cover
Contact Name
Hastawati Chrisna Suroso
Contact Email
chrisna.suroso@itats.ac.id
Phone
+6282233439933
Journal Mail Official
jtm.journal@itats.ac.id
Editorial Address
Arif Rahman Hakim 100 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen
ISSN : -     EISSN : 27211878     DOI : https://doi.org/10.31284/j.jtm.2024.v5i1.5411
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi dan Manajemen (JTM), ISSN 2721-1878, is an open-access journal dedicated to provide a platform in management and technology aspects. This journal aims to publish renewable works in implementation of basic theories, experiments, simulations, and applications with systematic method; reviews of previous works; expansions of summary; or others. This journal is published twice a year, on January and July.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 12 Documents clear
Cover Vol.2 No. 1 JTM, Redaksi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.561 KB)

Abstract

Optimalisasi Pengiriman Semen Curah Melalui Jalur Laut Menggunakan Algoritma Transportasi dan Penugasan Rifa, Firda Ayu Sabda; Yuliawati, Evi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.682 KB) | DOI: 10.31284/j.jtm.2021.v2i1.1524

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pemenuhan permintaan semen curah dan pendistribusiannya. Permintaan semen curah dari 3 Packing Plant (PP), yaitu PP Ciwandan, PP Tanjung Priok, dan PP Banyuwangi sesuai rencana akan didistribusikan melalui jalur laut karena pertimbangan minimasi biaya. Melalui model transportasi dan penugasan akan ditentukan alokasi kapal untuk memenuhi permintaan dari ketiga PP tersebut. Tahap awal penyelesaian penelitian membutuhkan perhitungan agregasi untuk menyeimbangkan antara permintaan dan pasokan dengan mempertimbangkan harga semen curah per ton. Selanjutnya dengan membandingkan 2 metode peramalan menggunakan software POM-QM diperoleh metode Linear Regression yang memiliki nilai parameter MSE dan MAPE terkecil. Hasil dari metode tersebut didapatkan kebutuhan dari masing-masing PP adalah: PP Ciwandan sebesar 8.183 ton, PP Tanjung Priok sebesar 8.281 ton, dan PP Banyuwangi sebesar 4.766 ton. Perhitungan biaya transportasi ke tiga PP dengan metode North West Corner (NWC) menghasilkan total estimasi biaya sebesar Rp1.691.499.365,- dan dengan kemudian dilakukan langkap optimasi menggunakan MODI hingga diperoleh total biaya transportasi sebesar Rp1.402.580.592,-. Pengalokasian kapal untuk pendistribusiannya dilakukan dengan menggunakan metode penugasan. Hasil pengalokasian kapal diperoleh sebagai berikut: KM. Yurico melayani tujuan Tanjung Priok, KM. Joceline melayani tujuan Ciwandan, dan KM. Tangkas untuk tujuan Banyuwangi. Dengan begitu terjadi penghematan biaya sebesar 12,33%.
Analisis Produktivitas Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) (Studi Kasus: Departemen Produksi PT Elang Jagad) Mukti, Ajeng Risky; A'yun, Qurotul; Suparto, Suparto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.751 KB) | DOI: 10.31284/j.jtm.2021.v2i1.1525

Abstract

PT Elang Jagad merupakan salah satu industri manufaktur yang bergerak di pengolahan logam. Salah satu produk yang diproduksi ialah seal spacer untuk sepeda. Seiring dengan perkembangan jaman. PT Elang Jagad selalu berusaha mempertahankan dan meningkatnya eksistensinya di dunia industry. Salah satu faktor yang harus diperhatikan ialah produktivitas. Penilaian produktivitas dapat dilihat dari perbandingan nilai input dan output perusahaan. Pada penelitian ini, data input yang digunakan ialah data jumlah pemakaian listrik, jumlah tenaga kerja, dan jumlah jam kerja. Sedangkan untuk data output yang digunakan ialah data finish good produk yang berupa seal spacer. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa indeks perubahan terhadap produktivitas standart terbaik terjadi pada Agustus 2020 yaitu sebesar 114,47. Sedangkan untuk produktivitas terburuk terjadi padsa 1 Juni 2020 sebesar -88,41. Indeks perubahan terhadap produktivitas periode sebelumnya dapat diketahui bahwa produktivitas terbaik terjadi pada Juli 2020 yaitu sebesar 887,49. Sedangkan untuk produktivitas terburuk terjadi pada Juni 2020 yaitu sebesar –90. Atribut rasio yang paling rendah dapat ditentukan dengan melihat tabel pencapaian skor terendah, sehingga diketahui bahwa rasio 2 (tenaga kerja) memiliki produktivitas yang kurang baik karena memiliki skor terendah dibandingkan dengan rasio 1 (penggunaan listrik) dan rasio 3 (jam kerja).
Analisis Persepsi Masyarakat Lokal Terhadap TPA Baru Wilayah Barat Bojonegoro dengan Metode SEM Firdausi, Rizal Zubad; Budianto, Agus
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2021.v2i1.1379

