cover
Contact Name
Fariz Nizar
Contact Email
arsip_jurnal@unpand.ac.id
Phone
+6285156340961
Journal Mail Official
arsip_jurnal@unpand.ac.id
Editorial Address
Jl. Banjarsari Barat No.1, Pedalangan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50268
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Arsitektur Universitas Pandanaran Jurnal (ArsiP)
Published by Universitas Pandanaran
ISSN : 28080912     EISSN : 28080637     DOI : https://doi.org/10.54325/arsip.v1i1
Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 Arsitektur Universitas Pandanaran. Sebagai media publikasi, komunikasi dan pengembangan hasil karya ilmiah lulusan S1 Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Pandanaran Semarang
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2022): JURNAL ARSIP UNPAND" : 6 Documents clear
THE APPLICATION OF GOTHIC ARCHITECTURE IN THE CATHOLIC CHURCH OF THE BIRTH OF THE VIRGIN MARY IN SURABAYA Bryan Richard; Josephine Roosandriantini
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 2 No 1 (2022): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v2i1.17

Abstract

Arsitektur gotik merupakan arsitektur yang muncul pada abad pertengahan di eropa dimana arsitektur ini merupakan hasil evolusi dari arsitektur romawi yang muncul karena adanya kebosanan terdahap bentuk bangunan yang terlalu monoton.Arsitektur gotik sendiri memiliki ciri khas yang paling terkenal adalah bentuk bangunan yang megah dengan atap yang runcing serta terdapat rose window yang menjadi ciri khas khusus dari arsitektur gotik.Bangunan yang akan dijadikan objek penelitian adalah gereja katolik kelahiran santa perawan maria yang terletak di jalan kepanjen Surabaya,hal ini dikarenakan gereja katolik kelahiran .Penelitian ini akan berfokus pada bentuk bangunan, atap,struktur bangunan,bahan material yang digunakan,bentuk jendela dan pintu serta ornamen pada bangunan gereja dengan menggunakan metode literatur dan survei lapangan.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di gereja katolik kelahiran santa perawan maria ditemukan unsur-unsur arsitektur gotik pada bangunan gereja seperti penggunaan pilar sebagai kolom bangunan,penggunaan atap runcing serta adanya rose window sehingga gereja katolik kelahiran santa perawan maria dapat dikatakan sebagain bangunan dengan arsitektur
REVITALIZING THE KARANGAYU MARKET AND PLAZA SILIWANGI SEMARANG WITH A MODERN TROPICAL ARCHITECTURE APPROACH REVITALISASI PASAR KARANGAYU DAN PLAZA SILIWANGI SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS MODERN Febrianto Wicaksono; Gatoet Wardianto; Adi Sasmito
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 2 No 1 (2022): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v2i1.18

Abstract

Kondisi pasar tradisional yang ada di kota Semarang saat ini kurang baik. Kondisi bangunan pasar yang sudah tidak terawat, banyak kerusakan, dan tidak adanya lahan parkir yang memadai. Lingkungan pasar juga kumuh, bau, dan tidak teratur. Hal tersebut tentu sangat mengganggu pedagang maupun pembeli di pasar tradisional. Salah satu contoh pasar tradisional yang memiliki kondisi demikian adalah Pasar Tradisional Karangayu Semarang. Sayangnya, pasar karangayu dengan kondisi yang sekarang pelayanannya tidak dapat menjadi maksimal. Selain itu hal serupa juga dialami oleh pusat perbelanjaan, Plaza Siliwangi yang terletak bersebelahan dengan Pasar Karangayu, kondisi bangunan masih cukup baik, namun berdasarkan data pengguna atau penyewa bangunan hanya sedikit. Sehingga geliat aktivitas perdagangan dan jasa tampak sepi dan tidak hidup. Selain itu kompleks ruko (rumah toko) ini tidak memiliki ruang terbuka hijau sama sekali, sehingga kurang memenuhi standar perancangan bangunan. Oleh itu maka dipandang perlu adanya Revitalisasi Pasar Karangayu sebagai pasar tradisional yang diintegerasikan dengan plaza siliwangi sebagai pusat perbelanjaan modern menjadi satu kesatuan saling bersimbiosis dengan rancangan desain modern yang memiliki beberapa fungsi tambahan dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok dan gaya hidup masyarakat modern (milenial). Dengan begitu kawasan pusat perbelanjaan ini akan semakin tampak hidup dan memberikan dampak positif peningkaatan perekonomian bagi lingkungan sekitar.
DESIGN OF A MOUNTAIN RESORT IN SEMARANG DISTRICT WITH NEO VERNACULAR ARCHITECTURE APPROACH PERANCANGAN RESORT PEGUNUNGAN DI KABUPATEN SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Inanditya Eko Prayogo; Taufik Rizza Nuzuluddin; Carina Sarasati
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 2 No 1 (2022): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v2i1.19

Abstract

Perkembangan sebuah kota modern memiliki suatu karakteristik diantaranya tingginya tingkat mobilitas kegiatan masyarakat dalam berbagai bidang. Kebutuhan akan istirahat dan hiburan pada waktu-wakt senggang sangat dibutuhkan untuk mengurangi kejenuhan. Salah satu karakteristik kota Semarang, Surakarta, Magelang dan Yogyakarta sebagai kota modern yaitu perubahan terhadap berbagai aktivitas didalamnya termasuk hiburan dan tempat beristirahat, menjadikan/suatu kesempatan dan peluang pekerjaan bagi sejumlah orang dalam suatu industri penginapan komersil yang menyediakan berbagai macam fasilitas hiburan, sehingga masyarakat perkotaan dapat bebas berkreasi, menikmati keindahan alam dan iklim yang sejuk tanpa terganggu privasi dan ketenangan mereka. Tujuan/dari penyusunan ini sebagai landasan konseptual perencanaan dan perancangan pegunungan Resort di kabupaten Semarang. Kemudian metode perancangan yang digunakan yaitu pendekatan aspek konseptual, pendekatan aspek fungsional, dan pendekatan aspek arsitektural. Konsep perancangan Pegunungan Resort ini menggunakan pendekatan arsitektur neo vernakular dengan menekankan bentuk fasad yang terdapat banyak ornamen pendukung konsep/neo vernakular itu sendiri, tanpa mengesampingkan/nilai-nilai tradisi setempat.
DESIGN OF BIG MOTORCYCLE AUTOMOTIVE CENTER SEMARANG WITH MODERN ARCHITECTURAL APPROACH PERANCANGAN SEMARANG AUTOMOTIVE CENTER MOTOR BESAR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN Pandu Setya Nugroho; Mutiawati Mandaka; Anityas Dian Susanti
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 2 No 1 (2022): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v2i1.20

Abstract

Motor gede di Indonesia seperti menjadi gaya hidup, tak dipungkiri ketika mereka stres dan lelah dengan rutinitas pekerjaan, refreshinglah yang mereka butuhkan, Seperti melakukan kesenangan mereka, dan butuh hal yang buat merasa gembira. Hal tersebut hanya berasal dari data Honda dan Yamaha, itu belum termasuk merk lainnya, seperti Kawasaki, Suzuki, Ducati, BMW motor, dan paling legend Harley-Davidson. Pada motor khususnya brand Ducati di Indonesia sendiri sudah dilengkapi adanya fasilitas penunjang berupa bangunan showroom dan area bengkel, penjualan sparepart. Pabrikan Ducati di Indonesia sendiri sudah berdiri dealer dibeberapa kota besar seperti Jakata, Bandung, Surabaya dan Bali. Di Jawa Tengah sendiri pengguna motor Ducati sendiri masih sangat kurang dikarenakan dealer resmi motor Ducati khususnya di Kota Semarang belum ada. Melalui perancangan Semarang Automotive Center Motor Besar bertujuan untuk mengetahui proses perencanaan, perancangan pada sebuah bangunan showroom dan memfasilitasi penikmat motor besar Jawa Tengah khusunya di Kota Semarang.
DESIGN OF 4 STAR HOTEL IN SURAKARTA WITH NEO-VERNACULAR ARCHITECTURAL EMPHASIS PERANCANGAN HOTEL BINTANG 4 DI SURAKARTA DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Asih Kris Dayani; Anityas Dian Susanti; Mutiawati Mandaka
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 2 No 1 (2022): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v2i1.21

Abstract

Star Hotel merupakan hotel dengan pelayanan bintang 4, lokasi hotel tersebut berada di Surakarta. Yang mana memiliki fasilitas gym, kolam renang, aula, ruang rapat, dan lain-lain. Konsep yang diterapkan pada bangunan Star Hotel yaitu menggunakan penekanan arsitektur neo-vernakular yang dapat terlihat pada exterior dan interior bangunan. Tujuan dari perancangan Star Hotel ini yaitu berdasarkan pada pemikiran merancang bangunan hotel bintang 4 yang dibangun pada zaman milenials dimana ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang dengan sangat pesat. Perancangan hotel bintang 4 dengan pendekatan arsitektur neo vernakular menghasilkan desain dengan gaya arsitektur jawa yang mengangkat kearifan lokal kota Surakarta yang terlihat pada fasade bangunannya.
ARRANGEMENT OF SPATIAL RELATIONSHIPS IN TOLL ROAD REST AREA Case Study: Rest Area km 88 Bandung, Rest Area km 360 Batang, Rest Area km 429 Ungaran PENATAAN HUBUNGAN RUANG PADA REST AREA JALAN TOL Studi Kasus: Rest Area km 88 Bandung, Rest Area km 360 Bata Rubertus Fredi Saputro; Anityas Dian Susanti; Gatoet Wardianto
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 2 No 1 (2022): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v2i1.22

Abstract

Rest area merupakan fasilitas transportasi yang timbul dari kebutuhan pengguna jalan akan keamanan dan kenyaman berkendara di jalan tol. Kehadiran rest area menawarkan banyak manfaat untuk mengurai angka kematian di jalan dan merupakan sarana transportasi yang digunakan sebagai tempat peristirahatan selama perjalanan jauh. Fasilitas yang tersedia di rest area diharapkan juga dapat dimanfaatkan seperti untuk mencari informasi jalan, cuaca, beribadah, dan mengecek kondisi kendaraan. Diperlukan penataan hubungan ruang yang nyaman untuk mewadahi aktivitas di rest area, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penataan hubungan ruang yang ada di rest area. Metodologi yang digunakan yaitu dengan studi literatur dan studi banding tiga lokasi rest area tipe A yaitu rest area km 88 Bandung, rest area km 360 Batang dan rest area km 429 Ungaran. Dari analisa yang telah dilakukan, penataan hubungan ruang yang paling banyak digunakan adalah ruang dalam ruang dimana pola ini yang paling fleksible digunakan di ketiga rest area.

Page 1 of 1 | Total Record : 6