cover
Contact Name
Wulan Agung
Contact Email
aristarkhusagung@gmail.com
Phone
+6282227139081
Journal Mail Official
jurnalsabdanusantara@gmail.com
Editorial Address
Sabda: Jurnal Teologi Kristen adalah jurnal ilmiah dalam bidang teologi yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Nusantara Salatiga. Diterbitkan dua kali dalam 1 tahun yaitu bulan Mei dan Nopember. Menerima naskah hasil penelitian dalam bidang: Teologi Biblika Teologi Sistematika Pendidikan Kristen (Gereja, Sekolah, dan Keluarga) Pastoral, Kepemimpinan Kristen, dan Manajemen Gereja Misi dan Penginjilan Seluruh naskah yang masuk akan diperiksa terlebih dahulu oleh editor, jika memenuhi ketentuan maka dapat diproses untuk review.
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Sabda : Jurnal Teologi Kristen
ISSN : 27223078     EISSN : 2722306X     DOI : https://doi.org/10.55097/sabda.v2i2
Sabda: Jurnal Teologi Kristen menerima artikel dengan fokus: Teologi Biblika Teologi Sistematika Pendidikan Kristen (Gereja, Sekolah, dan Keluarga) Pastoral, Kepemimpinan Kristen, dan Manajemen Gereja Misi dan Penginjilan
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2022): MEI- 2022" : 7 Documents clear
Peranan Orang Percaya Dalam Pelayanan Diakonia Dimasa Pandemi Covid-19 John Abraham Christiaan; Yusup Heri Harianto; Simon Simon
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 3, No 1 (2022): MEI- 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v3i1.40

Abstract

 Since the establishment of Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) as a pandemic, the Indonesian government must adopt specific policies to prevent and break the chain of the Covid-19 spread. Such policies have significantly but negatively influenced people’s activities, particularly in the economic sector. The most affected class is those having low income or weak economic conditions. This problem is also experienced by many churches and church deacons. In facing this kind of situation, believers who have better economic capacity are required to take an active role by helping and funding the church’s treasury and assisting the church deacons. The results showed that the Covid-19 pandemic greatly affects the people’s economic condition including the declining church fund because all worship activities must be done online. However, one thing that pleases God and humans is that in such a situation, many believers and churches are still willing to serve the community in the deacons’ service tasks. The believers play an active role in funding the church’s treasury, and then the church sets the cash aside for diaconal services to the affected church and non-church community members by providing food, vitamins, and medicines. It is a reflection of the service that God wants. AbstrakSejak ditetapkanya Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sebagai pandemi, pemerintah Indonesia harus mengambil kebijakan untuk mencegah dan memutus matarantai penyebaran Covid19. Dengan adanya kebijakan pemerintah, kegiatan  masyarakat menurun drastis termasuk sektor ekonomi dan yang paling terdampak adalah kondisi perekonomian yang rendah. Kondisi ini juga dialami oleh beberapa gereja dan warga diakonia gereja. Dalam situasi demikian, orang percaya yang memiliki kemampuan ekonomi dituntut untuk berperan aktif melakukan kegiatan dengan membantu mengisi kas jemaat, da membantu dikonia gereja. Dari hasil Penelitian disimpulkan bahwa; masa pandemi Covid-19 berdampak pada kondisi perekonomian masyarakat termasuk menurunya kas gereja karena kegiatan ibadah dilakukan secara online. Sekalipun situasi sulit itu banyak orang percaya dan gereja tergerak untuk melayani masyarakat dalam tugas pelayanan diakonia. Cara-cara yang ditempuh orang percaya adalah berperan aktif mengisi kas gereja, kemudian gereja menyisihkan kas untuk pelayanan diakonia kepada warga gereja, dan warga masyarakat non gereja terdampak dengan turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan bahan makanan, vitamin dan obat-obatan. Hal ini tentu menjadi suatu cermin pelayanan yang dikehendaki Tuhan. Kata Kunci: Diakonia, Pandemi Covid-19. Pelayanan, orang Percaya.
PEMURIDAN: BERGERAK DENGAN ORANG YANG MAU BERGERAK DALAM KONTEKS KISAH PARA RASUL 15:35-41 DAN IMPLEMENTASINYA BAGI GEREJA MASA KINI Febpriani Sampe
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 3, No 1 (2022): MEI- 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v3i1.45

