cover
Contact Name
Sutikno Wijaya
Contact Email
sutiknowijaya777@gmail.com
Phone
+628985035222
Journal Mail Official
sutiknowijaya777@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aer Terang No.4, Lingkungan VI, Malalayang Satu Timur, Kec. Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
ISSN : 27981797     EISSN : 27980642     DOI : https://doi.org/10.53674/teleios
Core Subject : Religion, Education,
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, merupakan wadah publikasi ilmiah dari hasil penelitian Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Transfromasi Indonesia dengan nomor ISSN 2798-0642 (Online) 2798-1797 (Print), serta telah memiliki DOI 10.53674, dan diperuntukkan bagi semua dosen maupun para peneliti di kalangan STT Transformasi dan Institusi lainnya. Jurnal Teleios terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Jurnal Teleios menggunakan sistem double-blind review. Adapun yang menjadi Fokus dan Ruang Lingkup dalam Jurnal Teleios adalah: 1. Teologi Biblika 2. Teologi Historika 3. Teologi Sistematika 4. Teologi Praktika 5. Teologi Kharismatik 6. Pendidikan Agama Kristen
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021" : 11 Documents clear
Dampak Keterampilan Guru Pendidik Agama Kristen Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pantow, Anita Grays; Legi, Ribka Ester
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.065 KB) | DOI: 10.53674/teleios.v1i2.39

Abstract

Abstrak: Kajian ini menguraikan secara spesifik mengenai dampak ketrampilan guru Pendidik Agama Kristen dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Topik ini diangkat kara data faktual yang diterima peneliti, masih banyak ditemui para siswa dalam sebuah institusi motivasi belajar belum sepenuhnya antusias. Hal ini bisa disebabkan kurang terampilnya pendidik dalam mengajar. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data tentang dampak keterampilan guru PAK. Hasil uraian topik ini mengemukakan bahwa sebagai pengajar, guru dituntut untuk memiliki kecakapan dalam mengembangkan keterampilan mengajar. Adapun wujud dari ketrampilan pengajar itu mampu memahami isi Alkitab dengan baik dan benar, pengajar PAK mampu menjembatani persoalan dengan Alkitab. Kemudian pengajar PAK dapat membimbing dan mendampingi peserta didik, serta  pengajar PAK hendaknya memahami dan menetapkan tujuan pengajaran yang diajarkan kepada nara-didik . Dengan ketrampilannya sebagai pendidik, motivasi nara-didik akan tercipta karena guru menjadi role model mereka untuk meningkatkan intensitas belajar.Abstract: This study outlines the specifics of the impact of Christian Educator teacher skills in improving students' learning motivation.This topic is raised kara factual data received by researchers, there are still many students in a learning motivation institution not yet fully enthusiastic.This can be due to the lack of skilled educators in teaching.This paper uses qualitative methods with a descriptive approach.This research procedure is carried out by collecting data on the impact of PAK teachers' skills.The results of this topic description suggest that as teachers, teachers are required to have proficiency in developing teaching skills.As for the form of the teaching skills, it is able to understand the contents of the Bible properly and correctly, PAK teachers are able to bridge the problem with the Bible. Then PAK teachers can guide and accompany learners, and PAK teachers should understand and set the teaching objectives taught to learners. With his skills as an educator, the motivation of learners will be created because teachers become their role models to increase the intensity of learning.
Pemuridan dan Kepemimpinan sebuah Perspektif dari Pendidikan Kristen Perangin Angin, Yakub Hendrawan; Arifianto, Yonatan Alex; Yeniretnowati, Tri Astuti
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.394 KB) | DOI: 10.53674/teleios.v1i2.36

