cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2022)" : 11 Documents clear
PENERAPAN STRATEGI MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IX PADA PEMBELAJARAN PAI YENI FARIDAH
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1686

Abstract

The purpose of this action research is to prove the increase in student learning outcomes after applying the Mind Mapping strategy in the learning process. This study used three rounds of action research. Each round consists of four stages: planning, action, observation/observation, and reflection. Data was collected using a learning achievement test which was analyzed descriptively quantitatively. From the results of the analysis it was found that the learning outcomes of students experienced an increase from the initial data to cycle III, namely, the initial data showed that the learning mastery achievement reached 25%, cycle I increased to 62.50%, cycle II increased to 68.75% and Cycle III increased to 87.50%. This proves that the Mind Mapping strategy applied by the teacher in the learning process has been able to improve student learning outcomes well, and this learning strategy can be used as an alternative to learning Islamic Religious Education. ABSTRAKTujuan dari penelitian tindakan ini adalah untuk membuktikan peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya strategi Mind Mapping dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar yang dianalisis secara deskriptif kuantiatif. Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dari data awal sampai siklus III yaitu, data awal menunjukkan prestasi ketuntasan belajar mencapai 25%, siklus I meningkat menjadi 62,50%, siklus II meningkat menjadi 68,75% dan Siklus III meningkat menjadi 87,50%.. Hal itu membuktikan bahwa strategi Mind Mapping yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran telah mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan baik, serta strategi pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASE LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GOOGLE MEET DAN GOOGLE CLASROOM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA I WAYAN SUINDHIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1687

Abstract

This research is a classroom action research that aims to determine the application of the Problem Based Learning method using the Google Meet and Google Classroom applications to improve student physics learning outcomes. The survey was conducted in two cycles. Each cycle consists of two meetings covering, planning, implementing actions, observing and reflecting. The research subjects were students of class XI MIPA1 SMA Negeri 1 Petang, totaling 31 people. Sources of data used are the results of observations, tests and documents of student learning outcomes. For data analysis using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that the physics learning outcomes of students of class XI MIPA1 SMA Negeri 1 Petang experienced an increase after the application of the Problem Based Learning method using the Google Meet and Google Classroom applications. This is indicated by an increase in student learning outcomes in each cycle. Improved learning outcomes are seen from two aspects, namely based on student learning outcomes and student attendance. Student learning outcomes have increased as indicated by the increase in the average score of 68.40 in the first cycle and increased to 78.42 in the second cycle and was able to pass the Minimum Completeness (KKM) 70.00 ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Problem Based Learning menggunakan aplikasi Google Meet dan Google Classroom untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa. Survei dilakukan dalam dua siklus. Masing masing siklus terdiri dari dua pertemuan meliputi, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA1 SMA Negeri 1 Petang yang berjumlah 31 orang. Sumber data yang digunakan adalah hasil observasi, tes dan dokumen hasil belajar siswa. Untuk analisis data mengunakan teknik analisis deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa kelas XI MIPA1 SMA Negeri 1 Petang mengalami peningkatan setelah penerapan metode Problem Based Learning menggunakan aplikasi Google Meet dan Google Classroom. Hal ini ditunjukkan dari adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya. Peningkatan hasil belajar dilihat dari dua aspek yaitu berdasarkan hasil belajar siswa dan kehadiran siswa. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan ditunjukan dengan meningkatnya nilai rata-rata 68,40 pada siklus I dan meningkat menjadi 78,42 pada siklus II dan mampu melewati nilai Ketuntasan Minimal (KKM) ?75,00
METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS HURUF HIJAIYAH SUCI SURYATI; E. SYARIFUDIN; UMAYAH UMAYAH
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1688