Abstract

Abstract:Discipleship is a familiar term used in pastoral or evangelistic ministries. However, discipleship is also not something that is easy for a pastor, pastor or spiritual person to do. Many Christians eho have become Christians but only use the status od christianity as a status that they consider as something ordinary. Not many Christians interpert Christianity as a gift to be grateful for. Not a few Christians also only focus on their salvation or enough to hold the status as christians, but they forget to pay attention, to their fellow human beings who still do not know christ. The term that is then held by Christians is work on their salvation, but this is misinterpreted ehich then makes some Christians are selfish and do not pay attention to their neighbors who also need Jesus in their lives. Not many Christians are aware that anyone can preach the good news about Jesus, the mistaken view that exists in christian society is that only pastors and councils are responsible for it.  Abstrak:Pemuridan adalah istilah yang sudah tidak asing lagi digunakan dalam pelayanan penggembalaan atau penginjilan. Namun, pemuridan juga bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan oleh seorang pendeta, gembala, atau yang berada dalam lingkup kerohanian. Banyak orang kristen yang sudah menjadi kristen tetapi hanya memakai status kekristenan itu sebagai suatu status yang dianggap mereka sebagai sesuatu yang biasa saja. Tidak banyak orang kristen yang memaknai kekristenannya sebagai sesuatu anugerah yang patut disyukuri. Tidak sedikit juga orang kristen hanya fokus kepada keselamatannya saja atau cukup dengan menyandang status sebagai orang kristen, tetapi mereka lupa memperhatikan sesama mereka yang masih belum mengenal Kristus. Istilah yang kemudian dipegang oleh orang kristen adalah kerjakanlah keselamatannya, namum hal ini disalah artikan yang kemudian membuat beberapa oknum orang kristen bersifat egois dan tidak memperhatikan sesamanya yang membutuhkan Yesus pula dalam hidupnya. Tidak banyak Kristen yang menyadari bahwa siapapun bisa memberitakan kabar sukacita tentang Yesus, pandangan keliru yang ada dalam masyarakat kristen adalah hanya pendeta dan majelis saja yang bertanggung jawab akan hal itu.  
Syarat Sahnya Absolusi Sakramen Pengakuan Dosa Menurut Kitab Hukum Kanonik Kanon 966-973 Mathias Jebaru Adon; Alphonsus Tjatur Raharso
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 3, No 1 (2022): MEI- 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v3i1.44

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya mengetahui syarat demi sahnya absolusi Sakramen Tobat menurut Kitab Hukum Kanonik Kanon 966-973. Dengan memahami syaratnya sahnya Sakramen Tobat secara baik akan membangkitkan antusiasme umat untuk menggunakan sarana ini demi mencapai keselamatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat umat beriman dalam menggunakan Sakramen Tobat dalam mengejar kesucian hidup. Hal ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemahaman umat beriman mengenai syarat yang harus dipenuhi demi sahnya absolusi dalam Sakramen Tobat.  Oleh karena itu, umat jarang mengaku dosanya di hadapan imam. Penelitian ini merupakan studi literatur mengenai ajaran Gereja Katolik tentang Sakramen Tobat dalam Kitab Hukum Kanonik Kanon 966-973.  Penelitian ini menemukan bahwa pemahaman yang benar mengenai Sakramen Tobat akan membangkitkan antusiasme umat beriman untuk menggunakan Sakramen Tobat dalam mencapai keselamatan.
KARAKTERISTIK NEHEMIA SEBAGAI MODEL BIROKRAT MASA KINI puji swismanto; puji swismanto
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 3, No 1 (2022): MEI- 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v3i1.36

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan tentang figuratif dari seorang birokrat di era modern agar memiliki karakteristik diri sebagai seorang pemimpin yang ideal dengan meneladani gaya hidup dari Nehemia seorang tokoh politik yang ada di kitab perjanjian Lama.     Nehemia adalah seorang birokrat, sekaligus pemimpin politik  yang sangat ideal dan dapat dipakai sebagai model birokrat, dimana dia dapat memenuhi   lebih dari yang diusahakan oleh seorang birokrat pada umumnya.Permasalahan yang perlu di jawab adalah   pentingya bagi seorang birokrat itu  tidak hanya bertugas memberikan jaminan kesejahteran dan pembangunan infrastuktur saja melainkan banyak hal yang perlu dilakukan sehingga dapat membangun masyarakat secara utuh secara moril dan materiil. Metode penelitihan kualitatif dengan  mendiskripsikan tentang karakteristik Nehemia dengan areal penelitihan  kitab Nehemia dan didukung  dari sumber- sumber kepustakaan baik natural maupun e-literasi menjadi cara yang dipakai oleh penulis dalam menemukan data yang bermanfaat dalam menyusun artikel.Hasil penelitihan menyatakan bahwa seorang birokrat memilki karakteristik religius,bekerja dengan tuntas dalam etos kerja, berintegritas, menjadi teladan dalam hidupnya,membangun strategi kerja yang baik dan seorang  pemimpin politik itu tidak hanya memberikan jaminan kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur saja melainkan harus meniti karier dan rela berkorban waktu dan tenaga bahkan materi demi tugas yang diemban, selain itu juga membangun spritual bagi umat sehingga pembangunan itu utuh baik secara moril maupun material.dan Nehemia sebagai modelnya.
Profesional Guru Pendidkan Agama Kristen dalam Kepemimpinan Kristen Saturnina Elisa; Wulan Agung; Yonatan Alex Arifianto
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 3, No 1 (2022): MEI- 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v3i1.37