Abstract

Abstrak: Pemuridan sangat berkaitan erat dengan kepemimpinan. Pemuridan bagi kepemimpinan sangat bermakna karena sangat terbukti efektif guna mempersiapkan, menghasilkan dan membentuk pemimpin Kristen menuju serupa Yesus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Langka awal adalah dengan mempelajari konsep pemuridan dan kepemimpinan Kristen. Langkah berikutnya adalah dengan melakukan analisis tentang dampak bahaya dan dampak positif adanya praktik pemuridan dalam kekristenan bagi kepemimpinan. Langkah terakhir adalah merumuskan makna dan implikasi pemuridan bagi kepemimpinan sebagai perspektif dalam menyusun pola pendidikan pemimpin Kristen. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa implikasi yang harus dilakukan dan dijalani dalam kehidupan sebagai respon dari penelitian pemuridan dan kepemimpinan ini bagi pola pengajaran dan pendidikan kaderisasi kepemimpinan Kristen, adalah: Pertama, Menjadi pemimpin Kristen yang efektif. Kedua, Pemimpin yang mencetak para pemimpin. Ketiga, Pemimpin yang berani bayar harga. Keempat, Pemimpin yang hidup dalam komunitas pemuridan. Kelima, Mengimplementasikan iman yang dipercayai.Abstract: Discipleship is closely related to leadership. Discipleship for leadership is very meaningful because it has proven effective in preparing, producing and shaping Christian leaders to be like Jesus. The research method used in this study is a qualitative method with a literature study approach. The first step is to learn the concepts of discipleship and Christian leadership. The next step is to conduct an analysis of the harmful and positive impacts of the practice of discipleship in Christianity for leadership. The final step is to formulate the meaning and implications of discipleship for leadership as a perspective in formulating the pattern of Christian leader education. The results of this study conclude that the implications that must be carried out and lived in life as a response to this discipleship and leadership research for the pattern of teaching and cadre education for Christian leadership are: First, Become an effective Christian leader. Second, Leaders who print leaders. Third, leaders who dare to pay the price. Fourth, Leaders who live in a community of discipleship. Fifth, implement the faith that is believed.
Peranan Doa terhadap Pertumbuhan Iman Jemaat dimasa Pandemi Covid-19 Costa, Efraim da
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.148 KB) | DOI: 10.53674/teleios.v1i2.37

Abstract

Abstrak: Tulisan ini secara spesifik mempaparkan bagaimana peran doa terhadap pertumbuhan iman jemaat di masa Pandemi. Topik ini diangkat karena dimasa pandemi, ibadah yang sifatnya menghadirkan massa yang banyak tentu gereja tidak leluasa melaksanakan kegiatan doa secara offline. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif analitis konseptual, yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis tentang peranan doa bagi pertumbuhan iman jemaat. Uraian pada topik mengemukakan bahwa doa adalah pintu gerbang untuk berkomunikasi dengan Allah.  Seorang yang berdoa tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri dan oleh kekuatannya sendiri, melainkan ia menjalin relasi yang dekat dengan Allah. Yesus mengajarkan betapa doa bagian dari yang tak bisa dilupakan melalui teladan yang Ia berikan. Dengan berdoa akan menciptkan pertumbuhan bagi orang percaya terlebih di masa pandemi ini, doa memberikan ketenangan kepada orang-orang yang sedang berada dalam tekanan. Doa berperan menjaga stabilitas kerohanian orang percaya sekalipun keadaan Covid-19 membuat orang-orang berada pada pusaran kekuatiran.Abstract: This paper specifically presents how the role of prayer on the growth of the faith of the church in the pandemic period. This topic was raised because in the time of the pandemic, worship that is the nature of mass that many of course the church is not free to carry out prayer activities offline. This paper uses descriptive methods of conceptual analytical, which aims to systematically describe the role of prayer for the growth of the faith of the church. The description on the topic suggests that prayer is the gateway to communicating with God. A man who prays no longer lives for himself and by his own strength, but he establishes a close relationship with God. Jesus also taught us how prayer is part of the unforgettable through the example He gives. Praying will create growth for believers especially in this pandemic, Prayer gives peace to those who are under pressure. Prayer plays a role in maintaining the spiritual stability of believers even though the situation of Covid-19 makes people in a vortex of worry.
Dampak Metode Pembelajaran Dari bagi Ketuntasan Belajar Siswa Palempung, Franty Faldy; Sumual, Ferry J N
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.059 KB) | DOI: 10.53674/teleios.v1i2.38

