualitative approach with a case study design, this research involved the principal, the vice principal for curriculum, and students as key informants. Data collection was conducted through in-depth interviews and direct observation to gain a holistic understanding of program implementation. The results show that flagship programs such as Tahfidzul Quran (Quran memorization), intensive academic guidance, strategic partnerships with universities, and supporting facilities have been implemented effectively to shape Islamic character. These programs successfully integrate intellectual and spiritual development in a balanced manner. It is concluded that despite facing obstacles such as limited human resources and time, the planned and holistic implementation of flagship programs is a successful strategy in instilling Islamic values ??comprehensively, in line with the school's vision and mission. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pendidikan menengah dalam menyeimbangkan keunggulan akademik dengan pembentukan karakter, khususnya di sekolah berbasis Islam, di mana peran program unggulan dalam proses ini seringkali belum dieksplorasi secara mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk mengkaji implementasi dan efektivitas program-program unggulan di SMAIT Putri Al-Hanif dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada siswanya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan siswa sebagai informan kunci. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung untuk memperoleh pemahaman holistik mengenai pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program unggulan seperti Tahfidzul Quran, bimbingan akademik intensif, kemitraan strategis dengan perguruan tinggi, serta fasilitas yang mendukung, telah diimplementasikan secara efektif untuk membentuk karakter islami. Program-program ini berhasil mengintegrasikan pengembangan intelektual dan spiritual secara seimbang. Disimpulkan bahwa meskipun menghadapi hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan waktu, penerapan program unggulan yang terencana dan holistik merupakan strategi yang berhasil dalam menanamkan nilai-nilai Islam secara menyeluruh, sejalan dengan visi dan misi sekolah.
ANALISIS MOTIVASI MAHASISWA DALAM PELAPORAN PRESTASI MAHASISWA UNTUK CAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Palupi, Ratih Dwinie; Damayanti, Dessy; Kristina, Dilla; Loreta, All Fine
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.7038

Abstract

Student achievement reporting plays a crucial role in supporting the attainment of Key Performance Indicators (IKU) in higher education. This study aims to analyze the motivation of Universitas Negeri Semarang students in reporting their achievements, both from intrinsic and extrinsic factors, as well as to identify obstacles and the university’s role in encouraging reporting practices. A descriptive quantitative approach was employed by distributing questionnaires to 200 respondents. The research instrument consisted of 30 items covering five indicators: intrinsic motivation, extrinsic motivation, reporting barriers, the university’s role, and the impact of achievement reporting on academic and career development. The findings indicate that students’ motivation is generally high, dominated by intrinsic factors such as pride and responsibility, and extrinsic factors including recognition, encouragement from lecturers, and career-related benefits. However, challenges remain, particularly concerning procedural complexity, limited socialization, and lack of information. Instrument validity testing confirmed all items as valid, while reliability testing showed a Cronbach’s Alpha of 0.816, indicating high reliability. These results highlight that simplifying procedures, strengthening socialization, and providing incentives are essential strategies to optimize student achievement reporting and support university IKU attainment. ABSTRAKPelaporan prestasi mahasiswa merupakan aspek penting dalam mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi mahasiswa Universitas Negeri Semarang dalam melaporkan prestasi mereka, baik dari faktor intrinsik maupun ekstrinsik, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dan peran universitas dalam mendorong pelaporan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 200 responden. Instrumen penelitian terdiri dari 30 butir pertanyaan dengan lima indikator utama, yaitu motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, faktor penghambat pelaporan, peran universitas, serta pengaruh pelaporan prestasi terhadap karier dan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa berada pada kategori tinggi, dengan dominasi faktor intrinsik berupa rasa bangga dan tanggung jawab, serta faktor ekstrinsik berupa penghargaan, dorongan dari dosen, dan manfaat karier. Namun, mahasiswa masih menghadapi hambatan berupa kerumitan prosedur, kurangnya sosialisasi, dan keterbatasan informasi. Uji validitas instrumen menunjukkan seluruh item valid, sementara uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,816 yang tergolong sangat baik. Temuan ini menegaskan bahwa penyederhanaan prosedur, peningkatan sosialisasi, dan pemberian insentif merupakan strategi penting untuk meningkatkan motivasi pelaporan prestasi mahasiswa sehingga mendukung pencapaian IKU universitas.
PROGRAM VISUALISASI KURIKULUM UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN KURIKULUM DI LINGKUNGAN FPMIPA UPI Wijayanti, Utari; Nurjanah, Nurjanah; Rusdiana, Dadi
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.6924