Abstract

Pengetahuan persepsi publik terhadap TPA di wilayah baru dibutuhkan dalam perencanaan kebijakan untuk menerapkan dan mengoperasikan TPA Baru di Bojonegoro, terutama persepsi dari masyarakat disekitar TPA. Studi ini menjelaskan persepsi masyarakat sekitar TPA dengan metode Structural Equation Modeling dengan asumsi hubungan kasual antara variabel laten status sosial, persepsi informasi, kepercayaan, persepsi manfaat, dan persepsi resiko pada penerimaan masyarakat lokal terhadap TPA Baru. Dari hasil uji keseluruhan model dengan nilai chi-square sebesar 364,508, terdapat 4 kriteria dinyatakan baik (good fit), 7 kriteria dinyatakan sedang (marginal fit) dan 3 kriteria dinyatakan buruk (poor fit). Artinya model ini bisa dikategorikan sedang (mendekati baik), sehingga cukup layak untuk dijadikan model analisis. Sedangkan hasil dari uji kecocokan model menununjukkan hubungan dari struktur model diperoleh bahwa hubungan status sosial hanya bernilai signifikan terhadap variabel persepsi manfaat, yang ditunjukkan dengan hasil t-value (3,003) > 1,96 dan -value (0,027) < 0,05. Artinya bahwa status sosial masyarakat berpengaruh signifikan terhadap persepsi mengenai manfaat TPA, sedangkan persepsi penerimaan terhadap TPA Baru secara signifikan dipengaruhi dari persepsi informasi dan persepsi manfaat masyarakat sekitar TPA, hal ini mengkonfirmasi bahwa persepsi penerimaan masyarakat terhadap TPA baru sangat dipengaruhi oleh faktor penerimaan informasi dan persepsi manfaat yang dirasakan.
Pengaruh Citra Perguruan Tinggi dan Kualitas Jasa Terhadap Minat Beli di Universitas Muhammadiyah Gresik Melalui Kepercayaan sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus di Universitas Muhammadiyah Gresik) Desembrianita, Eva; Nur, Megawati Munir; Suyoto, Suyoto; Adil, Malikul; Mahjudin, Mahjudin
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2021.v2i1.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra perguruan tinggi dan kualitas jasa terhadap minat beli melalui kepercayaan sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah calon mahasiswa yang ada di kabupaten Gresik. Jumlah sampel sebanyak 100 orang dengan menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu program analisis SPSS 15 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel citra perguruan tinggi dan kualitas jasa secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli.  Berdasarkan hasil analisis, variabel citra perguruan tinggi dan kualitas jasa berpengaruh secara tidak langsung terhadap minat beli melalui kepercayaan.  Namun, nilai koefisien pengaruh total citra perguruan tinggi lebih kecil yaitu 0,161 jika dibandingkan dengan kualitas jasa 0,368 yang lebih besar.
Studi Eksperimental Pengaruh Panjang Penyangga Magnet pada Getaran Batang dengan Eddy Current Tuned Mass Damper Efendi, Rizal; Noerpamoengkas, Ardi; Maulana, Hasan Syafik
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2021.v2i1.1518

Abstract

Getaran dengan amplitudo berlebih bersifat destruktif dan perlu direduksi. Pada penelitian ini, batang kantilever utama dieksitasi sehingga bergetar. Salah satu teknik peredam getaran yang diaplikasikan adalah dengan menggunakan Eddy Current Tuned Mass Damper (ECTMD). Batang kantilever tambahan diberikan untuk menyangga magnet dengan variasi panjang 100 mm, 150 mm, 200 mm. Arus Eddy ditimbulkan dengan menambah pelat tembaga di batang kantilever utama. Respon peralihan maksimal dan amplitudo respon tunak diperoleh. Batang kantilever penyangga magnet ini semakin panjang menyebabkan respon peralihan maksimal semakin kecil dan amplitudo respon tunak semakin kecil. Akibatnya, penurunan respon dibandingkan tanpa ECTMD juga semakin naik dan transmissibilitas semakin turun.
Studi Eksperimental Pengaruh Panjang Penyangga Magnet pada Getaran Batang dengan Eddy Current Tuned Mass Damper Rizal Efendi; Ardi Noerpamoengkas; Hasan Syafik Maulana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2021.v2i1.1518

