cover
Contact Name
Ahmad Fitra Ritonga
Contact Email
fitra@binawan.ac.id
Phone
+6285278953478
Journal Mail Official
bsj@binawan.ac.id
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No.25-30, kalibata, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Binawan Student Journal
Published by Universitas Binawan
ISSN : 26565285     EISSN : 27151824     DOI : http://dx.doi.org/10.54771/bsj
The journal publishes research papers in four fields, such as: Health Applied sciences Social sciences Psychology Management Business
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2024)" : 12 Documents clear
Hubungan Asupan Protein, Vitamin C Dan Zat Besi Terhadap Status Gizi Dan Kejadian Anemia Pada Siswi Di MTS Al-Mukhsin: The Relationship Of Protein, Vitamin C And Iron Intake On Nutritional Status And The Incident Of Anemia In Students At MTS Al-Mukhsin Anwar, Khoirul; Anggita, Tiara
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/rdzdsg38

Abstract

Remaja putri memiliki risiko mengalami malnutrisi dan anemia. Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi terjadinya masalah gizi dan anemia, salah satunya adalah kurangnya asupan gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara asupan protein, vitamin C dan zat besi terhadap status gizi dan kejadian anemia pada siswi di MTs Al-Mukhsin. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2023 di MTs Al-Mukhsin. Jumlah subjek pada penelitian ini sebanyak 55 subjek. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling dengan menggunakan desain cross sectional dan dianalisis menggunakan uji korelasi rank spearman. Berdasarkan hasil analisis diperoleh sebanyak 27,3% gizi kurang, 54,5% memiliki gizi baik, dan 18,2% subjek berstatus gizi lebih dan obesitas. Sebanyak 45,5% subjek mengalami anemia, 63,6% kurang asupan protein, 69,1% kurang asupan vitamin C, dan 74,5% kurang asupan zat besi. Hasil analisis asupan protein (p=0,001), vitamin C (p=0,003) dan zat besi (p=0,000) dengan status gizi menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan. Hasil analisis asupan protein (p = 0,000), vitamin C (p = 0,005) dan zat besi (p = 0,001) dengan anemia menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah remaja dapat beresiko mengalami anemia dan status gizi kurang akibat defisiensi protein, vitamin C dan zat besi, dan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein, vitamin C dan zat besi terhadap status gizi dan kejadian anemia pada siswi di MTs Al -Mukhsin
Screening Anemia Pada Kelompok Wanita Di Desa Cikidang: Anemia Screening On Women’s Group In Cikidang Village Rahmawati, Ririn Dwi; Suparti, Sri
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/ckjnr817

Abstract

Anemia adalah kondisi dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin pada tubuh kurang dari normal dan paling sering terjadi pada wanita. Screening anemia sangat perlu dilakukan untuk mendeteksi secara dini anemia karena jika dibiarkan maka anemia dapat menimbulkan komplikasi seperti gangguan pada jantung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran screening anemia dan mengetahui hubungan antara usia, status kesuburan, konjungtiva, mukosa bibir, indeks massa tubuh, dan riwayat penyakit dengan risiko anemia pada kelompok wanita di Desa Cikidang. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik pendekatan cross-sectional dengan teknik accidental sampling. Terdapat 94 responden dengan kriteria usia mulai dari 19 tahun dan bersedia untuk berpartisipasi pada kegiatan screening anemia. Analisa data dengan uji chi-square. Penelitian ini menemukan 10 (10,6%) wanita berisiko anemia dan 84 (89,4%) wanita tidak berisiko anemia, ada hubungan risiko anemia dengan konjungtiva (p value 0,001), mukosa bibir (p value 0,00), dan indeks massa tubuh (p value 0,001). Tidak terdapat hubungan risiko anemia dengan usia (p value 0,214), status kesuburan ( p value 0,848), dan riwayat penyakit (p value 0,468). Kegiatan screening anemia dapat dilakukan secara kontinu agar tidak terjadi peningkatan angka anemia pada wanita. 

Page 2 of 2 | Total Record : 12