cover
Contact Name
Abdulloh Ubet
Contact Email
jilsa@uinsa.ac.id
Phone
+6282257622145
Journal Mail Official
jilsa@uinsa.ac.id
Editorial Address
Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Jl. Jend. Ahmad Yani 117 Surabaya Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab)
ISSN : 26147777     EISSN : 26151952     DOI : https://doi.org/10.15642/jilsa
Core Subject : Humanities,
Jurnal Ilmu Linguistik & Sastra Arab (JILSA) adalah Jurnal yang diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun oleh Program Studi Bahasa & Sastra Arab Fakultas Adab & HUmaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Jurnal ini memfokuskan bidang kajiannya dalam bidang Bahasa & Sastra Arab.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2021): April" : 12 Documents clear
Asrār Taʽdiyah al-Fiʽl bi Ḥarf Jarr fī Baʽḍ al-Āyāt min Sūrah al-Baqarah: Dirāsah Naḥwiyah Balāgiyah Tajuddin Tajuddin
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.081 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.1-26

Abstract

Al-Qur’an selain menjadi pedoman dan petunjuk bagi manusia juga menjadi referensi beberapa disiplin ilmu pengetahuan, seperti ilmu nahwu, balaghah, fikih, tauhid dan lain-lain. Surah yang terpanjang di dalam al-Qur’an adalah surah al-Baqarah. Jika dilihat dari sisi kebahasaan, khususnya nahwu dan balaghah, maka di dalam surah al-Baqarah tersebut terdapat fi’il muta’addi yang menggunakan huruf jarr yang bermacam-macam (misalnya: ?? ???? ???? ??). Hal itu berimplikasi pada perubahan makna fi’il tersebut. Ragam makna akibat penggunaan huruf jarr untuk ta’diyat al-af’al di dalam beberapa ayat dari surat al-Baqarah dengan segala macam rahasianya akan dikupas di dalam artikel ini berdasarkan teori kajian nahwu dan balaghah.
Al-ʽAnāṣir al-Dākhiliyah fī Riwāyah Banāt al-Riyāḍ li Rajā’ ʽAbd Allāh al-Ṣāniʽ: Dirāsah Adabiyah Fifi Puspitasari
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.772 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.27-51

Abstract

Novel Banat Riyadh adalah sebuah novel yang menceritakan tentang kehidupan para perempuan Riyadh yang merasa dibatasi dan terbelenggu oleh latar belakang sosial, kultur budaya serta adat istiadat yang dominan yang terlihat tidak mampu untuk melindungi, memperdulikan perasaan, pikiran dan hati para perempuan Riyadh. Novel ini membuka sesuatu yang disebut sebagai aib bagi masyarakat Arab. Bagi masyarakat Arab, cinta bukanlah sesuatu yang indah, namun justru ditakuti, diawasi dan dibatasi. Novel karya Rajaa Al Sanea ini menarik untuk dikaji karena di samping dari segi tema, alur dan setting, novel ini memiliki empat tokoh utama yang mana hal tersebut membedakan dengan novel pada umumnya. Gaya bahasa dan penulisannya menarik untuk di teliti. Oleh karena itu, melalui pendekatan strukturalisme yang mencakup unsur-unsur yang membangun sebuah karya, artikel ini akan mengulas novel tersebut sehingga pada akhirnya akan ditemukan tema, tokoh , alur, setting, dan gaya bahasa karya tersebut.
Al-Tanāṣ al-Adabī fī Masraḥiyah Muḥammad Ṣallā Allāh ʽAlaih wa Sallam li Taufīq al-Ḥakīm Kholifah Wahidatun Nisa
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.457 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.52-67

Abstract

One of the Egyptian famous writer is Taufiq Al-Hakim. Of the many drama scripts that he wrote, namely "Muhammad SAW" which is a biography of the life of the Prophet SAW which is outlined in the form of a drama. Of course a writer has the inspiration to be the main idea during the writing of his literary work. This is what is commonly referred to as intertextual. The problems examined in this research are: First, what are the forms of intertext in the drama script "Muhammad SAW" by Taufiq Al-Hakim? Second, what are the influences that arise on the drama script "Muhammad SAW?. The method used in this research is a qualitative descriptive method with a literature study approach. From the research results, it is founded that in the drama script "Muhammad SAW" there are 22 direct intertext and 9 indirect intertext. As for the influence of the previous texts on the drama script "Muhammad”, namely the value of the Islamic religion and the Al-quran as the foundation of drama script writing.
Uslūb al-Bayān fī Syiʽr al-Khamriyāt li Abī Nuwās: Dirāsah Balāgiyah Yolanda Silviana
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.404 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.68-84

