cover
Contact Name
Muhammad Taupik
Contact Email
muhtaupik@ung.ac.id
Phone
+6281547458537
Journal Mail Official
redaksiijpe@ung.ac.id
Editorial Address
Unit Redaksi IJPE, Gedung FOK, Jurusan Farmasi, Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo. Jln. Jenderal Sudirman No. 06, Kota Tengah, Kota Gorontalo, 96128, Gorontalo, Indonesia. Surat Elektronik : redaksiijpe@ung.ac.id Telf/Fax : 0435-821698 / 0435-821698 Phone (Whatshaap) : +6281547458537
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education
ISSN : -     EISSN : 27753670     DOI : https://dx.doi.org/10.37311/ijpe
Core Subject : Health, Science,
ndonesian Journal of Pharmaceutical Education (IJPE) adalah junal resmi yang diterbitkan oleh Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo yang bekerja sama dengan IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) Provinsi Gorontalo. Artikel pada jurnal ini dapat diakses dan unduh secara online oleh publik (open access journal). Jurnal ini adalah jurnal peer-review nasional, yang terbit tiga kali dalam setahun tentang topik-topik keunggulan hasil penelitian di bidang pelayanan dan praktek kefarmasian, pengobatan masyarakat, teknologi kefarmasian serta disiplin ilmu kesehatan yang terkait erat. Jurnal ini menerima naskah berbahasa Indonesia dan Inggris. Berikut merupakan area-area yang difokuskan oleh jurnal ini Farmasi Klinis Farmasi Komunitas Farmasetika Kimia Farmasi Farmakognosi Fitokimia Naskah yang terpilih untuk dipublikasikan di Indonesian Journal of Pharmaceutical Education akan dikirim ke reviewer yang pakar dibidangnya, yang tidak berafiliasi dengan lembaga yang sama dengan penulis dan dipilih berdasarkan pertimbangan tim editor. Naskah yang diterima untuk publikasi adalah salinan yang diedit untuk tata bahasa, tanda baca, gaya cetak, dan format. Seluruh proses pengajuan naskah hingga keputusan akhir untuk penerbitan dilakukan secara online.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2021): September 2021" : 2 Documents clear
UJI POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK BATANG GAHARU (Gyrinops versteegii) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Sy. Pakaya, Mahdalena; Mustapa, Moh. Adam; Ali, Muthiah Rahmah
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Vol 1, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/ijpe.v1i3.11417

