cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 74 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017): April 2017" : 74 Documents clear
KEEFEKTIFAN HERBISIDA IPA - GLIFOSAT (480 g/l) DALAM PENGENDALIAN GULMA PADA PIRINGAN TANAMAN KELAPA SAWIT MENGHASILKAN SURIANTO, -; Syahputra, Edy; Sarbino, -
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan herbisida IPA – Glifosat 480 g/l terhadap gulma umum pada piringan kelapa sawit menghasilkan (TM) dan mengkaji perubahan komposisi jenis-jenis gulma. Penelitian ini dilaksanakan di perkebunan kelapa sawit TM umur 5 tahun. Sebelum Aplikasi dilakukan analisis vegetasi menggunakan metode kuadrat. Aplikasi herbisida dilakukan dengan metode penyemprotan gulma pada piringan. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Parameter yang diamati ialah penutupan gulma, biomassa gulma setelah aplikasi herbisida, fitotoksisitas tanaman kelapa sawit, dan koefisien komunitas. Hasil analisis  vegetasi ditemukan 5 gulma dominan yaitu Borreria alata (57,36%), Fimbristylis (10,23%), Paspalum conjugatum (7,62%), Cyperus sphacelatus (4,87), Melastoma affine (4,68%). Aplikasi herbisida IPA - Glifosat 480 g/l dapat menekan pertumbuhan beberapa gulma sampai pengamatan 12 MSA, namun tidak efektif mengendalikan gulma Melastoma affine. Persentase penutupan gulma rata-rata 2% sampai 27% selama 12 MSA. Koefisien komunitas gulma sebelum dan sesudah aplikasi herbisida sebesar 72,40 % dan tidak ditemukan gejala keracunan. Penyemprotan herbisida IPA - Glifosat 480 g/l dosis 4 l/ha sudah efektif mengendalikan gulma pada budidaya tanaman sawit menghasilkan (TM). Kata Kunci: Gulma umum, IPA – glifosat 480 g/l, kebun kelapa sawit.
IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI DESA MATANG SEGANTAR KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS Yanie Arianie; Sutarman Gafur; Rossie Wiedya Nusantara
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.19004

Abstract

IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI DESA MATANG SEGANTAR KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS Yanie Arianie(1), Sutarman Gafur(2), dan Rossie Wiedya Nusantara(2) (1)Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura (2)Dosen  Ilmu Tanah  Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi sifat kimia tanah dan merekomendasikan pemupukan N, P dan K di lahan sawah tadah hujan pada tanaman padi. Pengambilan sampel penelitian di Desa Matang Segantar Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas. Parameter dalam penelitian ini adalah pH tanah, C-organik, N-total, P-tersedia, K-tersedia, kapasitas tukar kation, kejenuhan basa, tekstur dan bobot isi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pH tanah antara 4,41-4,88 dengan kriteria masam hingga sangat masam. C-organik antara 2,45-4,78 % dengan kriteria sedang hingga tinggi. Kandungan N-total antara 0,28-0,48 % dengan kriteria sedang. P-Tersedia antara 29,44-50,70 ppm dengan kriteria sedang hingga tinggi. K-tersedia antara 0,21-0,29 cmol (+)Kg1 dengan kriteria rendah.  Kapasitas tukar kation antara 14,68-21,40 cmol (+)Kg1 dengan kriteria rendah hingga sedang. Kejenuhan basa antara 11,49-15,19 % dengan kriteria sangat rendah.  Tekstur tanah termasuk dalam kelas liat berdebu.  Bobot isi tanah antara 0,99-1,15 g/cm3. Dosis rekomendasi pemupukan yang digunakan untuk uji coba di lapangan adalah L1 sebesar 183 kg/ha Urea dan 56 kg/ha KCl. L2 sebesar 180 kg/ha Urea, 48 kg/ha SP-36 dan 81 kg/ha KCl. L3 sebesar 175 kg/ha Urea, 41 kg/ha SP-36 dan 320 kg/ha KCl. L4 174 kg/ha Urea, 52 kg/ha SP-36 dan 340 kg/ha KCl.     Kata kunci : Sifat kimia tanah, lahan sawah tadah hujan dan rekomendasi pemupukan
PENGARUH JUMLAH INFESTASI Aphis craccivora Koch (HEMIPTERA : APHIDIDAE) TERHADAP KEHILANGAN HASIL POLONG KACANG PANJANG ( Vigna sesquipedalis) Pivi Sopiany; Sarbino Sarbino; Fadjar Rianto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18599