Abstract

Getaran dengan amplitudo berlebih bersifat destruktif dan perlu direduksi. Pada penelitian ini, batang kantilever utama dieksitasi sehingga bergetar. Salah satu teknik peredam getaran yang diaplikasikan adalah dengan menggunakan Eddy Current Tuned Mass Damper (ECTMD). Batang kantilever tambahan diberikan untuk menyangga magnet dengan variasi panjang 100 mm, 150 mm, 200 mm. Arus Eddy ditimbulkan dengan menambah pelat tembaga di batang kantilever utama. Respon peralihan maksimal dan amplitudo respon tunak diperoleh. Batang kantilever penyangga magnet ini semakin panjang menyebabkan respon peralihan maksimal semakin kecil dan amplitudo respon tunak semakin kecil. Akibatnya, penurunan respon dibandingkan tanpa ECTMD juga semakin naik dan transmissibilitas semakin turun.
Cover Vol.2 No. 1 Redaksi JTM
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi Pengiriman Semen Curah Melalui Jalur Laut Menggunakan Algoritma Transportasi dan Penugasan Firda Ayu Sabda Rifa; Evi Yuliawati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2021.v2i1.1524

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pemenuhan permintaan semen curah dan pendistribusiannya. Permintaan semen curah dari 3 Packing Plant (PP), yaitu PP Ciwandan, PP Tanjung Priok, dan PP Banyuwangi sesuai rencana akan didistribusikan melalui jalur laut karena pertimbangan minimasi biaya. Melalui model transportasi dan penugasan akan ditentukan alokasi kapal untuk memenuhi permintaan dari ketiga PP tersebut. Tahap awal penyelesaian penelitian membutuhkan perhitungan agregasi untuk menyeimbangkan antara permintaan dan pasokan dengan mempertimbangkan harga semen curah per ton. Selanjutnya dengan membandingkan 2 metode peramalan menggunakan software POM-QM diperoleh metode Linear Regression yang memiliki nilai parameter MSE dan MAPE terkecil. Hasil dari metode tersebut didapatkan kebutuhan dari masing-masing PP adalah: PP Ciwandan sebesar 8.183 ton, PP Tanjung Priok sebesar 8.281 ton, dan PP Banyuwangi sebesar 4.766 ton. Perhitungan biaya transportasi ke tiga PP dengan metode North West Corner (NWC) menghasilkan total estimasi biaya sebesar Rp1.691.499.365,- dan dengan kemudian dilakukan langkap optimasi menggunakan MODI hingga diperoleh total biaya transportasi sebesar Rp1.402.580.592,-. Pengalokasian kapal untuk pendistribusiannya dilakukan dengan menggunakan metode penugasan. Hasil pengalokasian kapal diperoleh sebagai berikut: KM. Yurico melayani tujuan Tanjung Priok, KM. Joceline melayani tujuan Ciwandan, dan KM. Tangkas untuk tujuan Banyuwangi. Dengan begitu terjadi penghematan biaya sebesar 12,33%.
Analisis Produktivitas Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) (Studi Kasus: Departemen Produksi PT Elang Jagad) Ajeng Risky Mukti; Qurotul A&#039;yun; Suparto Suparto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2021.v2i1.1525

Abstract

PT Elang Jagad merupakan salah satu industri manufaktur yang bergerak di pengolahan logam. Salah satu produk yang diproduksi ialah seal spacer untuk sepeda. Seiring dengan perkembangan jaman. PT Elang Jagad selalu berusaha mempertahankan dan meningkatnya eksistensinya di dunia industry. Salah satu faktor yang harus diperhatikan ialah produktivitas. Penilaian produktivitas dapat dilihat dari perbandingan nilai input dan output perusahaan. Pada penelitian ini, data input yang digunakan ialah data jumlah pemakaian listrik, jumlah tenaga kerja, dan jumlah jam kerja. Sedangkan untuk data output yang digunakan ialah data finish good produk yang berupa seal spacer. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa indeks perubahan terhadap produktivitas standart terbaik terjadi pada Agustus 2020 yaitu sebesar 114,47. Sedangkan untuk produktivitas terburuk terjadi padsa 1 Juni 2020 sebesar -88,41. Indeks perubahan terhadap produktivitas periode sebelumnya dapat diketahui bahwa produktivitas terbaik terjadi pada Juli 2020 yaitu sebesar 887,49. Sedangkan untuk produktivitas terburuk terjadi pada Juni 2020 yaitu sebesar –90. Atribut rasio yang paling rendah dapat ditentukan dengan melihat tabel pencapaian skor terendah, sehingga diketahui bahwa rasio 2 (tenaga kerja) memiliki produktivitas yang kurang baik karena memiliki skor terendah dibandingkan dengan rasio 1 (penggunaan listrik) dan rasio 3 (jam kerja).

Page 1 of 2 | Total Record : 12