cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Integritas Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan Dan Minuman Yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2016 B1031141071, Desy Christina
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the influence of Good Corporate Governance on the Integrity of Financial Statements in food and beverage manufacturing companies. Financial Statement Integrity is measured using conservatism assuming non-operating accruals. GCG mechanism is proxied with four variables: Institutional Ownership, Managerial Ownership, Audit Committee, and Independent Commissioner. This study shows that Good Corporate Governance as represented by the variable of Institutional Ownership, Audit Committee, and Independent Commissioner has no significant effect on Financial Statement Integrity. While Good Corporaye Governance which is represented by Managerial Ownership variable has a significant effect on Financial Statement Integrity.Keywords: Good Corporate Governance, Integrity of Financial Statement, Institutional Ownership, Managerial Ownership, Audit Committee, and Independent Commissioner.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2013 – 2015 B41112006, Fina Astriana
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi konservatisme akuntansi. Variabel independen yang digunakan adalah ukuran perusahaan, leverage dan intensitas modal. Penelitian-penelitian yang telah dilakukan sehubungan dengan adanya konsep konservatisme ini menghasilkan penemuan yang beragam. Oleh karena itu, penelitian semacam ini masih dibutuhkan untuk menjawab berbagai masalah yang berkaitan dengan faktor-faktor konservatisme. Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia  Jumlah perusahaan yang diambil sebagai sampel adalah 33 perusahaan pada tahun 2013-2015. Pengujian hipotesis dengan menggunakan metode analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil uji t diperoleh kesimpulan bahwa variabel ukuran perusahaan mempunyai pengaruh yang positif terhadap konservatisme akuntansi,hal ini ditunjukkan dengan nilai sig sebesar 0,003 lebih kecil dari 0,05. Variabel Leverage berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai sig sebesar 0,005 lebih besar dari 0.05. Variabel intensitas modal berpengaruh negatif terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai sig sebesar 0,471 lebih besar dari 0,05. Hasil uji F di peroleh nilai probabilitas sebesar 0,000 lebih kecil daripada nilai alpha 0,05. Jadi ukuran perusahaan, leverage dan intensitas modal secara simultan berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Kata Kunci : Ukuran Perusahaan, Leverage, Intensitas Modal, Konservatisme Akuntansi
THE EFFECT OF BOARD SIZE AND BOARD INDEPENDENCE TOWARD THE EARNINGS MANAGEMENT PRACTICE AT THE PROPERTY AND REAL ESTATE COMPANY LISTED IN INDONESIA STOCK EXCHANGE admin, Farah Juniati Meutianingrum B42112010
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Board of directors as the internal mechanism of good corporate governance play a vital role in controlling agency problem between shareholders and managers arise due to earnings management. This research investigates the roles of board director size and independent members on the board director towards earnings management practices. This research is quantitative research that use secondary data downloaded from idx.co.id. Research?s sample is 25 property and real estate companies selected randomly, the period of observation is 3 years from 2012-2014. The proxy of earnings management is Discretionary Accruals which calculated using Modified Jones Model. Using Board size and board independence as the independent variable, the finding is earnings management partially has positive and not significantly related to the board size and board independence. Also, the investigation of the simultaneous effect, the data shows that the board size and the percentage of independent board members are positive but not significantly related to earnings management.   Keywords: earnings management, discretionary accruals, good corporate governance, board size, board independence.  
ANALISIS PELAPORAN AKUNTANSI BLUD RUMAH SAKIT PEMERINTAHAN PADA RSUD KABUPATEN SANGGAU B51112121, SHELA APRILIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan Peraturan  Pemerintah No. 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sanggau, mengetahui perbedaan antara Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 dengan Pemendagri No. 61 Tahun 2007 dan faktor-faktor penghambat atau kendala yang dihadapi oleh Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sanggau dalam menerapkan Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010. Jenis penelitian ini digolongkan pada penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, riset kepustakaan, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu membandingkan antara teori maupun peraturan-peraturan dengan kondisi dan kenyataan dilapangan untuk kemudian dikaji dan dianalisis serta diambil kesimpulannya. Dalam metode ini analisis yang digunakan yaitu analisis kualitatif yaitu membandingkan penyajian laporan keuangan yang telah disusun dengan standar akuntansi pemerintah yang telah ditetapkan pemerintah dalam Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 sebagai pedoman dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah. Saran dalam penelitian ini adalah (1). Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sanggau harus menerapkan Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah sebagai acuan dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah secara lengkap dan lebih optimal. (2). Mempelajari literatur-literatur pembantu dalam penerapan Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah dan Pemendagri Nomor 61 Tahun 2007. (3). Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sanggau harus melakukan penyajian laporan keuangan BLUD dengan baik dan lengkap agar laporan keuangan jelas dan memberikan informasi penuh demi tercapainya akuntabilitas dan transparansi kepada publik.   Kata kunci : Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010, Pemendagri Nomor 61 Tahun 2007, Badan Layanan Umum Daerah, penerapan SAP, faktor penghambat atau kendala, metode kualitatif, analisis deskriptif kualitatif.