Abstract

Aphis craccivora merupakan hama yang cukup penting pada tanaman kacang panjang yang dapat menyerang daun dan polong. Penelitian bertujuan untuk mengukur kehilangan hasil akibat serangan Aphis craccivora pada polong. Penelitian dilaksanakan mulai November 2015 hingga Juli 2016. Penelitian ini bersifat eksperiment lapangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Infestasi serangga dilakukan pada polong berumur 3 hari setelah berbunga. Jumlah Aphis yang diinfestasikan pada polong sebanyak 3 , 6 dan 9 ekor. Pada hari ke 5 setelah investasi dilakukan pengukuran terhadap berat,panjang dan diameter polong serta populasi aphis. Hasil penelitian diperoleh infestasi aphis menyebabkan berkurangnya berat dan panjang polong. Perlakuan jumlah serangga yang diinfestasikan tidak saling berbeda.
STATUS HARA TANAH PADA LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA MERBANG KECAMATAN BELITANG HILIR KABUPATEN SEKADAU Firmanto, Dunstan Ardi; Riduansyah, Riduansyah; Hayati, Rita
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara tanah dan rekomendasi pemupukan N, P dan K pada tanah untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman.  Penelitian ini dilaksanakan di Desa Merbang Kecamatan Belitang Hilir Kabupaten Sekadau dengan luas lokasi 6 ha. Metode yang digunakan adalah dengan pengambilan sampel tanah di lapangan, pengambilan sampel tanah menggunakan sistem diagonal, satu titik pengamatan atau satu blok mewakili 1,2 ha, sehingga terdapat 5 blok dalam 6 ha, masing-masing blok terdapat 5 titik sehingga terdapat 25 titik, kedalaman pengambilan sampel tanah adalah 0-30 cm, pengambilan sampel tanah komposit menggunakan bor tanah sedangkan sampel tanah utuh menggunakan ring sampel, selanjutnya sampel tanah dibawa ke laboratorium untuk dilakukan analisis. Variabel pengamatan adalah reaksi tanah (pH), nitrogen (N) total tanah, fosfor (P) tersedia, kalium dapat ditukarkan (K-dd), bobot isi (BI), kejenuhan basa (KB), kapasitas tukar kation (KTK) dan karbon (C) organik tanah. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah (masam), kandungan N total tanah tergolong rendah, kandungan P tersedia tergolong sangat rendah sampai rendah, kandungan K-dd tergolong rendah, bobot isi tergolong tinggi sampai sangat tinggi, kejenuhan basa tergolong rendah sampai sedang, KTK tergolong rendah dan C organik tergolong rendah. Pada lokasi penelitian perlu penambahan unsur hara N, P dan K dengan pemberian pupuk Urea, SP-36 dan KCL serta pemberian kapur untuk menaikan pH tanah dan pemberian bahan organik.   Kata kunci : status hara, kelapa sawit, rekomendasi pemupukan.
FLUKTUASI POPULASI DAN KEPARAHAN SERANGAN WALANG SANGIT (Leptocorisa oratorius F.) PADA TANAMAN PADI DI DESA SEJIRAM KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS NOFIARDI, EDI; SARBINO, SARBINO; RIANTO, FADJAR
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perubahan populasi walang sangit, kerusakan dan penurunan hasil akibat serangan walang sangit. Penelitian dilaksanakan di Desa Sejiram Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Lama penelitian 2 bulan dari bulan Mei  sampai Juni 2016. Penelitian dilakukan dengan pendekatan survei. Populasi walang sangit ditentukan pada pengayunan di petak pengamatan di tiga sawah dengan agroekosistem yang berbeda, yaitu padi monokultur, tumpang sari padi dengan jeruk dan tumpang sari padi dengan karet. Penangkapan walang sangit dilakukan pada luasan petak pengamatan 1 m2 dengan 5 kali ulangan yaitu 17 MST, 18 MST, 19 MST, 20 MST dan 21 MST. Variabel pengamatan meliputi jumlah populasi walang sangit  pada semua periode penangkapan, jumlah bulir padi rusak atau hampa dan berat bulir per petak pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan populasi walang sangit tertinggi terjadi pada 18 MST, saat padi sedang mengalami fase pembungaan dan matang susu. Populasi tertinggi terdapat pada sawah tumpang sari padi dengan karet sebesar 18 individu per petak dan terendah pada padi monokultur sebesar 13,8 individu per petak. Populasi walang sangit pada fase tersebut yang akan menyebabkan kerusakan bulir padi pada saat panen. Keparahan serangan walang sangit belum menampakan penurunan hasil pada tiap sawah pengamatan dikarenakan perbedaan varietas dan cara pengelolaannya.   Kata kunci : Agroekosistem, kerusakan,  padi, populasi walang sangit  
PENGARUH BOKASHI ECENG GONDOK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Firdaus .; Ir. Rahmidiyani, MS; Agus Hariyanti, SP.,MP
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17932

