cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN DAN KEBIJAKAN AKUNTANSI PERBANKAN SYARIAH DENGAN PERBANKAN KONVENSIONAL Siregar B41110072, Dessy Permatasari
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja keuangan perbankan syariah dengan perbankan konvensional pada periode 2010-2012 dengan menggunakan analisis rasio keuangan dan membandingkan kebijakan akuntansi yang dipakai oleh bank tersebut. Rasio keuangan yang digunakan adalah rasio CAMEL. Rasio CAMEL merupakan penilaian tingkat kesehatan Bank yang mencakup penilaian terhadap faktor-faktor permodalan (capital), kualitas aset (asset quality), rentabilitas (earning), dan likuiditas (liquidity) yang diwakili oleh CAR, NPL, ROA, ROE, BOPO dan LDR/FDR.   Objek penelitian yang dianalisis adalah Perbankan Syariah yang diwakili Bank Muamalat Syariah dan Perbankan Konvensional yang diwakili Bank Danamon. Setelah menentukan sample penelitian, kemudian dilakukan perhitungan variable-variabel pada setiap rasio keuangan kedua bank, selanjutnya peneliti menganalisis hasil dari perhitungan rasio tersebut. Data yang digunakan adalah laporan laba rugi dan neraca.   Perhitungan yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara rata-rata rasio keuangan Perbankan Syariah dibandingkan dengan Perbankan Konvensional. Apabila dilihat secara keseluruhan Perbankan Konvensional menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan Perbankan Syariah. Dan perbedaan kebijakan akuntansi yang dipakai oleh kedua bank tersebut lebih kepada pengakuan pada aktiva, modal dan laba.   Kata Kunci: Kinerja Keuangan, CAR, NPL, ROA, ROE, BOPO, LDR/FDR, Kebijakan   Akuntansi
Analisis Sistem Pembayaran Billing Container PT.Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak DITA ARIANI, NYEMAS B1031131063
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS SISTEM PEMBAYARAN BILLING CONTAINER                     PT. PELABUHAN INDONESIA II (PERSERO) CABANG PONTIANAKNYEMAS DITA ARIANIAKUNTANSIABSTRAK  Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan serta untuk mengukur tingkat efektifitas dan efisiensi sistem pembayaran yang diterapkan Billing Container PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, internal control questionnaire (IQC), studi literatur, dan dokumentasi. Alat analisis data yang digunakan berupa struktur organisasi, analisis percakapan, bagan alir/flowchart, dan internal control questionnaire (IQC). Struktur organisasi PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak merupakan struktur organisasi berbentuk garis dengan berbagai penyempurnaan. Analisis percakapan dilakukan dengan mewawancarai Supervisor Pembendaharaan yang bertanggung jawab atas operasional Billing Container. Bagan alir/flowchart dibuat berdasarkan hasil wawancara dengan Supervisor Pembendaharaan yang kemudian dijadikan alat analisis untuk membuat bagan alir/flowchart yang baru. Internal control questionnaire (IQC) diisi oleh Supervisor Pembendaharaan. Hasil penelitian ini berupa bagan alir/flowchart yang dibuat secara rinci serta menggambarkan bagaimana sistem pembayaran ini berjalan dan dapat diketahui bahwa tingkat efektifitas sistem pembayaran sudah cukup efektif sedangkan tingkat efisiensi sistem pembayaran sudah efektif. Kata kunci: Bagan alir/flowchart, Sistem pembayaran, efektifitas dan efisiensi
Analisis Sistem Pengendalian Intern Pemberian Kredit Pada PT. Internusa Tribuana Citra Multi Finance Cabang Pontianak B51110125, VIVI DEVIYANTI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini berjudul Analisis Sistem Pengendalian Intern Pemberian Kredit pada PT. Internusa Tribuana Citra Multi Finance Cabang Pontianak yang bertujuan untuk mengetahui apakah di dalam pengendalian intern yang dilakukan oleh perusahaan sudah efektif dilakukan dan dapat meningkatkan profit serta penjualan perusahaa dan faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya tunggakan. PT. ITC Finance cabang Pontianak merupakan perusahaan pembiayaan yang bergerak dibidang pembiayaan kendaraan yang dikhususkan kendaraan niaga dan pribadi, dengan motto Mitra Setia Anda Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang menggambarkan keadaan objek yang diteliti berdasarkan fakta dan data yang ada, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, pengamatan, dan studi kepustakaan. Alat analisis data yang digunakan adalah struktur organisasi, internal control questionnaires (ICQ), flowchart, dan compliance test. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem pengendalian intern pada PT. ITC Finance cabang Pontianak cukup efektif. Hal ini dapat dilihat dari hasil internal control questionnaires (ICQ) dimana diperoleh diperole jawaban Ya sebanyak 73,33% dan jawaban Tidak sebanyak 26,67%. Adapun Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tunggakan berdasarkan ICQ yaitu prosedur administrasi tidak seluruhnya tersusun secara tertulis, sehingga dalam pelaksanaannya dapat saja menyimpang dari prosedur yang benar, serta adanya pemalsuan data debitur oleh surveyor dan tidak adanya verifikasi atas kebenaran dari data-data debitur yang diserahkan oleh surveyor dan dari hasil Compliance test ditemukan beberapa dokumen debitur yang tidak memenuhi persyaratan administrasi. Berdasarkan kelemahan-kelemahan yang ada dan faktor-faktor penyebabnya, maka saran yang dapat penulis berikan adalah Dalam melakukan survey kepada calon debitur, sebaiknya surveyor memverifikasi data-data debitur agar dikemudian hari apabila terdapat masalah maka pihak perusahaan dapat meminta pertanggung jawaban dari surveyor yang bersangkutan atas keaslian data tersebut, serta lebih memperhatikan kondisi calon debitur tersebut apakah sudah memenuhi persyaratan atau tidak sehingga layak diberikan pembiayaaan. Diharapkan dengan calon debitur yang berkualitas, maka jumlah piutang yang tidak tertagih akan semakin kecil.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR PELAPORAN PDAM TIRTA KHATULISTIWA KOTA PONTIANAK SETELAH PENERAPAN SAK ETAP B51111012, ERSY RUSDIYANTI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BUMN merupakan wujud nyata dari investasi negara dalam dunia usaha. tujuannya adalah untuk mendorong dan mengembangkan aktivitas perekonomian nasional. BUMD dalam hal ini, tidaklah jauh berbeda dengan tujuan BUMN, hanya perbedaannya terletak pada kepemilikan yaitu dalam konteks negara dan daerah. Salah satu BUMD yang mengemban amanat peran strategis di daerah adalah PDAM. Dalam hal ini, PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak merupakan salah satu unit usaha milik daerah yang masuk dalam kriteria sebagai entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik yang signifikan sehingga laporan keuangan yang disusun atau disajikan harus menggunakan basis standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik (SAK ETAP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman apakah terdapat peningkatan kinerja perusahaan dan apakah terdapat perubahan struktur pelaporan PDAM setelah penerapan SAK ETAP. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Langkah-langkah yang dilakukan untuk memperoleh data dan informasi adalah dengan menggunakan metode dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Kinerja keuangan PDAM setelah dianalisis dengan menggunakan tiga tren rasio menunjukan bahwa kondisi keuangan periode setelah penerapan SAK ETAP lebih baik dari sebelum penerapan SAK ETAP, meskipun peningkatannya tidak signifikan. (2) Terdapat cukup banyak perubahan struktur pelaporan pada laporan laba/rugi, dan neraca, sedangkan pada laporan perubahan ekuitas dan arus kas tidak mengalami perubahan. BUMN is a realization of state investment in the business world. the purpose is to encourage and develop the national economy activity. BUMD in this case, it is not much different from the purpose BUMN, only difference lies in the ownership which in the context of countries and regions. One of the enterprises that are undertaking a strategic role in the region is PDAM. In this case, PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak is one business unit belongs to the area qualifies as an entity that does not have significant public accountability so that the financial statements prepared or presented must use a standard of financial accounting entities without public accountability (SAK ETAP). The purpose of this research is to gain understanding of whether there is an increased performance of the company and whether there are changes in the reporting structure after application of SAK ETAP of PDAM. This study used a qualitative descriptive study. The steps taken to obtain data and information is to use the method of documentation. These results indicate that (1) The financial performance of of PDAM after three trends were analyzed using the ratio indicates that the financial condition of the period after the adoption of SAK ETAP better than before application of SAK ETAP, although the increase is not significant. (2) There are quite a lot of changes in the reporting structure in profit / loss, and balance sheet, while the statement of changes in equity and cash flow unchanged. Keywords:  financial  performance, financial statements, standard of financial accounting entities without public accountability (SAK ETAP).