Abstract

Khamr has been the goal of shi'ir since Jahiliyah era. In Abbasid Period, the majority of the people came from ethical people, lived in luxury and extravagance. So, at this time there were many witty poets, sprees, and drinking khamr hobby. One of the poets who is famous for his Syi'ir Khumriyat is Abu Nuwas. Therefore, the author is interested in examining the beauty of the uslub language style on Syi'ir Khumriyat. The formulation of the problem is studying the themes of Abu Nuwas’s syi'ir stanza and how is Abu Nuwas describes the beauty of khamr in his syi'ir in terms of Bayan, and why is Syi'ir Khumriyat’s Abu Nuwas looks beautiful. In this study, it can be concluded that the themes of Syi'ir Khumriyat’s Abu Nuwas stanzas are numerous. However, the author only quotes part of it. The Uslub used is Uslub Adaby containing Bayan elements which include Tasybih, Majaz Lughawi bil Isti'arah makniyah wa tashrihiyah wa tamtsiliyah, Majaz Mursal, Majaz 'Aqli, and Kinayah. Likewise, the depiction of Syi'ir Khumriyat Abu Nuwas has a strong imagination, amazing parables, and has figurative language in the texts, so it looks beautiful.
Faʽāliyah Taṭbīq al-Wasā’il al-Taʽlīmiyah Quiz Creator li Taqwīm Mahārah al-Kitābah li Talāmīż al-Faṣl al-Ḥādī ʽAsyar min al-Qism al-Dīnī-1 bi al-Madrasah al-Ṡānawiyah al-Islāmiyah al-Ḥukūmiyah al-Ṣāniyah Tuban Sri Erchinda Yuliana
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.933 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.85-99

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Quiz Creator dalam mengevaluasi kemampuan menulis siswa. Sampel yang digunakan adalah seluruh siswa kelas XI-Agama 1. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen untuk mencari pengaruh variabel X terhadap variabel Y, maka hasil yang didapat adalah hasil uji “T” = t dan tt , maka dari sini dapat menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak.Sehingga penggunaan quiz creator efektif untuk mengevaluasi kemampuan menulis siswa kelas XI-Agama 1 MA Negeri 2 Tuban. Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas penerapan media pembelajaran quiz creator dalam evaluasi pembelajaran bahasa Arab keterampilan menulis siswa kelas XI-Agama-1 MAN 2 Tuban terdapat perubahan. Karena sebelum diterapkan media quiz creator, rata-rata siswa 76 dan setelah diterapkan media quiz creator, rata-rata siswa menjadi 87.
Analisa Ilmu Arudl dalam Syair Baqāyā al-Kharīf Karya Abu Qasim al-Syabi Izzatul Munfa’ati
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.584 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.100-115

Abstract

Syair atau puisi Arab adalah karya sastra yang berupa ucapan atau tulisan yang meiliki wazan atau mengikuti ritme gaya lama, qofiyah, serta didominasi oleh unsur ekspresi dan imajinasi. Salah satu teori yang bisa digunakan untuk menganalisis syair arab adalah ilmu arudl. Ilmu arudl adalah salah satu cabang keilmuan bahasa yang membahas tentang rumus-rumus syair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui macam-macam wazan arudl dan perubahannya yang terdapat dalam syair “Baqaaya Al-Khariif”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa syair “Baqaaya Al-Khariif” karya Abu Qasim Asy-Syabi hanya menggunakan satu bahr saja yaitu bahr mutaqarab. Perubahan wazan arudl berupa zihaf dan illat yang ditemukan dalam syair “Baqaaya Al-Khariif” adalah zihaf mufrod berupa qabdl yang terdapat dalam bait ke- 1, 2, 5, 6, 7, 8, 10, 11, 12, 13, 15, 19, 20, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 32, 33, 34. Sedangkan illatnya terdapat dua macam yaitu Hadzf yang terdapat dalam bait ke- 1, 7, dan 33 dan Qashar yang terdapat dalam keseluruhan bait syi’ir.
Asrār Taʽdiyah al-Fiʽl bi Ḥarf Jarr fī Baʽḍ al-Āyāt min Sūrah al-Baqarah: Dirāsah Naḥwiyah Balāgiyah Tajuddin, Tajuddin
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.1-26