Abstract

PENGARUH BOKASHI ECENG GONDOK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Firdaus (1), Rahmidiyani (2), Agus Hariyanti (2) (1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2) Dosen Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis dosis terbaik bokashi eceng gondok terhadap pertumbuhan dan hasil terung pada Tanah Podsolik Merah Kuning. Pelaksanaan penelitian bertempat di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak dimulai pada bulan April - Agustus 2016. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapang dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor perlakuan yaitu pemberian bokashi eceng gondok dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan, setiap ulangan terdapat 4 tanaman sampel. Perlakuan yang diberikan yaitu bokashi eceng gondok dengan dosis 255.8 g/polybag (setara dengan 3% BO), 879 g/polybag (6% BO), 1582 g/polybag (9% BO), 2384 g/polybag (12% BO), dan 3304 g/polybag (15% BO). Variabel penelitian yang diamati adalah volume akar, jumlah daun, luas daun, tinggi tanaman, berat kering total tanaman, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Hasil analisis keragaman menunjukkan terdapat pengaruh nyata pada variabel volume akar, jumlah daun, luas daun, tinggi tanaman umur 3 dan 4 minggu setelah tanam (mst), berat kering total tanaman, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Namun berpengaruh tidak nyata pada variabel tinggi tanaman umur 1 dan 2 mst. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi eceng gondok 2384 g/polybag atau setara dengan 12% bahan organik merupakan dosis terbaik untuk pertumbuhan dan hasil terung pada tanah Podsolik Merah Kuning. Kata Kunci : Bokashi Eceng Gondok, Terung, Podsolik Merah Kuning    
Identifikasi Kesuburan Tanah Alluvial pada Perkebunan Karet Rakyat di Desa Lingga Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya NOBERTUS Nobertus; Rita Hayati; Ari Krisnohadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18736

Abstract

Karet merupakan komoditas yang penting untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, terutama peralatan rumah tangga yang merupakan bahan bakunya dari karet, seperti sol sepatu, kursi, selang, sikat, ember, pelapis kabel, ban, dan beranekaragam manfaat karet dalam kehidupan sehari-hari lainnya. Luas perkebunan karet secara umum di Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2008 adalah sebesar 32.145,1 ha dengan total produksi 11.140 ton dengan produktivitas 346,5 kg/ha/tahun dan pada tahun 2009 produksinya mengalami penurunan menjadi 10.958,7 ton, dengan produktivitas 340,9 kg/ha/tahun. Luas perkebunan karet di Kecamatan Sungai Ambawang sendiri adalah 13.001,4 ha dan merupakan terluas di Kabupaten Kubu Raya dengan jumlah produksi sebesar 6.305,3 ton dengan produktivitas 484,9 kg/ha/tahun (BPS Kabupaten Kubu Raya 2009). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah, rekomendasi umum hara N, P dan K untuk menunjang pertumbuhan dan produksi yang baik. Penelitian ini dilakukan di Desa Lingga Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya dengan luas umum kebun karet di Desa Lingga 500 Ha. Metode yang digunakan dengan mengambil sampel langsung dilapangan dan wawancara dengan petani, pengambilan sampel tanah diambil dari 2 umur tanaman yang berbeda-beda, dalam satu lokasi di ambil 5 titik sampel tanah dengan pengambilan sistem grid dan dikompositkan. Parameter pengamatan Reaksi Tanah (pH), N-Total Tanah, P tersedia, K dapat dipertukarkan, C-Organik Tanah, Kapasitas Tukar Kation, Calsium tersedia, Magnesium, Natrium, Kejenuhan Al, Bobot Isi, Kedalaman Pirit, Warna Tanah Kedalaman Muka Air Tanah dan Drainase. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat masam, Kadar nitrogen (N) total tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah sampai rendah, kadar fosfor (P) tersedia tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah, kadar kalium (K) dapat dipertukarkan tanah pada lokasi penelitian tergolong rendah, C-Organik pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah sampai sedang, magnesium (Mg) tersedia pada lokasi penelitian tergolong sangat sendah sampai rendah, natrium (Na) pada lokasi penelitian tergolong rendah, Kejenuhan Alumunium (Al) pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah, kedalaman sufidik dilokasi penelitian tergolong sangat dalam, Kapasitas Tukar Kation pada lokasi penelitian tergolong sedang, Kejenuhan Basa pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah, dan status kesuburan tanah pada lokasi penelitian tergolong rendah.Kata kunci :Status Hara, Tanaman Karet, Kesuburan Tanah.
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT LADA NURMI KURNIATI; IWAN SASLI; DWI ZULFITA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18561

