cover
Contact Name
Yuni Masrokhah
Contact Email
yuni_masrokhah@uhamka.ac.id
Phone
+6281284622264
Journal Mail Official
jurnaltaiyou@uhamka.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou
ISSN : 26139472     EISSN : 27463702     DOI : https://doi.org/10.22236/taiyou.v1i2
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou will publish a selected paper under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). The publication policies of the Journal meet the normal requirements for Open Access. which means that all content is freely available at no cost with the use of his / her agency. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search or link to the full text of the article, or use it for other legitimate purposes, without requesting prior authorization from the publisher or author.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2019): Versi Cetak" : 8 Documents clear
Efektivitas Model SAVI dan Model CTL dalam Mata Kuliah Kaiwa pada Mahasiswa Semester II Program Studi Sastra Jepang STBA JIA Dian Wahyuni; Akbar Nadjar Hendra; Ana Natalia
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2019): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.248 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.4832

Abstract

Kemampuan berbicara (kaiwa) merupakan kemahiran bersifat produktif. Dibutuhkan penerapan model pembelajaran tepat yang dapat meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa agar berani berbicara bahasa Jepang dan meningkatkan motivasi mahasiswa dalam pembelajaran kaiwa. Model pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Model Pembelajaran SAVI dan Model Pembelajaran CTL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model SAVI dan model CTL dalam mata kuliah kaiwa pada mahasiswa semester II program studi sastra Jepang STBA JIA tahun ajaran 2017-2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen murni dengan jenis penelitian kuantitatif asosiatif dengan two group pretest posttest design, model SAVI diterapkan di kelas Pagi 2A dan model CTL diterapkan di kelas Pagi 2B, kemudian dibandingkan model pembelajaran yang lebih efektif antara model SAVI dan model CTL. Sampel penelitian ini berjumlah 40 orang mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu sistematic sampling dimana sampel diambil berdasarkan nomor urut mahasiswa, kelas Pagi 2A sebanyak 20 mahasiswa dan kelas Pagi 2B sebanyak 20 mahasiswa. Setelah data berdistribusi normal dan homogen berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas, dilanjutkan dengan uji T (T-Test). Berdasarkan hasil perhitungan uji normalitas model pembelajaran SAVI X2 hitung < X2 tabel atau 13,275 < 15,086, sedangkan model pembelajaran CTL X 2 hitung < X2 tabel atau 4,936 < 11,070, maka data tersebut berdistribusi normal. Dan hasil perhitungan uji homogenitas Fh < Ft atau 7,56 < 8,18 maka dapat disimpulkan bahwa data homogen. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji T, selanjutnya dari hasil pengujian hipotesis thitung ≤ nilai ttabel yaitu 0,63 ≤ 2,42 dengan taraf signifikan 1% dan df = (N1 + N2)-2 = (20 +20) - 2 = 38. Pada tabel t dengan df = 38 diperoleh taraf signifikan 1% = 2,42 sehingga H1 diterima dan Ho ditolak dengan kata lain terdapat pengaruh yang signifikan antara variavel X dan Y atau model pembelajaran SAVI dan model pembelajaran CTL efektif diterapkan dalam mata kuliah kaiwa. Hasil penelitian pembelajaran dengan menerapkan model SAVI nilai rata-rata ̅ = 82,525 dengan peningkatan 41,1 dari nilai rata-rata pretest termasuk dalam kategori Sangat Baik dan model pembelajaran CTL nilai rata-rata ̅ = 85,575 dengan peningkatan 45,05 dari nilai rata-rata pretest termasuk dalam kategori Sangat Baik, dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini model CTL lebih efektif daripada model SAVI.
Kesalahan Penggunaan Keigo dalam Drama Nihonjin No Shiranai Nihongo Nani Sunarni; Hilda Dian Estherina
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2019): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.276 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.4834

Abstract

This study aims to describe language errors in honorific between native speakers (Japanese) and non native speakers (foreign students). This research uses a drama series called Nihonjin No Shiranai Nihongo (2010) as data source. The research applies analytical descriptive method to the dialogue discourses used as the data. It starts from data collecting process to be analyzed later based on the theory of language errors in the view of Yoshikawa (1997) and Error Analyis of Norish (1989). Based on the results of the analysis, it is identified that language errors occur due to lack of language understanding, error in Japanese honorifics. This research is theoretically very useful in adding references for the study of language errors and can practically be used as a basic for learning Japanese, especially learning Kaiwa.
Analisis Kesalahan Penggunaan Setsuzokujoshi pada Mahasiswa Semester III Tahun Ajaran 2018/2019 Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP UHAMKA Yuni Masrokhah
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2019): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.982 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.4836