Abstract

The aims of this study were: To find out the use of the drill method in improving skills in writing hijaiyah letters in the BTQ subject at MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Serang., To find out the skills of writing hijaiyah letters in BTQ subjects at MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Serang and How does the use of the drill method influence students' hijaiyah writing skills in the BTQ subject at MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Attack. The research method used in this study was a quasi-experimental (quasi-experimental) with a pretest-posttest control group research design. The sample in this study was class VII B as the experimental class and class VII A as the control class. The research instruments and data collection techniques used were observation, questionnaires, tests and documentation. The results of this study showed that there was a significant difference in the hijaiyah cursive writing skills of the experimental class and the control class, as evidenced by the average score of students' hijaiyah cursive writing skills in the experimental class after being given treatment of 83.53 while in the control class it was 65.46. And from the calculation of tcount which is in the acceptance area of ??Ha (tcount > ttable or 21.7 > 1.669) which means that Ha is accepted and it is stated that there is a difference between the hijaiyah cursive writing skills of the experimental class and the control class. The conclusion obtained from this study is that there is a positive and significant influence from the use of the drill method on improving skills in writing hijaiyah letters in the BTQ subject at MTs Al-Hidayah Ciomas, Serang district. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui penggunaan metode drill dalam meningkatkan keterampilan menulis huruf hijaiyah pada mata pelajaran BTQ di MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Serang., Untuk mengetahui keterampilan menulis huruf hijaiyah pada mata pelajaran BTQ di MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Serang dan Bagaimana pengaruh penggunaan metode drill terhadap keterampilan menulis huruf hijaiyah siswa pada mata pelajaran BTQ di MTs Al-Hidayah Ciomas, Kab. Serang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain penelitian control group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan keterampilan menulis huruf sambung hijaiyah kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan yang signifikan, dibuktikan dari skor rata-rata keterampilan menulis huruf sambung hijaiyah siswa pada kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan sebesar 83,53 sedangkan pada kelas kontrol adalah 65,46. Dan dari perhitungan thitung yang berada pada daerah penerimaan Ha (thitung > ttabel atau 21,7 > 1,669) yang berarti Ha diterima dan dinyatakan terdapat perbedaan antara keterampilan menulis huruf sambung hijaiyah kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang positif dan siginifikan dari penggunaan metode drill terhadap peningkatan keterampilan menulis huruf hijaiyah pada mata pelajaran BTQ di MTs Al-Hidayah Ciomas, kabupaten Serang.
PENERAPAN TEKNIK BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS X MIPA 1 SMA NEGERI 1 JATIBARANG SRI WIWIT SUPRAKANTI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1689

Abstract

This study aims to determine the increase in discipline by using group guidance services. This research uses group guidance action studies on students in class X MIPA 1 SMA Negeri 1 Jatibarang Brebes. From the results of direct observations in class X MIPA 1 before the action research, it can be seen that there are still undisciplined participants who come to school late, do not do assignments from the teacher, use the Group Guidance Service method, students show an attitude of ongoing service. During the Group Guidance Service process, some of the students who were often undisciplined got experience from other friends and there was a desire to change their bad attitude such as being often late, not doing the teacher's assignments and not being neat in uniform. In this study the researchers used class X MIPA 1 for the application of Guidance through the application of Group Guidance Services where there were 35 students, and 10 students were taken who were often undisciplined. After the Actions are implemented through Group Guidance Services with Group Dynamics, the class atmosphere comes alive, students become active in Group Guidance services and the results are maximized. This research was carried out in three stages, namely the pre-cycle stage, cycle 1 and cycle 2. The percentage of group guidance service activities of students was in the pre-cycle stage with an average score of 42.8. undisciplined behavior score on the scale of student undisciplined behavior is explained by the average achievement rate of 29.7. The total score can be classified in the undisciplined behavior category, the low percentage reaches 90% of the number of students who are used as respondents and the classification of undisciplined behavior in the high category, the percentage score reaches 10 % . This shows that the results of the students have met the targets set by the researcher. From these three stages it is clear that there has been an increase after implementing the Group Guidance Service with. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kedisiplinan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini menggunakan studi tindakan Bimbingan Kelompok pada peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Jatibarang Brebes. Dari hasil observasi secara langsung di kelas X MIPA 1 sebelum penelitian tindakan, dapat diketahui bahwa masih ada peserta yang tidak disiplin dating ke sekolah terlmbat, Tidak mengerjakan Tugas dari Guru, menggunakan metode Layanan Bimbingan Kelompok peserta didik menunjukkan sikap adanya Layanan berlangsung. Selama proses Layanan Bimbingan Kelompok, beberapa dari peserta didik tersebut yang sering melakukan tidak disiplin mendapatkan pengalaman dari teman yang lain dan ada keinginan untuk merubah sikapnya yang tidak baik seperti sering terlambat, tidak mengerjakan tugas guru dan tidak rapih dalam berpakaian seragam. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan kelas X MIPA 1 untuk penerapan Bimbingan melalui penerapan Layanan Bimbingan Kelompok yang jumlah peserta didiknya ada 35 anak, dan diambil 10 peserta didik yang sering tidak disiplin. Setelah dilaksanakan Tindakan melalui Layana Bimbingan Kelompok dengan Dinamika Kelmpok maka suasana kelas menjadi hidup, peserta didik menjadi aktif dalam layanan Bimbingan Kelompok dan hasilnya menjadi maksimal. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Prosentase aktifitas Layanan Bimbingan Kelompok peserta didik pada tahap pra siklus dengan rata-rata nilai 42,8. perilaku tidak disiplin skor skala perilaku tidak disiplin siswa dijelaskan angka ketercapaian rata-rata 29,7 jumlah skor tersebut dapat diklasifikasikan dalam perilaku Tidak Disiplin kategori rendah prosentase mencapai 90% dari jumlah siswa yang dijadikan responden dan klasifikasi perilaku tidak disiplin kategori Tinggi angka prosentasenya mencapai 10% . Hal ini menunjukkan bahwa hasil peserta didik sudah memenuhi target yang ditetapkan peneliti. Dari tiga tahap tersebut jelas bahwa ada peningkatan sesudah diterapkan Layanan Bimbingan Kelompok dengan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 JATIBARANG MELALUI PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN LKPD PADA MATERI REDOKS DAN SEL ELEKTROKIMIA NURAENI NURAENI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1691

