cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jmars@untan.ac.id
Editorial Address
Gedung Program Studi Arsitektur Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Jalan Prof Dr. H. Hadari Nawawi, 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27465896     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur (sebelumnya Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN) adalah jurnal nasional yang berisi kumpulan naskah/ artikel hasil perancangan arsitektur yang fokus pada kegiatan "analisis dan sintesis" yang mendukung proses-proses perancangan arsitektur dan menghasilkan karya arsitektural. Substansi naskah dapat berupa kajian mengenai metode perancangan, proses analisis dalam perancangan, pengambilan keputusan dalam proses desain, proses penciptaan karya arsitektural, dan teori yang mendukung proses perancangan. Selain itu, JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur juga menerima (terbatas) naskah dengan pendekatan "penelitian" kajian arsitektural lainnya, seperti sejarah, teori, dan kritik arsitektur, teknologi bangunan, serta kota dan permukiman. JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur mempunyai ISSN 2746-5896 (media online)
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013): November" : 3 Documents clear
SCIENCE PARK DI PONTIANAK Rizki Destriana Putri
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 1, No 2 (2013): November
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.925 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v1i2.3775

Abstract

Sejak dini anak-anak sudah dituntut untuk dapat belajar, baik itu di sekolah maupun diluar sekolah seperti kegiatan ekstrakurikuler, bimbingan belajar (les private), les keterampilan serta bakat dan lain sebagainya. Semakin padat kegiatan anak-anak tersebut maka semakin perlu juga mereka mendapatkan waktu untuk beristirahat maupun bermain yang cukup. Permainan yang baik untuk anak-anak tentunya tidak hanya semata-mata memberikan hiburan yang menyenangkan akan tetapi dapat memberikan nilai edukasi bagi anak-anak. Unsur-unsur edukasi tersebut dapat diwujudkan baik dalam bentuk alat permainan yang digunakan, cara bermain hingga sumber lingkungan/ tempat mereka bermain. Science park merupakan salah satu jenis fasilitas hiburan yang mengarah pada jenis hiburan yang mendidik bagi anak-anak. Keberadaan Science Park di Kota Pontianak diharapkan dapat memberikan alternatif hiburan perkotaan yang pada saat ini nilai kualitas dan kuantitasnya sangat kurang di Kota Pontianak. Selain itu, Science Park ini juga diharapkan nantinya akanmenjadi potensi pariwisata bagi Kota Pontianak dimasa yang akan datang seiring berkembangnya ilmu pengetahuan di dunia. Dalam proses perancangan Science Park di Kota Pontianak ini, ada beberapa langkah-langkah yang digunakan yakni dimulakan dari suatu gagasan, pengumpulan data, analisis, sintesis rancangan awal hingga pengembangan rancangan. Bentuk massa bangunan yang dirancang ini menggunakan pendekatan fungsi dari Science Park, harus rekreatif dan edukatif.
PUSAT KAJIAN DAN PENELITIAN ARKEOLOGI KALIMANTAN BARAT Manalu, Benson
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 1, No 2 (2013): November
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2050.909 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v1i2.4440

Abstract

Kebudayaan merupakan suatu element yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, sehingga pentingnya pengenalan akan budaya. Kebudayaan manusia dipercaya telah ada di mulai sejak ribuan tahun yang lalu, hal ini terbukti dari banyaknya peninggalan yang ditemukan para arkeolog mengenai kebudayaan manusia pada ribuan tahun yang silam. Penemuan-penemuan benda arkeologi terus berlanjut seiring berjalannya waktu. Teknologi, mengambil peranan penting dalam membantu para arkeolog untuk mengidentifikasi, meneliti serta merestorasi benda-benda arkeologi, sehingga diperoleh gambaran kehidupan manusia di masa lampau. Benda-benda arkeologi di Kalimantan Barat yang berumur ratusan hingga ribuan tahun sebagian besar ditemukan dengan cara ekskavasi, untuk itu perlindungan serta perawatan merupakan suatu proiritas utama guna menjaga warisan budaya tersebut. Sebuah fasilitas yang memadai merupakan kunci keberlangsungan perlindungan, penelitian dan penemuan terhadap benda-benda arkeologi yang ada di Kalimantan barat, untuk itu diperlukan sebuah fasilitas berupa Pusat Kajian dan Penelitian Arkeologi yang dapat memaksimalkan penyimpanan penemuan-penemuan benda arkeologi di Kalimantan Barat.
Pusat Seni Musik di Pontianak Penekanan pada Akustik Ruang Todingbua, Arthur
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 1, No 2 (2013): November
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jmars.v1i2.4451

Abstract

Musik merupakan suatu bentuk aliran seni yang dapat memberikan pengaruh dalam kehidupan seseorang. Hampir semua orang pernah mendengarkan musik. Ada banyak manfaat yang dapat kita peroleh dari mendengarkan musik, seperti: mengurangi kecemasan dan stress, mengubah suasana hati menjadi lebih positif dan meningkatkan kemampuan bahasa. Adapun tujuan dari pusat seni musik ini yaitu menghasilkan rancangan suatu pusat seni musik yang mampu menampung berbagai macam kegiatan seni musik seperti pelatihan dan pertunjukan serta merancang sebuah bangunan pusat seni musik yang memiliki kondisi akustik ruang yang baik.� Proses yang digunakan dalam perancangan ini adalah menggunakan metode 5 langkah karya Asimov (Snyder� & Catanese, 1991)� yaitu tahapan permulaan, persiapan, pengajuan usul, evaluasi dan tindakan. Pusat seni musik merupakan suatu tempat dimana segala aktivitas yang berhubungan dengan pertunjukan maupun pelatihan musik dijadikan kedalam satu tempat secara terpusat. Penataan massa bangunan pusat seni musik menggunakan bentuk cluster, yaitu berdasarkan kedekatan hubungan atau bersama-sama memanfaatkan satu ciri atau hubungan visual. Bentuk bangunan menggunakan bentuk yang beraturan dan unsur-unsur yang terkandung dalam musik seperti irama, melodi, dan harmoni, sehingga bangunan yang dihasilkan memiliki karakter yang saling berhubungan.�Kata kunci : pusat seni musik, akustik ruang, Pontianak

Page 1 of 1 | Total Record : 3