cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Teknologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Manajemen Teknologi merupakan salah satu publikasi ilmiah yg diterbitkan oleh SBM ITB, dalam kerangka untuk mendorong pengembangan praktik dan teori manajemen di Indonesia melalui penyebarluasan temuan-temuan hasil riset di bidang sains dan kasus manajemen. Jurnal ini dikenal secara luas dikalangan praktisi dan akademisi di Indonesia sebagai 'The Indonesian Journal for the Science of Management' yang mencakup bidang-bidang antara lain: Knowledge and People Management, Operations and Performance Management, Business Risk, Finance and Accounting, Entrepreneurship, Strategic Business and Marketing and Decision Making and Strategic Negotiation. Jurnal Manajemen Teknologi ( ManTek ) sudah terakreditasi "B" berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 81/DIKTI/Kep/2011. Masa Berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal ditetapkan. Dan terindeks oleh Indonesian Publication Index (IPI), Google Schoolar. Print ISSN: 1412-1700; Online ISSN: 2089-7928
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 2003" : 5 Documents clear
Optimasi penugasan pegawai-pegawai yang sedang menjabat Sutarno, Muhammad
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 1 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.166 KB)

Abstract

Makalah ini membahas apakah penugasan pegawai-pegawai yang sedang menjabat dijabatan mereka sekarang ini sudah optimal? Optimasi penugasan dilakukan setelah kompetensi-kompetensi pegawai-pegawai tersebut diketahui. Diasumsikan spesifikasi jabatan-jabatan tersebut dipenuhi oleh setiap pegawai, artinya setiap pegawai yang menduduki jabatan yang sekarang ini bisa menduduki jabatan-jabatan lainnya. Jadi, persoalannya adalah melakukan optimisasi penugasan pegawai-pegawai sehingga untuk periode mendatang hasil mereka optimal.Katakunci: Optimasi, penugasan, pegawai
Peranan teknologi informasi untuk mempercepat pelayanan kepada pelanggan dalam rangka meningkatkan daya saing perusahaan Hidayat, Ubuh B
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 1 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1709.681 KB)

Abstract

Setiap perusahaan, baik swasta maupun milik Negara, menghadapi tantangan persaingan yang semakin lama semakin ketat dan semakin mendunia. Untuk menghadapi tantangan ini, perusahaan perlu mengembangkan visi yang dilandasi oleh pemahaman lingkungan usaha serta kekuatan dan potensi perusahaan. Perubahan lingkungan dan respons yang dilakukan perusahaan semakin lama dituntut semakin cepat. Visi bisnis dan strategi pendukungnya ini memerlukan peran sistem informasi, yang diolah dari berbagai data yang harus diidentifikasi. Ketatny waktu penentuan visi dan strategi bisnis secara signifikan telah menuntut kebutuhan informasi dari sejumlah besar orang yang terlibat dalam pengambilan keputusan. Teknologi informasi membantu manajemen untuk mempercepat pengolahan data, proses komunikasi, penetapan keputusan yang disepakati serta penentuan strategi perusahaan. Paparan berikut membahas perant teknologi informasi dalam tiga hal: Penentuan business environment dimana perusahaan memainkan persaingan, company environment dimana perusahaan dapat memaksimumkan competitive advantage dan penggunaan informasi dalam memposisikan perusahaan dalam lingkungan usaha di atas.Katakunci: minat berusaha, lingkungan bisnis, lingkungan usaha, lingkungan IT, business process, peran sistem informasi, era sistem informasi, strategic option, information system, organization system
How does collaborative inventory management make progress? Simatupang, Togar Mangihut
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 1 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3452.414 KB)

Abstract

Collaborative inventory management (CIM) has revolutionized electronics, textile, apparel, and grocery industries. An intriguing question is how far does the movement of CIM challenge the traditional practice of inventory management? This paper illustrates how to expose and challenge flawed assumptions of traditional inventory management. It also proposes a collaborative replenishment process that consists of a cyclic process of tactical planning, execution, and control. The proposed scheme makes it possible for the chain members to apply collaborative inventory management. The paper also outlines directions for future research.Keywords: inventory management, supply chain collaboration, logistics, theory of constraints
A hybrid KB-AHP-GAP Analysis for the Performance Measurement System ( PMS ) in a manufacturing environment Wibisono, Dermawan
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 1 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Designing and implementing PMS in an integral part of management control systems. To be effective, performance measures need to reflect the changes in competitiveness. However, traditional PMS is criticized for being obsolete, irrelevant to managerial decision making, unrelated to strategic objectives and detrimental to organizational improvements. Given the shortcomings of traditional PMS, there is need for a new framework that can lead to the design of a PMS that balances short-term and long-term measures, internal and external measures, and financial and operational measures. This paper presents on designing and managing performance of a manufacturing unit from the corporate level to the shop floor level. It seeks to frame work of PMS specific to a manufacturing environment, and implementation of Knowledge Based (KB) systems, Gauging Absences of Pre-requisite (GAP) analysis and Analytic Hierarcy Process (AHP) approach in an integrated PMS.Keywords: Performance Measurement System (PMS), Knowledge Based (KB), Analytic Hierarcy Process (AHP), GAP analysis, Manufacturing
Analisis kualitas pelayanan jasa penerbangan,Studi kasus: Garuda Indonesia kelas ekonomi Wiryono, Sudarso Kaderi; Diahmarrisa, Trisetiani
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 1 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komitmen akan kualitas pelayanan yang berorientasi pada pelanggan merupakan prasyarat utama dalam menunjang keberhasilan bisnis, khususnya pada industry jasa. Pelanggan jasa terlibat langsung dalam proses produksi jasa itu sendiri. Oleh sebab itu, pelanggan jasa sangat bergantung dari siapa dan bagaimana jasa tersebut diberikan. Karena keberhasilan proses produksi jasa tersebut sangat tergantung dari penilaian pelanggan, maka adalah sangat penting untuk memperhatikan kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan suatu jasa. Metode SERVQUAL yang dikembangkan oleh Zeithami, Parasuraman, dan Berry (1990) adalah salah satu metode dalam mengukur kualitas pelayanan dalam bidang jasa. Metode SERVQUAL ini membagi kualitas pelayanan ke dalam lima dimensi, yakni: tangibles, reliability, assurance, responsiveness, dan empathy. Kelima dimensi tersebut harus diramu dengan baik. Apabila tidak, hal tersebut dapat menimbulkan kesenjangan antara perusahaan dengan pelanggan, karena perbedaan persepsi mereka tentang wujud pelayanan. Parasuraman et.al juga mengindentifikan bahwa terdapat lima jenis kesenjangan (gap) yang terjadi dalam model konseptual kualitas pelayanan. Dari hasil penelitian ini ditunjukkan, bagaimana kualitas pelayanan jasa penerbangan Garuda Indonesia khususnya untuk kelas ekonomi dari sudut pandang pelanggan. Dengan mengacu pada Metode SERVQUAL yang dikembangkan Parasuraman et.al (1990), analisis kualitas pelayanan jasa penerbangan Garuda kelas ekonomi tersebut akan ditinjau dari dua gap, yakni gap 5 dan gap 1.Katakunci: kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan, SERVQUAL, analisa kesenjangan, pelayanan jasa

Page 1 of 1 | Total Record : 5