Abstract

This study aims to determine the application of the discovery learning model with LKPD to improve Chemistry Learning Outcomes in redox materials and electrochemical cells. This research is a classroom action research. Researchers used the CAR design or model from Kemmis and Taggart which consisted of four components, namely planning, action, observation, and reflection. The object of this research is SMA Negeri 1 Jatibarang, Jatibarang District, Brebes Regency. In this study the researchers used class XII MIPA 1 which consisted of 36 students with 29 female students and seven male students. After implementing the action through learning with the application of the discovery learning model equipped with LKPD, it turns out that there is an increase in learning outcomes and there is also an increase in the participation or activeness of students in learning. This research was carried out in two stages, namely cycle 1 and cycle 2. In cycle I, the percentage of completeness of student learning outcomes was 63.9% and the percentage of activeness was 55.56%. Because it did not meet the indicators of success, the research stage was continued in cycle II and the percentage of completeness of classical learning results was obtained at 91.67% while the percentage of students' activeness in learning was 80.50%. From the results of cycle II when compared with indicators of success for learning outcomes ? 85% and learning activeness ? 75%, the results obtained from cycle II have met the success criteria so that the research was stopped. From the two cycles carried out it can be concluded that the use of discovery learning learning models with LKPD can improve chemistry learning outcomes for SMAN 1 Jatibarang students and can also increase students' activeness in participating in learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran discovery learning dengan LKPD terhadap peningkatan Hasil Belajar Kimia pada materi redoks dan sel elektrokimia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Peneliti menggunakan desain atau model PTK dari Kemmis dan Taggart yang terdiri dari empat komponen yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Obyek penelitian ini adalah di SMA Negeri 1 Jatibarang Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan kelas XII MIPA 1 yang terdiri dari 36 peserta didik dengan jumlah peserta didik perempuan sebanyak 29 anak dan peserta didik laki-laki sebanyak tujuh anak. Setelah dilaksanakan tindakan melalui pembelajaran dengan penerapan model discovery learning yang dilengkapi dengan LKPD ternyata terjadi peningkatan hasil belajar dan juga terjadi kenaikan partisipasi atau keaktifan peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap yaitu tahap siklus 1 dan siklus 2. Pada siklus I prosentasi ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 63,9 % dan prosentasi keaktifan sebesar 55,56 %. Karena belum memenuhi indicator keberhasilan maka tahap penelitian dilanjutkan pada siklus II dan diperoleh prosentasi ketuntasan hasil belajar klasikal sebesar 91,67 % sedangkan prosentasi keaktifan peserta didik dalam pembelajaran sebesar 80,50 %. Dari hasil siklus II jika dibandingkan dengan indicator keberhasilan untuk hasil belajar ? 85 % dan keaktifan belajar ? 75 % maka hasil yang diperoleh dari siklus II sudah memenuhi kriteria keberhasilan sehingga penelitian dihentikan.. Dari dua siklus yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery learning dengan LKPD dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa SMAN 1 Jatibarang dan juga dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran.
STRATEGI BERNYANYI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KONVERSI SUHU DI SMP NEGERI 1 ANGGANA ENY RATNAWATI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1692