Abstract

­Abstrak: Tulisan ini secara spesifik memaparkan dampak metode pembelajaran daring bagi ketuntasan belajar siswa. Peristiwa Covid-19 yang terjadi awal tahun 2020 hingga sampai sekarang, masih menyebakan kesulitan bagi semua element. Imbas dari pandemi ini di sektor Pendidikan mengharuskan pembelajaran online dilaksanakan. Akibat dari penerapan pembelajaran daring ini, masih menyebabkan kesulitan bagi sebagai indvidu bahkan institusi karena masih belum lengkapnya pra-sarana dalam kegiatan pembelajara daring. Topik ini ditulis dengan menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan pendekatan studi literatur. Hasil pada uraian ini mengemukakan bahwa pengertian ketuntasan belajar menurut Permendikbud adalah pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan meliputi ketuntasan penguasaan substansi dan ketuntasan belajar dalam konteks kurun waktu belajar. Ketuntasan belajar peserta didik merupakan komponen keluaran yang diperoleh dari hasil suatu proses pembelajaran yang didukung oleh orang tua, guru dan lingkungan. Berhasil tidaknya pembelajaran daring bagi ketuntasan pembelajaran, diperlukan kerja sama semua komponen Pendidikan itu sendiri.Abstract: This paper specifically describes the impact of online learning methods on the completion of student learning. The Covid-19 event that occurred in early 2020 until now, still makes it difficult for all elements. The impact of this pandemic in the Education sector requires that online learning be implemented. As a result of the application of online learning in, still causes difficulties for as an individual even an institution because it is still incomplete pre-facilities in the activities of online learners. This topic is written using qualitative methods with a literature study approach. The results in this description suggest that the understanding of the completion of learning according to Permendikbud is the achievement of attitude competence. Knowledge, and skills include the completion of the mastery of substance and the completion of learning in the context of the study period. The completion of learning of learners is a component of the output obtained from the results of a learning process supported by parents, teachers and the environment. The success of online learning for the completion of learning, requires the cooperation of all components of Education itself.
Analisis Kritis Terhadap Konsep Kristologi Penganut Kristen Tauhid Corneles, Herry Sonya; Suak, Jefry Yopie Afner; Mangantibe, Veydy Yanto
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.047 KB) | DOI: 10.53674/teleios.v1i2.34

Abstract

Abstrak: Artkel ini membahas konsep kristologi penganut krsiten tauhid. Persoalan doktrin Kristologi, khususnya tentang hubungan antara natur keilahian dan natur keinsanian Yesus Kristus sudah ada sejak abad mula-mula, sehingga gereja merumuskan rumusan Chalcedon pada konsili Chalcedon yang diadakan tahun 451. Tetapi persoalan Kristologi tetap berlanjut meskipun gereja sudah memiliki rumusan Chalcedon tersebut. Salah satu ajaran yang menentang Trinitas dan doktrin keilahian Yesus Kristus adalah unitarianisme, yang muncul pada abad reformasi. Paham unitarianisme merupakan paham yang meyakini bahwa hanya ada satu Allah saja, baik eksistensi maupun persona. Dalam ajaran tentang Kristus, paham ini lebih menekankan kemanusiaan Yesus Kristus dan menolak natur keilahian Yesus Kristus. Dibuktikan pada  bagian Alkitab bahwa Yesus adalah Allah dalam beberapa cara. Karena Kristus benar-benar tokoh yang pernah hadir dalam sejarah dunia ini. Penulisan ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kajian literatur, sehingga diperoleh data tentang latar belakang sejarah dan ajaran penganut Kristen Tauhid, presuposisi penganut Kristen Tauhid, pokok-pokok pemikiran Kristologis penganut Kristen Tauhid, analisis terhadap konsep Kristologi penganut Kristen Tauhid dan implikasinya bagi Theologia Kristen.Abstract: This article discusses the christology concept of monotheistic Christians. The issue of the doctrine of Christology, especially regarding the relationship between the divine nature and the human nature of Jesus Christ, has existed since the early centuries, so the church formulated the Chalcedon formula at the Chalcedon council which was held in 451. But the Christological problem continued even though the church already had the Chalcedon formula. One of the teachings that opposed the Trinity and the doctrine of the divinity of Jesus Christ was unitarianism, which emerged in the Reformation century. Unitarianism is an understanding that believes that there is only one God, both existence and person. In the teachings of Christ, this understanding emphasizes the humanity of Jesus Christ and rejects the divinity of Jesus Christ. This writing uses a descriptive research method with a literature review approach, in order to obtain data on the historical background and teachings of monotheistic Christians, presuppositions of monotheistic Christians, the main points of Christological thoughts of monotheistic Christians, analysis of the concept of Christology of monotheistic Christians and their implications for Christian Theology
Implementasi Pemuridan Kristen Dalam Keluarga di Era Disrupsi Pramono, Yonathan Wingit; Saptorini, Sari; Purba, Jhon Leonardo Presley
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.795 KB) | DOI: 10.53674/teleios.v1i2.35