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PRAKTEK MANAJEMEN LABA (EARNING MANAGEMENT) PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010 – 2012 B511100056, Devi Octaria
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was meant to examine the influence of the implementation of Good Corporate Governance (GCG) which consist of board of directors scale, independent commissioners scale, audit committee scale, independency of audit committee and institutional ownership as the proxy through earnings management. To identify earnings management in the company, this study use ratio of working capital accruals to company sales. This study used the secondary data as banking sector companies sample which listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2010-2012 and 11 of the companies fulfilled the certain require criteria which chosen by purposive sampling as the selection method. Based on the result that shown by t-test, independent variable less significantly affects the level of earnings management. It proved that there was positive effect of implementation of GCG in a company  in order to decrease earnings management case which happened in the sample companies in the level of less significant. Keywords : Good Corporate Governance, Board of Directors Scale, Independent Commissioners Scale, Audit Committee Scale, Independency of Audit Committee, Institutional Ownership
Analisis Penerapan PSAK 109 pada Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Provinsi Kalimantan Barat B41108114, ARIF Masbukhin
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat is one of the three pillars of Islam, the charity can help ease the burden of others, especially the poor. It is necessary for the proper management and trustful. The purpose of this study was to determine the reporting and management of the implementation of zakat, Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) West Kalimantan Province in accordance with PSAK 109 and determine the factors that make PSAK 109 can not be applied. This research is a qualitative descriptive method. The method of data collection in the form of primary data and secondary data through interviews and observations. The analytical tool used in this study is PSAK 109. Techniques of analysis in this study is to analyze the application of PSAK 109 on BAZDA West Kalimantan Province. There are four aspects on which the analyzes SFAS 109, namely: the recognition, measurement, presentation and disclosure. In the presentation aspect Bazda West Kalimantan only use the annual report in the form of data reception and distribution of zakat, infaq and alms. So it is very difficult to know the financial condition of the province of West Kalimantan Bazda thoroughly. From a few paragraphs in PSAK 109, Bazda West Kalimantan has not been fully able to implement PSAK 109. This is due to the lack of acceptance of zakat, alms infaq and non-cash form and the lack of separation between fund halal and non-halal funds. Keywords: OPZ Practiced Accounting, Zakah Accounting, Religious Accounting, Applied Fund Accounting
ANALISIS AKUNTABILITAS REALISASI PENGGUNAAN ANGGARAN PADA DINAS PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF PROVINSI KALIMANTAN BARAT B41111064, ANGGUN ELISCA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntabilitas oleh pemerintah daerah sangat penting karena merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah sebagai entitas yang mengelola dan bertanggung jawab atas penggunaan kekayaan daerah. Akuntabilitas keuangan daerah merupakan salah satu elemen manajemen keuangan daerah yang diperlukan untuk mengontrol kebijakan keuangan daerah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui akuntabilitas realisasi penggunaan anggaran pada Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, kuisioner, observasi langsung, dokumentasi dan studi pustaka pada Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Barat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa realisasi penggunaan anggaran pada Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif  Provinsi Kalimantan Barat sudah tepat dalam penggunaan anggaran dan sudah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 yaitu mulai proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pencapaian, pelaporan dan pertanggungjawaban serta pengawasan. Dinas pariwisata dan ekonomi kreatif provinsi kalimantan barat sudah dapat dikatakan akuntabilitas namun secara keseluruhan belum sempurna  karena adanya faktor seperti sumber daya manusia, teknologi, dan kondisi perekonomian.   Kata kunci: Laporan Realisasi Anggaran, Akuntabilitas, Ketepatan Anggaran,
ANALISIS AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN ANGGARAN PADA PT ASURANSI JASINDO JAKARTA PUSAT B41109151, Restu Diana
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi Pertanggungjawaban merupakan sarana Informasi bagi pihak manajemen untuk tujuan pengendalian baik itu biaya, pendapatan, laba dan Investasi yang secara kolektif menghasilkan laba perusahaan. PT. Asurans Jasindo Jakarta Pusat sebagai cabang dari PT. Asuransi Jasindo (PERSERO) yang berkantor pusat di Jakarta Selatan adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa.  Dengan penerapan Akuntansi pertanggungjawaban maka penyimpangan-penyimpangan yang terjadi terhadap biaya, pendapatan, laba dan investasi dapat dipertanggungjawabkan dan dijadikan sebagai tolok ukur kinerja bagian-bagian yang terdapat pada perusahaan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode studi kasus dengan membatasi permasalahan pada analisis akuntansi pertanggungjawaban dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2011. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah wawancara, studi dokumenter dan  studi kepustakaan. Sedangkan alat analisis yang yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi mekanisme penyusunan anggaran, evaluasi pusat pertanggungjawaban, anggaran dan realisasi, evaluasi pelaporan pertanggungjawaban serta evaluasi flow chart penyusunan anggaran. Kata Kunci: Akuntansi Pertanggungjawaban, Anggaran, Asuransi Kerugian.