Abstract

The purpose of this study was to improve student learning outcomes on temperature conversion material using singing strategies. This research was conducted at SMP Negeri 1 Anggana. The method used in this study is a class action research method (CAR) using the singing method on temperature conversion material. The number of students studied was 30 students with 15 female students and 15 male students. This research is motivated by the problem of low student learning outcomes. Because students view learning physics as a frightening specter so that student learning activity is also low. So that researchers seek to improve physics learning outcomes through singing methods that are liked by students and make students more active in the physics learning process. The research was conducted in two cycles. Each cycle carried out four times the research action, namely planning, implementing, observing and reflecting. Data collection techniques used are observation and tests. The entire data obtained was analyzed through the stages: data reduction, data presentation, and conclusions. The research results obtained in the first cycle 66.67%, 93.33% in the second cycle. Based on the research results obtained, it can be concluded that the results of using the singing method on temperature conversion material show an increase. Thus this study can be stated that through the singing method can improve the learning outcomes of physics temperature conversion material at Anggana 1 Public Middle School ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi konversi suhu menggunakan strategi bernyanyi. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Anggana. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan metode bernyanyi pada materi konversi suhu. Jumlah siswa yang diteliti yaitu 30 siswa dengan 15 siswa perempuan dan 15 siswa laki-laki. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan rendahnya hasil belajar siswa. Dikarenakan siswa memandang belajar fisika menjadi momok yang menakutkan sehingga aktivitas belajar siswa juga rendah. Sehingga peneliti berupaya meningkatkan hasil belajar fisika melalui metode bernyanyi yang disenangi siswa dan membuat siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran fisika. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan empat kali tindakan penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Keseluruhan data yang diperoleh dianalisis melalui tahap-tahap: reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Hasil penelitian yang diperoleh pada siklus I 66,67%, siklus II 93,33%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa hasil penggunaan metode bernyanyi pada materi konversi suhu menunjukkan adanya peningkatan. Dengan demikian penelitian ini dapat dinyatakan bahwa melalui metode bernyanyi dapat meningkatkan hasil belajar fisika materi konversi suhu di SMP Negeri 1 Anggana
MENINGKATKAN MINAT DAN KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN BERBENTUK PROCEDURE MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI PENERAPAN METODE EXAMPLES NON EXAMPLES BAGI PESERTA DIDIK KELAS IX . C MTS NEGERI 1 TANGGAMUS FAJARITA RIESMAWATI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1693

Abstract

The aim of the research was to increase interest in and ability to understand reading in the form of a procedure through the Examples non examples learning model in English class IX.C in the odd semester at MTs Negeri 1 Tanggamus. This research is a Classroom Action Research (CAR) which was carried out in two cycles. Each cycle consists of planning, implementing, observing and reflecting. Data collection techniques used were observation, documentation and reading comprehension tests in the form of procedures. The results showed that the application of the Examples non Examples learning model was able to increase interest in and ability to understand reading in the form of procedures in the English subject of Class IX.C students in Odd Semester MTs Negeri 1 Tanggamus in the 2021/2022 Academic Year. This increase can be seen through: (1) the average percentage of observations of students' interest in the implementation of learning from cycle I and cycle II increased by 10.53% from 31.58% to 42.11%, and (2) the average the average ability to understand reading from cycle 1 and cycle II increased by 8.56% from 66.57% to 75.13. Students who get a minimum score of 75 are 36 people (94.74%) and those who get a score below 75 are 2 people (5.26%). Because students who get a minimum score of 75 are more than 85%, it is said that this research has reached the criteria of success. The advice given related to this research is that teachers should further increase students' interest in and ability to understand reading through various learning models. ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk meningkatkan minat dan kemampuan memahami bacaan berbentuk procedure melalui model pembelajaran Examples non examples pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IX.C semester ganjil di MTs Negeri 1 Tanggamus. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan tes memahami bacaan berbentuk procedure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan model pembelajaran Examples non Examples mampu meningkatkan minat dan kemampuan memahami bacaan berbentuk procedure pada mata pelajaran Bahasa Inggris peserta didik Kelas IX.C Semester Ganjil MTs Negeri 1 Tanggamus Tahun Pelajaran 2021/2022. Peningkatan ini dapat dilihat melalui : (1) rata rata persentase hasil pengamatan minat peserta didik dalam pelaksanaan pembelajaran dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 10,53 % dari 31,58 % menjadi 42,11 %, dan (2) Rata-rata kemampuan memahami bacaan dari siklus 1 dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 8,56 % dari 66,57 % menjadi 75,13. Peserta didik yang mendapat nilai minimal 75 adalah 36 orang (94,74%) dan yang mendapat nilai dibawah 75 adalah 2 orang (5,26 %). Karena peserta didik yang mendapat nilai minimal 75 lebih dari 85 % maka dikatakan bahwa penelitian ini telah mencapai kriteria keberhasilan. Saran yang diberikan berkaitan dengan penelitian ini adalah sebaiknya guru lebih meningkatkan minat dan kemampuan memahami bacaan peserta didik melalui berbagai model pembelajaran.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS TENTANG PEMAHAMAN ISI BACAAN TEKS RECOUNT MELALUI METODE NHT PESERTA DIDIK KELAS VIII B SMP NEGERI 3 ADIWERNA NUR ZUMROTI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1694

Abstract

This study aims to increase motivation and learning outcomes in the English subject for class VIII B Recount text at SMP Negeri 3 Adiwerna in the 2021/2022 academic year, using the NHT method. The type of research used was Classroom Action Research (CAR) which was carried out in two cycles to see the learning process and the improvement of student learning outcomes in participating in learning Recount text material through the NHT method. The subjects of this research were class VIII B students of SMP Negeri 3 Adiwerna, totaling 32 students. Data collection techniques in PTK consist of tests and non-tests. Data collected on each test and non-test activity from the implementation of each PTK cycle were analyzed descriptively using the percentage technique to see the learning process and the improvement of learning outcomes. The results of the study can be concluded with the learning model "NHT method" motivation and learning outcomes in English for Recount text materials increase. The results of the study motivation questionnaire increased from the initial condition of 56.25% to 78,12% in cycle 1 (there was an increase of 21,87%) and increased to 87,50 % in cycle 2 (an increase of 12,51%). While the learning outcomes of Recount text material in the initial conditions were 53.12%, increased to 65.63% in cycle 1 (there was an increased 12,51%), and increased again to 87.50% in cycle 2 (there was an increased 21,87%). Based on the results of the study it was concluded that the application of the "NHT method" learning model could improve motivation and learning outcomes in English for class VIII B Recount text at SMP Negeri 3 Adiwerna for the 2021/2022 academic year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar mapel Bahasa Inggris materi teks Recount kelas VIII B SMP Negeri 3 Adiwerna Tahun Pelajaran 2021/2022, dengan penerapan metode NHT. Jenis penelitian yang dipakai adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada dua siklus untuk melihat proses belajar dan peningkatan hasil belajar peserta didik dalam mengikuti pembelajaran materi teks Recount melalui metode NHT. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII B SMP Negeri 3 Adiwerna, berjumlah 32 peserta didik. Tehnik pengumpulan data dalam PTK ini terdiri dari tes dan non tes. Data yang dikumpulkan pada setiap kegiatan tes dan non tes dari pelaksanaan setiap siklus PTK dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan tehnik presentase untuk melihat proses belajar dan peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian dapat disimpulkan dengan model pembelajaran “metode NHT” motivasi dan hasil belajar Bahasa Inggris materi teks Recount meningkat. Hasil kuesioner motivasi belajar mengalami peningkatan dari kondisi awal 56,25% menjadi 78,12% pada siklus 1 (ada kenaikan 21,87%) dan meningkat menjadi 90,63% pada siklus 2 (meningkat 12,51%). Sedangkan hasil belajar materi teks Recount pada kondisi awal 53,12%, meningkat menjadi 65,63% pada siklus 1 (ada peningkatan 12,51%), dan meningkat lagi 87,50% pada siklus 2 (ada peningkatan 21,87%). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran “metode NHT” dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar Bahasa Inggris materi teks Recount kelas VIII B SMP Negeri 3 Adiwerna tahun pelajaran 2021/2022.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF LEARNING TYPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MIPA 1 MATERI SISTEM KOORDINASI DI SMAN 1 JATIBARANG YUDA KUSDIAWATI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1695