Abstract

Memberikan suatu pengertian mengenai Profesional guru kepemimpinan pendidikan agama Kristen bagi setiap guru pendidikan agama Kristen, dalam meningkatkan suatu keberhasilan dari tujuan pendidikan agama Kristen dengan menghadapi suatu hambatan atau tantangan bagi guru sehingga hasilnya para murid dapat mengimplementasikannya nilai-nilai Kristen dalam kehidupan sehari-hari mereka baik dilingkungan keluarga maupan ditengah-tengah masyarakat. Melalui profesional guru kepemimpinan pendidkan agama Kristen, dengan metode kualitatif deskriptif peneliti menganalisis dengan studi pustaka untuk dapat memberikan suatu pemahaman mengenai Profesional guru kepemimpinan pendidikan agama Kristen agar guru dapat menerapkan dan menghasilkan suatu keberhasilan dalam pendidikan Kristen.
KAJIAN BIBLIKA KEJADIAN 12:1-3 SEBAGAI LANDASAN RANCANG BANGUN PEKABARAN INJIL DALAM KONTEKS MASYARAKAT MAJEMUK Leonardus Rudolf Siby; Aji Suseno; Sukarno Hadi
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 3, No 1 (2022): MEI- 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v3i1.38

Abstract

Penulisan ini merupakan kajian biblika terhadap teks kejadian 12:1-3, sebagai landasan Alkitabiah bagi rancang bangun pemberitaan Injil dalam konteks masyarakat majemuk.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode naratif eksegesis, terhadap teks tersebut, sehingga ditemukan pokok-pokok teologi bagi rancang bangun pemberitaan Injil dalam masyarakat majemuk. Peneliti juga menggunakan beberapa data yang bersumber dari statistic, sehubungan dengan pokok penelitian. Temuan penelitian menunjukkan:1) pemberitaan Injil adalah inisiasi Allah; 2) Allah memilih dan memanggil keluar orang/bangsa tertentu untuk menerima berkat; 3) umat yang dipilih dan diberkati tersebut dipanggil untuk menjadi berkat bagi seluruh bangsa; 4) seluruh bangsa dimaksudkan sebagai objek pemberitaan Injil, namun sekaligus sebagai subjek pemberitaan Injil. Dengan demikian  seluruh bangsa harus menjadi sasaran pemberitaan Injil dan sekaligus menjadi pelaku pemberitaan Injil 5) pemberitaan Injil berjalan dalam janji penyertaan Tuhan Temuan ini mengarah pada rekomendasi menjangkau seluruh bangsa dengan berita Injil dan sekaligus melibatkan seluruh bangsa dalam pemberitaan Injil. Gereja terpanggil keluar untuk menjadi pemberita kabar baik dari Allah, yang antara lain dilakukan dengan mengkontekstualisasikan berita Injil dalam budaya masyarakat setempat. Sehingga masyarakat yang bersifat majemuk dapat menerima dan menyampaikan berita Injild dalam budaya mereka sendiri, tanpa mereduksi berita Injil itu sendiri.
IMPLIKASI PEMURIDAN PASUTRI DALAM PENDIDIKAN KELUARGA KRISTEN GUNA KETAHANAN PERNIKAHAN Yakub Hendrawan Perangin Angin; Tri Astuti Yeniretnowati; Lindin Anderson
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 3, No 1 (2022): MEI- 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v3i1.39

Abstract

Pemuridan pernikahan dalam hal ini melalui Kelompok Tumbuh Bersama Pasangan suami istri merupakan ide dan gagasan yang sebenarnya sudah lama ada, karena merupakan bentuk dan metode lainnya dari sekian banyak pelayanan pemuridan. Pelayanan bagi pasangan suami istri adalah sangat penting dan diperlukan terlebih dalam kehidupan pernikahan dan gereja dewasa ini yang begitu banyak mengalami tantangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode riset pustaka. Hasil penelitian ini menyatakan ada empat implikasi dari pasutri yang dimuridkan bagi pendidikan keluarga Kristen guna ketahanan pernikahan, yaitu: Pertama, Pernikahan Yang Menyaksikan Yesus Sang Juru Selamat. Kedua, Pasutri Yang Konsisten Menjalankan Amanat Agung. Ketiga, Pasutri yang Saling Belajar Terus Menerus.  Keempat, Pasutri yang Semakin Memperkaya, Memperindah, dan Memberdayakan Pasangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7