Abstract

Abstrak: Keluarga merupakan dasar dan tempat utama pemuridan Kristen untuk mewujudkan pertumbuhan rohani anak-anak Kristen agar siap menghadapi tantangan kehidupan di era disrupsi seperti saat ini. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literature. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian tentang bagaimana implementasi pemuridan Kristen di dalam keluarga di era disrupsi saat ini. Hasil penelitian menyimpulkan bawah pemuridan Kristen dalam keluarga di era disrupsi merupakan hal yang esensial dan krusial. Orang tua berperan penting melakukan pemuridan Kristen dalam keluarga untuk mendidik dan mengarahkan anak-anak Kristen menjadi generasi yang konsisten dan bertumbuh dalam iman kepada Tuhan dan menjadi murid Kristus yang sejati. Menjadi dewasa dalam kepribadian, kerohanian dan moralitas sehingga tidak mudah terjerumus ke dalam aspek negative dari perkembangan teknologi informasi digital saat ini. Dibutuhkan komitmen dan konsistensi dalam implementasi pemuridan Kristen dalam keluarga di era disrupsi untuk menghindari distraksi atau disrupsi dari berbagai informasi media digital yang ada, sebaliknya harus menyediakan waktu yang khusus untuk melakukan pemuridan dengan memanfaatkan perkembangan digitalisasi teknologi informasi di era disrupsi secara positif. Salah satunya melakukan pemuridan keluarga secara virtual. Dengan demikian pemuridan Kristen dalam keluarga tetap dapat dilakukan walaupun orang tua dan anak terpisah jarak dan tempat.Abstract: The family is the basis and the main place for Christian discipleship to realize the spiritual growth of Christian children so that they are ready to face the challenges of life in this era of disruption. Using a descriptive qualitative approach with a literature study method. This study aims to answer research questions about how to implement Christian discipleship in families in the current era of disruption. The results of this study conclude that Christian discipleship in families in the era of disruption is essential and crucial. Parents play an important role in carrying out Christian discipleship in the family to educate and direct Christian children to become a generation that is consistent and grows the faith in God and becomes the true disciples of Christ. Become mature in personality, spirituality and morality so that it is not easy to fall into the negative aspects of the development of digital information technology today. It takes commitment and consistency in the implementation of Christian discipleship in families in the era of disruption to avoid distraction or disruption from various existing digital media information, on the contrary, must provide special time for discipleship by utilizing the development of digitalization of information technology in the era of disruption in a positive way. One of them is doing virtual family discipleship. Thus, Christian discipleship in the family can still be done even though parents and children are separated by distance and place.
Guru Sekolah Minggu, Fungsinya Sebagai Mentor untuk Mengubah Perilaku Anak Usia 5-7 tahun di GBI Jesus Answer Danowudu Paulus, Billy; Lahawia, Christiy Deby
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53674/teleios.v1i2.77

Abstract

Pembinaan terhadap anak adalah suatu hal yang sangat penting karena akan mempengaruhi mereka saat dewasa. Selain itu anak-anak adalah penerus dari generasi gereja untuk melanjutkan membawa berita tentang kerajaan Allah. Disini guru sekolah minggu sangat berperan penting dalam membimbing dan mendidik mereka untuk dapat membantu pertumbuhan iman anak-anak serta dapat mendidik mereka menjadi pemimpin-pemimpin Kristen yang selalu membawa berita kerajaan Allah ke seluruh dunia. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dan kesimpulan dari penelitian ini adalah mentoring merupakan hal yang sangat penting. Pemahaman kepada anak-anak yang tidak jarang dianggap rendah. Kemampuan yang terpendam dalam diri mereka sering dianggap sebelah mata. Guru juga harus memiliki dasar Alkitab yang kuat agar selalu mengajarkan anak-anak menggunakan prinsip-prinsip Alkitab. Abstract:Guiding children is a very important thing because it will affect them when they grow up. Apart from that, children are the successors of the church generation to continue carrying the news about the kingdom of God. Here Sunday school teachers play a very important role in guiding and educating them to help children grow in their faith and to educate them to become Christian leaders who always bring the news of the kingdom of God to the whole world. The method used in this research is a descriptive qualitative method and the conclusion of this research is that mentoring is very important. Understanding of children is often considered low. The abilities hidden within them are often underestimated. Teachers must also have a strong Biblical foundation so that they always teach children using Biblical principles
Pengelolaan Sumber Daya Manusia Berbasis Pendidikan Agama Kristen dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Kristen di Indonesia Adu, Desmon Ayub; Daniel, Daniel
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53674/teleios.v1i2.84

