cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020): April 2020" : 14 Documents clear
Karakteristik Kimia dan Sensori Croissant dengan Formulasi Tepung Keribang (Dioscorea alata L.) Kinanti, Risky Putri
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Croissant adalah salah satu produk pastry  terbuat dari adonan yang berlapiskan lemak padat sehingga terbentuk tekstur adonan dan lemak yang berlapis. Pembuatan croissant umumnya menggunakan tepung terigu 100%, maka perlu dilakukan usaha diversifikasi olahan pangan untuk mengurangi penggunaan dan ketergantungan terigu melalui formulasi dengan tepung keribang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi tepung keribang pada pembuatan croissant terhadap karakteristik kimia dan sensori yang terbaik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor, yaitu tingkat subtitusi tepung terigu dengan tepung keribang (100:0 g ; 90:10 g ; 80:20 g ; 70:30 g ; 60:40 g ; 50:50 g )  yang diulang sebanyak 4 kali. Parameter analisis yang dilakukan adalah  kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat dan sensori. Data yang diperoleh dianalisis dengan Anova (α=5%), jika hasil Anova menunjukkan pengaruh nyata maka pengolahan data dilanjutkan dengan uji BNJ. Hasil penelitian terbaik  croissant  dengan formulasi tepung keribang diperoleh dengan uji indeks efektivitas. Perlakuan croissant dengan formulasi tepung terigu 60 g dan tepung keribang 40 g merupakan perlakuan terbaik yang menghasilkan rerata uji fiskokimia kadar air (19,15%), kadar lemak (31,13%), kadar abu (1,91%), kadar protein (6,21%), kadar karbohidrat (41,61%). Hasil uji sensori terbaik yaitu kerenyahan (3,92), struktur (3,8), warna (3,8), rasa (3,48).Kata Kunci : Croissant, Tepung, Keribang, Formulasi, Korsvet
PENGARUH POC LIMBAH TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG KENARI PADA TANAH ALUVIAL Shelda, Priscila Shelda; Purwaningsih, Purwaningsih; Susana, Rini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH POC LIMBAH TAHUTERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG KENARIPADA TANAH ALUVIALPriscila Shelda*(1), Purwaningsih(2), Rini Susana(2)*(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian, (2)Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura*E-mail : priscilaselda@student.untan.ac.id ABSTRAKLimbah tahu cair merupakan salah satu limbah industri yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mencari konsentrasi pupuk organik cair limbah tahu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil terung kenari yang ditanam pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 19 Juni – 29 Agustus 2019, yang berlokasi di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan, 5 ulangan dan 4 sampel tanaman pada setiap ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah :      p1 = 15%, p2 = 30%, p3 = 45%, p4 = 60%, dan p5 = 75%. Variabel yang diamati yakni tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah, dan berat buah. Hasil penelitian POC limbah tahu dengan konsentrasi 30% merupakan konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil terung kenari walaupun hasilnya belum sesuai standar deskripsi terung kenari.Kata Kunci : POC Limbah Tahu, Tanah Aluvial, Terung Kenari.