Abstract

This study aims to increase learning motivation and student achievement by applying the cooperative model of the Make a Match method to the Coordination System material. From the results of direct observation of the research object in class XI MIPA 1 with a total of 36 students before the class action research was carried out, they had a relatively high heterogeneity of abilities. There is a low tendency to obtain daily test scores, and relatively low learning motivation. During the learning process, this class tends to be more crowded than other classes. Feedback from students when the learning process is also relatively passive and less active, besides that the supporting teacher is less varied when delivering teaching materials. The research process begins with preparing proposals, submitting permits, making instruments, collecting data, analyzing data, discussing and discussing and compiling research reports. After implementing the action through learning with the application of the Cooperative Learning type Make a Match learning model, the class atmosphere becomes alive, students become active in learning and have an impact on improving student learning outcomes. This research was carried out in 3 pre-cycle stages, Cycle I and Cycle II. The percentage of learning completeness in the pre-cycle stage was 45% while in Cycle I the percentage of student activity was 68.75% with an average score of 55. Meanwhile in cycle II there was an increase in student activity to 85.62% with an average score 89.12. From the implementation of cycles I and II there was an increase in student activity by 17.37% and an average increase in learning outcomes by 12.7%. This shows that the learning outcomes of students have met the targets set by the researcher. From the stages that have been carried out, it is evident that there has been an increase after applying the Cooperative Learning type Make a Match learning model with the previous one. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa dengan penerapan model kooperatif metode Make a Match pada materi Sistem Koordinasi. Dari hasil pengamatan secara langsung pada obyek penelitian di kelas XI MIPA 1 dengan jumlah siswa 36 peserta didik sebelum dilakukan penelitian tindakan kelas memiliki heterogenitas kemampuan yang relative tinggi. Terdapat kecenderung yang masih rendah pada perolehan nilai ulangan hariannya, dan motivasi belajarnya relatif rendah. Ketika proses pembelajaran, kelas ini cenderung lebih ramai dibandingan kelas lainnya. Umpan balik dari peserta didik ketika proses pembelajaran juga relative pasif dan kurang aktif selain juga guru pengampu kurang bervariasi ketika menyampaikan materi bahan ajar. Proses Penelitian diawali dari penyusunan proposal, pengajuan ijin, pembuatan instrument, pengumpulan data, analisa data, pembahasan dan diskusi serta penyusunan laporan penelitian. Setelah dilaksanakan tindakan melalui pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran Cooperatif Learning type Make a Match maka suasana kelas menjadi hidup, peserta didik menjadi aktif dalam belajar dan berdampak pada peningkatan hasil belajar peserta didik.Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 tahap pra siklus, siklusI dan Siklus II. Prosentase ketuntasan belajar pada tahap pra siklus adalah 45 % sementara pada Siklus I prosentase keaktifan peserta didik adalah 68,75% dengan nilai rata-rata nilai 55. Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan aktifitas peserta didik menjadi 85,62% dengan nilai rata-rata 89,12.Dari pelaksanaan siklus I dan II terjadi peningkatan aktivitas peserta didik sebesar 17,37 % dan peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 12,7 %. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik sudah memenuhi target yang ditetapkan peneliti. Dari tahapan yang sudah dilakukan terbukti bahwa ada peningkatan sesudah diterapkan model pembelajaran Cooperatif Learning type Make a Match dengan sebelumnya.
PEMBELAJARAN JARAK JAUH MEMPENGARUHI KUALITAS BELAJAR MAHASISWA PPG DALAM JABATAN DI PEDALAMAN PAPUA NINGSIH BELANDINA DJOLELANG
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i4.1696

Abstract

Teacher certification is one of the strategies in pedagogic efforts to improve the quality of human resources and teacher welfare, and functions to increase the dignity and role of the teacher as the heart of learning. The purpose of this study is to obtain results from PPG student learning with a distance learning system. The type of research used in this research is using field qualitative methods, researchers collect data and information through direct contact with research subjects. Observation, interview and documentation. The results show that there is an influence or obstacle from distance learning on the learning outcomes of PPG students in the interior of Papua, this is because 80% of students have obstacles, namely network quality that does not support participants in the interior of Papua. ABSTRAKSertifikasi Guru merupakan salah satu strategi dalam upaya pedagogik meningkatkan mutu sumber daya manusia dan kesejahteraan guru, serta berfungsi untuk meningkatkan martabat dan peran guru sebagai jantung pembelajaran. Tujuan penelitian ini yakni memperoleh hasil dari pembelajaran mahasiswa PPG dengan sistem pembelajaran jarak jauh. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif lapangan, peneliti melakukan pengumpulan data dan informasi melalui kontak langsung dengan subjek penelitian. Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukkan adanya pengaruh atau penghambat dari pembelajaran jarak jauh terhadap hasil belajar mahasiswa PPG di pedalaman papua, hal ini dikarenakan 80 %  mahasiswa memeliki kendala yaitu kualitas jaringan yang tidak menunjang untuk para peserta yang ada di pedalaman papua.

Page 1 of 2 | Total Record : 11