Abstract

Developing a curriculum demands high precision because it must consider various constraints such as the number of credits (SKS) allowed per semester, the availability of teaching staff, the prerequisite interrelation between courses, student readiness, and the availability of facilities. Difficulty often arises in designing a consistent curriculum, where prerequisite courses must always be taken before advanced courses; the curriculum is considered inconsistent if the offering order of a course and its prerequisite is reversed. This research addresses this issue by developing a curriculum visualization program that helps curriculum developers achieve consistency and facilitates academic teams at the study program up to the faculty level to supervise the consistency of the existing curriculum, with results indicating that the developed program eases the supervision of curriculum consistency. ABSTRAK Mengembangkan kurikulum membutuhkan ketelitian tinggi karena memiliki banyak batasan termasuk di antaranya jumlah sks yang dapat diambil oleh mahasiswa pada setiap semester, ketersediaan tenaga pengajar, keterkaitan antara suatu mata kuliah dengan mata kuliah prasyarat, kematangan dan kesiapan mahasiswa dalam mengambil suatu mata kuliah, dan ketersediaan fasilitas untuk penyelenggaraan mata kuliah pada satu semester. Dalam penyusunan kurikulum, dengan banyaknya batasan yang perlu dipenuhi tidak jarang penyusun kurikulum mengalami kesulitan dalam menyusun kurikulum yang konsisten di mana suatu mata kuliah dapat ditawarkan pada suatu semester jika mata kuliah prasyarat sudah diambil oleh mahasiswa pada semester-semester sebelumnya. Kurikulum tidak konsisten jika muncul suatu mata kuliah dengan mata kuliah prasyarat ditawarkan dengan urutan yang terbalik. Penelitian ini mengembangkan program visualisasi kurikulum sehingga membantu penyusun kurikulum menyusun kurikulum secara konsisten dan memudahkan tim akademik baik di program studi, departemen dan fakultas untuk melakukan supervisi terkait konsistensi kurikulum yang ada. Hasil penelitian menunjukkan program kurikulum yang dikembangkan memudahkan supervisi konsisten kurikulum.
PENGARUH KEPEMIMPINAN ADAPTIF UNTUK MENINGAKTKAN KINERJA GURU Sumiati, Sumiati
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i3.7247

Abstract

This research is motivated by the crucial role of principals in improving teacher performance, but there is a gap in studies that specifically examine effective leadership models in complex and dynamic educational situations. Therefore, this study focuses on examining the influence of principals' adaptive leadership, broken down into behavioral and skill variables, on improving teacher performance in elementary schools. Using a causal quantitative approach, this study distributed questionnaires to 364 public elementary school teachers in Bogor Regency. The collected data were then analyzed using Partial Least Square Structural Equation Modeling (SEM-PLS) to test the hypothesized relationships between the variables. After undergoing validity and reliability tests, the results of the structural model analysis showed that both adaptive leadership behavior (? = 0.424) and adaptive leadership skills (? = 0.307) had a positive and statistically significant influence on teacher performance (p < 0.01). These findings confirm that principals who implement adaptive leadership practices and skills can effectively improve teacher performance. It is concluded that adaptive leadership is a relevant strategic approach for navigating challenges and developing policies that support teacher professional development. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh krusialnya peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, namun terdapat kesenjangan dalam studi yang secara spesifik mengkaji model kepemimpinan yang efektif dalam situasi pendidikan yang kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk menguji pengaruh kepemimpinan adaptif kepala sekolah, yang diuraikan menjadi variabel perilaku dan keterampilan, terhadap peningkatan kinerja guru di sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kuantitatif kausal, penelitian ini menyebarkan kuesioner kepada 364 guru sekolah dasar negeri di Kabupaten Bogor. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (SEM-PLS) untuk menguji hipotesis hubungan antar variabel. Setelah melalui uji validitas dan reliabilitas, hasil analisis model struktural menunjukkan bahwa baik perilaku kepemimpinan adaptif (? = 0,424) maupun keterampilan kepemimpinan adaptif (? = 0,307) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan secara statistik terhadap kinerja guru (p < 0,01). Temuan ini menegaskan bahwa kepala sekolah yang menerapkan praktik dan keterampilan kepemimpinan adaptif dapat secara efektif meningkatkan kinerja guru. Disimpulkan bahwa kepemimpinan adaptif merupakan pendekatan strategis yang relevan untuk menavigasi tantangan dan membangun kebijakan yang mendukung pengembangan profesionalisme guru.

Page 1 of 2 | Total Record : 13