Abstract

PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT LADA Nurmi Kurniati (1), Iwan Sasli (2), Dwi Zulfita (2) (1)   Mahasiswa Fakultas Pertanian (2)   Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak ABSTRACT Effort for get healthy and qualified black pepper seedling can we do with usage of Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) and urea fertilization. This research aims to knows interaction between AMF inoculation and urea fertilization to black pepper seedling growth, know influence of AMF inoculation and urea fertilization to black pepper seedling growth, finds the best dosage of urea to black pepper seedling growth. This research was carried out at sungai guntung subvillage, sungai palah village, galing district, sambas regency. The time of research was on going from may,  2016 untill august,  2016. The method was used Completely Randomized Design (CRD) with factorial. The first factor is AMF (M) and the second factor is urea (U). The threatment are used AMF consist of two levels,  : without FMA,  : AMF and Urea,  : without urea,  : 2,5 g urea, ,  : 5 g urea,  : 10 g urea. Observed variables in this study were, number of leaves (pieces), plant dry weight (g), root infection by mycorrhizae (%), leaf area ( ), leaf chlorophyll content (SPAD units), and P uptake (g). The result showed with FMA inoculation able to increase black pepper seedling growth. Urea fertilization with various of dosage able to increase black pepper seedling growth. The interaction between AMF and urea don’t increase black pepper seedling growth.   Keyword: Black Pepper, Growth, Mycorrhiza Fungi, Urea
IDENTIFIKASI STATUS HARA N, P DAN K PADA LAHAN TANAMAN KARET DI DESA SEMUNTAI KECAMATAN KETUNGAU HILIR KABUPATEN SINTANG Selvanus, Selvanus; Ir. H. Asripin Aspan, MS, Ir. H. Asripin Aspan, MS; Ir. Rita Hayati, M.Si, Ir. Rita Hayati, M.Si
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.223 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara N, P dan K pada lahan tanaman karet, rekomendasi umum hara N, P dan K untuk menunjang produksi yang baik. Penelitian ini di laksanakan di Desa Semuntai Kecamatan Ketungau Hilir Kabupaten Sintang dengan luas lokasi 4 ha. Metode yang digunakan dengan mengambil sampel langsung di lapangan, pengambilan sampel tanah yang harus dilakukan adalah menentukan titik lokasi, titik sampel dipilih untuk memilih blok perkebunan karet di lokasi penelitian, dengan menggunakan sistem acak yang terdiri dari 4 titik dengan kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm, masing-masing titik terdapat 5 sub sampel sehingga terdapat 4 sampel tanah dan dikompositkan. Parameter pengamatan reaksi tanah (pH), N-total tanah, P-tersedia, K dapat ditukarkan, C-organik tanah. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong rendah, N-total tanah tergolong rendah sampai sedang, Fosfor (p) tersedia tanah pada lokasi penelitian tergolong tinggi sampai sedang, kadar Kalium dapat dipertukarkan (K-dd) tanah pada lokasi penelitian tergolong rendah dan C-organik pada lokasi penelitian tergolong rendah sampai sedang. Pada Lokasi penelitian perlu penambahan unsur hara N, P dan K serta penambahan kapur.
respon beberapa varietas jagung terhadap cekaman kekeringan pada fase perkecambahan rahmat, rahmat; palupi, tantri; asnawati, asnawati
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RESPON BEBERAPA VARIETAS JAGUNG TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN PADA FASE PERKECAMBAHAN Rahmatullah, Tantri Palupi dan Asnawati Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak Email: rachmatfaperta@yahoo.co.id   ABSTRAK Jagung merupakan komoditas pangan yang penting di Indonesia setelah padi, umumnya jagung dimanfaatkan sebagai pakan ternak tetapi di sebagian wilayah Indonesia Timur jagung digunakan sebagai makanan pokok. Varietas yang digunakan dalam penelitian ini adalah varietas Lamuru, Sukmaraga, Teluk Bayur, Malaya, Srikandi Putih, dan Srikandi Kuning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  respon beberapa varietas jagung terhadap cekaman kekeringan pada fase perkecambahan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan parameter pengamatan daya berkecambah (%), indeks vigor (%), kecepatan tumbuh (%/etmal), panjang akar (cm), panjang plumula (cm) dan berat kering kecambah normal (g). polietilena glikol (PEG) 6000 digunakan untuk simulasi cekaman kekeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa varietas jagung yang diuji terhadap cekaman kekeringan, varietas Malaya menunjukkan respon terbaik pada tolok ukur indeks vigor dan kecepatan tumbuh. Kata kunci : Varietas Jagung, Polietilen Glikol 6000, Respon Varietas