Abstract

Kesalahan penggunaan kata bantu atau joshi dapat juga menjadikan makna yang berbeda, sehingga makna kalimatnya tidak tersampaikan dan bahkan lawan bicara tidak memahami dari kalimat yang disampaikan. Mengingat pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap kata bantu dan fungsinya, maka hal ini tidak dapat dipandang sepele. Salah satu jenis kata bantu yang sering mengalami kesalahan dalam penggunaannya adalah kata bantu sambung atau setsuzokujoshi, yang didalamnya terdapat beberapa kata bantu. Dari sekian banyak kata bantu sambung, secara umum penggunaan ば dan と yang dapat termasuk ke dalam bentuk persyaratan, adalah satu yang paling sering membuat mahasiswa bingung ketika menggunakannya. Kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam penggunaan ~ ば dan ~ と , antara lain karena penggunaan kata ~ ば dan ~ と yang memiliki kemiripan penggunaannya dalam kalimat,sehingga sulit dibedakan dan keterbatasan kosa kata ,sehingga terkadang menimbulkan salah dalam mengartikan. Faktor yang menyebabkan kesalahan adalah Over generalization dan Error of avoidance Solusi untuk mengurangi kesalahan adalah mempelajari lebih dalam tentang fungsi dan penggunaan ~ば dan ~と,memahami persamaan dan perbedaan antara ~ば dan ~とdan lebih sering mendengar percakpan bahasa Jepang yang dilakukan oleh orang Jepang.
Analisis Semiotik Mengenai Kecemasan Terhadap Perkawinan dalam Komik Ol Shinkaron Herlina Sunarti Herlina Sunarti
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2019): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1796.991 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.4837

Abstract

Melalui komik OL Shinkaron penulis berusaha menganalisa tanda kecemasan para lajang berusia 35 tahun di Jepang yang menunda pernikahan. Komik yang dijadikan sumber data ini merupakan komik yonkoma atau 4 panel yang mulai dibuat pada tahun 1990 dan masih berlangsung sampai sekarang. Komik dengan genre humor ini selain bercerita mengenai kejadian sehari-hari di lingkungan kantor khususnya kegiatan para OL (Office Lady) juga mengangkat isu-isu yang sedang berkembang dalam masyarakat Jepang. Isu kemandirian wanita pekerja di Jepang yang kian menunda usia pernikahan tercermin dalam komik ini. Namun demikian, penundaan pernikahan tentu saja menimbulkan kecemasan di kalangan office lady. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penulis menelitinya melalui tinjauan perspektif semiotik dengan menganalisis tanda dari aspek ikonis (gambar) berupa pengungkapan makna, yang dilakukan pada tiga seri komik dengan menggunakan Proses Semiosis dari Peirce. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa tanda-tanda yang digunakan dalam komik dapat merepresentasikan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi kecemasan para lajang di kalangan office lady serta alasan yang melatarbelakanginya.
Efektivitas Quantum Learning melalui Teknik Clustering dalam Pembelajaran Shochuukyu Sakubun untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis pada Semester IV Program Studi Sastra Jepang STBA JIA Dhita Ayu Septianingsih; Rita Agustina Karnawati
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2019): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.192 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.4838

Abstract

Penelitian ini berjudul Efektivitas Quantum learning melalui Teknik Clustering dalam Pembelajaran Shochuukyu Sakubun untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis pada Semester IV Program Studi Sastra Jepang STBA JIA Di dalam pembelajaran bahasa asing kompetensi yang diharapkan salah satunya adalah kemampuan menulis. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi dan hasil penggunaan Teknik Clustering pada mata kuliah bahasa Jepang di STBA JIA semester IV. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen murni, menggunakan dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sampel atau sumber data penelitian ini adalah mahasiswa semester IV Program Studi Sastra Jepang STBA JIA. Sumber data diambil dari tes dan angket. Nilai rata-rata pretest pada kelas eksperimen yaitu 75,7 sedangkan nilai pretest untuk kelas kontrol yaitu 71,5. Untuk nilai rata-rata posstest kelas eksperimen sebesar 87,7, sedangkan kelas kontrol yaitu 75,2. Berdasarkan hasil tersebut jelas terlihat bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata yang signifikan antara kedua kelas. Quantum Learning melalui Teknik Clustering dalam Pembelajaran Shochuukyu Sakubun, dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa Semester IV Program Studi Sastra Jepang STBA JIA
Kouchi Bun dalam Drama Buzzer Beat: Kajian Analisis Wacana Shabrina Rahmalia
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2019): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.509 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.4839