ANALISIS IMPLEMENTASI AKUNTANSI PENYUSUTAN ASET TETAP BERDASARKAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN NOMOR 07 DAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 71 TAHUN 2010 PADA KANTOR INSPEKTORAT PROVINSI KALIMANTAN BARAT B41109064, AGUNG PRATAMA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Entitas pemerintah pada saat ini dituntut agar lebih efisien dalam memperhitungkan biaya ekonomi dan sosial, Untuk membantu meningkatkan keefektifan dan keefesienan kinerjanya, Pemerintah terus berusaha mengikuti perkembangan zaman dengan berusaha memperbaiki standar terhadap akuntansi pemerintahan agar menghasilkan laporan keuangan yang semakin baik dan menyajikan informasi up to date kepada pengguna laporan keuangan. Aset tetap merupakan komponen terbesar pada sebagian besar entitas pemerintah, dan oleh karena itu perlu dikelola dengan baik mulai pencatatan hingga pemeliharaan dan keberlangsungan dari aset tetap tersebut. Dan penyusutan adalah suatu cara yang diperlukan agar informasi yang diberikan lebih akuntabilitas dan up to date, sehingga dapat digunakan sebagai indicator pembuat kebijakan berkenaan dengan aset tetap. Penelitian ini menggunakan metode desain deskriptif dalam bentuk studi kasus. Penulis menggunakan teknik studi kepustakaan,studi lapangan berupa wawancara. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis kesesuaiannya dengan PSAP No. 07 PP No. 71 tahun 2010 dan Bultek 05. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi akuntasi penyusutan dan kendala kendala belum diterapkannya akuntansi penyusutan pada kantor Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kantor Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat telah melaksanakan proses pengklasifikasian, pengakuan dan pencatatan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 07 dari Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010, akan tetapi belum dicantumkan nilai akumulasi penyusutan, sehingga nilai yang tercatat di neraca dan laporan inventaris hanyalah nilai pertama kali aset tetap diperoleh. Kendala kendala belum diterapkannya akuntansi penyusutan di Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat adalah karena dianggap rumit dan kurang penting, serta kurangnya sosialisasi dari pemerintah.
INFLUENCE OF ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) AND NET CASH FLOW TO STOCK RETURN ON CASE STUDY OF LQ-45 COMPANIES IN INDONESIA STOCK EXCHANGE B42111003, Noviandra
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the influence of economic value added (EVA) and net cash flow (NCF) to stock return both partially and simultaneously. This research is a quantitative serves to test the hypothesis proposed in the research and answer the problems in research. The population in this research are all the companies belonging in the LQ 45 listed in the Indonesia Stock Exchange (BEI) of the year 2012-2014. The sampling method in this research using purposive sampling method that produces 31 samples and 93 observations. Research using secondary data and multiple regression analysis. Based on the results of research show that the variable economic value added (EVA) and net cash flow (NCF) both partially or simultaneously does not have significant influence on stock returns. Keywords: Stock Return, Economic Value Added (EVA), Net Cash Flow (NCF)

Page 90 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 4 (2021): Vol 4 Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 11, No 1 (2021): KIAFE Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue