cover
Contact Name
Andi Asy'hary J Arsyad
Contact Email
andi.asyhary.j.arsyad@upri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
connected@upri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pejuang Republik Indonesia Jl. Nipa-Nipa Lama No. 23. Makassar. Sulawesi Selatan Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 27756742     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Connected: Communication Science Journal published by Communication Studies Program, Faculty of Social And Political Science, University of Pejuang Republik Indonesia. This subject focus on Communication Studies, Culture, and Technology discourses. Published twice per year on June and Decembe
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 1 No. 1 Desember 2020" : 5 Documents clear
Pemanfaatan Instagram Oleh Akun @Jelajahblitar Dalam Mempromosikan Potensi Pariwisata Daerah Citra Rani Angga Riswari; Didik Sugeng Widiarto
Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi Volume 1 No. 1 Desember 2020
Publisher : Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.893 KB)

Abstract

Media sosial digunakan sebagai cara yang mudah, hemat biaya, dan efektif dalam memasarkan pariwisata untuk suatu daerah. Dari fenomena ini menunjukkan bahwa cara tercepat dan paling dapat diandalkan bagi wisatawan untuk mencapai pariwisata adalah melalui internet. Dalam studi ini, para peneliti tertarik pada aktivitas @jelajahblitar di Instagram yang sangat aktif untuk mendukung promosi daerah mereka. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif deskriptif melalui pengumpulan data observasi dan wawancara mendalam dengan admin, dan pengikut aktif. Berdasarkan hasil analisis dan diskusi yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa: 1) Ada 4 tahapan pemanfaatan media Instagram akun @jelajahblitar sebagai media promosi yaitu pesan, komunikator, komunikan, saluran. 2) Promosi pariwisata Blitar melalui akun @jelajahblitar ini membuat pariwisata Blitar lebih banyak dikenal masyarakat luas. 3) Media Instagram dipilih untuk mempromosikan pariwisata daerah karena media ini mempunyai kelebihan memiliki fitur yang lengkap, mempunyai banyak pengguna dan lebih menarik. 4) Fitur – fitur yang digunakan dalam instagram adalah Sharing, Hastag, Repost, Worldcam, Searchtagram, Findergram, Geolocation dan Insta Story. 5) Fitur yang sering digunakan akun @jelajahblitar dalam mempromosikan wisata daerah adalah sharing foto, video, hastag,  repost dan Insta Story.
Analisis Wacana Kritis Vidio Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Jawa Timur Di Facebook Maulidatus Syahrotin Naqqiyah; Ellyda Retpitasari
Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi Volume 1 No. 1 Desember 2020
Publisher : Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.346 KB)

Abstract

This Study discusses the news text of government communication planning news related to the Covid-19 pandemic uploaded by East Java Provincial Government in one of its social media accounts,Facebook. This study uses qualitative researc methods by using documents as the main research data. In additio, this discourse text analysis research also uses Teun Van Dijk discours analysis model with research result that are schematically, the text in the information uploaded in the Eas Java provincial Facebook account can be clearly an easily understood by people from various circles with information that is up to date and rhetorically the information is updated by emphasizing the existence of photos or pictures as evidence of the actions of the east java provincial government programs.  
Komunikasi Antar pribadi Guru BK Dan Siswa Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja: (Spiritual Counseling di SMK Ketintang Surabaya) Dessy Dwi Lestari; Ellyda Retpitasari
Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi Volume 1 No. 1 Desember 2020
Publisher : Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.966 KB)

Abstract

This study aims to determine how counseling guidance teachers can overcome juvenile delinquency through interpersonal communication with spiritual counseling techniques. This research uses a qualitative approach with the type of phenomenological research. The subjects of this study were 5 students of SMK Ketintang Surabaya. In general, the findings of this study indicate that students are able to increase their resilience through spiritual counseling provided by counseling guidance teachers (BK). This method can raise awareness for students to always think positively and be able to accept their condition in any form, and any violations committed by students of the counseling teacher can provide punishment in the form of things that are beneficial to themselves and to get closer to the creator such as praying dhuha and reading letters yasin. Because the spirituality of these students is still low, so they still need guidance and direction from someone who is considered more mature and understands religious sciences.
Media Sosial dan Dekadensi Moral Generasi Muda A.Nur Aisyah Rusnali
Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi Volume 1 No. 1 Desember 2020
Publisher : Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.31 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out how the use of social media is against the moral decadence of the nation's young generation. This research was conducted using the library research method, where this method is considered effective and efficient during the COVID-19 pandemic. Social media is an inseparable part of human life today, especially for the younger generation who have grown up together with social media. Social media seems to be a lifestyle for today's young generation. Like two sides of a coin, social media provides many benefits because it can keep us connected with people who are separated from us. But on the other hand, the use of social media also often causes moral decadence such as crime, promiscuity, and other immoral acts.
Kung Fu Dalam Balutan Propaganda Anti Fasisme Jepang Dody Kurniawan Asman; Muhammad Iqbal Sultan; Arianto Arianto
Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi Volume 1 No. 1 Desember 2020
Publisher : Connected: Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.209 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui pesan propaganda dalam film fist of fury  (2) Untuk mengetahui tanda yang digunakan dalam film fist fury (3). Untuk mengetahui intertekstualitas film Fist Of Fury. Perkembangan sinema beladiri ini, tidak lepas dari bagaimana para sineas mengkonstruksi nilai nilai heroisme dan nasionalisme tiongkok dalam bentuk yang lebih universal dan bisa diterima oleh lintas etnis dan budaya ke dalam film film bertema beladiri tersebut, dimana heroisme dan nasionalisme itu kemudian menjadi konten utama yang dipropagandakan dalam sinema beladiri tiongkok, baik secara eksplisit maupun implisit. Kemudian pada  perkembangannya, ada beberapa bentuk nilai yang menurut penulis menjadi sebuah nilai “yang dirawat” dari generasi ke generasi dalam bentuk propaganda. Propaganda yang dimaksud disini adalah propaganda untuk melawan atau anti terhadap fasisme jepang. Dalam Penelitian ini penulsi menggunakan metode semiotika dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Secara khusus model semiotika yang penulis gunakan adalah model semiotika Roland Bartez yang digunakan untuk mengkaji makna teks (dalam hal ini film dipandang sebagai teks) dalam tiga tingkatan makna yaitu konotasi, denotasi dan mitos. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, menonton film  dan studi kepustakaan. Hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa terdapat gugus makna yang bertalian antara film fist of fury dengan film film bertema serupa (intertekstualitas) dimana gugus makna ini secara alami menjadi sebuah penguatan terhadap sentiment rasial dan propaganda anti fasisme  tiongkok terhadap jepang yang menguat hingga kini walaupun dalam bentuk yang telah bergeser maknanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5