Abstract

Jurnal ini membahas mengenai kouchi bun. Kouchi bun adalah kalimat yang meletakkan kata atau frasa setelah predikat di akhir kalimat. Jurnal ini menggunakan kajian analisis wacana yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk, fungsi, serta faktor penyebab kouchi bun dalam wacana lisan. Data diambil dari drama bahasa Jepang yang berjudul Buzzer Beat (2009). Teori yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu Ono dan Suzuki (1992), Iori (2000), dan Nitta et al. (2003, 2009). Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah metode deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa kouchi bun dengan posisi subjek dan objek di akhir kalimat memiliki fungsi repair atau perbaikan, discoursal linking atau pengaitan tuturan, emphasis atau penekanan, dan emotive atau emotif. Kouchi bun dengan posisi keterangan di akhir kalimat memiliki fungsi repair, further spesification atau perincian info lebih lanjut, discoursal linking, dan emphasis. Kouchi bun dengan posisi modifikator di akhir kalimat hanya memiliki fungsi emphasis. Faktor penyebab kouchi bun adalah faktor kognitif yang ada pada fungsi repair, further spesification, discoursal linking, dan emphasis, dan faktor emotif yang hanya ada pada fungsi emotive.
Ragam Hormat dalam Bahasa Jepang dan Bahasa Bali Suatu Analisis Kontrastif Ni Luh Suparwati
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2019): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.286 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.4840

Abstract

Secara etimologi bahasa Jepang dan bahasa Bali sama-sama memiliki tingkat tutur. Tingkat tutur dalam bahasa Jepang disebut Keigo sedangkan tingkat tutur dalam bahasa Bali disebut Sor Singgih Basa. Dalam berbicara baik masyarakat Jepang maupun masyarakat Bali, selalu memperhatikan keadaan lawan bicaranya. Apakah lawan bicaranya itu orang yang baru di kenal?, atau orang yang lebih tua? Atau orang yang memiliki status sosial yang lebih tinggi atau sebaliknya. Hal ini akan menentuka ragam bahasa atau tingkat tutur yang digunakan dalam berbicara. Karena walaupun secara gramatikal dan leksikal bahasa seseorang itu benar, belum tentu dapat diterima dalam suatu lingkungan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan ragam hormat atau keigo dalam bahasa Jepang dan penggunaan sor singgih basa dalam bahasa Bali, serta mencari kesepadanan makna diantara kedua ragam bahasa tersebut.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kontrastif yaitu mendeskripsikan dan membandingkan penggunaan kedua ragam bahasa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesepadanan makna antara keigo dalam bahasa Jepang dan sor singgih basa dalam bahasa Bali. Dalam penggunaannya sonkeigo sepadan dengan basa alus singgih, kenjougo sepadan dengan basa alus sor, dan teineigo sepadan dengan basa alus madya.
Efektifitas Penggunaan Media Kartu Kalimat Rumpang Terhadap Pembelajaran Choukai pada Mahasiswa Semester 3 Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Fkip Uhamka Retno Utari; Rina Sukmara
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 2 No. 1 (2019): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.854 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v2i1.4841

Abstract

Penelitian ini berjudul Efektifitas Penggunaan Media Kartu Kalimat Rumpang Terhadap Pembelajaran Choukai Pada Mahasiswa Semester 3 Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP UHAMKA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media kartu kalimat rumpang terhadap pembelajaran Choukai (listening) Semester 3 di Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP UHAMKA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Adapun sampel dan sumber data penelitian ini adalah mahamahasiswa semester 4 di program studi pendidikan Bahasa Jepang FKIP UHAMKA. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu. Berdasarkan hasil perhitungan SPSS, pada tabel paired sample test didapat nilai sig 0,000. Karena nilai sig = 0,000 < 0,005 maka tolak H0 atau terima H1 atau dengan kata lain terdapat pengaruh positif penggunaan media pembelajaran kartu terhadap kemampuan menyimak (choukai).

Page 1 of 1 | Total Record : 8