Abstract

Al-Qur’an selain menjadi pedoman dan petunjuk bagi manusia juga menjadi referensi beberapa disiplin ilmu pengetahuan, seperti ilmu nahwu, balaghah, fikih, tauhid dan lain-lain. Surah yang terpanjang di dalam al-Qur’an adalah surah al-Baqarah. Jika dilihat dari sisi kebahasaan, khususnya nahwu dan balaghah, maka di dalam surah al-Baqarah tersebut terdapat fi’il muta’addi yang menggunakan huruf jarr yang bermacam-macam (misalnya: ?? ???? ???? ??). Hal itu berimplikasi pada perubahan makna fi’il tersebut. Ragam makna akibat penggunaan huruf jarr untuk ta’diyat al-af’al di dalam beberapa ayat dari surat al-Baqarah dengan segala macam rahasianya akan dikupas di dalam artikel ini berdasarkan teori kajian nahwu dan balaghah.
Al-ʽAnāṣir al-Dākhiliyah fī Riwāyah Banāt al-Riyāḍ li Rajā’ ʽAbd Allāh al-Ṣāniʽ: Dirāsah Adabiyah Puspitasari , Fifi
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.27-51

Abstract

Novel Banat Riyadh adalah sebuah novel yang menceritakan tentang kehidupan para perempuan Riyadh yang merasa dibatasi dan terbelenggu oleh latar belakang sosial, kultur budaya serta adat istiadat yang dominan yang terlihat tidak mampu untuk melindungi, memperdulikan perasaan, pikiran dan hati para perempuan Riyadh. Novel ini membuka sesuatu yang disebut sebagai aib bagi masyarakat Arab. Bagi masyarakat Arab, cinta bukanlah sesuatu yang indah, namun justru ditakuti, diawasi dan dibatasi. Novel karya Rajaa Al Sanea ini menarik untuk dikaji karena di samping dari segi tema, alur dan setting, novel ini memiliki empat tokoh utama yang mana hal tersebut membedakan dengan novel pada umumnya. Gaya bahasa dan penulisannya menarik untuk di teliti. Oleh karena itu, melalui pendekatan strukturalisme yang mencakup unsur-unsur yang membangun sebuah karya, artikel ini akan mengulas novel tersebut sehingga pada akhirnya akan ditemukan tema, tokoh , alur, setting, dan gaya bahasa karya tersebut.
Al-Tanāṣ al-Adabī fī Masraḥiyah Muḥammad Ṣallā Allāh ʽAlaih wa Sallam li Taufīq al-Ḥakīm Nisa, Kholifah Wahidatun
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.52-67

Abstract

One of the Egyptian famous writer is Taufiq Al-Hakim. Of the many drama scripts that he wrote, namely "Muhammad SAW" which is a biography of the life of the Prophet SAW which is outlined in the form of a drama. Of course a writer has the inspiration to be the main idea during the writing of his literary work. This is what is commonly referred to as intertextual. The problems examined in this research are: First, what are the forms of intertext in the drama script "Muhammad SAW" by Taufiq Al-Hakim? Second, what are the influences that arise on the drama script "Muhammad SAW?. The method used in this research is a qualitative descriptive method with a literature study approach. From the research results, it is founded that in the drama script "Muhammad SAW" there are 22 direct intertext and 9 indirect intertext. As for the influence of the previous texts on the drama script "Muhammad”, namely the value of the Islamic religion and the Al-quran as the foundation of drama script writing.
Uslūb al-Bayān fī Syiʽr al-Khamriyāt li Abī Nuwās: Dirāsah Balāgiyah Silviana, Yolanda
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.68-84

Abstract

Khamr has been the goal of shi'ir since Jahiliyah era. In Abbasid Period, the majority of the people came from ethical people, lived in luxury and extravagance. So, at this time there were many witty poets, sprees, and drinking khamr hobby. One of the poets who is famous for his Syi'ir Khumriyat is Abu Nuwas. Therefore, the author is interested in examining the beauty of the uslub language style on Syi'ir Khumriyat. The formulation of the problem is studying the themes of Abu Nuwas’s syi'ir stanza and how is Abu Nuwas describes the beauty of khamr in his syi'ir in terms of Bayan, and why is Syi'ir Khumriyat’s Abu Nuwas looks beautiful. In this study, it can be concluded that the themes of Syi'ir Khumriyat’s Abu Nuwas stanzas are numerous. However, the author only quotes part of it. The Uslub used is Uslub Adaby containing Bayan elements which include Tasybih, Majaz Lughawi bil Isti'arah makniyah wa tashrihiyah wa tamtsiliyah, Majaz Mursal, Majaz 'Aqli, and Kinayah. Likewise, the depiction of Syi'ir Khumriyat Abu Nuwas has a strong imagination, amazing parables, and has figurative language in the texts, so it looks beautiful.

Page 1 of 2 | Total Record : 12