BIOLOGI Spodoptera litura F Pada Kondisi Stres Pakan Buatan Di Laboratorium. azwan, azwan; Ramadhan, Tris Haris; Rahayu, Sri
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BIOLOGI Spodoptera litura F Pada Kondisi Stres Pakan Buatan Di Laboratorium. Azwan (1), Tris Haris Ramadhan (2), Sri Rahayu (2) (1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Spodoptera litura Fabricius merupakan hama penting pada tanaman karena mempunyai kisaran inang yang luas. Larva S. litura yang mengakibatkan kerugian pada petani sehingga diperlukan pengkajian lebih mendalam tentang biologi serangga Spodoptera litura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui siklus hidup, nisbah seks (sex ratio), serta keperidian (fekunditas) serangga S. litura pada kondisi stres pemberian pakan buatan di Laboratorium. Penelitian dilaksanakan selama ±4 bulan di Laboratorium Hama Tanaman S. litura dipelihara dalam gelas plastik (kap es). Pakan yang digunakan ialah pakan yang berbahan Phaseolus vulgaris L. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen berupa rancangan acak lengkap 1 faktor yaitu terdiri dari 5 perlakuan pemberian pakan buatan dan 50 kali diulang. Hasil penelitian pada pakan buatan Phaseolus vulgaris L dengan jumlah yang berbeda menunjukkan kecenderungan semakin banyak pakan yang dimakan akan memperpendek masa hidup artinya dengan semakin tercukupinya pakan fase hidup serangga cenderung lebih cepat. Pada nisbah sex ratio keadaan makanan tercukupi maka perbandingan antara jantan dan betina akan seimbang, tetapi ketika makanan tidak tercukupi maka perbandingan kelamin pada keadaaan itu hampir seluruhnya terdiri atas serangga jantan. Fekunditas S. litura dipengaruhi faktor kuantitas makanan yang dikonsumsi serangga terhadap proses reproduksinya, semakin banyak jumlah makanan yang dikonsumsinya akan menghasilkan kelompok telur dan jumlah telur yang banyak. Rata rata berat larva menunjukkan masa hidup larva setiap instar yang tercukupi makanannya masa hidupnya semakin cepat. Kata kunci : Biologi, Pakan buatan, Phaseolus vulgaris L., S. litura. (1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak
FORMULATION AGAR AND SUCROSE SUGAR OF GREEN GRASS JELLY CANDY (Cyclea barbata Miers) Walufi, Cici Ayu; Maherawati, Maherawati; Hartanti, Lucky
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jelly candy is a popular soft candy based on agar, pectin, and gum ingredient. Green grass jelly candies are one of diversify food processed. The aims of this study to obtain the best formulation of agar and sucrose in the jelly candies based on chemical and sensory properties. This study used a Randomized Block Design (RBD) by single factor that was the comparison of agar and sucrose with 5 levels consisting (2%: 41%, 2,5%: 40,5%, 3%:40%, 3,5%: 39, 5%, 4%:39%). Data was analyzed statistically by using the ANOVA test, continued by HSD test. Organoleptic data was analyzed by Kruskall Walis test. The best jelly candy produced by a formulation of 3% agar: 40% sucrose. The chemical characteristics produced were 11.99% water content, ash content 0.20%, total dissolved solids 25.33 ˚Brix, hardness level 0.09 Kgf, elasticity level 3.06 Kgf. The sensory characteristics produced were 2.97 (not green), 2.83 (no aroma), 3.63 (sweet), 3.20 (chewy), overall 3.60 (like). Keyword :grass jelly, candy, agar, sucrose 
THE EFFECT OF THE COMBINATION OF N, P, K AND BIOLOGICAL FERTILIZERS TO THE GROWTH AND YIELD OF RED ONION ON ALLUVIAL SOILS Saputra, Danu; Anggorowati, Dini; Rahayu, Sri
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the combination dose of N, P, K and biological fertilizers on the growth and yield of red onion in alluvial soils. This research was conducted in the experimental field of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak, which took place on April 19, 2019 until June 23, 2019. The method used was a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 5 treatments, 5 replications, and 4 sample plants. Giving a combination of N, P, K and biological fertilizer that is A1 100% N, P, K + 0% biological, A2 75% N, P, K + 25% biological, A3 50% N, P, K + 50% biological , A4 25% N, P, K + 75% biological, A5 0% N, P, K + 100% biological. Observations made were the number of leaves, plant height, number of tubers, fresh weight of tubers, and dry weight of tubers. The results showed that the combination of N, P, K and biological fertilizers significantly affected the variable number of leaves, plant height, fresh weight of tubers and dry weight of tubers but had no significant effect on the observed variables of number of tubers. Based on the results during the study it can be concluded that the administration of a combination of 50% N, P, K fertilizer and 50% biological fertilizer is a more effective dose than other doses for growth and yield of shallots in alluvial soils. Keywords : Red Onion, NPK Fertilizer, Biofertilizer, Alluvial.