Abstract

The problem of the poor quality of Christian education still requires a solution today. This research aims to examine the importance of human resource management (HR) based on Christian Religious Education in improving the quality of Christian education in Indonesia. This research uses qualitative research methods by conducting document analysis. The data collected is analyzed using an inductive approach, which can help find findings and patterns that emerge from the documents collected. The research results show that HR management based on Christian Religious Education is carried out by maximizing managerial functions and operational functions based on Christian values which prioritize mutual respect, fairness and cooperation between members of the educational community for create an environment that is inclusive, has integrity, and is oriented towards holistic student development, as well as making a positive contribution to the quality of Christian education. AbstrakMasalah buruknya mutu pendidikan Kristen masih memerlukan solusi hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya manajemen sumber daya manusia (SDM) berbasis Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan mutu pendidikan Kristen di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan analisis dokumen. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan pendekatan induktif, yang dapat membantu menemukan temuan dan pola yang muncul dari dokumen yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM berbasis Pendidikan Agama Kristen dilakukan dengan memaksimalkan fungsi manajerial dan fungsi operasional dengan berasaskan pada nilai-nilai Kristiani yang mengedepankan sikap saling menghormati, adil, dan bekerja sama antar anggota komunitas pendidikan sehingga menciptakan lingkungan yang inklusif, berintegritas, dan berorientasi pada pengembangan siswa holistik, serta memberikan kontribusi positif bagi kualitas pendidikan Kristen.
“Hati yang Gembira adalah Obat” di Masa Pandemi Covid 19: Analisis Amsal 17:22 Walangitan, Cindy; Senduk, Hendi
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53674/teleios.v1i2.111

Abstract

Abstrak:Covid 19 is a life phenomenon that has had a very significant impact on human life, such as the impact on the economy, education, politics, and most prominently, health. The Covid 19 pandemic has created a frightening situation, because many people have died due to Covid 19, this is also a reason why many people feel anxious, afraid and restless. This paper uses the literature study method. The results of this research show that a happy heart as described in Proverbs 17:22 can have a positive impact on health for people who experience anxiety.AbstrakCovid 19 merupakan fenomena kehidupan yang telah memberi dampak yang sangat signifikan dalam kehidupan manusia, seperti dampak terhadap ekonomi, Pendidikan, politik, dan yang paling menonjol ialah kesehatan. Masa pandemi covid 19 telah memberi sebuah situasi yang menakutkan, oleh karena banyaknya manusia yang meninggal dengan penyebab covid 19, hal ini juga menjadi sebuah alasan banyak orang merasa cemas, takut dan gelisah. Tulisan ini menggunakan metode studi literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hati yang gembira sebagaimana yang dijelaskan dalam Amsal 17:22 mampu memberikan dampak positif dalam kesehatan bagi orang-orang yang mengalami kecemasan.
Kepemimpinan Kristen Berdampak Pada Loyalitas, Perilaku, Dan Kinerja Pengurus Aras Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Provinsi Dki Jakarta Widodo, Jusuf Agustian; Langi, Elsjani Adelin
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53674/teleios.v1i2.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh kepemimpinan Kristen terhadap loyalitas, perilaku, dan kinerja pengurus di Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Provinsi DKI Jakarta. Kepemimpinan merupakan faktor penting dalam keberhasilan organisasi keagamaan, di mana pemimpin berperan dalam mengarahkan, memotivasi, dan memberdayakan pengurus untuk mencapai tujuan bersama. Namun, masih terbatas pemahaman tentang dinamika kepemimpinan Kristen dan dampaknya terhadap aspek-aspek loyalitas, perilaku, dan kinerja pengurus dalam konteks PGPI Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi pengalaman, persepsi, dan pemahaman pengurus PGPI Provinsi DKI Jakarta terkait pengaruh kepemimpinan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pengurus yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema kunci yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pemimpin PGPI Provinsi DKI Jakarta, seperti kepemimpinan transformasional dan melayani, memiliki pengaruh positif terhadap loyalitas pengurus. Pemimpin yang menginspirasi, memberdayakan, dan menunjukkan kepedulian terhadap pengurus mendorong peningkatan komitmen dan dedikasi terhadap organisasi.

Page 1 of 2 | Total Record : 11