Abstract

Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling utama di Indonesia maupun di negara-negara berkembang lainnya. Kontaminasi mikroba berkaitan dengan penyebab infeksi tersebut. Infeksi dapat disebabkan oleh berbagai mikroba seperti bakteri, virus, jamur, dan protozoa. Salah satu tumbuhan berkhasiat obat yang berada di Indonesia adalah gaharu (Gyrinops versteegii). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur potensi ekstrak batang gaharu (Gyrinops versteegii) terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Dimana simplisia batang gaharu diekstraksi menggunakan metode maserasi bertingkat dengan pelarut n-Heksan, etil asetat dan metanol. Hasil uji aktivitas antibakteri terhadap 3 ekstrak tersebut yaitu ekstrak etil asetat mampu menghambat pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil skrining ekstrak etil asetat mengandung alkaloid, terpenoid dan tanin. Kontrol positif yang digunakan yaitu kloramfenikol dan kontrol negatif yaitu Dimetil Sulfoksida (DMSO). Hasil Uji KHM ekstrak batang gaharu terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yaitu pada konsentrasi 50% ditandai dengan tidak terjadi kekeruhan dan 50% untuk nilai KBM dimana tidak terjadi pertumbuhan bakteri pada media Nutrien Agar (NA). Hasil Uji Potensi ekstrak etil asetat batang gaharu terhadap Escherichia coli pada konsentrasi 25%, 50%, dan 100 % dengan zona hambat yang dihasilkan yaitu 7,85 mm dimana masuk dalam kategori sedang, 10,6 mm dan 13,45 mm dimana masuk dalam kategori kuat. Sedangkan uji potensi ekstrak etil asetat batang gaharu terhadap Staphylococcus aureus pada konsentrasi 25%, 50%, dan 100 % dengan zona hambat yang dihasilkan yaitu 8,1 mm dimana masuk dalam kategori sedang, 13,2 mm dan 16 mm dimana masuk dalam kategori kuat dalam menghambat bakteri. Infection disease is one of the most common health problem in many developing countries, including Indonesia where the contamination of microbe is associated with the cause of the infection. The infection can be caused by various microorganisms such as bacteria, virus, fungus, and protozoa. Fortunately, Indonesia’s medicinal plant varies and one of which is agarwood (Gyrinops versteegii). This study aims at measuring the potential of agarwood (Gyrinops versteegii) stem extract towards Escherichia coli and Staphylococcus aureus. In this study, the simplicial of agarwood stem is extracted by applying multilevel maceration method with n-Hexane solvent, ethyl acetate, and methanol. The result of antibacterial activity testing over three extracts reveals that the ethyl acetate extract can inhibit the growth of Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. In addition, the result of screening in the ethyl acetate extract discovers that in contains alkaloid, terpenoid, and tannin, where the positive control used is chloramphenicol and the negative control is Dimethyl Sulfoxide (DMSO). The result of Minimum Inhibitory Concentration test in the agarwood stem extract towards Escherichia coli dan  Staphylococcus aureus shows that the concentration of 50% is marked with absence of turbidity, whereas 50% in the Lowest Lethal Dose value signifies absence of growth in the bacteria in the Nutrient Agar (NA) media. Additionally, the result of potential test of agarwood stem ethyl acetate extract towards Escerichia coli in concentrations of 25%, 50%, and 100% with an inhibition zone created of 7,85 mm where it includes in medium category, and 10,6 mm and 13,45 mm that include in strong category. In the meantime, the result of potential test of agarwood stem ethyl acetate extract towards Staphylococcus aureus in concentrations of 25%, 50%, and 100% with an inhibition zone created of b,1 mm where it includes in medium category, and 13,2 mm and 16 mm that include in strong category in inhibiting bacteria.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI ANTIHIPERTENSI AMLODIPIN DIBANDINGKAN DENGAN CANDESARTAN PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI RSUD TOTO KABILA Madania, Madania; Tuloli, Teti Sutriyati; bangol, asnia asnia
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Vol 1, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/ijpe.v1i3.11368

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih dari 140 mmHg dan 90 mmHg. Penelitian farmakoekonomi merupakan proses identifikasi, pengukuran dan perbandingan biaya, akibat dan keuntungan suatu program pelayanan dan terapi, serta menentukan pilihan mana yang memberikan outcomes kesehatan terbaik untuk sumber yang diinvestasikan. Analisis yang digunakan adalah Analisis Efektivitas Biaya untuk menentukan rekomendasi terapi terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antihipertensi Amlodipin dibandingkan Candesartan, biaya terapi yang dikeluarkan pasien, dan antihipertensi yang paling efektiv biaya. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik secara retrospektif, subyek penelitian adalah pasien hipertensi yang menggunakan terapi Amlodipin dan Candesartan sebanyak 46 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data diolah menggunakan ACER dan ICER. Hasil Penelitian menunjukkan jumlah pasien hipertensi lebih banyak diderita oleh perempuan yaitu 27 orang dengan persentase 58,7%, berdasarkan usia pada kelompok 51-60 tahun pada perempuan yaitu 14 orang dengan persentase 51,9%. Efektivitas pengobatan Amlodipin 86,36%, dan Candesartan 75%. Berdasarkan nilai ACER yang paling cost effective adalah Candesartan dengan nilai ACER sebesar Rp 2.113,58 per % efektivitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 2