Lettuce Growth Response Against Hydroponic Nutrient Film Technique System Type of Nutrition Handika, Caca; Budi, Setia; ., Nurjani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Research aims find out at the differences of various types of nutrition given to lettuce plants and find out the best types of nutrients uses in responding and yielding Lettuce hydroponic plants NFT system. The study was conducted at the Greenhouse Kampong Hidropon Sungai Raya Dalam KM 4 Pontianak City. The research began on September 24, 2018 until November 5, 2018. The design used in this study consisted of 5 levels of treatment without repetition, each treatment contained 20 plant samples so that there were a total of 100 plants. The treatments in the study were A = Goodplant Nutrient, B = Best Harvest, C = Hydroponic Cheers, D = West Borneo MIX, E = Hydroponic Kampong. The observed variables were number of leaves (strands), plant height (cm), total fresh weight (g), crown fresh weight (g), root volume cm³), and plant dry weight (g). The results of this study showed that various types of nutrition significantly affected all observed variables with NPK ratios of 24.6%, 7.4%, 34.9%, namely the Goodplant nutritional treatment gave the best average treatment for all observed variables. Keywords: Hydroponics, Nutrition Type, Lettuce, NFT
DAMPAK BIOCHAR PLUS DAN MASA INKUBASI TERHADAP KANDUNGAN NPK TANAH GAMBUT Alvin Josua Manurung, Sutarman Gafur, Urai Suci Yulies Vitri Indrawati,
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBiochar merupakan produk pirolisis yang dihasilkan dari proses pembakaran dari bahan baku tertentu dengan suhu 300 – 600oC dengan suplai oksigen terbatas dan atau tanpa oksigen sama sekali. Inkubasi ditujukan agar reaksi bahan organik dan tanah dapat bejalan dengan baik, oleh karena itu perlakuan inkubasi sangat perlu diperhatikan agar nantinya unsur hara dapat tersedia bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh biochar plus terhadap sifat-sifat kimia tanah gambut pada masa inkubasi yang berbeda dan mencari masa inkubasi terbaik terhadap ketersediaan hara tanah yang diberi perlakuan biochar plus. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kompos Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan, masing-masing perlakuan diulang 3 kali, dan 3 jenis perlakuan decomposer sehingga jumlah polybag yang digunakan 54. Hasil menunjukkan bahwa N total tanah sebelum perlakuan yaitu 0,46 % (sedang), setelah diberikan perlakuan meningkat berkisar 1,11 (sangat tinggi). P tersedia sebelum perlakuan yaitu 12,02  ppm (rendah), setelah diberikan perlakuan meningkat berkisar 294,77 ppm (sangat tinggi). K tersedia sebelum perlakuan 0,12 (cmol (+) kg-1) (rendah), setelah diberikan perlakuan meningkat berkisar 1,20 (cmol (+) kg-1) (sangat tinggi). Perlakuan biochar plus dan masa inkubasi memberikan pengaruh terhadap sifat-sifat kimia tanah gambut. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata statistik yang terbaik terhadap sifat-sifat kimia tanah gambut terdapat pada perlakuan P1 (Biochar Sekam Padi (750 g) + Dekomposer Beka (13,6 ml.ha-1) + Lumpur Laut (500 g) + Kompos Tankos (500 g) + NPK  (300 kg.ha-1) pada masa inkubasi 4 minggu. Kata kunci : Biochar Plus, Masa Inkubasi, Sifat-Sifat Kimia Tanah, Tanah Gambut.
Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Biji Cempedak Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Kulit Kue Sus ZAHID, KHALIS THIFAL; rahayuni, tri; priyono, suko
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Biji cempedak merupakan bahan pangan dengan sumber karbohidrat, protein, energi dan mineral yang baik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang potensial. Pengaplikasian tepung biji cempedak sebagai bahan substitusi pada pembuatan kulit kue sus perlu dilakukan diversifikasi pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan substitusi tepung terigu dengan tepung biji cempedak terbaik pada pembuatan kulit kue sus terhadap sifat fisikokimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dengan 4 kali ulangan Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA taraf uji 5%. Perlakuan terbaik menggunakan uji indeks efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik diperoleh pada substitusi 80 g tepung terigu : 20 g tepung biji cempedak. Karakteristik kimia kulit kue sus yang dihasilkan yaitu kadar air 13,49 %, abu 2,09 %, protein 9,19 %, dan daya pengembangan 49,41 %. Karakteristik sensori kulit kue sus yang dihasilkan yaitu aroma (3,93), warna (4,10), tekstur (4,00), rasa (4,10), dan kesukaan keseluruhan (4,03). Nilai formulasi terbaik metode De Garmo (0,63) Kata kunci: tepung biji cempedak, tepung terigu, kulit kue sus
PENGARUH BOKASI ISI RUMEN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Heatubun, Antonius_tomy; Santoso, Eddy; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Antonius Tomy Heatubun(1),Eddy Santoso(2),Maulidi(2),(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan(2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas TanjungpuraPontianak ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokasi isi rumen sapi dan mencari dosis terbaik untuk pertumbuhan dan kailan pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 29 september  2018 - 29 november 2018. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari empat sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu bokasi isi rumen sapi dengan dosis 386 g/polybag setara dengan 5% bahan organik (b1), 717 g/polybag setara dengan 8% bahan organik (b2), 1.048 g/polybag setara dengan 11% bahan organik (b3), 1.379 g/polybag setara dengan 14% bahan organik (b4) dan 1.710 g/polybag setara dengan 17% bahan organik (b5). Variabel pengamatan meliputi : jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Hasil analisis keragaman pemberian berbagai dosis bokasi isi rumen sapi memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap komponen pertumbuhan tanaman kailan pada tanah podsolik merah kuning yaitu variabel kadar klorofil daun, volume akar, dan berat kering tanaman, tetapi berpengaruh nyata terhadap komponen hasil tanaman kailan pada tanah podsolik merah kuning yaitu jumlah daun,  berat segar tanaman dan luas daun. Pada penelitian ini ditemukan dosis Bokasi isi rumen sapi yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah podsolik merah kuning yaitu dosis 1.048 g/polybag setara dengan 11% bahan organik.Kata Kunci :bokasi isi rumen sapi, kailan, podsolik merah kuning   
Finansial Feasibility Analysis of Copra Processing Business at Jeruju Besar Village Sungai Kakap District Kubu Raya Regency Artadewa, Azmi; Yurisinthae, Erlinda; Suyatno, Adi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim is to analyze financial feasibility of copra processing enterprises in the Jeruju Besar village,  Sungai Kakap district, Kubu Raya regency . The research uses data primary and secondary data with the number of respondents as many as 13 people and wearing a method of the census. The value of the discount factor is 7%. Analysis of the data used was analysis feasibility financial as Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost ratio ( Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) and sensitivity analysis. The research results show that it is still appropriate to copra processing enterprises followed by the value of Net Present Value (NPV) as much as Rp. 172.935.815, Net Benefit-Cost ratio ( Net B/C) is 2,996, Internal Rare of Return (IRR)  is 44,5 %, and scores of the Payback Period (PP) is 0,27 years or about 2 months and 7 days. Despite the Net Present Value (NPV)  , So it could be conclusion that the processing enterprises of corpa is still worth to be operations. In the analysis sensitivity, researchers chose the scenario 2 scenario 45 copra price increase of percent and scenario wages increase employment of 2 %. The results show that the two scenarios analisiss senstivitas sensitivity analysis is still worth planted. Key Words : financial feasibility, copra processing, discount factor, Net Preseent Value (NPV), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Internal Rare of  Return (IRR), Payback Period (PP), Sensitivity Analyze.

Page 1 of 2 | Total Record : 14