"Perlakuan Akuntansi Terhadap Aset Biologis Pada PT. Eagle High Plantations, Tbk" B1031131105, Erin Kiki Arianti
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu PT. Eagle High Plantations, Tbk yang berfokus pada asset biologis. Aset biologis merupakan tanaman da nhewan yang mengalami tranformasi biologis. Dalam transformasi biologis terdiri dari proses pertumbuhan, degenrasi, produksi dan prokreasi yang menyebabkan perubahan secara kualitatif dan kuantitatif, dapat menghasilkan baru berupa tambahan asset biologis yang sama. Denganadanyatranformasipadasaatbiologismakadilakukanpengukuran yang dapat menunjukkan nilai aset secara wajar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi asset biologis pada perusahaan tersebut dan perlakuan berdasarkan IAS 41. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan dan pengukuran asset biologis menggunakan PSAK 16 di kelompokkan dalam asset tetapi tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal pengakuan, pengukuran dan penilaian asset biologis dengan IAS 41. Aset biologis pada saat IAS 41 tidak ada mengakui akumulasi depresiasi sehinggan ada kenaikan nilai asset biologis dan pengukuran menggunakan nilai wajar.   Kata Kunci :AsetBiologis, IAS 41, PT. Eagle High Plantations, Tbk   ABSTRACT This research was done in a company listed in Bursa Efek Indonesia (BEI), PT. Eagle High Plantations, Tbk which was focused on biological assets. Biological assets such as plants and animals that undergo biological transformation. In biological transformation, there are growth process, degeneration process, production process and procreation process. These processes cause the value changes qualitatively and quantitatively, and can create new biological assets in the same form. Because of the biological transformation, measurement was done to show the fair value of the asset. This research aimed to know how the accounting treatment for biological asset in the company based on IAS no. 41. This research resulted that recognition and measurement of biological asset was based on PSAK no. 16 and clustered in asset but there was no significant difference in terms of recognition, measurement, and estimation of biological asset based on IAS no. 41. Before IAS no. 41, biological asset recognized accumulated depreciation so there was value increase and fair value measurement for biological asset. Keywords: Biological Asset, IAS no. 41, PT. Eagle High Plantations, Tbk  
The Application Of Tricomponent Attitude Model On Perception Measurement Of Accounting Students Towards PSAK 105 About Mudharabah Accounting B1034141014, YURNIDA PANGESTUTI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine whether the perception variables of cognitive component, affective component perception and conative component perception affect in implementation of PSAK 105 about mudharabah accounting.This research uses quantitative research. The method that used to collecting the data is spread the questionnaire to accounting students had followed syariah accounting course at economic and business faculty of tanjungpura university. Sampling techniques in this study using the formula Slovin, that obtained the total 92 respondents from a population of 1.139 accounting students of economic and business faculty of tanjungpura university. Analysis of the data in this study using Multiple Linear Regression Analysis.From this study it can be concluded based on the statistical test that perception variables of cognitive and affective perception together (simultaneously-Test F) has a positive influence on PSAK 105 about mudharabah accounting. Based on t test, cognitive component perception variable (X1) and the perception of affective component (X2) have a positive influence with a significant level of each of the variable PSAK 105 about mudharabah accounting (Y). This means that Ho is rejected and Ha accepted. While, the conative component perception (X3) has a negative influence by Ha rejected and Ho accepted. The most dominant variable is a variable perception conative component. Keywords : cognitive component perception, the perception of affective component, conative component perceptions, PSAK 105 about mudharabah accounting.
TINJAUAN EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PEMBERIAN KREDIT PADA BANK BRI KCP UNIT PASAR MAWAR PONTIANAK B41111015, JOHAN PRATAMA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan sistem pengendalian intern pemberian kredit yang dilaksanakan oleh Bank BRI KCP Unit Pasar Mawar Pontianak. Data penelitian ini diperoleh dari Kuesioner, Flowchart, Complience Test dan beberapa observasi serta wawancara langsung dengan pihak yang terkait, dan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif (analisis deskriptif). Prosedur pemberian kredit serta sistem pengendalian internal pemberian kredit yang dilaksanakan Bank BRI KCP Unit Pasar Mawar Pontianak jelas dan sangat baik. Namun, Bank BRI KCP Unit Pasar Mawar Pontianak sebaiknya menetapkan sebuah mekanisme khusus untuk mengetahui dan menelusuri apabila terjadinya ketidakwajaran dengan nasabah atau debitur maupun pihak  luar  lainnya  baik  dalam  hal  operasional,  keuangan  maupun  ketaatan terhadap kebijakan yang berlaku. Kata Kunci : Pemberian Kredit, Efektivitas , Sistem Pengendalian Internal. 
ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN IDLE MONEY PADA PT BANK CENTRAL ASIA (BCA) KANTOR CABANG TANJUNG PURA PONTIANAK DALAM MENINGKATKAN PROFIT B51112003, Mega Sinlyanthony
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banks have an important role in the economy of the country as a financial intermediary. As an industry whose business activities rely on the trust of society, besides the need to continue to improve its profitability, the bank also needs to continue to maintain the liquidity of the fund as a form of accountability to customers. In the bank's cash flow activity, settles the money created is often called idle money. Idle money needs to be minimized without lowering the existence of liquidity of customer funds in order to create new profit through appropriate management, the way through the establishment and application of cash balances ideal. This study aims to assess the steps taken by management in order to minimize the amount of idle money in physical cash BCA. Besides reviewing the calculation to determine the maximum amount of idle money that is allowed in accordance with the SOP and how the money is managed to minimize idle existence is then used to create a profit for the BCA. Through interviews and direct observation by using questionnaires, and then analyzed by the Internal Control Questionnaire (ICQ) and Flow Chart. The results showed that pnentuan idle money BCA Branch of Tanjung Pura Pontianak in accordance with the standards of the company in the form of decree No: 180 / SK / DIR / 2004 of idle money and cash balances ideal and SE / SK regarding the implementation of applications Icom SE No. 067 / SE / DPO / 2008 dated June 6, 2008 regarding Cash Management Optimization with Applications ICOM. The application of the ideal of cash balances in accordance with the provisions of the monthly operating centers in Jakarta by the branch office will minimize the amount of idle money, so that the working capital bank in the form of customer deposits can generate more income through the Interbank Money Market and ATM funds. Keywords: Idle money, Ideal Cash Balance, Standard Operating Company
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH ( STUDI PADA PETERNAKAN AYAM JAYA) B1033131025, Yuvilius Risci Lieyanto Patamuan Soeka
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan keuangan yang sesuai standar sangat dibutuhkan oleh sebuah entitas untuk mengelola keuangan perusahaan dan mengetahui kondisi perusahaan tersebut. Selain itu, laporan keuangan juga menjadi salah satu syarat dalam mengajukan pinjaman ke pihak eksternal. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk menerapkan dan menyusun laporan keuangan pada Peternakan Ayam Jaya tahun 2015 berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas, Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM). Dalam proses pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di Peternakan Ayam Jaya.Berdasarkan hasil penelitian, Peternakan Ayam Jaya sama sekali belum membuat laporan keuangan yang sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas, Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM). Laporan yang tersedia pada Peternakan Ayam Jaya hanya berupa laporan penerimaan dan pengeluaran selama satu periode dan faktor penyebab Peternakan Ayam Jaya belum membuat laporan keuangan yang sesuai SAK ETAP adalah kurangnya pengetahuan tentang penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar dan keterbatasan sumber daya manusia dalam membuat laporan keuangan. Penyusunan laporan keuangan pada Peternakan Ayam Jaya tahun 2015 sudah disusun dan disesuaikan dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas, Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) yang terdiri atas (a) Laporan Posisi Keuangan/Neraca, (b) Laporan Laba/Rugi, (c)Catatan Atas Laporan Keuangan. Kata Kunci : Laporan Keuangan, SAK EMKM, UKM
ANALISIS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (Studi Kasus Pada Koperasi Simpan Pinjam Sepakat Makmur Cabang Pemangkat Kabupaten Sambas) ., Sabri B1031131085
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IAI mengeluarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) yang dapat mengakomodir kebutuhan akuntansi untuk entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyusunan dan penyajian laporan keuangan Koperasi Simpan Pinjam Sepakat Makmur berdasarkan SAK ETAP serta kendala dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam laporan keuangan yang diterapkan oleh Koperasi Simpan Pinjam Sepakat Makmur masih belum sesuai dengan standar pelaporan keuangan SAK ETAP.   Kata Kunci : Koperasi, Laporan Keuangan, SAK ETAP

Page 51 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 4 (2021): Vol 4 Vol 11, No 1 (2021): KIAFE Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue