cover
Contact Name
PT Mantaya Ide Batara
Contact Email
ideapengabdianmasyarakat@gmail.com
Phone
+6285211848489
Journal Mail Official
ideapengabdianmasyarakat@gmail.com
Editorial Address
BTP Blok AA Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Idea Pengabdian Masyarakat
Published by PT.Mantaya Idea Batara
ISSN : -     EISSN : 27983668     DOI : 10.53690
Core Subject : Health, Social,
Idea Pengabdian Masyarakat (IPM) Merupakan Jurnal Pengabdian Masyarakat yang dikelola oleh PT.Mantaya Idea Batara. Jurnal ini Menerima Manuskrip yang Berfokus pada Bidang Kesehatan, Pendidikan, Teknologi tepat Guna, Sosial Ekonomi, Hukum dan Ilmu Lainya yang berhubungan dengan Masyarakat. Jurnal ini terbit pada periode Februari-Juli & Agustus-Desember setiap tahunya. Artikel yang diterbitkan di Idea Pengabdian Masyarakat (IPM) telah ditinjau oleh Sejawat dengan Ilmu yang Relevan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2021): January" : 15 Documents clear
Pengukuran Cholinesterase dan Pencegahan Dampak Pestisida pada Petani Nasruddin Syam; Ulfa Sulaiman
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): January
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.801 KB) | DOI: 10.53690/ipm.v1i1.24

Abstract

Peningkatan hasil pertanian dilakukan melalui pengendalian hama penyakit dengan melakukan penyemprotan pestisida. Pestisida adalah racun yang dapat mengganggu kesehatan. Petani adalah pekerjaan yang sebagian besar dilakukan oleh masyarakat di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros dan menjadi mitra dalam pengabdian ini. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu belum mengetahui tingkat keterpaparan pestisida, belum mengetahui dampak negatif pestisida dan belum memiliki Alat Pelindung Diri (APD) pada saat penyemprotan. Solusinya yaitu : (1) Pemeriksaan cholinesterasi, (2) Penyuluhan pencegahan dan pengobatan dampak pestisida, dan (3) Pemberian APD. Kegiatan dilaksanakan selama 5 bulan dengan pembiayan dari Yayasan Wakaf UMI. Keluarannya dalam bentuk publikasi pada media massa (cetak/elektronik), peningkatan pemahaman dan ketrampilan masyarakat, serta peningkatan ketentraman/kesehatan masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat yaitu (1) pemeriksaan cholinesterase telah dilakukan kepada 10 orang dengan hasil bahwa yang mengalami keracunan ringan sebanyak 3 (30%) dan keracunan sedang sebanyak 2 (20%), (2) penyuluhan mengenai pencegahan dan dampak pestisida dengan melakukan kunjungan rumah dan petani mengalami peningkatan pengetahuan Pertolongan Pertama Keracunan Pestisida, pengelolaan dan penyemprotan pestisida yang sehat dan aman serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,(3) Pemberian APD khususnya masker dan sarung tangan untuk dimanfaatkan dalam kegiatan pengelolaan dan penyemprotan pestisida. Disarankan perlunya pemeriksaan cholinesterase secara berkala, bimbingan teknis penyemprotan pestisida yang sehat dan aman serta perlunya aturan yang mewajibkan petani mengelola pestisida seperti pembuangan pestisida yang aman dan tidak mencemari lingkungan
Optimalkan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Sejak Dini di Desa Taeng Kabupaten Gowa Halida Thamrin; Evi Istiqamah; Nurlina Akbar
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): January
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.154 KB) | DOI: 10.53690/ipm.v1i1.26

Abstract

Pertumbuhan (growth) sering disamakan dengan perkembangan (development) khususnya pada anak usia dini. Walaupun kedua istilah tersebut nampaknya mempunyai gejala yang sama yaitu perubahan tetapi pada kenyataannya berbeda. Walaupun selalu terjadi perubahan-perubahan yang sifatnya fisik atau psikologis, banyak orang tidak sepenuhnya menyadarinya kecuali apabila perubahan-perubahan itu terjadi secara mendadak atau jelas mempengaruhi pola kehidupan mereka. Salah satu masalah kesehatan yang terdapat di Desa Taeng Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa yaitu masih kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap masalah kesehatan utamanya pengetahuan ibu yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia dini. Kegiatan pengabdian ini lakukan di salah satu rumah warga dengan melalui tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Setelah pemeriksaan dan penyuluhan dilakukan, pengetahuan dan pemahaman para ibu terhadap materi tentang pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pre dan posttest para ibu yang memiliki pengetahuan kategori baik meningkat dari 17% menjadi 39%, kategori cukup dari 44% menjadi 50% dan kategori kurang dari 39% menjadi 11%. Pemberian edukasi kepada para ibu merupakan sarana penting untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Oleh karena itu, diharapkan para ibu dapat memberikan stimulus yang tepat pada anak di lingkungan Desa Taeng Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.
Edukasi dan Pemberdayaan Caregiver Melakukan Check Up Kaki Diabetes untuk Mendeteksi Neuropati dan Mencegah Luka Kaki Diabetes pada Lansia Penderita Diabetes di Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (RSLU) Gau Mabaji, Gowa Juhelnita Bubun; Syaiful Syaiful; Herty Haerani; Siti Rahmani; Tut Handayani; Saniatun Lestahulu; Almaqfirah Almaqfirah
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): January
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.087 KB)

Abstract

Abstract Neuropathy is one of the complications of DM, in the form of loss of taste sensation when given a stimulus due to nerve damage to detect neuropathy, an IpTT (Ipswich Touch Test) can be done by empowering caregivers. The purpose of this activity is to educate and empower caregivers in conducting IpTT examinations. Participants who took part in this activity were elderly people who had diabetes mellitus and were accompanied by their families. The implementation is divided into three stages, namely the first stage where the lecturer teaches the IpTT technique to the caregiver, the second stage the caregiver performs the IpTT examination on the elderly and the third stage the lecturer validates the examination carried out by the caregiver for the elderly. Conclusion by providing education and teaching caregivers IpTT techniques, caregivers will be able to carry out IpTT examinations so that they can detect neuropathy and prevent LKD. Keywords: IpTT, neuropathy, caregiver, elderly with DM Abstrak Neuropati merupakan salah satu komplikasi Diabetes Mellitus, berupa kehilangan sensasi rasa bila diberikan stimulus yang diakibatkan karena telah mengalami kerusakan saraf. Untuk mendeteksi neuropati dapat di lakukan pemeriksaan IpTT (Ipswich touch test) dengan memberdayakan caregiver. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengedukasi dan memberdayakan caregiver dalam melakukan pemeriksaan IpTT. Peserta yang ikut pada kegiatan ini adalah lansia yang mengalami diabetes mellitus dan didampingi oleh keluarga. Pelaksanaan dibagi dalam tiga tahap, yaitu tahap pertama adalah dosen mengajarkan teknik IpTT pada caregiver, tahap kedua caregiver melakukan pemeriksaan IpTT pada lansia dan tahap ketiga dosen melakukan validasi terhadap pemeriksaan yang dilakukan caregiver pada lansia. Kesimpulan: Dengan memberikan edukasi dan mengajarkan caregiver teknik IpTT, maka caregiver menjadi mampu dalam melakukan pemeriksaan IpTT sehingga dapat mendeteksi neuropati dan mencegah LKD.
Penyuluhan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) pada Ibu Post Partum di RSB Masyita Kota Makassar Andi Tenri Abeng; Andi Mappanganro
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): January
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.544 KB) | DOI: 10.53690/ipm.v1i1.99

Abstract

Inisiasi menyusui dini merupakan proses alami untuk menyusu, yaitu dengan memberikan kesempatan pada bayi untuk mencari dan mengisap ASI sendiri, dalam satu jam pertama awal kehidupan dengan meletakan bayi sesegera mungkin di dada ibu setelah lahir. Masalah yang menjadi penghambat pelaksanaan IMD tidak dilakukan diantaranya yaitu kurangnya konseling oleh tenaga Kesehatan dan kurangnya praktek IMD, kepercayaan keluarga yang masih kuat bahwa ibu memerlukan istirahat yang cukup setelah melahirkan sehingga menyusui sulit dilakukan,serta kurangnya kepedulian terhadap pentingnya IMD. Masalah pemahaman, pengertian dan ketepatan ibu dalam program inisiasi menyusui dini tidak akan menjadi halangan yang besar jika ibu mempunyai pengetahuan, sikap dan perilaku yang baik. Melalui kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh tim dosen FKM-UMI di RSB Masyita Kota Makassar diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu post partum tentang pentingnya inisiasi menyusui dini.
Pelatihan Fleksibilitas Otot pada Remaja Putri sebagai Upaya Menurunkan Nyeri pada Dysmenorrhea Andi Mappanganro; Andi Tenri Abeng
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): January
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.294 KB) | DOI: 10.53690/ipm.v1i1.100

Abstract

Menstruation is a cyclical bleeding that occurs in women during the reproductive stage of their life, menstruation is caused by the periodic shedding of the endometrium, this is a natural process in women during their reproductive years and it occurs when the egg is not fertilized. One of the complaints about menstrual pain is dysmenorrhea which is menstrual pain caused by uterine activity, without any pathological abnormalities from the pelvis. Efforts that can be made to overcome primary dysmenorrhea is one of flexibility exercises, namely muscle stretching. Muscle stretching exercises are simple, safe and effective exercises performed by people with dysmenorrhea to maintain and develop flexibility or flexibility. Flexibility exercises will stretch the muscles in the abdomen and pelvis so that it will increase blood flow to the uterus and relax the uterine muscles. To avoid the adverse effects of decreased flexibility and overcome complaints during menstruation (dysmenorrhea), an effort is needed that can increase awareness of the importance of physical activity and relaxation methods to relieve menstrual pain, namely through training that discusses the importance of physical activity to maintain muscle flexibility and methods stretching to reduce symptoms of dysmenorrhea

Page 2 of 2 | Total Record : 15